Annyeong….

Uri-neun…Lian Cul Ah dan Park Soo Hoon ^^
Kembali membawa FF baru, FF ini terinspirasi dari Drama Korea Yaoi berjudul "Life Is Beautiful" , akan ada beberapa bagian yang berbeda dengan drama aslinya karena drama tersebut cukup panjang, jadi kami mengambil beberapa bagian yang memang penting.

Cast : Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Victoria
Sunny
Other SUPER JUNIOR member
Mr & Mrs Cho
Mr & Mrs Lee
Lee Sungjin
Rated : M *marture Content
Genre : Hurt , Drama, & Romantic
Desclaimer : Kyuhyun dan Sungmin milik diri mereka sendiri, orang tua mereka, dan Tuhan
Summary : Ini bukan tentang salah atau benar, dosa atau bukan, tapi inilah Cinta kami.

WARNING : TYPO(S) / YAOI / BL/ NC

Junjung (?) Asas per- FF'an : NO COPY, NO BASH, DON'T LIKE DON'T READ

HAPPY READ ^_^

.

.

.

.

.

"Kalian…!"seru Nyonya Cho ketika mendapati anak yang begitu dibanggakan sedang bercumbu dengan lebih mengejutkan adalah orang yang sedang bercumbu dengan Kyuhyun. Mungkin ia tidak akan seterkejut ini apabila Kyuhyun bercumbu dengan seorang gadis tapi yang dilihatnya sekarang bukanlah seorang gadis melainkan seorang pria. Nyonya Cho terkejut ketika melihat Kyuhyun bercumbu dengan Sungmin hyungnya di Super Junior.

"eomma…!"kata Kyuhyun pelan. Saat ini pikirannya seperti terbelah dua. Kejeniusan yang dia miliki seolah-olah hilang begitu saja. Bibirnya kelu tanpa mampu berbicara sedikitpun. Kakinyapun lemas seperti tak bertenaga.

"eomma..eomma!"panggil Kyuhyun sekali lagi ketika mendapati ibunya pergi begitu saja tanpa mengeluarkan sepatah katapun meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin yang masih shock menerima kenyataan bahwa ibunya telah mengetahui hubungan mereka.

"tetaplah disini. Aku akan mengurus semuanya!"titah Kyuhyun pada Sungmin

"Kyu..aku takut!"jawab Sungmin lirih

"ada aku..kau tenanglah aku akan mengurus semuanya.!"kata Kyuhyun menyakinkan lalu bergegas pergi.

"tapi Kyu?"kata Sungmin sambil menahan lengan Kyuhyun

"percayakan semua padaku. Aku akan menyeleseikan semua ini dengan eommaku!"kata Kyuhyun sekali lagi menyakinkan diikuti dengan kecupan lembut dikening Sungmin. Setelah memberikan kecupan itu Kyuhyun benar-benar pergi menyusul ibunya yang tengah dalam kondisi tidak stabil. Sungmin masih berdiri menyesali apa yang telah terjadi. Harusnya ia bisa menolak cumbuan itu harusnya ia bisa mengendalikan perasaannya sendiri. tapi semuanya sudah terjadi menyesalinyapun percuma. Lambat laun semua pasti akan terbongkar. Dengan langkah yang pelan Sungmin menuju ruangan depan café milik orang tuanya dan juga Kyuhyun. Dengan perasaan yang masih belum stabil Sungmin mendudukan dirinya disebuah kursi yang terletak dipojokan dengan wajah yang begitu sendu.

" kau baik-baik saja Sungmin ssi?"Tanya salah satu pegawai kona beans memastikan keadaan salah satu anak bosnya yang terlihat begitu kacau.

"nde?"Tanya Sungmin bingung karena terlalu terkejut mendengar sapaan pegawai wanita tersebut.

"apa kau ingin ku ambilkan sesuatu yang membuatmu tenang?"Tanya pegawai itu lagi

"tidak terima kasih!"jawab Sungmin Lemas

~~ nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya~~

Ponsel Sungmin berdering. Dengan alunan suara Kyuhyun yang merdu ponsel itu berdering berkali-kali. Untuk kesekian kalinya nomor asing menghubunginya. Ponselnya sudah berdering hampir tiga kali dan Sungmin sama sekali tak berniat untuk mengangkatnya.

"emm Seongsohamnida Sungmin ssi tapi ponselmu berbunyi?"kata pegawai itu memberitahu

"ahh nde!"kata Sungmin lalu mengangkat ponselnya

"yeobseo?"sapa Sungmin memulai percakapan dengan seseorang diseberang sana

"bisa kita bertemu sebentar?"tanya seseorang itu lagi

"nde?omonim?"jawab Sungmin gugup

"aku ingin bertemu denganmu. Aku tunggu kau direstauran dekat kona beans!"titah seseorang diseberang telfon

"Nde..aku mengerti!"jawab Sungmin

.

.

.

.

.

.

Audi hitam milik Kyuhyun masih melaju dengan kencang. Dengan perasaan yang masih kacau ia nekat melajukan mobilnya sendiri tanpa bantuan manager. Ia tak pernah menyangka jika pada akhirnya ibunya harus mengetahui siapa Kyuhyun sebenarnya. Kisahnya dengan Sungmin hanya member Super Junior yang tahu. Kyuhyun hanya takut karena kejadian ini semuanya akan memburuk. Kyuhyun takut ketika kejadian ini membuat keluarga mereka berdua menjadi sulit mengingat orang tua Kyuhyun yang memiliki suatu instansi pendidikan. Selain itu ia juga takut ketika melihat kekasihnya tersakiti. Ia akan mersa lemah ketika Sungmin susah dan akan mati ketika Sungmin sakit. Dengan perasaan yang masih kacau Kyuhyun mencoba berkosentrasi mengitari seluruh kota untuk mencari ibunya. Ia ingin menjelaskan kejadian tak terduga yang telah dilihat oleh ibunya tadi.

"yeobseo appa!"sapa Kyuhyun kepada sang appa

"nde ada apa?"Tanya sang appa

"apa eomma sudah sampai dirumah?"Tanya Kyuhyun berhati-hati agar ayahnya tidak curiga

"belum. Bukankah eommamu ada dikona beans?"jawab tuan Cho

"begitukah? Baiklah aku akan menyusulnya kesana. Selamat malam appa!"kata Kyuhyun berbohong dan mengakhiri pembicaraanya dengan sang appa.

"eomma kau dimana?aku minta maaf. Apa mungkin kau ingin menenangkan dirimu terlebih dahulu?"gumam Kyuhyun sambil masih berkosentrasi melajukan mobil mewahnya.

.

.

.

.

.

.

Disinilah Sungmin sekarang berada. Di sebuah restauran yang cukup mewah yang berada tak jauh dari kona beans. Dengan perasaan yang masih kacau dan keraguan yang terpancar dari wajahnya ia masih berdiri tepat didepan restaurant tersebut.

"semuanya akan baik-baik saja !"kata Sungmin pada dirinya sendiri lalu melangkahkan kakinya menuju tempat yang sudah dipesan oleh seseorang yang menghubunginya tadi.

"kau sudah !"kata orang itu dingin

"nde omonim!"jawab Sungmin gugup

"langsung saja Sungmin ssi..sejauh mana hubunganmu dengan anakku?"kata wanita paruh baya yang begitu cantik.

"….."

"apa kau tidak ingin menjawab pertanyaanku Sungmin ah?"tanya Nyonya Cho sekali lagi

"mianhe..aku mencintainya omonim!"kata Sungmin gugup

"aku bisa melihatnya?"kata Nyonya Cho

"kami sudah bersama lima tahun. Kami saling mencintai!"kata Sungmin lagi

"Tidak sadarkah kalian bahwa kalian ini sama-sama seorang pria!"kata Nyonya Cho

"aku tahu..tapi bukankah cinta tidak mengenal apapun?bahkan gender sekalipun!"jawab Sungmin

"aku tahu tapi tidakkah kalian sadar kalian hidup dinegara seperti apa? Bagiku cinta adalah suatu kenormalan bukan seperti kalian!"kata Nyonya Cho dingin

"Ketika sedang jatuh cinta, kita hanya berpikir pada kesamaan-kesamaan tanpa memperdulikan perbedaan. Jika aku mampu aku ingin mengelak tapi aku tidak mampu melakukan itu!"kata Sungmin

"kalian terlalu naïf untuk menghindari takdir Tuhan. Bagiku kalian tetap hyung dan dongsaeng!"kata nyonya Cho

"Mianhe omonim..mianhe.. Aku sudah mencoba menjauhinya tapi dia selalu saja berhasil mengikutiku lagi. Mianhe..aku permisi!"kata Sungmin sambil membungkukan badan lalu pergi meninggalkan nyonya Cho yang masih terdiam mendengar kata-kata Sungmin.

~~piipppp~~

Ponsel Sungmin berdering menandakan sebuah pesan.

From: Kyuhyunie

"Kau masih di Kona beans? Semuanya pasti baik-baik saja jangan terlalu memikirkannya..aku akan menjemputmu.. Saranghae"

To: Kyuhyun

Aku baru saja bertemu ibumu. Aku akan pulang kerumahku tidak usah menjemputku.

Setelah mengirimkan pesan itu Sungmin mematikan ponselnya lalu berjalan menyusuri jalanan ramai kota Seoul.

.

.

.

.

.

Kyuhyun terdiam membaca pesang singkat dari kekasihnya. Kyuhyun masih tidak percaya dengan apa yang dibacanya. Kyuhyun pikir eommanya sedang menenangkan diri tapi ternyata Kyuhyun salah. Eommanya malah menemui Sungmin dan Kyuhyun tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Dengan emosi yang tinggi Kyuhyun menghubungi wanita yang telah melahirkannya itu.

"akuberada dirumah sekarang Kyu?"kata nyonya Cho dingin

"apa yang eomma katakan pada Sungmin hyung?"Tanya Kyuhyun tak kalah dingin

"aku mengatakan apa yang seharusnya aku katakan!"jawab nyonya Cho tenang

"eommaaaaa!"teriak Kyuhyun lalu menutup sambungan telfonnya lalu pergi meninggalkan dorm dengan perasaan yang kalut. Dengan cepat Kyuhyun melajukan mobil mewahnya menuju tempat kekasihnya berada. Kyuhyun melajukan mobilnya menuju kona beans menyusul Sungmin

Dengan langkah yang tergesa-gesa Kyuhyun memasuki Kona beans dan mencari keberadaan Sungmin.

"ada yang bisa aku bantu Kyuhyun ssi?"Tanya salah satu pegawai kona beans

"Apa Sungmin hyung masih disini?"Tanya Kyuhyun khawatir

"setelah menerima telfon dari seseorang lalu ia pergi begitu saja!"jawab pegawai itu

"begitukah? Terima kasih!"kata Kyuhyun lalu pergi.

"emm maaf Kyuhyun ssi tapi mobil milik Leeteuk ssi masih ada Sungmin pergi tanpa membawa Mobil itu dan ini kuncinya tertinggal!"kata pelayan itu

"simpan saja kunci itu nanti akan ada orang yang mengambilnya!"kata Kyuhyun lalu bergegas pergi

"hyung tolong ambil mobil Teuky hyung dikona beans!"perintah Kyuhyun pada managernya melalui sambungan telepon.

.

.

.

Dengan perasaan yang gelisah karena tak berhasil menemukan Sungmin, Kyuhyun melajukan mobilnya kearah jalanan kota yang ramai. Dia khawatir akan keberadaan Sungmin sekarang. Kosentrasinya terpecah menjadi dua ketika ia harus menyetir dan mencari-cari Sungmin di jalanan kota Seoul.

Mungkin Tuhan memang berpihak pada mereka. Tidak butuh waktu lama akhirnya Kyuhyun menemukan Sungmin berjalan sendiri dengan tatapan kosong dan wajah yang begitu muram.

"Masuklah!"kata Kyuhyun sambil menggandeng Sungmin untuk masuk kedalam mobil tanpa memperdulikan pandangan orang-orang yang sedang berlalu lalang.

.

.

.

.

.

"Min bicaralah!"kata Kyuhyun membuka keheningan yang mereka ucapkan. Saat ini mereka sedang berada didalam mobil Kyuhyun yang tengah parkir dipinggir sungai Han.

"apalagi yang perlu dibicarakan?"jawab Sungmin sinis

"apapun yang dikatakan eommaku tadi tidak usah terlalu dipikirkan chagy!"hibur Kyuhyun

"tidak usah dipikirkan? Semudah itukah?"Tanya Sungmin dingin

"maksudku biarkan aku yang menyeleseikan semuanya..semua akan baik-baik saja!"Kyuhyun mencoba menyakinkan

"lalu aku hanya berdiam melihat kau berusaha sendiri begitu? Selemah itukah aku dimatamu Kyu?"Tanya Sungmin terisak

"bukan begitu chagy hanya saja aku tidak ingin kau terluka lebih dalam. Biar saja aku yang sakit dan merasakan luka ini!"jawab Kyuhyuh

"mungkin memang aku tidak cukup baik untukmu Kyu..kau yang selalu berkorban sedangkan aku?"kata Sungmin menangis

"baik tidaknya,layak tidaknya dirimu aku yang menentukan Min. jadi tetaplah disamping apapun yang terjadi nanti.!"pinta Kyuhyun lalu memberi ciuman lembut penuh perasaan pada bibir mungil Sungmin.

"aku ingin pulang Kyu!"pinta Sungmin sambil melepas ciuman itu.

"baiklah mari kita pulang kedorm dan melanjutkan yang tadi!"jawab Kyuhyun

"aku tidak ingin pulang kedorm!"kata Sungmin

"sudah kubilang semua akan baik-baik saja Min. percayalah padaku!"kata Kyuhyun sekali lagi meyakinkan

"aku ingin pulang kerumahku!"kata Sungmin tanpa mengindahkan perkataan Kyuhyun

"Min..!"panggil Kyuhyun

"aku ingin pulang kerumahku jika kau tidak mau mengantarku tidak apa-apa aku akan cari taksi saja!"kata Sungmin

"iya chagy iya. Kita akan kerumahmu!"kata Kyuhyun akhirnya mengalah.

.

.

.

.

.

.

Disinilah mereka sekarang. Tepat didepan apartement milik orang tua Sungmin. Semenjak ibunya ikut bergabung dalam usaha kona beans orang tua Sungmin memutuskan untuk pindah ke Seoul.

"masuklah dan istirahatlah..jangan terlalu dipikirkan semuanya akan baik-baik saja selama kita masih bersama menhadapinya!"kata Kyuhyun ambil membukakan pintu untuk Sungmin

"nde..!"jawab Sungmin singkat lalu pergi begitu saja meninggalkan Kyuhyun

"kau tidak ingin memberiku ucapan selamat malam?"pinta Kyuhyun sambil menahan lengan Sungmin

"nde?"jawab Sungmin bingung

"kau tidak ingin menciumku?"Tanya Kyuhyun.

~Chu~

"apa yang kalian lakukan…!"

TBC

Masih aneh kah?

Terima kasih bagi kalian semua yang sudah berkenan untuk membaca ff kolab kami..

Maaf jika tidak bisa membalas Rcl kalian satu persatu..

Sekali lagi terima kasih..#deep bow