"dah, Maggie! Aku pergi dulu!"

"woof!"

Itulah awal mimpi buruk Dan, ia meninggalkan Drago & Maggie, anjing samoyednya, berdua di rumah.

Sejak itu, Drago menghilang & Maggie sering muntah-muntah. Sekarang sudah 2 minggu dia seperti itu, Dan memutuskan untuk membawanya ke dokter hewan.

Di tengah jalan, dia bertemu dengan si kembar (para perusuh).

"Nah, ini dia yang mulia!" Yui & Mira menunjuk sang ' Yang Mulia '.

Dan berkata dalam hati "lagi-lagi bertemu pengganggu di sini."

Di belakang si kembar, seorang gadis imut memperlihatkan wajah manisnya.

"hai, Dan-kun! Kau mau kemana?" gadis bernama Runo itu bertanya.

"a-a-aku mau ke rumah sakit hewan." Dan menjawab dengan pipi memerah.

Tapi, rasa khawatirnya pada Maggie muncul lagi. Sehingga , lagi-lagi ia kehilangan kesempatan untuk bermesraan dengan Runo, & menyingkirkan para perusuh.

Setelah sampai, Dan & Kuro (yah, he's there too) menunggu hasil rontgen pada usus Maggie. Dokter menjelaskan & memperlihatkan apa yang terjadi, mereka berdua sangat terkejut.

Ada sebuah benda bulat sempurna terperangkap di ususnya, Dan merasa sangat mengenal benda itu. & dokter memutuskan untuk OPERASI.

Kuro menyuruh adiknya pulang, sementara dia menunggu di sana. Dan pergi ke rumah Bun-bun & menceritakan apa yang terjadi, semua Brawlers sangat khawatir jika kehilangan si anjing manis.

"wah, kalau begitu nanti kita gak bisa main kereta salju lagi" kata Baron sambil mengelap airmatanya.

"aku & Bun-bun sangat prihatin. Huee!" Marucho menangis sambil memeluk Bun-bun (it just stuffed rabbit) yang juga bersedih.

Inilah yang Dan tunggu-tunggu. "Dan-kun, aku turut prihatin" kata Runo yang memeluk Dan, sementara si kembar mulai menjalankan akal fulus, eh salah! yang bener bulus.

Yui pura-pura sedih. "wah, kita bisa kehilangan mascot kita. Iyakan, Mira?"

"eh, bukannya mascot kita adalah Bun-bun?" Mira menjawab dengan nada mengejek, lalu mereka berdua tertawa terbahak-bahak.

Tebaklah jika Dan mendengar hal itu, sudah jelas dia marah. Semuanya sudah berusaha melerai mereka, tapi tetap saja Dan masih ngamuk. Sampai dering BB (blackberry, not bau badan) milik Dan menghentikan semuanya.

"halo, Kuro bagaimana?"

"operasinya sukses, benda itu juga sudah dikeluarkan"

Dalam hati, Dan merasa sangat bahagia karena Maggie masih diberi kesempatan hidup. "seperti apa benda itu?

"coba tebak, warnanya merah, & bisa bersuara"

Warnanya merah & bisa bersuara, jangan-jangan…

Kuro masuk dari pintu belakang, & mengeluarkan sesuatu dari kantung bajunya.

"INI YANG DIA MAKAN!"

Hening…

Hening…

MAGGIE MEMAKAN DRAGO!

Kalau jujur, umurnya masih 4 bulan. Jadi masih suka menggigit-gigit benda yang ditemui. Karena Drago terlalu kecil, jadi tertelan.

Hebatnya, Drago masih hidup.

"akhirnya nih lampu nyala juga!"