Chapter 2 : All About First Love
Disclaimer : Boboiboy milik animonsta studios. Fanfict ini milik KazueInoue.
Perasaan Ying bagaikan tersambar petir ketika ia melihat hasil karya komik terbarunya hanya diberi nilai B-,padahal selama berbulan-bulan ia bekerja keras agar menghasilkan karya komik terbaik di Hikari Manga School,Malaysia. Ia melipat kedua tangannya dimeja belajarnya seraya mencari ide baru.
Ying memang senang sekali menggambar,terutama menggambar tokoh anime ataupun manga. Namun kelemahannya ialah ia tak begitu pandai menulis sebuah cerita yang menarik. Ying sebenarnya sudah lama bercita-cita menjadi mangaka,namun karena kendala dikelemahannya itulah yang membuat ia terkadang merasa putus asa akan impiannya tersebut. Tanpa Ying sadari,tiba-tiba saja muncul bayangan wajah Fang yang membuat dirinya serasa melayang diangkasa. Senyumannya mulai merekah. Bagaikan pelangi yang menghiasi imajinasinya,ia mulai mendapatkan ide cemerlang.
"Hmm..jujur saja,aku sama sekali tak bisa menulis sebuah cerita yang bertemakan percintaan remaja..seperti kissing scene karyaku,jangankan menulisnya..membayangkannya saja aku tak bisa!" batin Ying.
"Aku belum pernah memiliki seorang kekasih,jadi aku sama sekali tak mengharapkan first kiss.."
"Kalau sudah pernah mengalami,pasti kissing scene karyaku akan terlihat lebih nyata diimajinasi para pembaca.."
"Ah..tidak! Aku tak ingin membayangkan sampai sejauh itu..merasakan cinta saja itu sudah lebih cukup bagiku..walaupun aku mengharapkan yang lebih dari itu.."
"Fang..ini sungguh memalukan..mengapa dihari pertama kita bertemu aku langsung jatuh cinta dihadapanmu? Sampai dirimu dengan mudahnya masuk kedalam bunga tidurku.. Fang,bagaimana jika aku mengabadikan semua tentangmu didalam komikku? Kurasa kau pantas menjadi tokoh utamaku.." Ying berbicara pada dirinya sendiri,perasaannya dikelilingi rasa dilema.
Ying mengambil sebuah ujung pena dan beberapa lembar kertas,dan peralatan lainnya untuk membuah sebuah komik baru. Ia memulainya dari membuat kerangka cerita sampai tahap kedua. Karena kelelahan,Ying akhirnya tertidur dimeja belajarnya.
Alarm berbunyi nyaring tepat disamping telinga Ying,secara spontan gadis itu terjatuh dari kursinya dan kacamata bulatnya pecah karena terhempas begitu kencang. Ying hanya merutuki alarm sialan yang telah menghancurkan paginya itu seraya menahan rasa sakit dikakinya karena terkena pecahan kaca.
Hari ini ada yang berbeda dari penampilan Ying. Kacamata yang biasa ia pakai diganti dengan lensa kontak berwarna biru. Untungnya hari ini tak ada orang dirumah karena mama dan papanya sedang bertugas diluar negeri,sedangkan pelayannya sedang pergi ke daerah asalnya karena ada keperluan mendadak. Setelah memakai seragam sekolah lengkap,ia segera melahap bakpao yang baru saja ia kukus.
Seperti biasa,setelah sarapan ia segera bergegas menuju sekolah.
Ying sedang membereskan bukunya untuk pelajaran pertama dihari ketiga ia bersekolah di Malaysia International High School,saat itu tiba-tiba saja ada seseorang yang menggebrak mejanya.
"Kau murid baru,kan?" tanya anak lelaki yang menggebrak mejanya itu.
"Boboiboy,apa yang kau lakukan?" tanya Fang,menghampiri lelaki yang disebut bernama Boboiboy itu.
"Bukan urusanmu,Fang. Aku hanya ingin bicara pada murid baru ini." balas Boboiboy,tanpa menoleh sedikit pun ke arah Fang.
Ying mengerti apa yang ingin dibicarakan Boboiboy kepadanya. Ia tersenyum manis dihadapan Boboiboy,meskipun lelaki tersebut sudah bersikap kasar padanya.
"Boboiboy? Aku sudah tahu apa yang kau ingin bicarakan,sebelumnya aku ingin memperkenalkan diriku terlebih dahulu..namaku Ying,senang bertemu denganmu." sapa Ying,dengan nada yang sangat ramah.
"Baguslah kalau kau sudah tahu,jangan pindah dari tempat dudukmu itu. Karena sudah lama sekali aku ingin pindah tempat duduk,aku tak suka duduk bersama dengan rivalku itu lagipula duduk dibarisan paling depan juga membosankan." kata Boboiboy,seraya memasang senyum sindiran kepada Fang.
Fang hanya mendengus kesal,mungkin jika tak ada Ying didekatnya ia sudah menghantam si lelaki bertopi oranye tersebut.
Jam pelajaran sudah dimulai,Fang dan Ying diselimuti keheningan. Tak ada satupun dari mereka yang membuka pembicaraan,sampai akhirnya Ying mulai berani bertanya kepada Fang mengenai masalah percintaan si lelaki bersurai ungu tersebut.
"Fang,kau adalah siswa terpopuler disekolah ini. Aku tahu banyak sekali gadis-gadis yang menyukaimu,mungkin kau juga memiliki beberapa mantan kekasih disekolah ini,bukankah begitu,Fang?" tanya Ying secara tiba-tiba.
Fang hanya tertegun mendengar pertanyaan Ying,tetapi ia hanya menjawab pertanyaan tersebut dengan santai, "Tentu saja tidak,Ying..jangan memandangku seperti itu,aku bahkan belum pernah mengajak seorang gadis untuk berkencan."
"Aku tak yakin lelaki sepertimu ini belum pernah memiliki seorang kekasih.." kata Ying,seraya menopang dagunya kearah Fang.
"Tetapi itulah kenyataannya,aku sama sekali belum tertarik pada gadis-gadis yang mengejarku." kata Fang.
Harusnya ia meralat perkataannya tadi menjadi seperti ini, "Tetapi itulah kenyataannya,aku sama sekali belum tertarik pada gadis-gadis yang mengejarku..hingga akhirnya kau hadir disini dan pesonamu seolah menarikku agar aku mengejarmu..Ying.". Pada kenyataannya,Fang mulai merasa dirinya sudah jatuh cinta kepada Ying walaupun ia baru selangkah menuju pintu hatinya Ying.
"Apakah kau sudah memiliki seorang kekasih,Ying?" tanya Fang.
"A-aku..aku juga belum pernah.." Ying mengatakan hal itu kepada Fang dengan ekspresi malu,malu karena tadi ia sempat berimajinasi bahwa suatu hari Fang akan menjadi kekasihnya.
"Mengapa?" tanya Fang.
"Aku hanya belum mampu mengutarakan perasaanku kepada seseorang yang aku sukai.." jawab Ying,ia tak berani menatap kedua iris milik Fang karena takut ia akan salah tingkah lagi dihadapan lelaki itu.
"Jika kau membutuhkan seseorang sebagai tempat curahan hatimu,kau bisa memilih aku..agar bebanmu terasa lebih ringan." kata Fang,senyum kecil terlukis dibibirnya.
"Benarkah? Terima kasih,Fang..kau baik sekali." ucap Ying,membalas senyuman Fang.
"Aku punya sebuah tempat rahasia,biasanya aku kesitu untuk membuang semua beban yang berada dalam pikiranku..kau pasti menyukai tempat itu." kata Fang.
"Hmm..aku jadi penasaran dengan tempat itu,bolehkah aku kesana?" tanya Ying dengan antusias.
"Tentu saja. Pulang sekolah nanti akan ku antar kau ke tempat itu."
Jam sekolah sudah berakhir. Fang membawa gitarnya dan mengajak Ying menuju tempat favorit yang tadi ia bicarakan.
Ying terkagum-kagum melihat pemandangan yang berhasil tertangkap oleh lensanya. Taman ini dipenuhi oleh pohon myrtle,disebelah kanan terdapat sebuah pohon weeping cherry yang dahannya dipenuhi oleh gelembung yang bergelantungan. Ying segera berlari menuju pohon tersebut,dan mendecakkan rasa kagumnya.
"Wah..indahnya pohon ini..apakah semua ini kau yang menghiasnya,Fang?" tanya Ying,tanpa melepaskan pandangannya dari pohon tersebut.
"Ya,aku menyebutnya Bubble Tree Of Hope..didalam gelembung-gelembung itu terdapat lipatan kertas kecil yang isinya adalah harapanku yang belum terwujud selama ini,begitu banyak harapan yang belum ku capai dihidupku yang sekarang ini,jadi aku memasukkannya ke dalam gelembung-gelembung khusus dan menyatukannya dengan pohon weeping cherry itu." jelas Fang,seraya meniupkan beberapa gelembung kecil disekitar taman yang sepi itu.
Ying menyandarkan tubuhnya pada pohon weeping cherry itu,ia mengambil iPodnya dan memasangkan headset dikedua telinganya. Ia sangat menikmati suasana ini,hembusan angin yang lembut,bunga-bunga indah yang menghiasi taman serta Fang yang sedang bersenang-senang dengan gelembung-gelembung kecil yang berhamburan dilangit biru. Ia pun memutar sebuah lagu yang ia rasa cocok didengar disaat momen seperti ini. Fang yang sedari tadi asyik bermain gelembung itu pun mulai menikmati alunan indah dari mulut Ying. Fang memetik gitarnya,menyesuaikan nada dengan lantunan dari Ying. Hello Bubble – Girl's Day.
Hello bubble bubble bubble~
Nado neoreul neoreul neoreul
Saranghandan marya
Neon nae mameul ani? Uh Yeah~
Hello bubble bubble bubble~
Neoui ireum ireum ireum
Yeppeuge nal bakkwojun majchwojun
Niga neomu joha nan
You~ you ni ipsul wie love is you
Simjangi kungkung tteolineun no no~
Boy boy ppaljunochopanambo
Yeppeuge nal bakkwojun majchwojun
Niga neomu joha baby~
Sunday,17 May 2015
Dear diary..
Cinta itu dirimu,Fang..
Hatiku meledak dan bergetar..
Kau membuatku berubah dan merasa cantik
Aku sangat menyukaimu,Fang..
Aku masih dalam perjalanan untuk membuka pintu hatimu sekarang..
Aku akan memberitahumu kalau aku mencintaimu.
