Let's Fight! Love is a War!

NCT, EXO (just a lit), dll

YAOI, bahasa acak-acakan, OOC

Cast milik Tuhan YME, ortu dan agensi. Saya hanya meminjam nama mereka

.

.

.

Jaehyun gak pernah percaya sama yang namanya kebetulan.

Sama seperti ketika bertemu Winwin di bandara saat Winwin tak sengaja menabraknya karena jalan mundur. Ternyata orang tuanya teman akrab dengan orang tua Winwin. Mereka ternyata satu sekolah akhirnya.

Atau ketika Mark dengan nafsunya melempar bola basket ke arah ring tapi akhirnya mental dan mengenai kepalanya. Waktu itu Mark yang panik langsung meminta maaf.. dengan bahasa Korea yang kacau balau. Ujung-ujungnya mereka berbicara dengan bahasa Inggris dan dia baru tahu Mark sempat tinggal di Kanada. Pantas ketika diajak ngobrol dia senyum aja, dia aja gak ngerti diajak ngomong apa.

Donghyuk yang baru dia kenal karena temen akrab –nyerempet pacar- Mark aja ternyata temannya semasa SD sebelum akhirnya dia pindah ke Amerika. Intinya, walau banyak hal dalam hidupnya yang bisa disebut kebetulan dia gak pernah memercayainya. Dia selalu percaya pertemuannya dengan orang lain adalah hal yang sudah ditentukan.

Makanya saat tidak sengaja menabrak seorang sunbae yang sekaligus menjadi cinta pertamanya, Jaehyun kembali mengamini segala sesuatu sudah ditentukan, takdir mungkin.

"Aww" pekikan penuh kesakitan menyadarkan Jaehyun dari fantasinya. Dia langsung mengulurkan tangannya ke arah sang sunbae di hadapannya, tidak lupa bertanya dengan penuh kekhawatiran, "Mianhamnida sunbae, gwaencanayo?"

Sang sunbae mendongak, mata besarnya menatap Jaehyun sebal. "Ya! Jalan jangan melamun!" hardiknya. Tapi emang dasar Jaehyun, dia gak peduli dan menarik tangan sunbaenya yang sudah menggenggam tangannya. Tangannya mungil, minta banget buat digenggam tiap hari. "Mian sunbae"

"Sudahlah," kata sang sunbae sambil menepuk-nepuk pantatnya. Jaehyun sempat melirik name tagnya. Kim Doyoung. "Ah, kau murid baru? Ayo cepat ke lapangan! Kau tahu, Taeyong mengerikan kalau marah!" kata Doyoung sambil menarik tangan Jaehyun. Jaehyun agaknya nge-fly dibuatnya.

'Huwaa eomma. Jaehyun jatuh cinta!'

~Let's Fight! Love is a War!~

"Saya Lee Taeyong, ketua OSIS. Saya harap kalian semua mengingat peraturan sekolah ini baik-baik" kata sunbae berambut putih, yang ternyata ketua OSIS. Taeyong melanjutkan pidatonya setelah dirasanya berhasil mengintimidasi anak-anak yang menurutnya akan menjadi biang kerok pelanggar aturan selain Ten dan Yuta. "Anggota OSIS akan mengantar kalian melihat seluruh sekolah, setelah itu kalian akan masuk ke kelas masing-masing untuk mendapat bimbingan mengenai kegiatan klub dan perkenalan singkat dari para guru. Jika kalian belum mengetahui kelas berapa kalian, silahkan lihat mading di aula. Sekarang silahkan memisahkan diri per 3 barisan!"

Jaehyun dan Donghyuk masuk 3 baris kedua, sementara Mark dan Winwin berada di 3 baris ketiga. Mark dan Donghyuk saling bertatapan menahan tangis lebay.

"Hiks.. Makeu(1), kita berpisah"

"Donghyuk-ah~ tunggulah, aku akan ke sana"

Mark menghentikan tangis lebay-nya sebelum menatap Winwikn dengan efek mata berkaca-kaca. "Hyung, Winwin hyung. Hyung mau pindah ke barisan Jaehyun hyung gak?" tanyanya dengan nada memelas. Sebelum sempat menjawab, Taeyong kembali bersuara, "Dari kanan, baris 1 dibimbing Wonwoo, Baris 2 Doyoung, baris 3 Kun, baris 4 Seungcheol, dan baris 5 Yunhyeong! Silahkan bagi nama yang saya sebutkan menuju kelompok masing-masing"

Winwin menatap Kun cengo. Astaga, sunbae cakep yang dia incar akan menjadi pembimbingnya! Perasaan tadi malem dia mimpi dikejar anjing berkepala tiga, bukan mimpi dijatuhi bunga-bunga dari atas. "Enggak akan, Mark," jawab Winwin dengan mata masih tertuju pada Kun. Mark menatap Donghyuk frustasi, sama dengan Donghyuk menatapnya dengan bibir maju. Jaehyun mulai tersenyum kecil menatap Doyoung yang mulai menyuruh kelompoknya untuk pergi.

.

"Bye bye, Makeu"

"Bye Donghyuk~"

.

Kali ini Jaehyun gak ada untuk memukul kepala mereka, jadi mereka masih berlebay-ria sampai kelompok Donghyuk mulai pergi ke bagian barat sekolah.

~Let's Fight! Love is a War!~

"Sebelah kanan ada laboratorium, laboratorium ini terlengkap di Seoul jadi kalian gak bisa berharap praktek ditunda karena kurangnya bahan. Di sini ada jendela besar, kita bisa melihat lapangan dari sini. Oh, itu kelompok 1 ke gedung olahraga," kata Doyoung menjelaskan panjang lebar. Seluruh anak mengangguk mengerti, kecuali Jaehyun yang menatap lekat Doyoung. Ah, sunbaenya terlihat makin manis dengan cahaya matahari yang menyinarinya –Doyoung berdiri tepat di samping jendela-.

"Sunbae, aku mau nanya" kata seorang namja tan yang tingkat ketampanannya dibandingkan dengan Taeyong dari tadi. Doyoung mengangguk. "Apa itu, Minggyu-ya?"

"Wonwoo sunbae sudah punya yeojachingu?" tanyanya to the point membuat Doyoung tersentak. Kelihatannya keimutan Wonwoo kembali menjerat korban. "Eum, setau sunbae belum. Dia baru menolak pernyataan cinta yang ke 23 tadi. Dia belum kelihatan mau berpacaran, dia bilang mau fokus buat lomba 2 bulan lagi," jawab Doyoung agak tergagap. Dia punya bahan gosip sepertinya. Jaehyun mengangkat tangannya. "Aku mau nanya sunbae!" katanya penuh semangat,tapi berusaha tetap terlihat cool.

"Ne, Jaehyun-ah?" tanya Doyoung berharap bukan pertanyaan aneh. Semua anak OSIS agak sensitif jika ditanya masalah asmara, kecuali dia sih. "Sunbae sendiri sudah punya yeojachingu? Atau namjachingu mungkin?" tanya Jaehyun cepat. Doyoung tertawa miris. Ternyata benar kata Ten, ada anak baru yang kelihatannya menyukainya. "Belum, sunbae.. sunbae belum mau berpacaran." Jawaban Doyoung makin membuat Jaehyun tersenyum lebar. Donghyuk yang disampingnya jadi punya firasat gak enak. "Kalau begitu, aku akan membuat Doyoung sunbae menjadi namjachingu-ku!"

"EH?!"

~Let's Fight! Love is a War!~

"Em, kita sampai di perpusatakaan, kelas X-2 tepat di ujungnya. Dengan ini kita sudah selesai mengelilingi lantai 2, mari kita menuju kantin di sana kalian bisa beristirahat sebentar. Taeyong hyung baru memberi tahu kalau kita dapat break 30 menit karena ada 2 guru yang tidak bisa memperkenalkan diri," kata Kun mengakhiri perjalanan mereka. Dia sempat menaruh hape-nya kembali ke kantong blazernya, dia yakin Taeyong agak mengumpat di ruang OSIS karena jadwal mereka kembali berubah. Dia memang schedule freak.

"Kun sunbae kelas berapa?" tanya seorang yeoja dengan name tag Tzuyu. Kun menatapnya lembut –membuat Winwin ingin melempar yeoja itu, untung ditahan Mark- sebelum menjawab, "kelas XI-2, sekelas dengan Ten dan Bobby. Sekalian kukasih tahu yang lain deh. Doyoung, Woozi dan Wonwoo di kelas XI-1, sementara kelas XI-3 ada Soonyoung, Yunhyeong, dan Hanbin. Kalau Taeyong hyung dan Yuta hyung kelas XII-1, Seungcheol hyung kelas XII-3 dan Joshua hyung kelas XII-2." Kun sudah diberi tahu Ten supaya memberitahu kelas semua anggota OSIS, bukan apa tapi supaya beberapa anak OSIS ditembak keesokkan harinya. Seperti kejadian tahun lalu, ketika Taeyong ditembak Bobby tapi ditolak mentah-mentah karena doi punya gebetan sesama anak OSIS.

"Ada pertanyaan lain?" tanya Kun sambil tersenyum. Winwin langsung nunjuk tangan. "Sunbae, siapa aja anggota OSIS yang punya yeojachingu? Atau namjachingu?" tanyanya penuh percaya diri. Kun tertawa kecil, makin membuat Winwin –dan beberapa yeoja- terpesona. "Apa ini pertanyaan terselubung? Yang punya yeojachingu cuma Bobby, kalau Taeyong hyung punya namjachingu. Coba tebak siapa, kalau benar akan kuberi hadiah," jawab Kun lugas. Winwin bernapsu buat menjawab pertanyaan yang sekilas gak begitu penting. "Apa saja sunbae?" tanya Winwin yang dijawab anggukan Kun. "Apa saja"

Kelihatannya dia tak akan menyangka akan terbawa permainan sendiri.

.

.

.

(1)Makeu itu lafal Korea Mark, saya baru tahu karena membaca 1 ff

.

.

Haii, apa chapter ini memuaskan? Atau alurnya kelambatan? Panda nulis sesuka tangan~

Apa reader-deul ada request pairing member Seventeen dan iKON? Panda kurang familiar dengan 2 grup itu, selain Meanie.

.

Waktunya balasan review~

.

Flower556: hehe jangan khawatirkan yutae~ ada.. mungkin XD makasih buat reviewnya

Tabifangirl: iya.. jaemin jomblo *plakk. Makasih buat reviewnya

Sblackpearlnim: iya, biar menunjukkan kalau orang jatuh cinta bisa bikin konyol.. Maksih buat reviewnya

JeonNoona: seme dong, dia imut tapi macho(?) Makasih buat revirewnya

Yuviika: ini udah lanjut, makasih buat reviewnya

Nctunited: udah lanjut, makasih bbuat reviewnya

El Lavender: awalnya sih mau taeil, tapi otak Panda malah mikir lebih cocok johnny XD Makasih buat reviewnya

PrincessDoyoung: iya,nanti biar bisa notice me senpai(?) Makasih buat reviewnya

Rina Putry299: udah nih. Makasih buat reviewnya

.

Akhir kata, review juseyo~