Love

Kamichama Karin/chu ©Koge Donbo

Rated:T

Gander:Romance

Pair:KazuRin

Warning: OOC,alur gaje,bikin pusing

Summary:"Apa?!jadi kamu yang namanya Hanazono Karin?!sial sekali aku"/"Sebenarnya apa yang terjadi pada Himeka-chan?"/ "Rasakan hasil dari perbuatanku…" seru seseorang dengan seringai jahat di bibirnya/ bad summary..

.

.

SELAMAT MEMBACA

^.^

.

.

"Kazune-sama….sudah pulang…ini adalah…Karin-sama ini adalah …." kata Kyuu-chan memperkenalkan mereka berdua

"APA?!" teriak Kazune dan Karin secara bersamaan

Karin POV

"KAU… kan cowok MENYEBALKAN yang menabrak ku ditaman tadi pagi kan?!" seru ku kaget dengan menekaknkan kata menyebalkan

"APA?!jadi kau yang nama nya Hanazono Karin?!sial sekali aku!" seru Kujyo Kazune dengan nada mengejek

"Menyebalkan!" seruku juga dengan nada kesal

"Oh iya dan 1 lagi yang menabrakku duluan itu kamu bukannya aku" kata Kujyo Kazune dengan penekanan pada 2 kata yaitu kamu dan aku

"Hah?" kata ku setengah sadar dan tertunduk malu -_- tiba tiba 3 orang dibelakan Kazune masuk secara paksa dengan mendorong Kazune sehingga terjatuh

Aku yang melihat kejadian tersebut tertawa kecil

'Haha biar tau rasa kau!' batin ku dalam hati sekaligus menyumpahi Kazune

"Kyaaa….kau manis sekali…." seru seorang gadis berambut blonde panjang, beririskan sapphire dan berbando telinga kelinci,yang kuperhatikan wajahnya persis dengan Kujyo Kazune alias cowok menyebalkan itu namun jika diperhatikan mata sapphire gadis itu lebih dalam…kau akan melihat bahwa gadis itu memiliki kepribadian yang baik,agresif dan perhatian

"Selamat datang dikeluarga Kujyo, Hanazono Karin" seru seorang gadis lainnya berambut hitam beririskan indigo yang seakan-akan berkata bahwa gadis itu berkepribadian lembut dan penyabar

"Salam kenal Hanazono-san…" seru seorang pemuda berambut caramel beririskan berbeda kanan violet,kiri sapphire yang langsung menghampiri ku dan memelukku seperti sudah lama tak bertemu dan bertemu kembali yang membuat ku sweatdrop di tempat karena di peluk laki-laki yang belum ku kenal

"Eh..eh..eh..Micchi jangan peluk-peluk orang sembarangan dong…lihat tuh Karin jadi ketakutan, maaf ya Karin,perkenalkan nama ku Kazusa…Kujyo Kazusa, saudara kembar Kazune" seru gadis berambut blonde yang bernama Kazusa

"Nama ku Kujyo Himeka,sepupu Kazune-kun dan Kazusa-chan" seru gadis lainnya berambut hitam yang bernama Himeka

"Nama ku Nishikiori Micchiru,tapi kau bisa memanggilku dengan nama Micchi saja,aku teman dekat Kazusa-chan,Himeka-chan,Kazune-kun dan Jin-kun" kata pemuda berambut karmel

"Ngomong-ngomong mana Jin?bukankah tadi dia yang paling bersemangat untuk berkenalan dengan Karin?" tanya Kazusa,tiba-tiba seorang pemuda berambut hitam dengan mata tertutup datang membawa ember yang entah isinya apa,tanpa membuka matanya, pemuda itu memasukkan tangannya kedalam ember dan mengambil isinya yang ternyata pasir sambil menabur-nabur pasir tersebut keatas,seakan-akan pasir itu adalah kelopak bunga mawar yang harum dan Indah

"Salam kenal Hanazono Karin!" kata pemuda aneh tersebut sambil terus menabur-nabur pasir itu keatas sehingga semua orang yang ada dalam ruangan menjadi kotor,bahkan hampir semua orang dalam ruangan mata nya kemasukan pasir-pasir tersebut

"Aduh…Jin jangan konyol dong…masa pasir kamu tabur-tabur segala sih?!lihat semua ruangan jadi kotor,kita pun ikut kotor dan parahnya lagi mata kita kemasukan pasir tau!" teriak Kazusa jengkel,pemuda yang bernama Jin itu menghentikan kegiatannya menabur-nabur pasir namun belum membuka matanya sehingga langsung mendapat jitakan keras dari Kazune,sehingga dikepala pemuda itu muncul 1 benjolan besar akibat jitakan Kazune tadi

"Adawww….sakit" kata pemuda itu meringis namun belum membuka matanya

'Apakah ia buta?' tanya ku dalam hati

"Buka matamu!" kata Kazune kesal,ketika pemuda itu membuka matanya ternyata matanya itu beririskan onyx yang menurutku seperti mata kucing

"Loh…kok penuh pasir sih dalam ruangan?" tanya pemuda itu lugu yang langsung mendapat jitakan yang lebih keras dari Kazusa sehingga menimbulkan 1 benjolan lagi disamping benjolan sebelum nya

"Awwwwww" jerit pemuda itu lagi

"Lihat dong yang kamu tabur itu pasir!kamu pikir itu kelopak bunga yang indah hah?!" kata Kazusa jengkel,yang langsung membuat pemuda itu melirik ke dalam ember yang ia pegang

"Loh…kok isinya pasir sih?mana kelopak bunga yang aku bawa tadi ya?jangan-jangan kamu makan semua kelopak bunganya ya Kazune trus kamu isi dengan pasir…" kata pemuda itu yang langsung mendapat jitakan lagi dari Kazune sehingga menimbulkan 1 benjolan lagi diatas ke-2 benjolan sebelumnya

"Auwww sakit tau…" seru pemuda yang bernama jin itu kesakitan,yang langsung membuat semua orang yang berada dalam ruangan terbahak-bahak kecuali Kazune,Kazusa,dan Jin melihat tingkah konyol Jin

"Lihat diluar ada 1 ember lagi…coba kamu cek mungkin kelopak bunga mu ada didalam sana" saran Himeka,dan pemuda yang bernama Jin langsung lari keluar rumah menuju pekarangan untuk melihat ember yang dimaksud Himeka,kemudian ia kembali bersama ember itu setelah memasuki ruangan ia melakukan hal yang sama dengan hal yang dilakukan nya tadi namun yang ia tabur kini bukan pasir melainkan kelopak bunga mawar yang indah

"Yeayyy ternyata kelopak bunganya tidak dimakan Kazune tapi embernya tertukar saat aku mengambilnya tadi…pantas saja ember yang tadi terasa berat,dan aku tak merasa memegang kelopak bunga lembut ini" kata jin kegirangan seperti seorang anak kecil sambil mengitari ruangan dengan loncat-loncat dan menabur kelopak bunga tadi diseluruh ruangan

"Selamat datang Hanazono-san" teriaknya sambil mengitari ruangan yang membuat semua orang terkekeh (kecuali Kazune) melihat tingkah konyol Jin

Begitu Jin melewati Kazune dan belum terlalu jauh ,Kazune menarik belakang baju Jin membuat Jin kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke belakang

"Aduh kenapa sih Kazune?!" tanya Jin kesal karena jatuh akibat ditarik Kazune yang langsung membuat perempatan siku-siku bertengger dengan manisnya di dahi Kazune

Skip time

(Author : "Ya iya lah di dahi Kazune -_- masa di dahi kuntilanak sih,ya udah readers kita lanjut lagi ya.")

"Lihat seluruh ruang tamu rumah ku begitu kotor akibat ulahmu" kata Kazune menunjuk ruangan tamu yang begitu kotor disusul pandangan semua orang yang ada dalam ruangan

"Kan aku mau menyambut kedatangan Hanazono-san , oh iya perkenalkan nama ku Jin, Kuga Jin…ehhh…wahh..kau cantik sekali…bagaikan seorang dewi" kata Jin membela dirinya sekaligus memperkenalkan diri dan sisanya kuanggap berbasa-basi

"Kalau begitu….kalian semua yang bersihkan ruangan ini,sementara aku mengantarkan nona Karin kekamarnya dan menyiapkan makan siang untuk kalian semua. Mari nona Karin saya akan menunjukkan kamar anda" kata Kyuu-chan yang langsung ke lantai 2 diikuti dengan aku. Saat aku menoleh kebawah,Kazune,Jin ,Micchi,Kazusa,dan Himeka hanya terbengong-bengong mendengarkan ucapan Kyuu-chan tadi yang mengatakan bahwa mereka ber-5 harus membersihkan ruangan tamu yang begitu kotor tersebut. Aku tiba di depan sebuah kamar,dan begitu Kyuu-chan membuka pintunya terlihat ruangan besar berisikan tempat tidur yang cukup besar bahkan muat untuk menampung 3 orang diatasnya,lalu ada meja belajar beserta kusinya yang langsung menghadap ke jendela,ketika aku melihat keluar jendela aku melihat taman indah dan jalanan yang ada didepan rumah,disudut ruangan berdiri dengan kokohnya lemari pakaian yang cukup besar yang mungkin 2 orang dewasa dapat masuk didalamnya,disebelah lemari berdiri 1 set meja rias yang lengkap dengan kaca besar dan kursinya,disudut ruangan lainnya aku melihat 3 tumpukan kardus-kardus yang bertuliskan nama ku yang kutahu itu adalah barang-barangku.

"Ini kamar anda nona,kalau begitu saya turun dulu untuk membuat makan siang dan jangan lupa 1 jam lagi anda harus turun untuk makan siang bersama dengan kami" kata Kyuu-chan dan langsung keluar dari kamarku

"Aku menyesal telah datang kesini" kataku begitu Kyuu-chan pergi dan aku langsung menutup pintu kamar untuk duduk merenungi nasib ku yang begitu sial ini :'(

Flashback on Normal POV

"Kalau begitu….kalian semua yang bersihkan ruangan ini,sementara aku mengantarkan nona Karin kekamarnya dan menyiapkan makan siang untuk kalian semua. Mari nona Karin saya akan menunjukkan kamar anda" kata Kyuu-chan yang langsung ke lantai 2 diikuti dengan Karin menuju kamarnya Karin

"Ini semua gara-gara kau Jin!kita semua kena imbasnya…" kata Michi dengan nada kekecewaan tingkat dewa (?)

"Kita ini kan sahabat….kalau 1 kena semua juga harus kena dong" kata Jin sambil menyeringai jahil yang langsung mendapat DEATH GLARE mematikan dari mata sapphire Kazune dan Kazusa yang membuat semua orang yang menatapnya menjadi merinding

Skip Time

(Author : "Siapa setuju kalau tatapan maut Kazune dan Kazusa seperti tatapan iblis mengamuk? Yang setuju angkat kaki ya~ #plakk digampar,lanjutin aja

yuk")

"Apa maksud dari perkataanmu?" tanya Kazune dingin yang masih memasang tatapan mautnya kepada Jin

"Hnn entahlah,ada orang yang menaruh ember pasir disebelah ember kelopak bunga ku" kata Jin enteng

"Sudah…tidak usah berdebat,lebih baik kita mulai membersihkan ruangan ini" kata Himeka sambil melempar sapu kepada Kazune dan Jin

"Hufftt….pasti akan bertambah berat hari yang kujalani ini…." kata Michi dengan nada kekecewaan yang masih berada di tingkat akut

"Ya sudah lah…semua juga kena bukan, berarti yang menanggung bukan hanya kamu saja Micchi" kata Himeka menghibur ytapi dengan raut wajah sedih

PLOOOKKKK….tiba-tiba Kazune memukul kepala Jin, yang langsung membuat semua terdiam menganga

"Auwww…..belum cukup kah 3 benjolan ini bertengger dikepalaku?" tanya Jin heran

"Seharus nya kau sendiri yang membersihkan ruangan ini,tapi kita semua kena imbasnya,kami semua belum pernah bersih-bersih ruangan,biasanya Kyuu-chan lah yang selalu membersihkannya.." kata Kazune menatap Jin,entah itu tatapan khawatir atau apa -_-

"Justru itu bagus…Kazune-kun,kita semua bisa ikut merasakan kelelahan Kyuu-chan.." kata Himeka lagi,namun kali ini wajahnya terlihat sangat pucat

"Ehh…Himeka-chan istirahat saja ya…" kata Michi khawatir melihat kondisi Himeka,namun hanya mendapat gelengan pelan dari Himeka

"ti…tidak..aku ingin memban…..UHUK…UHUKK" kata Himeka sambil terbatuk-batuk dan jatuh terduduk lemas

"HIMEKA!" teriak Kazusa,Jin,Michi,dan Kazune bersamaan dan langsung duduk mengitari Himeka

"Aku…tidak..ap…" belum sempat menyelesaikan kata-kata nya, Himeka pingsan

"HIMEKA!..." teriak mereka ber-4 serempak

Flashback off

"Kazusa, cepat panggil Kyuu-chan diatas!" perintah Kazune cepat yang langsung disusul anggukan Kazusa dan secepat kilat Kazusa berlari menaiki tangga

"Jin,Michi,cepat bantu aku menaikkan Himeka ke atas sofa!" perintah Kazune kepada Jin dan Michi,lalu datang Kazusa dan Kyuu-chan dengan raut wajah panik

"Kyuu-chan cepat telepon ambulans!" perintah Kazune cepat dan disusul gerakan cepat Kyuu-chan menuju tempat telepon

"Nii-chan…perlu kah aku memanggil Hanazono-san?" tanya Kazusa ragu-ragu

"Ya, lari lah dan beritahu dia!" kata Kazune yang langsung membuat Kazusa berlari untuk ke atas lagi,saat Kazusa sampai di depan pintu kamar Karin..

TOK..TOK..TOK..

Lalu terlihat Karin membuka pintu kamarnya

"Ya? Ada apa Kazusa-san?" tanya Karin bingung melihat raut wajah panik dari wajah manis Kazusa

"Hosh… hosh… Hi.. Himeka-chan ping.. san" kata Kazusa dengan napas memburu akibat kecapekan berlari

"Hah?!" kata Karin kaget

"Ka… kalau ia.. sudah pingsan berarti… bi.. bisa fatal akibatnya" kata Kazusa terbata-bata

"La… lu kau sudah menelpon ambulans?" tanya Karin ngeri

"Sudah, mereka sudah menunggu kita, ayo cepat" kata Kazusa sambil menarik tangan Karin

"I… iya" kata Karin pasrah saja ditarik oleh Kazusa, sesampai nya mereka dibawah terlihat 2 orang laki-laki berbaju putih tengah mengangkat tandu yang diatasnya berbaring Himeka dengan wajah biru bukan pucat lagi melainkan sudah berwarna biru!

"A… apa yang terjadi?" tanya Karin ngeri

"Nanti saja kuceritakan,sekarang kita harus cepat" kata Kazune menarik tangan Karin yang langsung membuat Karin salah tingkah, Kazune langsung naik ke mobil milik ayahnya dan duduk disebelah Kyuu-chan yang duduk di tempat pengemudi,di bangku tengah ada Karin dan Kazusa, di bangku paling belakang ada Michi dan Jin, mereka semua menampakkan ekspresi wajah khawatir. Mobil mereka berjalan di belakang mobil ambulans, mereka beriringan sampai tiba di sebuah rumah sakit, setelah memarkirkan mobil, mereka semua langsung turun berhamburan dan berlari menuju UGD tempat Himeka dibaringkan oleh ke-2 petugas tadi.

.

.

Tak jauh dari situ tampaklah seseorang yang tengah bersembunyi dengan seringai di bibirnya.

"Rasakan hal yang kulakukan itu…" gumamnya dan berjalan menjauhi tempat persembunyian.

.

.

Di RS (UGD)

"Sebenarnya apa yang terjadi pada Himeka-chan?" Tanya Karin kepada Kazune yang sejak tadi telah mondar-mandir didepan ruang UGD.

"Himeka itu sebenarnya memiliki penyakit…."

"Ah, Dokter bagaimana keadaan Himeka-chan?" Ucapan Kazune terpotong karena Kazusa bertanya kepada dokter yang menangani Himeka keluar

"Keadaan Kujyo-san sedang kritis...dan harus dirawat inap selama beberapa hari kedepan." Terang dokter.

'Sebenarnya apa yang terjadi pada Himeka-chan?' batin Karin antara bingung dan khawatir.

.

To be continued

.

Session talk show

Natsuki : "Kara-chan! Kenapa namaku dimasukin ficmu?"

Kara : "Yehehe biar lucu aja Natsuki-chan." *Membentuk jari menjadi tanda peace.

Natsuki : "Apa hubungannya lucu sama masukin namaku? -.-"

Kara : "Eh, itu… Dah lebih baik kita baca balasan review dulu…" *Meninggalkan Natsuki yang sedang pundung dipojokan.

Karin : "thor…mau bacain balasan review ya?"

Kara : "iya… nih kamu aja yang bacain" *langsung nyodorin kertas ke mukanya Karin

Karin : "okeee… thor…."

Kara : "hn ya udah cepet deh bacain"

Karin : "baik semuanya ada 8 review, 7 diantaranya cuman suruh ngelanjutin, untuk ke 7 orang tersebut terima kasih sudah mau baca story nya Kara-chan dan sudah mau me-review,jangan lupa baca terus ya"

Kara : "iya jangan lupa baca terus story ku …. Berikutnya yang 1 orang itu dia nge- review apa Karin-chan?"

Karin : "1 orang itu nama nya Laurencia, dia nge- review saran buat kamu thor… "

Kara : "hah? Lauren-chan udah baca juga ya? Dia kasih saran apa? " *sambil jambak- jambak rambut Karin -_-

Karin : " ehhh jangan tarik rambut orang sembarangan tau! eh… thor kamu kenal Laurencia? "

Kara : "kenal dong.. dia itu sahabat ku di Banyuwangi sebelum aku pindah ke Bali"

Karin : ber-oh ria dan manggut-manggut ngerti *entah ngerti apa nggak #plakkk digampar Karin

Karin : "ya udah thor kamu kan bisa liat sendiri di laptop mu,oke buat saran dari Laurencia akan dipertimbangkan oleh author,kalau begitu untuk semua yang udah baca dan nge- review, author mau kasih ungkapan terima kasih yang sebesar- besarnya,, dan jangan lupa baca terus story nya Kara-chan,, jaa ne ^^