Disclaimer : Orang jepang bernama Masashi Kishomoto

A/n: Ini fanfic pertama, jadi masih banyak kesalahan, bagi senpai-senpai yang udah review, makasih banget sarannya, sangat berguna sekali. Dan juga yang jadi jinchuriki kyubi masih kushina. Terinspirasi dari fanfic seseorang. Dan aku usahain story nya labih panjang.

Warning: Typo(s), abal, gaje

"talking"

'thinking'

"jutsu"

Story Start

Di Sebuah Desa

Terlihat seorang pemuda berjalan santai kearah gerbang desa. Pemuda tersebut menggunakan kaos hitam lengan pendek berlambang uzumaki di belakang,celana panjang berwarna biru, dan juga jaket berwarna biru yang tidak di kancingkan dan mengenakan jubah berkerah tinggi lengan pendek berwarna putih dengan kobaran api biru dibawahnya. Dia memakai sepatu standar shinobi berwarna biru dan sarung tangan biru berplat besi di punggung tangannya.

Sepanjang perjalanan dia mendapat tatapan kagum dari para wanita dan tatapan iri dari para pria karena ketampanannya. Bahkan ada yang bilang "Hey tampan, mau bersenang-senang dirumahku nggak?" dan itu sukses membuat naruto merinding dan mempercepat jalannya. Dia kedesa ini hanya untuk mencari penginapan, bukan mencari perempuan.

Naruto pun mengurungkan niatnya untuk mencari penginapan didesa ini, melihat perempuannya saja sudah membuat naruto merinding. Jadi naruto kedesa itu hanya membeli sebuah topi untuk melindunginya dari teriknya matahari. Setelah itu Naruto meneruskan perjalanan ke desa selanjutnya.

Di perjalanan Naruto melihat dua orang berjubah hitam dengan lambang awan merah sedang berjalan sambil membawa seseorang yang kelihatannya sekarat diatas burung besar berwarna putih. Naruto yang tidak tahu apa-apa, hanya mengangkat bahunya dan berjalan melalui mereka.

Setelah beberapa menit berjalan, naruto sampai disebuah gerbang desa yang terlihat seperti gang. Naruto dikejutkan oleh mayat yang berserakan didepannya. Naruto langsung berlari kearah desa itu dan bertanya kepada seorang shinobi dengan muka yang penuh coretan.

"Hey, apa yang terjadi?" tanyanya kepada sang shinobi bermake up(?) itu.

"Saudara ku diculik, dia adalah kazekage desa ini, aku tak punya waktu banyak untuk berbicara denganmu, aku harus menyelamatkannya sebelum terlambat." Ucap sang shinobi itu dengan nada panik lalu pergi meninggalkan naruto. Naruto pun menyeringai setelah mendengar kata shinobi itu.

'Menarik, jika kazekage saja kalah dengan mudah, sudah dipastikan mereka sangat kuat, aku semakin tertarik untuk bertarung dengan mereka' pikir naruto.

Tik

Tik

Tik

"Eeeeeehhhhhh" teriak naruto tiba-tiba.'jangan-jangan dua orang yang kutemui di jalanlah pelakunya'. Batin naruto setelah tersadar dari keLOLAannya. Dia pun berlari menyusul shinobi tadi.

Naruto POV

Betapa bodohnya aku, kenapa aku baru menyadarinya. Tapi dimana shinobi itu ya? Cepat sekali larinya. Astaga kebodohanku kembali lagi. Kenapa aku harus lari, aku kan bisa menyusulnya dengan kekuatan pika-pika no mi ku. Lalu aku menyatukan kedua tanganku dan berkata

"Yata No Kagami"

Naruto POV end

Disebuah Gua

Terdapat beberapa siluet yang sedang berkumpul. Mereka adalah anggota organisasi tentara bayaran akatsuki.

"Zetsu, dimana posisi deidara dan sasori saat ini?" tanya siluet pria berambut jabrik bagaikan duren.

"Mereka masih ada di Kaze No Kuni, nampaknya sasori lebih memilih berjalan (baca:ngesot) pelan daripada terbang dengan menggunakan burung deidara." Jawab siluet dengan sesuatu yang menyerupai venus flytrap ditubuhnya.

"Hidan, Kakuzu dimana posisi kalian saat ini?" tanya kepala duren kepada siluet berambut klimis dan bertudung.

"Kami sedang ada di Hi No Kuni, kami sedang mengincar beberapa missing nin S-class untuk di jual di pasar gelap" jelas siluet bertudung.

"Ketua, apa ada misi yang melibatkan orang banyak? Aku sudah beberapa hari tidak melakukan ritual kepada dewa jashin. Aku bisa terkena dosa jika aku tidak memberikan tumbal dalam waktu yang lama" kali ini si rambut klimis yang berbicara.

"Untuk saat ini belum ada misi yang seperti itu, tapi kau bisa melakukan ritualmu itu setelah misi kalian selesai, karena beberapa hari ini ada beberapa shinobi yang memata-matai amegakure" dan jawaban si duren dapat menenangkan hasrat ritual hidan terhadap dewa jashinnya itu.

"Jadi sudah ada yang curiga ya? Memang amegakure sudah beberapa kali dirumorkan sebagai tempat terbentuknya akatsuki" kata siluet bermuka hiu.

"Kisame, itachi bagaimana tugas kalian?" tanya si kepala duren kepada muka hiu dan manusia keriput disebelahnya.

"Jinchuriki kyubi masih sulit diawasi, dia juga dijaga oleh beberapa anbu dan hokage itu sendiri" si keriput angkat bicara.

"Tidak apa-apa, lagipula kita memerlukannya belakangan. Kalian boleh bubar, dalam beberapa jam kita akan berkumpul lagi untuk menyegel ichibi" Jelas duren itu. Dan setelah itu satu persatu siluet itu menghilang meninggalkan gua yang kosong melompong.

Di Sebuah Pemandian Air Panas

"Hehehe" tawa seorang pria yang sedang memandang surga dunia dari semak-semak.

"Oh Naruto andai kau ada di sini, kau akan tertawa senang melihat dewi-dewi yang sedang mandi, apalagi mereka semuanya sexy-sexy" kata jiraiya dengan fantasi mesumnya.

Di belakangnya tiba-tiba muncul seorang wanita dengan aura kelam. Merasakan firasat buruk, Jiraiya menoleh kebelakang dan mendapati sahabat sesama sanninnya berdiri dibelakangnya.

"Aargh" teriak Jiraiya ketika Tsunade menonjoknya dengan kasih sayang yang berlebihan sehingga membuat Jiraiya nyangkut di pohon yag cukup tinggi.

"Kau masih sempat mengintip disaat seperti ini" ucap Tsunade geram terhadap Jiraiya.

Di Konoha

Tok tok tok

"Masuk" ucap sang hokage mempersilahkan tamunya masuk.

"Hokage-sama, ada berita darurat dari Sunagakure" ucap sang tamu terburu-buru."Kazekage-sama diculik" sambungnya lagi.

Hokage yang mendengarnya pun terkejut.

"Panggil tim kakashi" perintah hokage kepada sang tamu yang merupakan salah satu jounin konoha.

"Baik" jawab sang jounin dan menghilang dengan shunshin.

Beberapa menit kemudian

Di Gerbang Konoha

"Kakashi, Sasuke, Sai, Sakura, ini adalah misi rank-S jadi berhati-hatilah! Misi ini juga bisa mempererat hubungan konoha dengan suna, karena itulah semoga berhasil" perintah Hokage.

"Baik Hokage-sama" jawab tim kakashi dan mereka langsung pergi meninggalkan desa.

Di padang pasir

Terlihat dua orang berjubah hitam tengah berhadapan dengan seorang pemuda berambut kuning.

"Hey, serahkan orang itu atau kalian akan berhadapan denganku" perintah sang pria kuning berjubah putih itu kepada lawannya.

"Memangnya bisa apa kau, kau bahkan orang biasa yang tak punya chakra? Sasori-danna biar aku yang menghadapinya." Kata musuhnya yang sama-sama berambut pirang. Sedangkan orang yang dipanggil sasori hanya mangangguk dan mundur beberapa langkah.

"Kau benar, aku hanya orang yang tak punya chakra tapi kau salah jika kau bilang aku tak bisa apa-apa" kata naruto dengan dinginnya.

Deidara langsung melemparkan burung tanah liatnya kearah naruto.

DUAR

Deidara hanya menyeringai senang karena musuhnya kalah dengan mudah. Tapi dia dikejutkan karena Naruto sudah ada di depannya dengan salah satu kaki di sebelah kepala Deidara.

Dengan kecepatan cahaya Naruto menendang Deidara dan mementalkannya beberepa meter.

Deidara bangkit dengan wajah kesal dan melemparkan Naruto dengan burung dan laba-laba yang terbuat dari tanah liatnya. Naruto hanya menghindar beberapa meter kesamping dengan meninggalkan seberkas cahaya di tempat dia berdiri tadi.

Sasori yang melihat Deidara agak kesusahan segera mangarahkan ekornya ke arah Naruto berniat untuk menusuknya. Naruto hanya memasang wajah santai.

Jleb

Ekor Sasori menusuk tubuh Naruto, ketika dia menarik ekornya kembali dan melihat kearah naruto. Dia terkejut karena lubang di perut naruto menutup kembali seolah-olah tidak terluka sama sekali.

Karena bosan dengan lawan yang bukan tandinganya, Naruto melompat keatas dan menyilangkan kedua tangannya.

"Yasakani No Magatama"

Deidara dan Sasori langsung dihujani oleh ratusan peluru cahaya, sasori masih sempat menahan tembakan cahaya dengan ekornya. Sedangkan Deidara yang tidak siap menghindar hanya bisa menahan tembakan cahaya itu dengan berlindung dibawah sayap burung besar yang membawa Kazekage.

Hasilnya, Sasori hanya mendapat beberapa goresan dan Deidara terkena tembakan di kaki kanannya. Naruto yang belum puas langsung membuat pedang dari cahaya.

"Ama No Murakumo No Tsurugi"

Terciptalah sebuah pedang tipis di tangan Naruto. Naruto langsung melesat kearah Sasori dan mereka bertarung dengan sengit. Naruto dengan pedangnya dan Sasori dengan ekornya.

Trink Trink Trank Trank Crassh

Bunyi suara pedang Naruto dan ekor Sasori beradu. Tapi Naruto lebih unggul dalam kecepatan dan berhasil memutus tangan kiri Sasori yang merupakan tangan dari kayu.

Sasori yang merasa kemenangan seolah-olah menjauhinya langsung melompat mundur dan mengajak Deidara pergi. Tapi sebelum mereka sempat kabur dengan menaiki burung deidara.

Naruto sudah ada didepan mereka dan berkata sambil menyeringai

"Mau kemana kalian brengsek, kalian tak akan bisa kabur dariku"

To Be Continued

Gimana? Bagus nggak? Mohon reviewnya?

RyoKazuto Out