THE LAST HOPE IN THE WINTER – SEQUEL
'HAPPY NEW YEAR, APPA EOMMA'
Author : HanDik
Main Cast : Kim Tae Hyung (BTS), Byun Baek Hyun (Exo) and Jung Dae Hyun (BAP)
-,
-,
-888888-
-,
namja tampan yang sudah beranjak dewasa kini tengah menuju makam kedua orang tua yang sudah mengadopsinya. Jung Tae Hyung, nama namja tersebut sambil membawa sepasang bunga untuk mendiang orang tuanya. Setiap langkahnya ia selalu mengingat awal pertemuannya dengan kedua orang tua angkatnya.
-,
-,
-8888888-
-,
FLASHBACK ON
Disebuah bangunan panti asuhan yang terlihat usang dimata setiap yang melihatnya, tinggal seorang namja kecil yang terlihat sangat lucu. Namja kecil itu bernama Kim Tae Hyung, ia sudah berada di panti asuhan tersebut kurang lebih empat bulan semenjak kejadian kecelakaan yang telah merenggut nyawa kedua orang tuanya.
Taehyung kecil yang merasa bosan karena hanya berdiam diri kamarnya memutuskan untuk keluar menuju taman yang tepat berada didepan panti asuhan. Baginya taman ini merupakan tempat yang paling ia suka, terkadang dirinya merasa sedih melihat anak-anak yang seusianya bermain dengan orang tua mereka dan itu mengingatkannya kepada orang tuanya yang telah tiada.
"Ice cream" Ucap Taehyung yang melihat didepannya terdapat sepasang namja yang sedang menikmati ice cream yang terlihat sangat enak itu dan tanpa ia sadarinya ia berjalan menuju kedua namja tersebut.
"Adik kecil kau mau ice cream ?" Tanya namja manis yang sedang menikmati ice cream strawberrynya dan Taehyung hanya menjawab dengan anggukan.
"Kemana orang tua mu ?" Tanya nya lagi dan Taehyung hanya menggelengkan kepalanya.
"Tidak tahu ? apa kau tersesat ?" Tanya namja manis lagi.
"Mereka sudah tidak ada, aku hanya tinggal dipanti itu" Ucap Taehyung yang akhirnya membuka suaranya sambil menunjuk panti asuhan tempat ia tinggal.
"Hmmm.. kalau begitu beri tahu kami namamuadik manis ? nanti hyung berikan ice cream tapi main bersama hyung berdua ya?" Ucap seorang namja yang duduk disebelah namja manis tersebut.
"Be.. benarkah hyung ? YEAAAY! Nama ku Kim Tae Hyung. Tapi hyung bisa memanggilku Taetae" Ucap Taehyung gembira dengan dijawab anggukan oleh kedua namja tersebut
"Aigooo namamu lucu sekali Taetae. Perkenalkan nama hyung, Byun Baek Hyun. Taetae bisa memanggil hyung dengan Baekhyun hyung atau Baekhie hyung, arra ?" Ucap namja manis tersebut memperkenalkan dirinya sambil mengusap rambut Taehyung dengan lembut.
"Kalau hyung, Jung Dae Hyun. Taetae bisa manggil Daehyun hyung. Kalau begitu Taetae tunggu disini sebentar ya, temani Baekhie hyung. Hyung mau beli ice cream untuk Taetae dulu" Jelas namja yang memiki wajah tegas bernama Daehyun yang melangkah menuju penjual ice cream yang berada dipinggir taman.
Taehyung yang merasa senang kini tengah berusaha naik ke bangku taman tetapi tidak berhasil, melihat wajah Taehyung yang menggemaskan karena kesal tidak bisa duduk akhirnya Baekhyun menganggkat Taehyung untuk duduk dipangkuannya.
"Kau ini menggemaskan sekali Taetae, rasanya hyung ingin memiliki anak yang menggemaskan sepertimu" Ucap Baekhyun dengan gemas mencubit pipi Taehyung dengan pelan.
"Appo hyung, pipi Taetae sakit kalau dicubitin mulu"
"Hehehe.. Mianhe, soalnya Taetae menggemaskan sih jadi hyung ingin mencubit pipi Taetae mulu"
Sementara itu, Daehyun yang sudah kembali dengan membawa ice cream dan sebuah bola yang ia beli disekitar taman sedikit tersenyum melihat Baekhyun yang sedang memangku Taehyung.
"Mereka begitu mirip. Seperti eomma dan aegya. Eh tadi apa ? Kalau mereka seperti itu berarti aku appa-nya dong ?" Batin Daehyun senang.
"Nah Taetae, ini ice cream nya Taetae. Dihabiskan ya, abis ini kita main bola bertiga" Ucap Daehyun yang menyerahkan ice cream kepada Taehyung dan dijawab anggukan oleh Taehyung,
"Aigooo, Taetae makan ice cream nya pelan-pelan, lihat ini belepotan semua" Ucap Baekhyun yang mengeluarkan tissue basah dan mengelap sisa ice cream disekitar bibir Taehyung.
"Habis enak sih hyung.. Hehehe" Ucap Taehyung yang telah selesai memakan ice cream nya.
"Ayo Taetae, sudah siap menangkap bolanya?" Ucap Daehyun yang sudah berjalan dan berdiri didepan Taehyung.
"Iya hyung"
Taehyung, Baekhyun dan Daehyun kini tengah asik bermain lempat bola bersama-sama dengan Taehyung yang berusaha mengambil bola dari mereka berdua. Terlihat dengan jelas kebahagian dan tawa mereka mereka bertiga walau rasa lelah melanda mereka.
FLASHBACK OFF
-,
-,
-8888888-
-,
Taehyung kini berjalan melewati gapura yang menjadi tempat masuk ke wilayah pemakaman dimana kedua orang tuanya dimakamkan. Sesampainya dimakam kedua orang tuanya, Taehyung tanpa segan duduk direrumputan yang basah diantara makam kedua orang tuanya, ia tidak peduli walau celananya harus kotor baginya ia hanya ingin bersama kedua orang tuanya.
Taehyung yang duduk mulai meletakan kedua bunga yang ia bawa tepat diatas makam kedua orang tuanya yang kemudian mulai membacakan doa untuk mereka. Usai membaca doa ia mengusap dua batu nisan yang berada diantaranya yang bertuliskan 'Jung Dae Hyun'dan 'Jung Baek Hyun'.
Daehyun dan Baekhyun adalah sepadang namja yang saling mencintai dan menurut cerita dari kedua kakek dan neneknya cerita cinta mereka berdua merupakan cinta sejati yang tidak akan pernah hilang.
Taehyung sama sekali tidak malu memilki orang tua sepasang namja walau ia mendapat cemohan dari teman-teman sekolahnya sejak berada di Elementary School dan dijauhi oleh teman sekelasnya. Baginya, buat apa malu karena berkat mereka berdua ia bisa seperti ini, kasih sayang mereka berdua yang tulus menyayangi Taehyung sampai mereka tiada dan Taehyung harus dirawat oleh kedua kakek dan neneknya.
"Sore appa, eomma. Taetae sampai lupa mengucapkan salam kepada kalian. Seandainya kalian ada mungkin Taetae akan mendapatkan omelan dari eomma. Hehehe.." Ucap Taehyung dengan sedikit cengengesan.
"Taetae mau minta maaf terlebih dahulu karena saat perayaan Natal Taetae tidak mengunjungi kalian karena Taetae harus berangkat ke Jepang mengambil sesuatu dan Taetae akan menunjukkannya nanti. Taetae harap appa dan eomma senang setelah melihatnya" Ucap Taehyung dengan suara sedikit serak karena merindukan kedua orang tuanya.
"Sebelum itu, Taetae ingin sekali mengingat dimana saat appa dan eomma memohon kepada Ibu panti untuk mengadopsi Taetae. Dan juga saat pertama kalinya Taetae kekebun binatang dan melihat singa dan menjadi hewan favorite Taetae"
-,
-,
-8888888-
-,
FLASHBACK ON
Taehyung kini tengah dalam perjalanan pulang setelah bermain dengan Daehyun dan Baekhyun, tentunya mereka berdua kini tengah mengantar Taehyung pulang menuju panti. Sesaat sampai didepan pannti mereka disambut hangat oleh ibu panti.
"Annyeonghaseyo, kalau boleh tahu siapa kalian dan kenapa Taehyung bisa bersama kalian ?"
"Annyeonghaseyo, kami tadi abis bermain bersama Taehyung dan kebetulan kami ingin mengantarnya pulang ahjumma"
"Oh seperti itu baiklah, Kalau begitu terima kasih sudah repot-repot mengantar Taehyung. Nah ayo Taehyung sini" Ucap Ibu panti yang menjulurkan tangannya untuk menggendongTaehyung tapi malah mendapat penolakan darinya.
"Loh Taetae kenapa ? Kita kan sudah sampai dirumah Taetae dan lihat Ibu panti juga mau Taetae pulang" Bujuk Baekhyun.
"Anniya hyung, Taetae mau sama Daehyun hyung dan Baekhie hyung" Ucap Taetae yang kemudian menyenderkan kepalanya tepat diperpotonganleher Daehyun.
"Aigoo Taehyung jangan seperti ini ayo sini sama ahjumma" Ucap Ibu Panti dengan lembut namun Taehyung makin memeluk erat Daehyun.
"Hmm.. Baiklah Taetae, dengarkan hyung sebentar. Hyung dan Baekhi hyung besok kemari lagi jadi Taehyung sekarang pulang dulu untuk mandi dan makan terus istirahat biar besok bisa main lagi sama hyung" Ucap Daehyun dengan jelas.
"Jinjja hyung ? Besok main lagi sama Taetae ?"
"Ne hyung janji"
"Yeaaay! Kalau gitu Taetae pulang dulu" Ucap Taehyung yang kemudian meraih tangan Ibu Panti.
"Kalau begitu kami pamit pulang dulu ya, Selamat Sore" Ucap Daehyun pamit.
"Bye Taetae, besok kita main lagi ya" Ucap Baekhyun yang dijawab anggukan oleh Taehyung.
Setelah mereka, Baekhyun dan Daehyun pergi untuk pulang, Taehyung turun dari gendongan ibu panti dan masuk kedalam gedung panti asuhan dengan diikuti oleh ibu dari luar. Namun selang lima belas menit, Daehyun dan Baekhyun kembali ke panti asuhan dan memohon kepada Ibu Panti, agar mereka bisa mengadopsi Taehyung menjadi anak angkat mereka nanti.
"Tidak mungkin saya melakukan ini, kalian sesama namja dan tentunya akan berpengaruh buruk pada Taehyung nantinya" Ucap Ibu Panti menolak.
"Saya mohon jumma, kami hanya ingin merawat Taehyung itu saja. Kami ingin membesarkan Taehyung dengan kasih sayang kami. Mungkin terlihat aneh namun saya sangat menyayangi Taehyung walau ini pertama kalinya kami bertemu" Ucap Baekhyun sambil bersujud.
"Tapi…"
"Kami mohon jumma, biarkan saya dan kekasih saya merawatnya, kami akan membayar berapa pun asal Taehyung bisa menjadi anak kami. Walau kami masih sekolah tapi kami akan bekerja keras untuk mendapatkan uang untuk Taehyung asal kami bisa bersamanya " Kali ini Daehyun membuka suara untuk memohon.
"Haaaah… Baiklah, kalian boleh mengadopsi Taehyung asal dengan syarat sesuai perkataan kalian harus menyediakan uang untuk Taehyung dan kalian bisa mencicilnya tapi ini tergantung dari Taehyung mau menerima kalian atau tidak"
"Benarkah jumma ?"
"Ne..Kalau begitu, Taehyung kemarilah" Ucap Ibu Panti memanggil Taehyung.
Taehyung yang berlari menghampiri Ibu Panti dan melihat siapa yang dayang langsung tersenyum senang dan berlari kearah Daehyun dan Baekhyun dan dengan sigap Daehyun menggendong Taehyung.
"Nah Taehyung, dengan berat hati walau jumma harus ikhlas. Apa Taehyung mau kalau mereka berdua menjadi orang tua angkat Taehyung ?" Tanya Ibu Panti namun Taehyung hanya menjawab dengan pandangan bingung.
"Baekhie hyung dan Daehyun hyung ingin menjadi orang tua angkat Taehyung ? Apa Taehyung mau ? Nanti hyung yang akan menjadi eomma dan Daehyun hyung menjadi appa Taetae" Jelas Baekhyun
"Be-benarkah hyung ?" Tanya Taehyung dan dijawab anggukan oleh Baekhyun dan Daehyun.
"YEAAAAY! Taetae mau, Taetae mau" Ucap Taehyung dengan memeluk Daehyun dan Baekhyun juga ikut memeluk Taehyung.
-,
-,
-8888888-
-,
Daehyun dan Baekhyun kini tengah dalam perjalan menjemput sang buah hati yaitu Taehyung, seorang anak yatim piatu yang telah mereka angkat menjadi anak mereka. Walau telah menjadi anak mereka tapi Taehyung masih harus berada dipanti sampai mereka berdua menikah setelah lulus sekolah.
Sesampainya di panti asuhan mereka berdua disambut hangat oleh Ibu Panti dan Taehyung yang berdiri disebelahnya dengan pakaian khas anak kecil yang mau piknik. Pakaian, tas dan sepatu itu semua pemberian dari Baekhyun dan Daehyun, Taehyung terliat sangat menggemaskan dengan pakaian kemeja yang dimasukan kedalam celana dan sepatunya yang bila ia jalan akan menyala dan jangan lupakan tas ransel robot yang ia kenakan yang menambahnya terlihat semakin menggemaskan.
Sesampainya disana Baekhyun dan Teahyung terlebih dahulu keluar dan menunggu dekat loket sementara Daehyun memarkirkan mobilnya di tempat parkir.
"Eomma, kenapa appa lama sekali ?"
"Appa-mu mungkin sedang mencari lokasi parkir yang kosong Taetae, lihat saja disini ramaikan mungkin tempat parkirnya penuh"
"Semoga saja kau baik-baik saja Dae" Batin Baekhyun yang mencemaskan kondisi Daehyun.
"Nah lihat itu Taetae. Itu appa sedang dalam perjalanan kemari" Ucap Baekhyun yang melihat Daehyun sedang menghampiri mereka.
"APPAAAAAAAAAAAAAAAAA! KAJJA!" Teriak Taehyung yang dijawab lambaian tangan oleh Daehyun dan jangan lupakan tatapan heran dari para pengunjung.
"Hosh.. Hosh.."
"Hahaha., Appa payah masa lari segitu saja sudah kelelahan.. Hahaha"
"Hahaha.. Dae kau sudah semakin tua ternyata"
"YAAAAAAAK! Kalian ini. Taetae, appa mu yang ganteng ini masih muda seenaknya saja. Ya sudah kalian tunggu disini appa mau membeli tiket dulu"
Baekhyun dan Taehyung kini tengah duduk dibawah pohon menunggu Daehyun yang sedang mengantri dan selang kurang lebih sepuluh menit Daehyun pun datang dengan membawa tiket yang kemudian segara mengajak keluarga kecilnya untuk masuk kebun binatang.
Taehyung yang pertama kalinya pergi ke kebun binatang terlihat sangat gembira terlebih lagi ia sampai lari kesana kemari untuk melihat dan itu membuat Daehyun maupun Baekhyun harus kerepotan mengejar Taehyung kemana pun ia berlari tapi tidak terlihat rasa letih diwajah mereka berdua karena mengejar Taehyung. Bagi mereka, melihat anak angkat mereka yang semata wayang bahagia, itu merupakan kebahagian mereka juga.
Saat ini Taehyung tengah duduk diatas pundah Daehyun atau lebih tepatnya digendong diatas pundak Daehyun. Bukannya tambah diam, Taehyung malah menjambak rambut Daehyun untuk mengarahkan kemana ia mau pergi sementara Daehyun hanya bisa menahan rasa sakit akan jambakan Taehyung yang tidak terlalu kencang itu.
"Taetae, jangan tarik-tarik rambut appa"
"Mianhe appa, Taetae mau kesana" Ucap Taehyung yang mengarah kepada Kandang Singa.
"Baiklah tapi ingat jangan tarik-tarik nanti Tuan Singanya marah kalau liat anak kecilnya suka tarik-tarik rambut appa-nya"
"Ne appa"
Sesampainya dikandang singa, Taehyung hanya bisa berkedip kagum terhadap salah satu hewan tersebut. Sedari tadi hewan yang ia lihat terlihat biasa saja tapi untuk hewan yang satu ini mata Taehyung terlihat begitu gembira.
"Taetae, jangan seperti itu kasian appa-mu kalau kau tidak bisa diam. Sini sama eomma" Ucap Baekhyun yang kemudan mengambil alih untuk menggendong Taehyung.
"Eomma, Taetae mau bawa pulang hewan itu"
"MWOOO! Tidak boleh Taetae. Singa itu tidak bisa dipelihara"
"Ne benar itu kata eomma-mu"
"Taetae mau itu mau itu. Pokoknya Taetae mau itu"
"JUNG TAE HYUNG!" Ucap Daehyun dan Baekhyun berbarengan.
"Hiks.. Hiks.. Appa..Hiks.. Hiks.. Eomma.."
"Haish! Kita terlalu memanjakannya Dae"
"Aku tahu itu. Tapi bagaimana lagi dia anak kita satu-satunya"
"Baiklah kalau begitu akan kucoba mungkin berhasil. Taetae sudah jangan menangis, Eomma akan mengizinkan Taetae tapi kalau Taetae sudah berusian tujuh belas tahun, dan eomma sama appa akan membelikanmu singa"
"Hiks.. Hiks.. Benarkah itu eomma ? YEAAY! Taetae sayang eomma sama appa" Ucap Taehyung yang dijawab anggukan oleh Baekhyun kemudian memeluk Baekhyun sementara Daehyun hanya tersenyum akan cara Baekhyun menenangkan Taehyung dan ia harus menabung lebih untuk membeli singa kecil itu.
FLASHBACK OFF
-,
-,
-8888888-
-,
Taehyung yang mengingat moment-moment yang ia lewatkan saat kecil walau hanya sebentar bersama Baekhyun dan Daehyun begitu sangat berarti. Dan ia ingat akan janji kedua orang tuanya akan hewan singa yang boleh ia pelihara saat usianya tujuh belas tahun.
"Kau tahu eomma, tahun lalu kakek Byun dan Kakek Jung membelikanku sepasang bayi singa yang sangat lucu. Kata kakek itu merupakan janji kalian sewaktu dulu. Taetae sampai saat ini selalu merawat mereka dan Taetae janji saat mereka berumur dua tahun, Taetae akan menyerahkannya kepada pihak kebun binatang"
"Saat itu juga Taetae menerima kedua singa itu Taetae langsung teringat dengan eomma, mungkin bagi orang lain dulu eomma hanya membuat janji palsu tapi eomma membuktikan janji eomma. Terima kasih eomma" Ucap Taehyung dengan disertai butiran air mata yang mulai membasahi kedua pipinya.
"Seandainya eomma dan appa masih ada mungkin kita sekarang sedang bermain dengan kedua singa keluarga Jung. Hehehe.." Ucap Taehyung sambil tersenyum miris.
"Oh iya, appa eomma. Nanti kakek dan nenek akan kesini untuk menjenguk kalian. Apa kalian kangen dengan mereka ? Hehehe.. Pasti kangen kan, appa dan eomma aja selalu datang ke mimpi Taetae setiap hari ulang tahun Taetae dan saat Taetae sedih. Walau hanya bisa bertemu didalam mimpi tapi itu membuat Taetae sedikit menghilangkan rasa rindu kepada kalian" Ucap Taehyung lirih yang menandakan ia sangat merindukan kedua orang tuanya.
"Duh kenapa Taetae malah mengeluarkan air mata seperti ini ya.. Oh iya, apa appa ingat saat pertama kali Taetae ketemu dengan kakek dan nenek ?" Tanya Taehyung kepada makam Daehyun dan mengingat kejadian tersebut.
-,
-,
-8888888-
-,
FLASHBACK ON
Daehyun dan Baekhyun kini sedang berada dalam keadaan yang mencekam karena mereka kini tengah diintrogasi oleh kedua orang tua mereka. sebenarnya ini bukan karena hubungan mereka, buat apa kedua orang tua mereka membahas hubungan mereka yang telah disetujui tetapi ini mengenai uang jajan mereka yang selalu habis tiap bulan. Padahal kedua orang tuanya sangat tahu, sekali pun mereka menggunakan uang jajan mereka biasanya hanya akan memakai setengahnya saja dan mereka tabung tapi ini malah habis semua.
"Kami mau tanya, kemana uang jajan kalian ? Kenapa rekening kalian yang sudah kami siapkan untuk kalian menabung hanya ada segini ? Bukankah kalian meminta dibuatkan rekening ini untuk sisa uang jajan kalian ?" Tanya Tuan Jung sambil menghempaskan buku rekening tabungan Daehyun dan begitu juga Tuan Byun.
"Apa kami harus bilang ? Semua sisa uang jajan kami sisihkan untuk kepeluan Taetae dan setoran mengadosi Taetae?" Batin Baekhyun.
Melihat sang kekasih terlihat murung dan dapat membaca pikiran Baekhyun, Daehyun pun memikirkan apa kah ia akan berkata jujur atau tidak, tapi sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan terjatuh juga.
"Se.. Sebenarnya.."
/BRAAAAK/
"Sebenarnya apa !" Ucap Tuan Byun tegas yang memotong ucapan Baekhyun.
"Sebenarnya kami menyisihkan uang kami untuk mengadopsi seorang anak di panti asuhan!" Ujar Daehyun tegas.
"Mengadopsi ? Siapa yang meyuruh kalian ?" Kali ini Tuan Jung berbicara.
"Itu inisiatif kami sendiri. Karena kami menyayangi anak itu" Ujar Daehyun
"Kenapa kalian tidak bilang ? Kalau kalian bilang kami bisa mempertimbangkannya dan lagi kalian belum meminta izin kepada kami"
"Karena kami takut appa dan eomma tidak akan mengizinkan terlebih lagi kami takut kehilangan Taetae sehingga saat itu kami langsung bilang pada ibu panti" Kali ini Baekhyun berbicara.
"Jadi namanya Taetae ? Siapa nama lengkapnya ?" Tanya Tuan Byun.
"Kim Tae Hyung appa" Jawab Baekhyun.
"Hmm.. baiklah bawa anak itu kemari dan kenalkan kepada kami"
"Eh tadi apa ?"
"Bawa anak itu kemari, masa iya kalian tidak megerti perkataan kedua appa kalian ? Masa kalian tidak mau mengenalkan seorang cucu kepada kakek dan neneknya?" Kali ini Nyonya Jung angkat suara.
"Dan untuk biaya adopsi biar kami yang membiayai nya. Kalian hanya tinggal mengurusnya dan jangan lupakan pelajaran kalian" Nyonya Byun menambahkan perkataan Nyonya Jung.
"Benarkah ? Kalau begitu kami akan membawanya kemari dan satu lagi eomma, biarkan kami saja yang tetap membiayai karena ini tanggung jawab kami kepada Taehyung" Ucap Daehyun tegas dan kemudian melangkah pergi bersama Baekhyun.
"Lihat mereka sudah besar sekarang. Dan aku sangat berterima kasih kepada Baekhyun karena telah memberikan semangat hidup kepada Daehyun" Ucap Nyonya Jung.
"Kau benar, awalnya aku menolak hubungan mereka tapi karena mereka berusaha keras memperjuangkan hubungan mereka akhirnya aku mengizinkannya. Semoga saja mereka selalu bersama untuk mengisi kekuarangan mereka" Tambah Nyonya Byun yang jawab oleh anggukan Tuan Byun dan Tuan Jung.
Pada awalnya Taehyung sangat takut bertemu dengan calon kakek dan neneknya namun ternyata ia salah saat bertemu dengan mereka, dengan senang hati mereka menyambut Taehyung dengan gembira dan tidak lupa Nyonya Byun dan Nyonya Jung mencium pipi Taehyung yang begitu menggemaskan. Dan kini Taehyung resmi menjadi bagian keluarga mereka walau masih harus tinggal di panti asuhan.
FLASHBACK OFF
-,
-,
-8888888-
-,
Taehyung tersenyum sendiri mengingat pertama kalinya ia bertemu dengan kakek dan neneknya. Walau pun Taehyung sangat merindukan Daehyun dan Baekhyun dan sering mendoakan mereka namun ia juga tidak lupa mendoakan kedua orang tua kandungnya yang telah tiada karena kecelakaan pesawat sampai jasad mereka tidak diketemukan sewaktu ia kecil dulu.
Taehyung terus mengingat pertemuan terakhir dengan Baekhyun saat Baekhyun tengah dirawat karena kecelakaan yang menimpanya dan ia sangat sedih kehilangan eomma yang sangat ia sayangi itu. Dan terlebih lagi saat dua hari sebelum Daehyun meninggal ia sangat ingat betul bahwa Daehyun berkata melihat Baekhyun yang datang menjenguknya.
"Ingat kah appa saat berkata pada Taetae kalau eomma datang menjenguk appa saat itu ? Saat itu juga Taetae ikut merasakan hawa dan aroma tubuh eomma yang berada disekitar tempat tidur appa saat itu" Ucap Taehyung mengingat kejadian itu.
"Saat itu appa berucap ingin sekali selalu berada disamping eomma untuk menjaga eomma dan saat itu Taetae sangat takut, takut sekali kehilangan appa. Taetae takut ditinggal appa namun Tuhan berkendak lain. Saat itu, kunjungan terakhir appa kesini untuk menjenguk eomma dan saat itu Taetae merasakan kehadiran eomma dan Taetae saat itu bisa melihat eomma dengan jelas dengan senyumnya ingin sekali Taetae memeluknya namun ntah mengapa Taetae merasa berat" Ucap Taehyung yang kembali meneteskan air matanya dan tanpa ia sadari sedari tadi kedua kakek dan neneknya kini sudah berada dibekang mereka.
"Taetae, ini sudah malam jangan lupa pakai jaket mu. Ingat kau harus jaga kesehatan sebentar lagi kau ujian dan berangkat ke Jepang untuk meneruskan kuliah mu" Ucap Nyonya Jung yang kemudian menghampiri cucu semata wayangnya diikuti suaminya dan Tuan serta Nyonya Byun.
"Iya nenek. Lihat appa eomma, kakek dan nenek datang menjenguk. Oh iya sekarang kami tinggal berlima dirumah besar yang baru. Hehehe.. terlebih lagi Perusahaan kakek Jung dan kakek Byun kini sudah bersatu dengan nama 'DAEBAEK' kata kakek untuk selalu mengingat kalian berdua" Ucap Taehyung yang mendapat senyum dari kedua kakeknya.
"Oh iya Taetae lupa bilang sekarang Taetae berhasil lulus masuk Universitas kedokteran di Jepang dan ini Taetae lakukan demi kalian. Karena Taetae tidak mau adalagi melihat anak-anak atau orang lain yang harus ditinggalkan orang yeng mereka sayangi karena penyakit seperti yan appa derita dan penyumbatan yang eomma alami. Taetae ingin menjadi dokter yang memiliki keahlian itu. Heheh.. Taetae janji akan berusaha mengagapi cita-cita Taetae dan tentunya Taetae akan menjad CEO diperusahaan 'DAEBAEK' juga" Ucap Taehyung semangat dan berjanji kepada Daehyun dan Baekhyun.
Sementar itu Tuan dan Nyonya Jung beserta Tuan Byun dan Nyonya Byun sangat bangga karena memiliki cucu seperti Taehyung. Dan mereka sangat berterima kasih kepada Daehyun dan Baekhyun karena memberi mereka cucu setampan dan sepintar Taehyung yang sama seperti mereka berdua walau hanya cucu angkat namun mereka sangat bangga.
Mereka berlima terus berbincang dan mengobrol bersama ditengah malam yang menjelang pergantian akhir tahun ini. Taehyung dan kedua kakek dan neneknya telah sepakat ingin merayakan tahun baru bersama Daehyun dan Baekhyun disini.
"Appa eomma sebentar lagi tahun baru. Mari kita ucapkan bersama-sama"
"1.. 2.. 3.. Selamat tahun baru semuanya salam dari Keluarga Jung dan Byun" Ucap Taehyung dan kedua kakek neneknya berbarengan.
"Taetae sayang appa dan eomma"Ucap Taehyung sambil melihat sosok bayangan disebalah kiri dan kananannya sambil menggegam erat tangan mereka berdua.
Kedua kakek dan nenek Taehyung yang berada dibelakang Taehyung kini tercengang melihat sosok Daehyun dan Baekhyun yang berada disamping Taehyung. Mereka saangat senang karena Daehyun dan Baekhyun datang untuk melihat Taehyung.
"Terima kasih kalian telah merawat Taehyung hingga saat ini" Ucap Daehyun yang melihat kearah kedua orang tuanya dengan senyumnya.
"Kami mohon jaga dan rawat Taehyung terus, kami sangat menyayanginya dan kalian appa eomma" Kali ini Baekhyun yang berbicara.
"Taetae, kami juga menyayangi mu" Ucap Baekhyun yang melihat anak semata wayangnya dan dijawab senyum oleh Taehyung.
"Kami selalu mendoakan yang terbaik untukmu dan kebahagianmu Taetae" Daehyun pun ikut berbicara.
Malam tahun baru pun mereka lewati bersama sampai sosok Daehyun dan Baekhyun menghilang dari hadapan mereka. Mereka sangat bersyukur karena Tuhan mau mendengarkan doa Taehyung untuk melihat mereka kembali dan merayakan Tahun Baru bersama mereka.
TAMAT
Saya datang membawa Sequel dari cerita ini.. Hehehe..
Kalau dicerita awal tentang Daehyun Baekhyun dan sekarang mengenai Taehyung.
karena banyak yang menanyakan Taehyung bagaimana hasilnya saya membuat ini,
sebenarnya ini udah mau dibuat sebelum tahun baru namun saya sedang sibuk jadi baru dibuat kemarin :(
Sebelumnya terima kasih atas reviewnya di cerita sebelumnya : Ririn Ayu, LeeHyogun, neli amelia, azerolee, RealDe, darkhyuners shinning, thania . thania . 1645
dan tidak lupa untuk yang favorite maupun follower.. hehehe.. dan terima kasih juga untuk sider :)
oh iya maag kalau ceritanya kurang sedih dari sebelumnya dan bahasa yang sulit :(
Semooga menikamti :) Salam dari saya :)
