KYUMIN
By: Clara Eduardo Wijaya
.
Oppa~Can You See Me?
.
Warning : GS, EYD tidak sesuai, typo(s).
.
Normal POV~
.
Hari ini Minnie berangkat pagi-pagi ke sekolah sendiri tanpa di temani oleh Kyuhyun. Namja itu libur setelah mengikuti ujian akhir sekolah, UAN, UAS, dan segala perbaikannya.
Minnie tampak lesu dan murung setelah sampai ke sekolah.
'Apakah hari-hari berikutnya akan begini?' Lirih Minnie dalam hati mengingat takkan ada yang akan menemaninya lagi.
'Teeeeet...Teeeet...Teeet' Bunyi suara bel sekolah -tanda masuk- segera membangunkan Minnie dari lamunannya. Minnie masih tampak mesum sampai tidak menyadari bahwa Park Songsaengnim telah masuk bersama namja berpakaian rapi dan membuat seluruh kelas tepukau olehnya kecuali Minnie pastinya yang masih setia melamun.
"Annyeong..Selamat pagi semuanya." Park songsaengnim mulai berbicara, membuat seluruh kelas yang tadinya ribut karena namja yang ada disamping Park songsaengnim, menjadi diam.
"Selamat pagiiiii Songasaengniiiim~" Jawab serempak isi(?) kelas tersebut.
"Begini, 1 bulan kedepan saya tidak bisa mengajar kalian, saya ingin dinas keluar kota. Sebagai pengganti saya, Choi songsaengnim di sebelah saya ini akan membimbing kalian. Silahkan perkenalkan diri anda..." Park songsaengnim berucap panjang lebar dan memberi pengarahan, agar namja yang di sampingnya memperkenalkan diri.
"Annyeonghaseyo..Choi Siwon imnida...Saya akan menggantikan Park Songsaengnim selama masa dinasnya keluar kota. Mohon bantuan kalian semua." Ucapnya sambil tersenyum lembut, membuat seluruh kelas kembali terpukau.
Minnie yang sedari tadi melamun akhirnya sadar setelah mendengar nama asing dan keributan dari seluruh teman kelasnya. 'Tampaan..' Komentar pertama Minnie dalam hati melihat guru barunya itu.
.
Pelajaran di kelas itu berlangsung dengan amat menyenangkan -menurut se-isi kelas- tapi tidak dengan Minnie yang membenci pelajaran ini -Matematika-.
"Baiklah, siapa yang bisa mengerjakan soal yang ada di papan ini akan mendapatkan bonus poin tambahan dan boleh duduk. Sedangkan yang tidak bisa mengerjakannya akan saya beri hukuman yang saya yakin takkan kalian suka." Ujar guru baru itu setelah mencatat soal di papan.
"Huuu.." Respon seisi kelas tersebut kecuali Minnie yang sedari tadi memang tidak memerhatikan saat pelajaran itu di mulai. Minnie hanya sibuk melamun dan sesekali melirik keluar jendela.
"Yang saya tunjuk harus naik dan mengerjakan soal yang ada di papan ini." Guru itu melirik semua isi kelas dan melihat Minnie yang memang sedari tadi -ehem- menarik perhatiannya itu sedang melamun dan sama sekali tak melihat pelajarannya, mulai tersenyum. "Yeoja yang sedari tadi melamun dan duduk di dekat jendela, silahkan maju."
Minnie yang merasakan ada yang tidak enak (?), segera sadar dan melirik Choi songsaengnim yang ada di depan kelas itu. "N...nde?" Ucapnya takut-takut.
"Bisakah kau maju dan mengerjakan soal yang ada di papan ini?" Choi songsaengnim muali tersenyum geli melihat sikap Minnie yang mulai gelagapan.
"AAA..Annie Songsaengnim. Sa..Saya tid..tidak bisa mengerjakannya." Minnie yang bangkit berdiri , sedikit membungkuk-tanda minta maaf- dan mulai menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Kalau begitu kau harus mendapatkan hukuman. Hmm..siapa namamu?"Choi songsaengnim memotong pembicaraannya dan bertanya pada Minnie.
"Le..Lee Sungmin songsaengnim."
"Baiklah, Lee Sungmin, sepulang sekolah kau harus bertemu padaku. Awas sampai kau lari. Sekarang, kau boleh duduk." Ucap Choi Songsaengnim lagi.
"Nde, songsaengnim." Balas Minnie lirih.
.
.
Tak ada yang berubah selain aku sendiri,aku coba pilih jalan yang lain untuk mencari penggantimu
Namun bernafas pun terasa sulit,Deritaku pun semakin dalam
Sepertinya aku tak dapat menghapusmu dari pikiranku.
Bisakah kau membantu ku?
.
Minnie berjalan sempoyongan menuju jalan rumahnya. Nasehat dan hukuman Choi Songsaengnim tadi membuatnya semakin lesu dan lemas.
Tidak terasa, Minnie telah sampai di depan rumah. Rumah yang tampak sederhana dan asri(?) ini telah ia tinggali bersama keluarganya sejak Minnie di lahirkan. Disaat itu Minnie bertemu dengan Kyuhyun yang memang lebih tua 2 tahun dari pada Minnie dan berjanji akan terus bersama. Itulah sebabnya Minnie memilih sekolah yang sama dengan Kyuhyun.
Minnie melirik rumah yang yang berada beberapa langkah saja dengan rumahnya. Ada rasa rindu yang tiba-tiba muncul, saat menyadari dia sama sekali belum bertemu anak dari pemilik rumah tersebut. Kyuhyun.
"Haaaaahh~~" Minnie menarik nafasnya dalam dan kuat sambil terus menatap rumah tersebut.
Minnie mulai berjalan gontai lagi saat menuju pintu rumahnya dan membukanya secara perlahan.
"Aku pulang~" Kata pertama yang Minnie ucapkan saya memasuki rumahnya itu.
"Annyeong Minnie, kau sudah pulang..Bagaimana keadaan sekolahmu hari ini?" Yeoja paruh baya yang melihat anaknya sudah pulang itu, segera mendekati Minnie dan bertanya tentang keadaanya sekolahnya tadi.
"Annyeong Eomma, di sekolah biasa saja Eomma, tidak ada yang spesial menurutku. Aku naik dulu Eomma~" Minnie yang tidak ingin bicara banyak langsung menuju ke kamarnya yang berada di lantai 2 itu.
"Ah! Eomma..mulai besok aku akan diberi pelajaran tambahan -sebagai hukuman- di rumah ,Eomma. Jadi besok Songsaengnim-ku akan datang." Ucap Minnie mengingat malas perkatan songsaengnimnya tadi.
"Hmm..Nde." Jawab Eomma Minnie mengerti.
.
.
"Bruuk.." Minnie sengaja membuang tasnya dan membuang dirinya di atas kasur empuk tempat tidurnya.
Yeoja yang memilik bibir berbentuk M itu mulai meregangkan otot-ototnya dan melepaskan penatnya. Dia menerawang memandang diding atas rumahnya itu, tubuh mungilnya sangat lelah dan penat.
Dia mulai memejamkan matanya yang mulai terasa berat itu dan mulai terlelap.
.
.
"Minnie-ah.." Panggil seseorang yang membangunkan Minnie.
"Nggghhh~" Minnie bergerak lucu dengan mata yang masih terpejam.
"Minnie chagia~ bangun nde?" Namja yang di kenal sebagai Kyuhyun itu mengelus kepala Minnie lembut. Dan yang di panggil akhirnya bangun juga. Mengerjap lucu melihat namja yang dia cintai ada di samping tempat tidurnya.
"Oppa~ Oppa sejak kapan disini?" Minnie yang tadi masih berbaring, sekarang di atas tempat tidur memandang Kyuhyun.
"Annie, hanya kangen denganmu Minnie-ah" Kyuhyun yang tersenyum evil memandang Minnie sambil mengedipkan satu matanya genit.
"Ya! Oppa..jangan menggodaku." Ujar Minnie yang cemberut -terlihat lucu dimata Kyuhyun- dan pura-pura ngambek.
"Hhahaha..Minnie jangan marah doong." Kyuhyun mulai tidak enak melihat Minnie yang merubah raut wajahnya, ikut ketakuan dan membujuk Minnie yang berbalik membelakanginya.
"Tidak. Minnie tidak marah," Masih tetap memebelakangi Kyuhyun . "Hanya NGAMBEKK!"Minnie berbalik sebentar dan berteriak di depan wajah Kyuhyun.
"Aiiih..Minnie yaa..aku disini cuma mau bertanya soal keadaanmu." Kyuhyun menunduk dan mulai melangkah menjauh. "Aku pulang saja."
" ...jangan pulang ndee...Minnie ngga ngambek lagi kok..hehe." Sergap Minnie menahan Kyuhyun dan tertawa garing.
"Naahh..gitu doong." Kyuhyun membalas dengan mencubit pipi Minnie.
.
.
"Ooo..jadi tadi Minnie dihukum karna ngga bisa kerjain soal matematikanya? Terus, songsaengnim baru itu kasih hukuman apa?" Kyuhyun dan Minnie sedang asik membicarakan tentang guru baru yang memberikan hukuman pada Minnie.
"Minnie harus ikut bimbingan belajarnya, sampai Minnie bisa ngerjain semua soal matematika yang dia kasih. Menyebalkan! Padahalkan Minnie ngga suka sama pelajaran Matematika." Jawab Minnie kekanakan, yang di sambut dengan senyum Kyuhyun -dan Minnie suka itu-.
"Minnie-ah, cobalah menyukai pelajaran matematika. Lagi pula tidak sesusah yang kau kira kok. Pasti lama kelamaan, kau akan menyukaiya." Kyuhyun meyakinkan.
"Aiiish...Oppa bisa bilang begitu karna Oppa kan pintar pelajaran matematika. Sedangkan aku?" Ucap Minnie melawan.
Kyuhyun memang pandai pada pelajaran ini. Tidak hanya pada pelajaran matematika saja, tapi juga pada semua pelajaran yang ada di sekolah mereka. Tidak heran Kyuhyun selalu menjadi ranking 1 di kelasnya dan mejadi juara umum di sekolahnya.
Tapi itu semua tidak pada Minnie. Yeoja yang manis dan cantik ini sepertinya tidak mendapatkan keberuntungan sama seperti Kyuhyun. Apalagi pada pelajaran matematika. Sudah beberapa kali Kyuhyun membimbing Minnie pada pelajaran tersebut, hari ini sih ngerti, tapi besoknya pasti lupa lagi.
"Berusahalah Minnie. Kamu pasti bisa kok." Kyuhyun hanya bisa meyakinkan Minnie, walaupun dia tahu semua itu sulit. "Hmm.. oh, iya Minnie! Bagaimana dengan Seohyun? Apa kau sudah dapat informasi tentangnya?" Kyuhyun yang mengingat tentang yeoja itu, membuat Minnie yang sedari tadi cerwet berubah diam -bete-.
"Hn." Minnie hanya menjawab singkat. Tak ingin menjawab panjang lebar, takut menambah sakit hatinya.
"Lalu? Bagaimana?" Kyuhyun tak menghiraukan jawaban Minnie. Raut wajahnya menjadi senang.
"Apa yang kau harapkan Oppa?" Minnie kembali bertanya dengan nada yang tidak suka, tapi tetap saja tak di gubris oleh Kyuhyun.
"Apa dia sudah punya pacar?" Tanya Kyuhyun to the point dengan mata yang berbinar.
"Annie."
"Jinjja?!" tanya Kyuhyun kegirangan. 'Terlalu kegirangan' pikir Minnie. Minnie hanya menjawab dengn menganggukkan kepalanya.
'Oppa, apa kau begitu senang? Apa aku juga harus senang dengan semua ini? Oppa~' Minnie hanya menatap nanar Kyuhyun yang sekarang melompat-lompat kegirangan.
.
.
"Omonaaa! Minnie~ ada yang mencari di bawah. Kau tahu? Dia tampan sekali." Setelah pulang sekolah, Minnie langsung ke kamar, mandi dan langsung tidur. Badan-badannya sangat capek dan lelah. Dia terbangun saat Eommanya membuka pintu kamarnya tanpa bilang-bilang dan langsung berteriak kegirangan.
"Nugu Eomma?" Tanya Minnie bingung. Biasanya tak ada yang datang ke rumah Minnie sebelum berbuat janji dulu dengannya -kecuali Kyuhyun-.
"Tidak tahu. Eomma lupa tanya namanya. Yang penting dia sangat gagah. Cepat turun, rapikan bajumu."Ucap Eomma Minnie dan langsung turun.
"..." Minnie hanya diam. Berpikir.
Satu.
Dua.
Ti-
"Omoooo!" Menyadari sesuatu, Minnie cepat-cepat turun untuk melihat dugaannya.
'Buk..Buk..Buk' #bunyi apa ini? -_-''#
Minnie berlari cepat-cepat menuruni tangga.
Mendengar ada yang datang, Namja yang sedari tadi menunggu itupun berbalik.
"Annyeong, Sungmin-ssi"
.
.
TBC
Bagaimana?bagaimana?bagaimana? bagaimana? bagaimaana? bagaimana? #disumpel sma readers x_x
Pada part permulaan, memang tak ada yang penting disini. karena pada part2 ini, cuman bakal jelasin tentang kehidupan Minnie dan Kyuhyun. Tapi part selaanjutnya bakalan banyak adegan yang bagus kok..tenang aja! ^^v
mau di tag? comment nde..^^ yang udah comment bakaln aku tag kok..^^
Yang aku tag, tapi ngga mau di tag, langsung hapus tagnya ajanya..^^
RCL! Kritik dan saran sangat di perlukan.
yang ngga comment, ngga bkalan di tag ._.v Berhenti comment? berarti berhenti tag juga..^^
