HEARTACHE

Main Cast

Byun Baekhyun X Park Chanyeol

Chanbaek/Baekyeol

And Otc

Yaoi/Boys Love/Boy X Boy/Mpreg

Cerita ini adalah 100% milik author

Kesamaan latar dan kejadian mohon maaf karna tidak ada unsur yang disengaja

Cerita mengandung unsur dewasa, diharapkan menbacanya dengan bijak

Homophobia dilarang mebaca cerita ini

No Judge Negatif, No Bushing my story, tidak suka tidak usah dibaca, hanya saran dan masukan positif yang diterima.

Happy reading

Niniebee Present

.

.

.

Entah kenapa sejak pertemuan pertamanya dengan chanyeol baekhyun merasa sangat terluka, sehingga dia rasanya enggang lagi bertemu dengan pria tinggi itu, rasanya dia ingin membatalkan perjodohan ini, mana mungkin dia menikah dengan laki-laki yang tidak menyukainya bagaimana nasibnya nanti, baekhyun frustasi membayangkan itu semua, bahkan dia pun sampai tidak fokus saat memimpin rapat direksi, sampai-sampai luhan yang duduk dekat dengannya memukul tangan baekhyun.

" Yak byun baekhyun kita sedang meeting, kenapa kau malah tidak fokus seperti itu huh." Bisik luhan.

Baekhyun tersadar dalam lamunannya, dia bangkit dari kursi kebesarannya dan lantas berkata. " Batalkan meetingnya, kepalaku mendadak pusing."

Luhan yang melihat tingkah baekhyun terkejut melihat sikap baekhyun yang tidak profesional ini, semua anggota direksipun tidak bisa menolak atasannya, mereka juga tahu kalau atasannya itu tengah memiliki masalah atau memang kesehatannya sedang terganggu, luhan ikut keluar dan mengejar baekhyun yang memasuki ruangannya, di koridor luhan bertemu dengan kyungsoo yang membawa beberapa berkas untuk bahan meeting.

"Hai hyung mau kemana kau? Bukannya ruang meetingya disana." Ucap kyungsoo

" Meeting batal." Jawab luhan sambil menggerakan tangan kanannya di arah lehernya seolah dia tenga memotong lehernya sendiri.

" Apa, astaga, byun bodoh baekhyun, pasti dia sedang galau, bocah itu ish." Gerutu kyungsoo.

.

.

.

Chanyeol sudah bisa merasakan impact dari kerja samanya dengan Ainsoft, bulan ini saham park corp naik sebesar 1,2% ini permulaan yang cukup baik, setelah dia menyetujui untuk bertunangan dengan baekhyun akhir pekan lalu, dan pernikahannya akan diadakan dua bulan dari sekarang, persiapan pernikahan mereka, mereka percayakan sepenuhnya kepada nyonya byun dan nyonya park, bukan karna chanyeol sibuk tapi karena memang chanyeol tidak mau mengurus pernikahan yang bahkan tidak dia inginkan sama sekali.

Sedangkan baekhyun, yang notabene memang sangat sibuk, bahkan sekarangpun dia harus sudah bersiap untuk peresmian kantor cabangnya di indonesia, dengan itu dia harus terbang ke indonesia sore ini juga, baekhyun sedang mempersiapkan segala keperluannya selama dia berada diindonesia, tidak lama hanya 5 hari dia berada di indonesia.

" Sayang apa kau yakin bisa kebandara dengan taksi, apa kau tidak akan meminta chanyeol untuk mengantarkanmu ke bandara.?" Tanya nyonya byun

" Tidak ibu, dia sibuk, aku akan pergi dengan taksi saja, tadi luhan hyung sudah memesankannya untukku." Ucap baekhyun, padahal chanyeol tahu saja tidak kalau baekhyun akan keindonesia.

" Oh baiklah sayang, tadi ayahmu titip pesan agar jangan terlalu lama di indonesia." Tambah nyonya byun

" Tergantung bu, katanya indonesia memiliki pantai-pantai yang indah, bisa saja aku mengunjunginya dulu." Ucap baekhyun sambil mengedipkan matanya ke arah ibunya.

" Ish anak ini, kau tega meninggalkan ibumu ini sendirian, ayahmu masih 2 minggu lagi dijepang dan kau akan pergi juga, ah aku sungguh tidak percaya para laki-laki ini." Nyonya byun memegang kepalanya berpura-pura bahwa dia sangat begitu kesepian.

" Oke oke ibu, hanya 7 hari dan aku akan kembali lagi ke seoul, oke final, aku butuh hiburan sebelum aku dan chanyeol menikah." Ucap baekhyun

" Baiklah, jaga diri baik-baik disana."

.

.

.

Pagi ini chanyeol datang ke kantor baekhyun bersama sekertaris pribadinya kim jongin atau chanyeol lebih suka memanggilnya dengan sebutan kai, hampir seluruh karyawan scolar technology memperhatikan chanyeol dan kai dari ujung kaki sampai ujung rambut, chanyeol dan kai langsung berjalan ke arah lift, sebelumnya chanyeol sudah pernah diberitahu baekhyun kalau ruangannya berada dilantai 15 kalau-kalau dia mau datang berkunjung, hari ini chanyeol dan kai datang berkujung ke kantor baekhyun, sesampainya di lantai 15 chanyeol berjalan menuju ruangan baekhyun di depan ruangannya ada meja dengan seorang laki-laki bermata bulat disana sedang duduk dan sepertinya tengan merapikan beberapa dokumen.

" Permisi." Suara berat chanyeol mengintrupsi kegiatan laki-laki bermata bulat itu

" Iya." Kyungsoo mengangkat kepalanya dan memperhatikan sejenak siapa gerangan yang datang, dan kyungsoo tidak terkejut saat dia tahu chanyeol-lah yang datang, " Oh tuan park chanyeol, ada yang bisa saya bantu." Kyungsoo berdiri dan membungkukan badannya.

" Ah iya kau sekertarisnya baekhyun-kan, apa baekhyun ada didalam.?" Tanya chanyeol.

" Oh tuan Byun sedang tidak ada dikantor." Kyungsoo tahu, rasanya baekhyun tidak memberitahu chanyeol kalau baekhyun sekarang tengah ke indonesia untuk meresmikan kantor pusat.

" Kalau boleh aku tahu kapan dia akan kembali.?" Tanya chanyeol lagi.

" Mungkin minggu depan, tuan byun baru akan pulang." Ucap kyungsoo santai.

" Apa, minggu depan!, memangnya sedang kemana dia.?"

" Tuan byun sedang ke indonesia untuk meresmikan kantor cabang kami yang baru disana, jadi kemungkinan tuan byun akan pulang minggu depan, maaf bukannya anda tunangannya harusnya anda tahu kemana calon suami anda bukan." Ucap kyungsoo

Entah kenapa perkataan kyungsoo seolah menampar chanyeol dengan telak, baekhyun ke indonesia kenapa dia tidak bilang pada canyeol, dalam hati chanyeol berfikir, huh untuk apa dia harus memikirkan hal ini.

" Oke baiklah aku akan kembali minggu depan." Chanyeol beranjak pergi, tapi sosok lain menarik perhatian kyungsoo laki-laki dengan kulit tan yang ikut membungkukan badan saat chanyeol berjalan mendahuluinya, kenapa jantungnya berdebar saat melihat laki-lak itu.

.

.

.

Baekhyun sangat menikmati kerja sekaligus liburannya di indonesia, tepatnya dijakarta, entah kenapa kerjaannya sudah selsai dalam 3 hari masih ada waktu empat hari lagi untuk dia menghabiskan masa liburannya di indonesia.

" Coba kita lihat, tempat yang paling bagus di indonesia dimana.?" Jari mungil baekhyun menscrol-scrol layar tabletnya, sampai seseorang mengintrupsi kegiatan searching-nya.

Knock

Knock

Seseorang mengetuk pintu kamar hotel baekhyun. " Ya sebentar." Lalu baekhyun membuka pintu kamar hotelnya nampak seorang gadis dengan perawakan kecil tersenyum manis padanya.

" Oh mis yejin, ada apa anda kemari, masuklah." Ucap baekhyun. Yejin masuk dan duduk di sofa yang ada di kamar sweet baekhyun. " mau minum apa?" Tawar baekhyun.

"Apa saja, oya sajangnim, mr,jihong mengajak anda untuk berlibur kebali, sebagai ucapan terimakasih dan penghormatan kepada anda." Ucap yejin sambil menerima satu kaleng soda yang disodorkan baekhyun.

Astaga bali, bukannya dia memang ingin kesana, dan sekarang staffnya yang ada di indonesia mengajaknya untuk berlibur bersama tanpa fikir panjang lagi baekhyun lantas mengiyakan ajakan yejin.

" Baiklah, kapan kita akan pergi." Tanya baekhyun

" Besok pagi." Penerbangan kita jam 8 pagi, nanti driver kita akan menjemput sajangnim di lobbi pukul 6." Ucap yejin lagi.

" Ah baiklah kalau begitu."

Yejin berlalu meninggalkan kamar hotel baekhyun, seketika baekhyun mendapatkan notif pesan dari kakaotalk miliknya.

From Park Chanyeol

"Setidaknya berika aku kabar kalau kau akan pergi keluar negeri, jangan buat aku seperti orang bodoh yang tidak tahu apa-apa. Kau ini calon istriku"

Astaga baekhyun menarik nafasnya tidak percaya saat mendapatkan pesan dari chanyeol, ada rasa berbunga-bunga di hatinya saat chanyeol mengatakan kalau dia calon istrinya astaga, seketika pipi baekhyun merona sampai ketelinga, tapi juga ada sedikit rasa kesal yang terbersit bisakah bahasanya sedikit lebih halus, rasanya ingin menelan bulat-bulat seorang park chanyeol sekarang juga, baekhyun menarik nafasnya pelan.

" Tenang-tenang baek, kalau kau badmood sekarang, liburanmu besok akan kacau balau." Akirnya baekhyun memutuskan untuk membalas secara singkat pesan yang dikirim chanyeol

To Park Chanyeol

Maafkan aku yeol, aku fikir kau sibuk, maafkan aku oke, aku akan pulang hari senin.

.

.

.

" Dengarkan irene, aku hanya memanfaatkan dia untuk memajukan dan menstabilkan perusahaanku lagi, kau masih perempuan yang aku cintai." Ucap chanyeol

Ya chanyeol saat ini memiliki kekasih bernama irene,dan hubungan chanyeol dengan irene tidak ketahui oleh keluarganya, irene adalah kekasih sekaligus calon tunangan chanyeol, tapi karna ada kejadian ini chnayeol akhirnya batal untuk bertunangan dengan irene.

" Sabarlah sebentar sayang, saat perusahaanku sudah membaik, aku akan menceraikannya dan menikahimu, aku janji." Lantas chanyeol mengecup bibir irene dengan sangat lembut dan sayang

" Kau janji yeol, kau akan menceraikannya saat perusahaanmu sudah kembali stabil." Tanya irene.

" Iya aku janji sayang, Cuma kamu yang aku cintai irene."

Kedua pasanan itu saling memagut tanpa memperdulikan orang disekitaran mereka, dan tanpa tahu ada orang yang sedari tadi memperhatikan mereka.

" Bajingan dasar laki-laki brengsek."

.

.

.

Seoul akhirnya baekhyun kembali ke seoul, dengan sangat gembira, staff yang mengajaknya berlibur benar-benar membuat kepenatan yang dirasa baekhyun akhir-akhir ini sedikit berkurang.

" Hyung, apa kabar." Baekhyun berhambur memeluk sepupu chinanya itu.

" Hai baek, apa kabar." Tanya seorang laki-laki yang sialnya baekhyun tidak menyadari keberadaannya

" Ah hai sehun, lama tidak berjumpa." Baekhyun ikut duduk di kursi kosong yang sudah di sediakan luhan.

" Mana oleh-olehku." Pinta luhan

" Ini aku bawakan khusus untukmu, dan oya sehun maaf aku tidak membelikannya untukmu, aku tidak tahu kalau kau sudah pulang dari german."

" Oh tidak apa-apa baek." Sehun tersenyum, jujur senyum sehun sangat tampan kalau saja dia bukan kekasih sepupunya mungkin sudah baekhyun tikung, jahatkan.

" Dan itu untuk siapa? Kenapa banyak sekali paperbag yang kau bawa." Luhan bertanya

" Ah ini..ini untuk kyungsoo dan...dan calon mertuaku." Baekhyun sedikit tersipu saat mengucapkan kata calon mertua pada luhan.

" Aish lihat siapa yang sebentar lagi akan menikah, sehunie ayo kita segera menikah, aku akan iri saat baekhyun sudah menikah nanti." Rengek luhan kepada sang kekasih, yang Cuma dibalas usakan lembut pada rambut almond luhan.

.

.

.

Hari ini baekhyun memutuskan untuk mengunjungi kediaman park, dia sudah menghubinya chanyeol kalau dia akan kerumahnya hari ini, tapi chanyeol bilang kalau dia sedang ada meeting, jadi baekhyun memutuskan untuk ke rumah chanyeol seorang diri.

Sesampainya di kediaman park, baekhyun langsung di sambut hangat oleh nyonya park, baekhyun memeluk calon ibu mertuanya itu. " Hey lihat siapa yang datang, astaga sayang ibu rindu sekali." Ucap nyonya park.

" Iya ibu aku juga, maaf aku baru bisa berkunjung, aku sedang sibuk akhir-akhir ini." Jawab baekhyun.

" Kau datang sendiri?, dimana chanyeol.?" Tanya nyonya park lagi.

" Ah anu..dia sedang ada meeting, mungkin nanti dia akan segera pulang." Jawab baekhyun sambil tersenyum.

" Ah anak itu, ya sudah ayo masuk noona–mu sedang menyuapi ziyu dan sepertinya ziyu merindukanmu juga."

Tak terasa sudah malam, dan chanyeol masih belum pulang juga, baekhyun memutuskan untuk pulang, dan sepertinya nyonya park menyuruh baekhyun untuk menginap, tapi baekhyun menolak, karna besok dia ada janji bertemu dengan client, kalau dia sampai terlambat, mungkin kyungsoo akan membunuhnya.

Baekhyun di antarkan nyonya park dan yoora kaka chanyeol ke halaman, dan sekaligus baekhyun pamit untuk pulang, setelah berpamitan baekhyun memasuki mobilnya, lalu menjalankan mobilnya, saat beberapa menit kemudian baekhyun teringat kalau persediaan strawberrynya habis, apa salahnya untuk mampir ke supermarket terlebih dahulu sebelum dia pulang ke rumah.

Setelah berkendara kurang lebih 30 menit akhirnya baekhyun sampai disalah satu supermarket, lantas dia turun dari mobil dan langsung masuk, dan engambil satu trolly, setelah mengitari beberapa tempat akhirnya baekhyun menemukan strawberry yang di carinya.

" Uuh ini sangat segar-segar dan besar." Ucap baekhyun senang mendapatkan buah kesukaannya.

Entah kenapa baekhyun merasa supermarket ini terlihat dipenuhi banyak pengunjung, ah mungkin karna ini sabtu malam jadi banyak orang yang berbelanja untuk persediaan weekand, agar weekand mereka tida perlu keluar rumah untuk berbelanja. Saat baekhyun tengah mengedarkan pandangannya kesetiap penjuru supermarket untuk mencari tepat penyimpanan susu strawbery, atensinya tersita oleh sosok yang sangat tidak asing baginya, sosok tinggi itu tengah menggandeng seorang wanita cantik dengan sebuah dress berwarna merah maroon yang membungkus tubuh jenjangnya.

Baekhyun menutup mulutnya dengan tangannya menghela rasa tidak percayanya, apa benar yang dilihatnya itu adalah laki-laki calon suaminya, tapi mengapa, mengapa dia sangat mesra dengan perempuan itu, siapa dia, siapa perempuan yang bergelendot mesra dengan calon suaminya, seketika dunia baekhyun terasa berhenti, padahal dia tahu kalau chanyeol hanya memanfaatkannya tapi kenapa masih saja ada rasa menyesak dalam hatinya.

" Yeol, kenapa kau melakukan ini padaku, aku kira kau mulai belajar menyukaiku, mungkin hanya aku saja yang akan terus menyukaimu." Setetes air mata keluar dari mata indah baekhyun, rasanya dia ingin segera pulang dan membenamkan dirinya di tempat tidur.

.

.

.

TBC

NB : Anyeong chap 2 up...gimana nee membosankan ya, ah aku tahu, terimakasih buat readernim yang sudah meluangkan waktu untuk membaca dan like ff ini, aku akan terus belajar lagi, dan mohon review sama masukan positifnya ya, no bushing, no judge negative. Sharanghae readernim see u next chapter