CHAPTER 2
#SVT
Sepulang sekolah Mingyu, Wonwoo, Seungcheol, Jeonghan dan Jun sudah berada di lapangan basket. Sementara Jihoon dan Soonyoung pergi membeli minum.
" Hyung, kau tidak ikut main?" tanya Mingyu pada Wonwoo yang duduk di bangku penonton.
" Tidak." Jawab Wonwoo.
" Wae?" tanya Mingyu lagi.
" Tidak ingin saja.." jawab Wonwoo.
" Wonu-ya! Ayo temani aku bermain.." ujar Jeonghan yang sudah berada di tengah lapangan.
" Aku tidak mau, Jeonghan hyung.." tolak Wonwoo.
" Yak! Tidak bisa begitu, ayo cepat kemari! Kau kan tim ku.. mereka bertiga itu tidak adil.." ujar Jeonghan
" Kalau aku ikut main pun tetap tidak akan seimbang." Ujar Wonwoo,malas.
" Setidaknya bantu aku walau hanya selisih satu." Ujar Jeonghan mencoba membujuk Wonwoo.
" Kenapa tidak Seungcheol hyung saja yang pindah satu tim bersama mu. Adil kan?" ujar Wonwoo.
" Yang ada tidak jadi main basket." Ujar Mingyu dan di balas anggukan oleh Jeonghan.
" Kalau begitu kenapa tidak kau saja yang bersama Jeonghan? Atau Jun?" ujar Wonwoo memberi saran.
" Oh! Tidak, Terima kasih. Yang ada kami berdua di hajar Seungcheol hyung." Ujar Mingyu.
" Lagipula masih ada Soonyeong dan Jihoon kan?" ujar Wonwoo.
" Seperti tidak tau saja. Mereka kalau pergi bersama akan sangat lama,bisa-bisa besok kami baru bermain karna menunggu mereka." Ujar Jun.
"Lebih baik main saja Wonu-ya.." ujar Seungcheol yang sedaritadi bermain basket sendiri.
" Tidak, aku mau di sini sa- YAK! Kenapa kau lempar bolanya kemari?! " ujar Wonwoo.
"Turun dan bermainlah bersama kami." Ujar Seungcheol.
" Ish.. menyebalkan!" ujar Wonwoo. Lalu berjalan menuju lapangan, pasalnya kalau sudah Seungcheol yang berbicara itu susah di bantah.
#EXO
Bel pulang sekolah baru saja berbunyi 1 menit yang lalu. Baekhyun,Chanyeol,Jongdae akan menuju basecame mereka, sementara Junmyeon,Kai,Sehun dan Yixing sudah duluan. Di tengah jalan mereka tidak sengaja bertemu dengan para pembuat onar sekolah.
" Oh, kita bertemu lagi. kalian pasti mau ke basecame kalian itu ya?" ujar Yuta.
" Ya, ku rasa kalian tau kebiasaan kami." Ujar Baekhyun.
" Tentu saja.." ujar Ten.
" Darimana kalian tau?" tanya Chanyeol.
" Siapa yang tidak mengenal kalian, orang tua kalian adalah penyumbang dana terbesar di sekolah ini." Ujar Taeyong.
" Tapi bukankah prestasi lebih di unggulkan disini? Lalu kenapa sekarang status jadi lebih di unggulkan?" ujar Yuta.
" Hei! Apa maksud kalian?" ujar Jongdae.
" Kami? Kami tidak bermaksud apa-apa..nikmati saja hidup kalian." Ujar Taeyong lalu pergi diikuti Yuta dan Ten.
" Sunbae, ku rasa kalian harus lebih menjaga kebersihan." Ujar Ten. " Good Luck!" lanjutnya langsung berlari menyusul Yuta dan Taeyong.
" Apa maksudnya?" tanya Baekhyun
" Molla.." jawab Chanyeol dan Jongdae.
" HYUNG!" teriak Kai dan Sehun dari kejauhan menghampiri mereka. "Hyung, mereka-" ujar Sehun terputus-putus.
" Hei, santai saja.." ujar Chanyeol.
" Mereka menghancurkan Basecame kita,hyung." Uja Kai
" Ne? Siapa yang kau maksud?" tanya Jongdae.
" Tentu saja mereka para pembuat onar sekolah..sekarang Junmyeon hyung dan Yixing hyung sedang merapikan basecame kita." Ujar Sehun.
" Lebih baik kita langsung ke basecame." Ujar Chanyeol dan di angguki mereka.
#NCT
Sepulang sekolah tadi mereka baru saja menghancurkan basecame para sunbae di club music mereka. Kenapa? Tentu saja karna mereka sangat kesal dengan ketidakadilan pihak sekolah. Mereka memang sering membolos beberapa mata pelajaran tapi bukankah mereka juga sama? Sunbae mereka itu juga sering membolos. Darimana mereka tau? Tentu saja mereka tau karna mereka sering bertemu sunbae mereka yang sedang duduk-duduk atau makan di beberapa koridor sekolah atau kantin saat jam pelajaran sedang berlangsung. Mana yang tidak adil? Tentu ada, mereka mendapat hukuman atas semua itu, tapi tidak untuk mereka. Bahkan mereka selalu diagung-agungkan sementara mereka direndahkan. Padahal siapa yang punya banyak prestasi disini? Siapa yang menjunjung nama sekolah? Mereka kah? Apakah sekolah terbaik itu dikenal karna dananya yang melimpah? Atau prestasi yang dimiliki anak didiknya? Lalu kenapa siswa yang berprestai malah di biarkan?
" Bagaimana? Kalian sudah melakukannya kan?" ujar Taeyong pada Doyoung dan Jaehyun.
" Tentu saja.. semuanya beres.." ujar Jaehyun.
" Mari kita bayangkan bagaimana ekspresi mereka nanti?" ujar Yuta.
" Ungh... pasti mereka akan sangat terkejut melihat tempat mereka sudah hancur seperti habis gempa bumi." Ujar Doyoung.
" Hahahahaha.. ne, dan kita tunggu apa reaksi mereka besok." Ujar Taeyong.
" Dan kami pikir besok kami tidak akan ikut dengan kalian." Ujar Johnny yang sudah berdiri di belakang mereka bersama Taeil.
" Apa yang kalian lakukan kali ini?" tanya Taeil.
" Sesuatu hal yang menarik." Ujar Ten.
" Hm?" tanya Taeil,tidak paham.
" Kalau kalian mau tau, besok ikutlah dengan kami." Ujar Yuta.
" Tidak, pasti akan ada keributan besok." Ujar Johnny.
" Tak bisakah kalian hidup layaknya murid biasa?" ujar Taeil.
" Memang kenapa? Karna mereka? Kita bukan murid biasa dan aku tidak mau jadi murid biasa. Kita harus bisa membela diri.." ujar Taeyong.
" Maksudku bukan begitu.."
" Lalu apa hyung? Mereka bisa bilang kami ini murid nakal,pembuat onar. Tapi kalian tau kami tidak seperti itu. Mereka berkata begitu karna mereka selalu memandang buruk kita dan memandang baik mereka tanpa tau yang sebenarnya." Ujar Ten.
" Kami terpaksa melakukan ini hyung. Kalian pikir kami mau? Kami hanya tidak mau di pandang buruk.. aku dan Ten jauh-jauh bersekolah di sini untuk menyalurkan bakat kami bukan seperti ini. Dan bukankah Johnny hyung juga sama?" ujar Yuta.
" Kalau kalian tidak mau membantu kami tidak apa-apa.. kami bisa sendiri." Ujar Jaehyun.
" Kami pulang,hyung.." ujar Doyoung. Dan mereka pergi meninggalkan Johnny dan Taeil di sana.
" Kenapa jadi seperti ini?" ujar Taeil frustasi.
"Sudahlah hyung, kita pulang juga." Ujar Johnny.
#BTS
Sepulang sekolah tadi mereka langsung menuju tempat favorit mereka, tempat yang sepi. Tidak buruk, hanya bagian sekolah yang sudah tidak terpakai lagi.
" Hyung! Aku lapar.." ujar Jungkook pada yang lain.
" Oh, kau sudah lapar ya?" ujar Jin dan diangguki oleh Jungkook.
" Baiklah, bagaimana kalau kita pulang saja?" ujar Namjoon.
" Ne, ku pikir begitu.." ujar Yoongi.
" Bagaimana kalau nanti kita mampir dulu ke kedai dekat rumah Hoseok hyung?" tanya Taehyung.
" Ide bagus! Di sana makanannya enak-enak.." ujar Jimin.
" Siapa yang mau bayar?" tanya Hoseok.
" KAU!" ujar mereka semua.
" Kenapa jadi aku? Kan kalian yang mau beli.." ujar Hoseok, tidak terima.
" Ayolah hyung... aku lapar.. belikan ya? " ujar Jungkook memohon dengan puppy eyes.
" Kau kan baru saja dapat kiriman uang.. sekali-kali traktir kami.." ujar Jin.
" Hm, apa kau tidak kasiahan dengan Jungkookie? Di sudah kelaparan.." ujar Taehyung.
" Aish.. baiklah-baiklah.." ujar Hoseok,pasrah.
" Yeay! Makan gratis!" seru Jungkook,Taehyung dan Jimin bahagia. Sementara yang lain hanya geleng-geleng kepala.
TBC...
