Yah.. Mungkin di chapter 2 ini masih belum memasuki cerita yang benar-benar utama, so just enjoy it..Ok?
Ichigo yang lagi mencari Rukia sedang berjalan-jalan ketika tiba-tiba muncul suara khas yang sangat keras yang sangat dikenlanya…
"HOI…III! ICHIGO..OO!" teriak seorang shinigami botak dari kejauhan sambil melambaikan tangannya.
'Cih.. Dasar edan orang ini…' Ichigo pun mulai berjalan mendekati shinigami itu..
"Apa kau gila, Ikkaku? Kau mengancam kehidupan gendang telingaku tau !" omel Ichigo sambil menutup telinganya.
"Hehehe.. Kagum dengan kehebatan suaraku ya!" Cetus Ikkaku sambil tertawa lebar.
"Cih..Kehebatan apanya! Lagipula, apa yau kau lakukan di sini? Memegang sapu segala lagi! Turun pangkat ya.." Ejek Ichigo dengan seringai lebar yang memang sedang melihat Ikkaku memegang sapu.
"Ehem.. Sepertinya kau yang perlu ditanya deh.. Ini kan halaman divisi 11, sudah sepantasnya aku di sini donk.. Dan aku memegang sapu.. BUKAN KARENA TURUN PANGKAT TAU!" Ikkaku berteriak sekencang-kencangnya sehingga gendang telinga Ichigo, yang masih dalam masa penyembuhan harus kembali sekarat lagi..
"Ini karena aku menyenggol kue vice captainYachiru sampai jatuh.. Dia langsung marah dan huh.. Disuruh menyapu halaman seluas ini…" Urai Ikkaku sambil mengeluh.
Ichigo pun menengok sekelilingnya. Ada gedung putih bertuliskan + – (11)..Dan ada si Ayasegawa yang lagi melihat kaca dan bergumam.."Cantiknya.." !
"Oh..Ini di divisi 11 ya..?" Tanya Ichigo dengan tampang ehem.. blo'on!
"Tentu saja bodoh! Lalu, apa yang kau lakukan di sini?Hmm..Mau bertanding dengan captainku lagi?" goda ikkaku.
"Huh..No way! Ga mungkin banget!" Jawab Ichigo ketus. 'Bertanding dengan badak gomen, Kenpachi! immortal berambut jarum pentul itu lagi? Terima kasih banyak deh..Males banget..' pikir Ichigo.
"Kalau begitu, apa yang kau lakukan di sini?" Ikkaku bertanya lagi.
"Hmm.. Aku sedang mencari Rukia." Jawab Ichigo.
"Oohh.. Aku tak melihat dia di sekitar sini.. Mungkin dia dipanggil Captain Kuchiki untuk acara penyambutan." Ikkaku menjawab malas.
"Acara penyambutan?" Ichigo mengeryitkan keningnya.
"Iya, untuk nyambut divisi 14." Ujar Ikkaku.
"Eh..?" Ichigo jadi teringat kembali dengan cerita divisi itu, dan terutama, captainnya.
"Jangan bilang kau tidak tahu, Ichi.." Ikkaku bertanya heran melihat ampang Ichigo yang kebingungan.
"Memang aku ga tau" Ichigo menjawab enteng.. 'Huh, bahkan si botak ini tau, kenapa cuma aku yang ga tau ya..Cih.."Ichigo berpikir kesal.
"HAH! Dasar, benar – benar penghuni baru.. Masa hal seperti ini saja ga tau.." Ikkaku menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Hei..Hei..Enak saja..Aku kan benar-benar ga tau..Sejak tadi, semua orang membicarakannya.. memangnya apa sih spesialnya divisi 14 itu?" Ichigo bertanya kesal.
"Eit..Kau tidak tahu, tapi berani ngomong..! Begini ya, penghuni baru.. Divisi 14 tuh kumpulan shinigami – shinigami pilihan.." Ikkaku menerangkan dengan serius.
"Hah? Maksudnya?" Ichigo bertanya.
"Seperti yang kau tahu, tiap divisi terdiri dari banyak shinigami kan? Nah, kalau divisi 14 tuh isinya hanya 5 shinigami, termasuk captain dan vice captain!" Ikkaku penuh semangat melanjutkan..
"Apa? Berarti, dikurangi captain dan vice captain, anggotanya cuma 3 orang? Payah banget donk.." tukas Ichigo.
"Huh..Sok tahu! Sudah kubilang, mereka adalah shinigami pilihan. Mereka adalah pilihan yang hanya spesialisasinya untuk perang! Anggota – anggotanya pilihan langsung dari sang captain dan captain Yamamoto! Hm..Semua shinigami pasti mengimpikan ingin masuk ke divisi itu..Termasuk aku! Kalau masuk sana,pasti aku akan langsung dihormati!" jelas Ikkaku sambil sedikit mengkhayal.
"What? Jadi…" Ichigo jadi bingung mau berkata apa.
"Tapi, untuk masuk saja, pertama – tama harus mengikuti tes masuk yang susahnya selangit itu.. Aku gagal saat tes itu..Sialan!" Ikkaku jadi ingat pengalaman menyebalkannya waktu itu.
"Apa? Kau gagal..? Hahaha.. memangnya tesnya seperti apa?" Tanya Ichigo yang tentunya, sambil tertawa lebar.
"Heh..Kalau ga tau apa-apa,diam dulu deh..Pertama..Kau harus bertemu dulu dengan Capatin Hitsugaya.. Lalu…"Belum selesai Ikkaku berkata, Ichigo sudah memotong, "Eit..Kenapa sama si cebol itu?"
"Jangan motong dulu! Nah, hal itu juga mengherankan..Ga ada yang tau kenapa harus dengan Captain Hitsugaya.. Gosipnya sih.. Captain Kurenai masih ada hubungan saudara dengan Captain Hitsugaya.. Aah, sudahlah.. Kau mau mendengar kelanjutannya tidak?" Ikkaku bertanya ketus.
Namun, Ichigo langsung memotong cepat, "Eeh..Captain Kurenai? Siapa dia?"
"Haah..nama Captain divisi 14 pun kamu tak tahu?"Tanya Ikkaku dengan nada sangaa..at mengejek.
Muka Ichigo langsung memerah dan di segera berteriak, "Aah..Sudahlah..ga jadi deh..cepat lanjutkan..!"
"Yah.. Waktu itu, setelah menghadap Captain Hitsugaya dan mengutarakan keinginan untuk bergabung dengan divisi 14, dia berkata bahwa aku harus menghadapi sebuah tes.."urai Ikkaku.
"Hm..Tes apa itu?"
"Sebuah tes yang sangat gila..Sampai sekarang saja, aku masih ngeri mengingatnya.." kata Ikkaku dengan tampang seram.
"Wah.. kau disuruh apa?"Tanya Ichigo penasaran.
"Aku..Aku.."
"Aku apa..?"
"Aku disuruh untuk..untuk.."
"Iih.. Untuk apa?"
Untuk..Untuk mengambil.."
"Mengambil apa?"
"Mengambil… Mengambil… Aaaaah..Ga jadi ah…Mukamu serius banget sih…" Ikkaku langsung menukas dengan santai sambil menunjuk muka Ichigo dan menyentilnya
"CIH…..!" Ichigo merasa mukanya sudah seperti kepiting yang digoreng, dimasak, terus direbus lalu dicampur saos tomat..Merah..h banget…'Dikerjain sama botak kinclong ini..Grr…"
"Eit..Tunggu..Aku ga bercanda loh..Memang tes yang diberikan itu sanga..at susah..Hanya saja, bagi kita yang pernah mengikuti tes itu, pantang memberi tahu orang lain.. Begitu kata Captain Hitsugaya.." Ikkaku menjelaskan lagi.
"Lalu.. Bagaimana dengan 5 anggota itu? Ko mereka bisa terpilih..? Dan kenapa para captain divisi sekarang tak masuk divisi 14?" Ichigo bertanya lagi.
"Oh..Ok, satu-satu dink! Aku mulai dari 5 anggota itu… yang pertama.. Namanya adalah Ra.." belum selesai Ikkaku berkata, tiba2 ada suara yang sangat melengking dan bisa menusuk – nusuk gelindang telinga tiap orang yang mendengarnya "IKKAKUU..UUNN!" terlihat sosok seorang shinigami kecil berambut pink dan mengenakan lambang vice captain di tangannya.. "Apa yang kau lakukan? Kau belum mengganti kueku!"
"Loh..Bukankah sebagai gantinya, aku disuruh menyapu halaman?" Ikkaku bertanya heran pada shinigami yang pangkatnya satu lebih tinggi dari dirinya itu…
"Hmm…Oh iya…Hehehe.." Muka vice captain Yachiru yang tadinya cemberut sekarang menjadi tertawa.
"Huu..memangnya, ada apa?" Ikkaku sudah terbiasa dengan sikap vice captainnya ini..
"Oh iya..Kamu dipanggil Ken-chan!" Yachiru berkata riang sambil menyebitkan nama kesayangan captainnya itu..
"Eh? Dipanggil Captain? Ada apa ya? Ya sudahlah.. Oh iya, hoi Ichigo..! Aku pergi duluan ya.." lalu secepat kilat shinigami botak dan berambut pink itu pun pergi dari hadapan Ichigo..
"HEI! Ikkaku! Kau belum selesai menjelaskan.." Ichigo berhenti berkata karena percuma..Ikkaku takkan bisa mendengarnya..
"Huuh! Kenapa semua orang selalu memotong pembicaraannya?" Ichigo pun melanjutkan perjalanannya lagi.. Menuju divisi 6.. Dimana Rukia mungkin berada, Dan dimana ia mungkin mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang divisi 14..
