Title: Permohonan Bodoh Daehyun

Cast: DaeJae

Warning: gak jelas, ancur, typo bertebaran dan lain-lain…

.

Disclaimer: Tuhan YME

.

.

.

.

.

.

.

"Ya aku memang gay, tapi aku gay hanya karena dirimu. Aku hanya menyukaimu, kau tau." Youngjae pun tersiam mendengarnya

'Jadi Daehyun menjadi gay dan hanya menyukai namja sepertiku. Apa yang ia lihat dulu dariku?' Tanya Youngjae heran dalam hati. Dan tanpa Youngjae sadari ia pun melamun

"Youngjae-ah" panggil Daehyun lembut, Youngjae pun segera tersadar dari lamunan anehnya. Dan saat itu juga ia melihat Daehyun tersenyum lembut kearahnya.

'Tampan' batin Youngjae saat melihat wajah tersenyum Daehyun begitu dekat seperti sekarang. Menyadari isi pikirannya Youngjae pun menggelengkan kecil kepalanya.

.

.

.

"Kau tau Youngjae-ah, sekarang semua berbeda. sekarang kau adalah yeoja jadi aku tak akan ragu lagi mengatakan perasaanku padamu." Hening sejenak, baik Daehyun dan Youngjae sepertinya sibuk dengan isi pikiran mereka masing-masing.

"Aku menyukaimu, maukah kau menjadi kekasih ku?" ujar Daehyun tiba-tiba.

Ini terlalu cepat, sungguh Youngjae tak tau harus apa sekarang. Memang kalau boleh jujur dulu saat ia masih berwujud namja, ia juga punya perasaan aneh kepada Daehyun.

Youngjae selalu kesal kalau Daehyun dekat dengan orang lain. Tapi dulu Youngjae hanya menganggap perasaan itu hanya sesuatu yang penting, mungkin ia kesal karena ia merasa terabaikan.

Tapi medengar kata-kata Daehyun beberapa saat tadi, ia merasakan hatinya tergelitik aneh. Dan saat itu juga Youngjae yakin, kalau nyatanya ia juga menyukai Daehyun.

"Aku tau ini terlalu cepat. Dan kesannya aku sudah menjadi orang yang brengsek karena tanpa memikirkan perasaanmu, aku mengucapkan permintaan terkutuk yang membuatmu seperti ini." Youngjae hanya diam saja

"Aku tau pasti kalau kau kesal ahh lebih tepatnya lagi mungkin sekarang kau benci padaku." Daehyun menghembuskan napasnya berat, entahlah Daehyun merasa sangat buruk sekarang

"Kau boleh membenciku tapi kalau masalah perasaan, jangan anggap aku bercanda untuk hal itu. Karena seperti yang kukatakan sebelumnya, aku sudah menyukaimu sejak lama. Bahkan aku dulu sudah menyukaimu sebagai namja yang berwajah manis." Dan setelah mengatakan itu Daehyun pun tak mengatakan apa-apa lagi.

.

Kali ini Daehyun pasrah, ia tak mau banyak berharap pada Youngjae. Ia tau pasti kalau Youngjae tidak bisa dengan gampang menyukainya. Terlebih lagi ia membuat Youngjae jadi seperti sekarang. Andaikan tadi ia tak tersandung lalu jatuh.

Andaikan tadi ia tak menggosok batu aneh tersebut. Andaikan ia tak meminta permohonan aneh seperti tadi. Andaikan… hah sudahlah, semua sudah terjadi. Dan waktu pun juga tak bisa di ulang kembali.

Untuk sekarang Daehyun hanya bisa berharap semoga Youngjae memaafkannya, dan bisa menerima keadaannya yang sekarang.

.

.

.

"Hey, kau mau ke mana Youngjae?" Tanya Daehyun saat melihat Youngjae yang sudah berjalan beberapa langkah menjauhinya

"Mau ke mana lagi, tentu saja aku mau pulang" Jawab Youngjae tanpa berbalik, terus melangkahkan kakinya. Entahlah sepertinya untuk sekarang Youngjae lagi malas bertatap muka dengan Daehyun.

"Kau yakin pulang dengan keadaan yang seperti itu" mendengar perkataan Daehyun yang seperti itu membuat Youngjae tiba-tiba menghentikan langkahnya.

Entah Youngjae harus apa, sepertinya apa yang di katakan Daehyun menyadarkannya dengan keadaannya yang sekarang.

Youngjae lupa kalau ia bukan seorang namja lagi sekarang. Jadi bagaimana ia akan pulang? Setelah menyadari itu mata Youngjae pun berair, karena ia berpikiran tidak akan bisa berkumpul dengan ayah dan ibunya lagi.

"Daehyun, bagaimana ini?" Tanyanya dengan suara bergetar karena berusaha menahan tangis. Daehyun tersenyum, di bawanya Youngjae ke dalam pelukannya dan diusapnya lembut punggung Youngjae tersebut.

"Jangan khawatir aku akan menjelaskan semuanya pada Ummamu"

"Benarkah?" Tanya Youngjae kini dengan mata yang berbinar-binar, unghh… sungguh menggemaskan. Daehyun hanya mengangguk kecil menanggapinya. Daehyun senang Youngjae yang tadinya malas mnatapnya kini malah memperlihatkan ekspresi menggemaskan seperti itu padanya.

"Kajja kita pulang" ajak Daehyun. Lalu mereka pun berjalan beriringan menuju rumah Youngjae.

.

.

.

"Daehyunnie" Daehyun tersenyum mendengar panggilan tersebut.

Daehyun dan Youngjae kini sudah sampai di depan rumah Youngjae. Dan yah, yang tadi memanggil Daehyun adalah ibunya Youngjae.

"Youngjae mana? Bukan kah tadi ia pergi denganmu?" Tanyanya karena tak melihat anak satu-satunya itu, sementara itu Daehyun hanya bisa terseyum paksa

"Siapa dia, apakah yeojagchingumu? Dia cantik sekali Daehyun-ah." Lagi Daehyun hanya tersenyum, sedangkan yeoja yang di puji cantik atau yang kita ketahui itu adalah Youngjae sekarang tersenyum malu-malu.

Melihat senyum itu ibunya Youngjae pun sedikit merasa aneh. Senyum yeoja yang sekarang ada dihadapannya itu mengingatkannya dengan Youngjae, anaknya yang manis. Belum lagi jika diperhatikan wajah yeoja yang datang bersama Daehyun ini mirip dengan Youngjae, anaknya.

"Youngjae" ucap wanita berumur itu tanpa sadar, lalu setelah itu ia mengelus lembut pipi Youngjae

"Umma kau mengenaliku?" Youngjae pun menatap tak percaya ke arah ibunya sambil tersenyum senang

"Ja-jadi kau benar Youngie?" Youngjae mengangguk semangat

"Benar ini Youngie, Daehyunnie?" Daehyun hanya mengangguk untuk menjawabnya. Ibu Youngjae pun terdiam, terbesit dipikiran Youngjae kalau ibunya tak mau menerimanya lagi sebagai anak. Tapi...

"Astaga demi tuhan, kau cantik sekali Youngie. Umma bangga mempunyai anak sepertimu." Setelah mengatakan itu Youngjae pun dipeluknya erat. Entah Youngjae harus berekspresi apa sekarang.

"Tapi bagaimana bisa kau menjadi seperti ini? Apa kau melakukan operasi? Darimana kau dapat biayanya sayang?" aih, apa-apaan ini… kenapa ibunya malah bertanya banyak dan aneh-aneh seperti ini -_-

"Hah Operasi, biaya? Kenapa bisa umma berpikir aku melakukan operasi? Apa umma tak ingat, menghabiskan waktu diluar saja bahkan tak lebih dari tiga jam. Bagaimana bisa aku melakukan operasi secepat ini" ucap Youngjae dalam hati. Kalau begini Youngjae jadi bingung harus menjawab apa.

.

Dan akhirnya Daehyun pun berinisiatif untuk menjelaskan semuanya pada calon mertuanya tersebut. Calon mertua? Haha sepertinya Daehyun sangat berharap untuk menikahi Youngjae kelak.

Memang sedikit sulit menjelaskan semuanya dari awal, mengingat hal yang di ceritakannya itu mustahil. Tapi anehnya ibunya Youngjae malah menggangguk percaya saja. Sepertiny ibunya Youngjae tak begitu perduli karena tak ingin ambil pusing.

Lagipula sepertinya ia terlihat senang Youngjae berubah menjadi yeoja seperti sekarang. Ia bersyukur, karena dulu ia memang menginginkan anak seorang yeoja tapi yang keluar malah seorang namja berwajah manis.

Inginnya memiliki anak lagi, tapi entah mengapa setiap membuat tak pernah membuahkan hasil. Tapi ia tak menyesal akan hal itu, karena tuhan sepertinya mempunyai rencana lain. Buktinya Youngjae anaknya sekarang sudah berubah menjadi yeoja cantik dan sangat manis.

Hah... Apa Youngjae sebenarnya memang ditakdirkan menjadi yeoja? Yah siapa yang tau kan.

.

.

.

Sudah hampir dua bulan Youngjae menjalani hari-harinya sebagai yeoja. Sekarang perlahan-lahan sepertinya ia bisa menerima perubahannya. Dan sepertinya Youngjae mulai merasakan perasaan aneh saat Daehyun berada di dekatnya.

.

Dan tak lama setelah ia menyadari perasaannya pada Daehyun, Youngjae pun berpacaran dengan Daehyun. Beruntung bagi Daehyun karena pada akhirnya ia bisa memiliki Youngjae

.

.

.

"Daehyunnie, bagaimana kalau aku tak berubah menjadi yeoja seperti sekarang. Apa kita akan bisa bersama seperti ini?"

"Entahlah, kita sudah pernah membicarakan ini kan. Dan sampai sekarang aku masih tak bisa berkomentar apa-apa tentang pertanyaanmu itu" setelah itu mereka berdua pun sama-sama terdiam

"Baby, sepertinya sangat banyak keuntungan yang kita dapat karena kau yang berubah menjadi yeoja"

"Benarkah? keuntungan yang seperti apa?"

"Hmm… seperti kita bisa menikah tanpa ada yang menentang hubungan kita. Dan juga dengan berubahnya kau menjadi yeoja, itu artinya kau bisa mengandung bukan. Berarti kita bisa membuat banyak Jung kecil dalam keluarga kita nanti." Daehyun pun tersenyum, tapi entah mengapa senyuman Daehyun tersebut terlihat begitu mesum di mata Youngjae

"Jangan tersenyum mesum seperti itu Dae! Kau membuatku merinding, dasar mesum" mendengar itu membaut Daehyun terkekeh pelan

"Ya aku akui aku memang mesum, tapi biarpun mesum aku tetap tampan kan?" Tanpa sadar Youngjae pun mengangguk menyetujuinya. Daehyun pun tertawa kecil melihat Youngjae yang seperti itu dan youngjae pun menggembungkan kedua pipinya kesal karena merasa dirinya ditertawakan Daehyun.

"Kau lucu sekali baby." Ucap Daehyun lalu mengecup kilat pipi Youngjae, dan hal itu sukses membuat kedua pipi Youngjae merona seketika

"Kau menyebalkan tuan Jung sok tampan." Ujar Youngjae pura-pura kesal mencoba menyembunyikan kedua pipinya yang merona, akhirnya Youngjae pun melangkahkan kakinya menjauh dari Daehyun

"Yak baby kau mau ke mana? Dan aku bukan tuan Jung sok tampan, karena aku memang tampan, bukan?" setelah itu Daehyun pun menyusul Youngjae

.

.

.

Hubungan Daehyun dan Youngjae sangat awet. Yah walaupun terkadang mereka bertengkar kecil. Tapi buktinya sekarang hubungan mereka sudah menginjak dua tahun lamanya.

Sepertinya sekarang mereka pun berpikiran untuk menikah. Lagi pula umur mereka sudah dua puluh lebih sekarang. Dengan Daehyun yang berumur dua puluh lima tahun sedangkan Youngjae, dua puluh empat tahun. Dan sepertinya mereka juga sudah siap untuk dinikahkan.

Lagipula sekarang Daehyun sudah bukan remaja yang suka bermain-main seperti dulu lagi. Sekarang ia terlihat lebih tampan, bertanggung jawab, dan bijaksana. Dan ia juga sudah berkerja itu artinya ia memiliki gaji. Gaji yang bisa di gunakan untuk membiayai kehidupan keluarganya kelak. Daehyun sudah sangat cocok kan untuk menjadi kepala keluarga?

Ahh iya, sekarang Youngjae pun juga sudah menjadi wanita dewasa, cantik dan ia juga bisa mengerjakan berbagai pekerjaan rumah. Oh ya satu lagi, jangam lupakan kalau sekarang ia juga sangat pandai memasak dan pastinya masakan Youngjae sangat enak. Hah... bukankah itu artinya ia sudah siap untuk menjadi ibu rumah tangga?

Dan selain itu, orang tua mereka pun sebenarnya sudah dari tahun kemarin menyuruh mreka menikah. Tapi entahlah, mereka hanya menjawab 'Nanti kami belum sepenuhnya siap'

Yah... sudahlah, dengan begini berdoa saja mereka akan melaksanakan acara pernikahan secepatnya.

.

"Daehyunnie kau ingat ini?" Tanya Youngjae sambil memperlihatkan batu cantik berwarna-warni kepada Daehyun. Kini mereka sedang berada ditempat yang sama saat mereka mendapatkan batu itu.

"Ahh batu itu, kau masih menyimpannya?"

"Ya aku nyimpannya karena dulu aku berharap akan ada peri yang keluar lagi dan bisa merubahku menjadi namja kembali" mendengar itu Daehyun pun segera merampas batu yang ada ditangannya lalu melemparnya kesembarang arah

"Yak! Kenapa dilempar?"

"Tak apa, hanya ingin melemparnya saja" jawab Daehyun santai

Sementara itu...

"Akhh"

"Jongup hyung, kau tak apa?" Tanya namja manis bertubuh tinggi kepada namja tampan yang tingginya kurang dari namja yang berwajah manis tersebut.

"Aku rasa aku tidak apa-apa, Junhong-ah. Hanya saja sedikit terasa sakit" jawab namja yang dipanggil Jongup itu sambil mengelus belakang kepalanya pelan

"Siapa yang melempar batu ini ke kepalamu hyung? Kurang kerjaan sekali"

"Entahlah, ayo kita jalan lagi. Kau pasti sudah ditunggu umma mu dirumah" Zelo pun mengangguk saja, tapi sebelum melangkahkan kakinya Zelo memungut batu yang mengenai kepala Jongup tadi dan memasukannya kedalam tas.

.

.

.

.

.

.

END

.

Ok ini endingnya gak ada gregetnya ya, maaf kalau mengecewakan. Entahlah, kenapa bisa jadi gini muahahaha dan maaf lagi kalau banyak typo bertebaran di mana-mana ._.

butuh sequel kah? ahahkahak

.

Makasih buat:

Clvrmonds: ini udah lanjut, makasih udah ripiu dan maaf kalau endingnya mengecewakan -_-

Guest: ini udah lanjut, maaf gak lanjut asap ._.

matokeke: apakah lanjutannya masih seru? Aku rasa gak ya, maaf endingnya mengecewakan ._.

Jang Taeyoung: ihh bener banget, pasti Youngjae kalau jadi yeoja cantik banget kan hahaha hmmm… maaf kalau endingnya mengecewakan ._.

kyungier: ahh maaf endingnya tetap GS, pasti kecewa banget yah -_-

Deer: makasih udah suka, maaf apdetnya lama banget

djship: maaf gak lanjut asap, makasih ripiunya ._.

RiChi: ini udah lanjut, makasih ripiunya

SHY Fukuru: ahh ia aku tau chap kmrn pendek, dan ini malah lebih pendek. Maaf kalau alurnya gak jelas banget ._.

NavyDilla: ini udah lanjut, dan maaf kalau ini endingnya mengecewakan ._.

.

Last,

Reviewnya boleh? ._.