My Lovely Trainer | Chapter 2

"kita harus membujuknya untuk pulang ke LA"

-My Lovely Trainer-

BAEKHYUN POV

"kita harus membujuknya untuk pulang ke LA" sontak ucapan HeeYoung membuatku terkejut. pulang ke LA? Apa masalah HyeRa dengan JinAh begitu besar? Aneh pikirku, sifat mereka seketika berubah menjadi dingin saat bertemu dengan JinAh. Bahkan MinJi, sejak kapan anak itu dapat bersikap dingin?

"wae? Kenapa kalian ingin membujuk HyeRa untuk pulang ke LA saat ia ingin berada disini?" tanyaku pada mereka

"karna dia" ujar MinJi padaku sambil menunjuk kearah seorang yeoja, Kim JinAh

"apa hubungannya dengan dia?"tanyaku tak mengerti

"RaHee, tutup pintunya" menghiraukan pertanyaanku, MinJi meminta RaHee untuk menutup pintu akan ada masalah disini- batinku

"kita akan bersenang-senang, JinAh-ssi" desis MinJi dingin

"kalian tak adil, aku seorang diri dan kalian berlima?" ujar JinAh sedangkan yeo-dongsaengku hanya tersenyum lebih tepatnya tersenyum mengejek, ia sepertinya tidak peduli dengan perkataan JinAh barusan

"ini terulang kembali, JinAh-ssi. Tapi, untuk sekarang semua kejadian itu berbanding balik"ujar RaHee

"kau target dan kami penjahatnya" ujar SeNa yang membuatku dan yang lain tambah bingung

"kau dalam masalah, nona Kim"ujar HeeYoung

"kalian ingin balas dendam padaku?" tanya JinAh. Semua ini rumit, apa masalah mereka sangat besar? Dan apa-apaan ini? Mereka ingin balas dendam?

"kau yang memulai semua ini, nona Kim. Jadi jangan salahkan kami" ujar HeeYoung

"Rin-ah, mulailah terlebih dahulu" ujar SeNa. Ada apa dengan mereka semua?

"kau akan menyesal telah datang kemari, nona Kim" desis HyoRin lalu mengeluarkan sebuah pisau lipat dari dalam saku jaketnya. Seketika kami semua membeku, oke ini sudah diluar batas. Apa mereka akan melakukan tindakan kriminal disini? Oh tidak !

"HyoRin" sebuah suara membuat HyoRin menghentikan aktivitasnya

AUTHOR POV

"HyoRin" sebuah suara membuat HyoRin menghentikan aktivitasnya

"lepaskan dia, atau-" seorang namja yang memakai penyamaran terlihat mengeluarkan sebuah pisau lipat dari dalam sakunya, mengarahkan pisau kearah HyeRa membuat semuanya tersentak

"aku juga dapat melakukannya, nona Do. Jadi lepaskan dia atau kau akan menyesal" ujarnya

"apa yang kau lakukan, Taehyung-ah?" ujar HeeYoung saat melihat teman masa kecilnya itu bersama sepupunya. Kedatangan Taehyung atau lebih dikenal dengan nama V, salah satu anggota boyband terkenal, BTS membuat semuanya bingung dan seketika membeku melihat apa yang sedang dilakukan Taeyung aka V itu

"jika kau melakukan hal itu, kau akan menghancurkan kariermu"ujar RaHee

"hentikanlah, Taehyung. Kau menyakitinya" ujar MinJi

"tapi, bagaimana jika dia yang menyakitiku terlebih dahulu?" ucap Taehyung

"Apa yang kau maksud Taehyung-ah?"ucap HeeYoung

Tiba-tiba seseorang menarik HyeRa dari samping, tarikan yang dilakukan MinHo membuat Taehyung tersentak lalu dengan gerak cepat bergerak kearah HeeYoung dan melakukan hal yang sama pada HeeYoung

"aku sudah melepas kannya, nona Do" ujar V

"lepaskan aku, Taehyung!" ujar HeeYoung

"kau bahkan tak menggunakan kata 'oppa' untuk memanggilku, nona" ujar Taehyung aka V

"TAEHYUNG !" sebuah teriakan menggema di lorong lantai tersebut, terlihat seluruh member BTS berada disana dengan seluruh tatapan tajam fokus kearah V

"lepaskan, Taehyung-ah" ujar Rap Mon, setelah merasa V lengah D.O segera menarik HeeYoung kebelakangnya

"hyung ! apa yang kau lakukan disini?!" tanya V

"menjemputmu tentu saja" ujar Jimin

"menjemputku atau menghentikanku, hah?"desis Taehyung

"keduanya, jadi ayo pulang !" ujar Jin lalu menarik lengan V untuk pergi dari sana

"bagaimana mereka ada disini?" ujar Sehun sambil mengerutkan keningnya

"Kai menghubungi Suga" ujar Baekhyun

"lalu, MinHo hyung, bagaimana kau tau tentang ini?"

"aku melihat HyeRa bersama Taehyun, tapi seperti ia memberontak jadi aku mengikutinya. Sudahlah aku akan kembali ke ruang latihan sekarang. Lain kali hati-hati, Sehun tangkap ini" ujar MinHo lalu mendorong pelan HyeRa kearah Sehun membuat keduanya tersentak dan HyeRa nyaris terjatuh karna terkejut

"oppa gomawo" ujar HyeRa pada MinHo

"hmm, aku pergi" ujar MinHo lalu pergi dari sana

"lebih baik kalian pulang sekarang" ujar Suho pada keenam yeoja dihadapannya itu

"lebih kita mengantar mereka, hyung. Apa kau tega dongsaengku pulang sendirian '^' ?" ujar baekhyun lalu menarik tangan MinJi untuk mengikutinya ke basement

"HyoRin, ayo pulang" ajak D.O pada adiknya itu. Sementara dua pasang kakak beradik itu pergi para member EXO yang lain saling menatap dengan tatapan bingung

"lebih baik kau pulang sekarang, SeNa-ya. Aku akan mengantarmu" ujar Kai lalu berlalu dan diikuti SeNa dibelakangnya

"RaHee, ayo pulang" ujar Chanyeol dan meninggalkan kedua temannya yang bingung

"HeeYoung, ayo pulang aku akan mengantarmu" ujar Suho, sedangkan Sehun masih bingung dengan apa yang harus ia lakukan

"Hye -"

"aku pulang, sunbae. Annyeong" ujar HyeRa, membungkuk pada Sehun lalu meninggalkan Sehun yang masih terpaku bingung

«My Lovely Trainer«

"oppa -"

"kau panggil aku dengan apa?"

"o-oppa, wae?"

"aniyo" ujar Kai lalu tersenyum kearah SeNa

Entahlah ada rasa senang dihati Kai saat mendengar SeNa memanggilnya oppa. Mungkin menurut kebanyakan orang panggilan 'oppa' itu biasa, tapi entah kenapa Kai merasa senang dengan itu. Apa kah mungkin ia menyukai SeNa?

"SeNa" ujar Kai saat ia sudah sampai didepan gedung apartement HyeRa, ya untuk sementara mereka akan tinggal di apartement HyeRa untuk berjaga-jaga jika JinAh datang lagi tentunya

"ah, gomawo oppa" ujar SeNa lalu turun dari mobil Kai

"ne" ujar Kai lalu mengendarai mobilnya pergi dari sana

«My Lovely Trainer«

IN THE MORNING

HeeYoung bangun dari tidur nyenyaknya karna sebuah suara yang membangunkannya. Menggeliat kecil lalu membuka matanya dan terlihat empat yeoja dihadapannya dengan tatapan cemas, panik dan tak dapat diartikan

"wae? Ada apa dengan kalian?" ujar HeeYoung saat menyadari tatapan dari keempat sahabatnya

"Young-ah, HyeRa dimana?" tanya HyoRin dengan rawut wajah cemas

"Mwo?!" saat mendengar pertanyaan HyoRin, HeeYoung langsung turun dari tempat tidurnya yang nyenyak itu dan pergi ke kamar sang sepupu, tapi nihil ia tak menemukan HyeRa disana begitupun ditempat lain

"dimana dia?!" kecemasan HeeYoung bertambah saat ia tidak dapat menemukan HyeRa dimanapun dan juga ponsel yeoja itu tak dapat dihubungi

"lebih baik kita bersiap untuk latihan, kita akan meminta bantuan nanti. Aku akan menghubungi Baekhyun oppa" ujar MinJi yang mendapat anggukan dari sahabat-sahabatnya itu

-EXO SIDE- AUTHOR POV

Tidur seorang namja harus terganggu karna bunyi ponselnya itu. Menggeliat kecil lalu melihat kearah ponselnya, terlihat nama yeo-dongsaengnya tertera disana. Mengangkat telfon dengan menggerutu karna tidur nyenyaknya harus terganggu

"oppa, berhenti menggerutu. Ini penting!" ujar MinJi yang bahkan belum mengucapkan salah pada sang oppa

"aish, bisakah kau lebih sopan MinJi? Bahkan kau belum mengucapkan salam padaku" ujar Baekhyun sedikit kesal pada yeo-dongsaengnya itu aku masih mengantuk – batinnya

"oppa, ayolah ini penting. HyeRa tidak ada dirumah dan ponselnya tak aktif" ujar MinJi

"MWO ?!" teriakan Baekhyun membuat Chanyeol yang masih tertidur nyenyak harus bangun dan seluruh member yang telah bangun berlari ke kamarnya karna terkejut

"oppa, jangan berteriak! Kau membuat telingaku sakit" ujar MinJi, kesal karna oppa tersayangnya baru saja berteriak

"ya! Baekhyun, wae? Kenapa kau berteriak hah" tanya Suho saat memasuki kamar Baekhyun-Chanyeol dengan terburu-buru

"Baekhyun, wae? Kau berisik sekali" Chanyeol harus rela tidurnya terganggu akibat teriakan miliki Baekhyun itu

"hyung. Aku tau kau memiliki suara bagus, tapi jangan berteriak ini masih pagi" ujar Kai dan mendapat anggukan dari Sehun yang baru saja bergabung dengan hyung-hyungnya yang lain

"mian" ujar Baekhyun yang sepertinya tidak ingin berlama-lama menghiraukan sang adik

" Tapi, apa kau sudah mencarinya?" tanya Baekhyun pada MinJi

"kami sudah mencarinya di sekitar apartementnya, tapi nihil dan kami telah menghubunginya, tapi ponselnya tidak aktif, oppa" jawab MinJi dan membuat Baekhyun menghela nafas

"arraseo, kalian tunggulah disana dan jangan ada yang pergi kemana-mana oke? Oppa akan segera kesana" ujar Baekhyun lalu mengakhiri panggilan itu secara sepihak

"wae, hyung?"tanya D.O

"HyeRa tidak ada dirumahnya dan ponselnya tidak aktif. Aku akan kesana untuk melihat keadaan mereka" ujar Baekhyun sambil berjalan keluar kamar dan membuat yang lain berteriak

"MWO?!"

"aish, jangan berteriak ini masih pagi !" teriak Baekhyun dari arah luar

"hyung, kita juga harus melihat keadaan mereka juga" ujar Sehun sedangkan yang lain hanya menganggukkan kepala mereka

"bersiaplah" ujar Suho lalu pergi untuk bersiap

Setelah bersiap mereka pergi menggunakan mobil mereka masing-masing karna sang manager belum menjemput mereka. Hey! Ini masih pukul tujuh pagi tidak mungkin manager mereka akan menjemput mereka karna jadwal latihan mereka hari ini jam sebelas siang. Mengendarai mobil dengan kecepatan yang tidak biasa membelah jalanan kota Seoul yang masih cukup sepi karna ini masih pagi tentunya.

Mereka sampai dan langsung melesat masuk ke dalam gedung dan naik keatas. Apartement HyeRa berada di lantai paling atas, lantai tiga puluh.

"MinJi" menekan bel interkom dan sedikit berteriak

"ne !" teriakan MinJi terdengar dari dalam dan dengan segera pintu terbuka

"oppa, masuklah" ujar MinJi lalu membukakan pintu lebih lebar agar mereka dapat masuk

"apa dia pulang tadi malam?" tanya Baekhyun pada kelima yeoja dihadapannya itu sedangkan yang ditanya hanya menggelengkan kepalanya

"apa kemarin tak ada yang mengantarnya?" tanya Chanyeol pada kelima anggota EXO-K lainnya itu dan seluruh mata tertuju pada Sehun. Merasa semua melihatnya Sehun hanya menggelengkan kepala

"kemarin saat ingin mengantarnya pulang, ia terlebih dahulu pergi, hyung" ujar Sehun sementara yang lain hanya menghela nafas

"lebih baik kita mencarinya" ujar D.O

"tapi kemana kita akan mencarinya, Kyungsoo-ya?" tanya Suho

"kita dapat mencari ditempat ia biasa berada, hyung" ujar D.O

"kita coba" ujar Sehun lalu berjalan pergi

HeeYoung POV

Kami mencari HyeRa di taman sungai Han, ini tempat terakhir tapi nihil. Astaga dimana dia?! Semua tempat yang pernah ia kunjungi telah kami datangi tapi dia tidak ada. HyeRa, kau dimana?! Tiba-tiba ponselku berdering dan tertera nama HyeRa disana dengan segera kamipun berkumpul dan aku menjawab panggilan itu

"yeo-"

"HeeYoung, kau dimana?" tanyanya

"harusnya aku yang bertanya, HyeRa-ya. Dimana kau?" tanyaku padanya

"aku di ruang latihan Young-ah" ujarnya

"kau tidak pulang dari kemarin?!" tanyaku hm, sedikit menggunakan nada tinggiku

"aniyo, aku pulang" ujarnya

"tap-" lagi-lagi ia memotong ucapanku dengan

"HeeYoung-ah, kita bertemu di rumah eomma dan appa. Aku menunggumu disana, hanya kau" ujarnya lalu mengakhiri panggilan tersebut secara sepihak

"aku harus pergi. HyeRa baik-baik saja, kalian dapat kembali terlebih dahulu. Aku ada urusan" ujarku lalu pergi, menghiraukan RaHee yang berteriak memanggilku diikuti yang lain

-HyeRa's house- AUTHOR POV

"HyeRa !" terdengar teriakan HeeYoung dari luar dan dengan segera pintu rumah mewah itu terbuka dan menampilkan wajah HyeRa. Dengan segera HyeRa menarik HeeYoung untuk masuk kedalam

"wae? Kenapa kau ingin bertemu denganku disini?" tanya HeeYoung

"HeeYoung-ah, aku akan pulang ke LA" ujar HyeRa

"Mwo?!" teriakan HeeYoung membuat HyeRa menutup telinganya

"jangan berteriak !" ujar HyeRa sedangkan HeeYoung hanya tersenyum dan menampilkan wajah polos tak berdosanya itu dan membuat HyeRa menggerutu

"mian. Tapi, apa kau yakin?" tanya HeeYoung pada yeoja dihadapannya itu

"ya, aku yakin dan aku akan pulang satu minggu lagi" ujar HyeRa dan sekali lagi membuat HeeYoung berteriak karna terkejut

"sudah ku bilang jangan berteriak, HeeYoung" ujar HyeRa kesal pada sepupunya itu

"wae? Kenapa tiba-tiba kau ingin pulang?" ya, sepertinya HeeYoung merasakan sesuatu yang janggal dengan semua ini karna biasanya HyeRa tidak akan pulang kecuali eomma atau appanya yang meminta dan jika HyeRa akan pulang maka HeeYoung adalah orang yang pertama kali akan mengetahuinya bahkan sebelum HyeRa mengetahui hal itu

"aku-"

"apa ini karna JinAh?" potong HeeYoung yang sepertinya sudah dapat menebak asal mula dari rencana HyeRa untuk kembali ke negara kelahirannya tersebut dan benar HyeRa mengangguk sebagai jawaban, sementara HeeYoung hanya menghela nafas

#flashback on

"apa yang kau inginkan?" tanya HyeRa pada yeoja dihadapannya itu

"berhenti menjadi trainee dan pergi dari Korea. Jangan pernah kembali"ujar JinAh

"dengan begitu mereka akan aman, HyeRa. Aku tak akan menyakiti mereka" ujar JinAh lagi

"aku tak yakin dengan ucapanmu, Kim JinAh" ujar HyeRa

"kau dapat memegang ucapanku dan jika mereka tersakiti atau bersedih maka kau dapat kembali kemari" ujar JinAh

"jangan buat mereka sedih dan jangan sakiti mereka. Aku akan menuruti kemauanmu" ujar HyeRa. Lalu, JinAh mengeluarkan sebuah surat dari dalam tasnya, surat pengunduran diri sebagai trainer

"kau tau apa yang harus kau lakukan, HyeRa" ujar JinAh lalu memberika surat tersebut pada HyeRa dan HyeRa menandatangani surat tersebut

"waktumu bersama mereka adalah satu minggu, jadi setelah satu minggu pergilah dari negara ini" ujar JinAh lalu pergi

#flashback off

Ya mungkin ini yang terbaik untuk saudaranya yaitu pulang ke negara kelahirannya dan sepertinya belum terlambat untuk HyeRa belajar tentang bisnis untuk menjalankan bisnis kedua orang tuanya bukan?

"lakukan apapun yang menurutmu adalah yang terbaik, aku akan selalu mendukungmu" ujar HeeYoung , menepuk bahu saudaranya sambil tersenyum manis

"gomawo, Young-ah" ujar HyeRa

"ah ya, apa kau telah menemukan teman lamamu itu? Kau menggunakan gelang pemberiannya sebelum kau pulang ke LA waktu itu?" tanya HeeYoung dan dijawab gelengan kepala oleh HyeRa

"kenapa kau tak memakainya? Mungkin saja kau akan menemukannya" ujar HeeYoung lalu pergi ke kamar HyeRa mengambil sebuah gelang dengan bentuk hati menghiasi gelang tersebut dan inisial SH didalam hati itu

"pakailah" ujar HeeYoung lalu memakaikan gelang tersebut pada HyeRa

«My Lovely Trainer«

Satu minggu bukanlah waktu yang lama, satu minggu adalah waktu yang singkat dan akan semakin singkat kalau dalam satu minggu kau akan pergi, pergi meninggalkan orang-orang yang kau sayangi. Bahkan ia mengingkari janjinya pada teman masa kecilnya untuk bertemu lagi saat HyeRa telah kembali dari LA. Ia mengingkari janjinya pada temannya itu, teman yang sangat ia rindukan. Hanya sebuah gelang yang HyeRa dapat, gelang pemberian teman masa kecilnya itu tepat sebelum HyeRa pergi ke LA untuk bersekolah disana

"saatnya makan siang. Kita akan latihan kembali setelah makan siang" ujar Suho

Setelah beristirahat sebentar, akhirnya MinJi dan yang lain memutuskan untuk pergi ke kantin agensi untuk mengisi perut mereka yang lapar

-CANTEEN-

"HyeRa-ya, wae? Kenapa kau tidak bersemangat hah?" ujar SeNa saat melihat dongsaengnya itu tidak bersemangat seperti biasanya

"eonni, aku akan pulang ke LA hari ini. Mian, aku baru memberitahu kalian hari ini" ujar HyeRa lemas. Jujur ini membuat mereka terkejut dan berteriak yang seketika membuat mereka menjadi pusat perhatian

"ya! Jangan berteriak, kita menjadi pusat perhatian" ujar HeeYoung saat menyadari seluruh mata menatap mereka

"mian. Tapi, HyeRa-ya bukankah kau tidak ingin pulang?" tanya MinJi

"bukankah kalian yang menginginkan aku pulang, huh?" tanya HyeRa sementara yang lain hanya tersenyum tanpa dosa

"mian. Tapi, apa kau yakin, eonni?" tanya RaHee

"hm, aku juga telah mengajukan surat pengunduran diri dari training ini" ujar HyeRa

"bukan bermaksud merusak suasana, tapi kita harus pergi karna latihan akan dimulai sebentar lagi" ujar HyoRin yang sedari tadi hanya diam mendengarkan para sahabatnya

Setelah selesai mengisi bahan bakar, mereka pun kembali ke ruang latihan untuk berlatih dengan trainer mereka

«My Lovely Trainer«

Hari sudah cukup larut saat mereka semua selesai latihan, ini saatnya HyeRa pergi. Walaupun para trainer mereka belum mengetahuinya. Keheningan menyelimuti ruang latihan tempat mereka berkumpul sebelum mereka pulang. Hanya bersiap untuk pulang tanpa suara, hening tapi semua keheningan ini sungguh tidak seperti biasanya. Kesedihan tersarat didalamnya

"Young-ah" suara HyeRa memecah keheningan tersebut. Seakan mengerti maksud HyeRa memanggilnya, HeeYoung menganggukan kepalanya lalu berjalan keluar diikuti HyeRa dan sahabat-sahabatnya yang lain

"simpan ini untukku. Mungkin dia akan menemukan gelang ini bersamamu, jelaskan semua padanya" ujar HyeRa lalu memberikan gelang tersebut pada HeeYoung

"HyeRa-ya" ujar MinJi lalu memeluk sahabatnya itu diikuti yang lain

"jaga dirimu. Jika kau membahayakan dirimu sendiri, aku tak akan memaafkanmu, nona muda" ujar HyoRin sambil memeluk sahabat yang sudah ia anggap seperti adiknya sendiri itu dengan erat

"aku akan merindukanmu, HyeRa-ya. Kami akan merindukanmu" ujar MinJi diikuti anggukan dari yang lain

"hubungi kami, oke?" ujar HeeYoung dan mendapat anggukan pasti dari HyeRa

"jaga dirimu, eonni. Aku pasti merindukanmu" ujar RaHee

"saatnya kau pergi, HyeRa-ya. Kita akan bertemu lagi nanti" ujar SeNa lalu memeluk HyeRa lagi, kali ini lebih erat untuk yang terakhir kalinya

"annyeong" ujar HyeRa sambil menunjukan senyum manisnya, lalu pergi

Ya mungkin ini adalah yang terbaik, tapi semua ini hanya mungkin. Tanpa mereka sadari seseorang mendengar semua percakapan mereka, tersenyum licik kearah mereka. Ya sepertinya ia memiliki rencana lain terhadap enam sahabat itu. JinAh berjalan meninggalkan mereka semua setelah HyeRa benar-benar meninggalkan gedung tersebut.

Kembali ke dalam ruang latihan HeeYoung berencana untuk menyimpan gelang milik HyeRa kedalam tasnya tapi sebuah suara menghentikannya. Suara milik Baekhyun menghentikannya

"eo? Bukankah Sehun juga memiliki gelang seperti itu?" ujar Baekhyun saat melihat gelang yang berada digenggaman HeeYoung

Merasa namanya disebut-sebut Sehun mendekat dan melihat gelang tersebut, lalu berjalan kearah tasnya untuk mengambil sesuatu dan benar. Ia mengeluarkan sebuat gelang yang sama persis dengan yang berada dalam genggaman HeeYoung. Sebuah gelang dengan bentuk hati menghiasi gelang tersebut dan inisial HR didalam hati itu sama hanya berbeda inisial

"jadi, Sehun adalah teman masa kecil HyeRa?!" pekik MinJi saat menyadari hal tersebut

"dimana HyeRa?" tanya Sehun

"HyeRa sedang dalam perjalanan menuju bandara, dia akan kembali ke LA malam ini" mendengar ucapan SeNa, Sehun segera mengambil jaket dan kunci mobilnya dan berlari pergi

-AIRPORT-

"mungkin ini yang terbaik untuk semuanya" gumam HyeRa

Ini saatnya, ia sudah berada didalam pesawat dan sebentar lagi akan lepas landas. Ia berharap kepergiannya ini membuat semuanya lebih baik. Ia berharap

Tanpa menggunakan penyamaran apapun tentu membuatnya sangat sangat mudah dikenali tentunya, Sehun berlari memasuki bandara. Tapi, ia terlambat pesawat tujuan LA baru saja berangkat tepat beberapa menit yang lalu. Andai saja ia menyadari hal ini lebih cepat pasti ia tak akan membiarkan yeoja itu pergi, ia akan menahannya agar tidak pergi. Tapi semua ini telah terlambat dan ia merutuki dirinya sendiri yang tidak menyadari semua ini dengan cepat

«My Lovely Trainer«

Satu minggu berlalu, hari demi hari mereka lalui. Mereka telah mendapat pengganti HyeRa satu hari setelah yeoja itu pergi dan betapa tidak dapat dipercaya bahwa pengganti HyeRa adalah JinAh. Ya sepertinya Sehun juga harus bersabar untuk melatih trainee barunya itu, sangat jauh berbeda saat dia melatih HyeRa dengan sabar mengajarkan semuanya pada yeoja yang tak lain tak bukan adalah temannya sewaktu kecil itu. Mengajar JinAh sama saja melatih kesabarannya dan betapa senangnya Sehun ketika hari ini mereka semua bertukar trainee

"kita akan bertukar trainee oke? Agar mereka juga tidak hanya fokus pada satu hal saja" ujar Suho dan mendapat anggukan cepat dari Sehun

"Hyorin, kau berlatih vocal dengan oppamu, ne?" HyoRin hanya mengangukan kepala tanda ia setuju dengan Suho

"Kai, kau dan Sehun akan melatih RaHee, SeNa, dan HeeYoung bersama"ujar Suho

"tapi, aku ingin bersama Sehun oppa. Dia harus melatihku, Suho oppa" ujar JinAh sedangkan yang lain hanya menatapnya malas

"tidak bisa, kau akan berlatih dengan Baekhyun" ujar Suho tegas, dan Baekhyun hanya menghela nafas

"MinJi, kau akan berlatih rapp dengan Chanyeol" ujar Suho

"ne, oppa"

"aku akan membantu Baekhyun dan sesekali membantu Sehun dan Kai, bagaimana?" tawar Suho saat melihat Baekhyun mengecutkan bibirnya. Sepertinya Baekhyun tidak menyukai hal ini pikirnya, jadi dia menawarkan bantuan untuk menemani Baekhyun melatih JinAh

"kau sebaiknya membantu Baekhyun hyung saja, hyung. Kami dapat mengatasi mereka" ujar Kai dan mendapat anggukan setuju dari Sehun

"hm, selama RaHee, SeNa, dan HeeYoung tidak merepotkan, kami akan baik-baik saja" ujar Sehun yang sepertinya membicarakan seseorang

"oppa, tapi aku ingin berlatih denganmu" ujar JinAh manja

"kau ingin, tapi aku tidak" ujar Sehun dingin

"sudah lebih baik kalian pulang sekarang" ujar Suho

"kami akan mengantar kalian, seperti biasa" ujar Chanyeol

"Sehunnie oppa, antarkan aku pulang" pinta JinAh manja

"HeeYoung, ayo aku akan mengantarmu pulang" ujar Sehun menghiraukan JinAh yang terus-menerus berteriak memanggilnya

"HyoRin, ayo pulang" ujar D.O pada dongsaengnya itu lalu berjalan pergi mengikuti Sehun dan HeeYoung

"RaHee, kajja oppa akan mengantarmu" ujar Chanyeol dan mendapat anggukan dari RaHee

"kalian antar mereka, hyung akan membeli makanan" teriak Suho kepada yang lain

"arraseo, hyung. Kita bertemu mereka di apartement HyeRa" ujar Baekhyun saat Suho berjalan keluar dari ruang latihan

"SeNa, ayo" ujar Kai

"MinJi-ya, ayo pergi. Suasana disini benar-benar tidak enak, lebih baik kita pulang" ujar Baekhyun sedikit penekanan dengan kata tidak enak yang bermaksud untuk menyindir JinAh

"kalian tidak ada yang mengantarku ?! keterlaluan !" teriak JinAh saat Baekhyun dan MinJi keluar dari ruang latihan

«My Lovely Trainer«

Cukup lama mereka bekerja dan hubungan mereka semua semakin dekat, tidak ada lagi kecanggungan diantara mereka. Mereka semua berteman bahkan bersahabat. Mengatasi masalah mereka bersama termasuk JinAh yang mereka masukan dalam daftar 'masalah' mereka

Memakan makan malam yang sudah dibeli oleh Suho dengan lahap dan mengobrol diruang keluarga apartement HyeRa yang terbilang cukup luas untuk mereka semua

"hyung, apa EXO-M belum dapat kembali ?" tanya Sehun, ya sepertinya ia sudah merindukan hyung tersayangnya itu

"aigoo, apa kau merindukan Luhan hyung?"ujar Chanyeol

"jadwal mereka masih cukup banyak hingga beberapa minggu kedepan, Sehunnie" jelas Suho

Keadaan mereka dapat dibilang cukup berisik, ya jangan melupakan bahwa ada Baekhyun dan Chanyeol dan juga RaHee dan MinJi yang selalu saja membuat ribut. Tapi, keributan yang ditimbulkan membuat kesenangan sendiri diantara mereka. Hingga tiba-tiba ponsel MinJi berdering, tidak tertera nama disana, hanya nomor penelfon

"yeoboseyo?"

"eonni, apa kau merindukanku?" tanya seseorang disebrang sana

"HYERA ?!" mendengar teriakan MinJi seketika semua orang mendekat kearahnya

"HyeRa ! kenapa kau tidak menghubungiku pertama ?!" ujar HeeYoung pada saudaranya itu karna ia menghubungi MinJi terlebih dahulu

"hey ! ponselmu bahkan tidak aktif, nona. Bagaimana aku akan menghubungimu, hah?" tanya HyeRa. Ya sebenarnya ia telah menghubungi HeeYoung beberapa kali tapi ponsel yeoja muda itu memang tidak aktif

"eo? Jinjja? Aishh" seketika HeeYoung merutuki dirinya yang lupa bahwa ponselnya lowbat

"sudahlah. HeeYoung-ah, aku ingin bertemu denganmu" perkataan HyeRa membuat HeeYoung dan yang lain menggerutkan keningnya

"aku harus pergi ke LA ?!" pekik HeeYoung

"aku berada di Korea, Shin HeeYoung !" ujar HyeRa sedikit kesal dengan saudaranya itu

"ya ! kalau begitu kenapa kau tidak pulang ke apartementmu ?!" tanya MinJi

"aish, aku sedang dalam perjalanan !" ujar HyeRa

"JINJJA ?!"

"jangan berteriak !" bukan hanya HyeRa yang harus menutup telinga mereka, tapi para member EXO pun begitu karna teriakan mereka cukup kencang dan belum lagi MinJi menggunakan nada tingginya

"aku berada didepan sekarang. Bagus sekali kau, Shin HeeYoung. Kau mengganti password apartementku. Cepat buka !" teriak HyeRa dan segera membuat yang lain berlari kearah pintu utama

Ya HeeYoung memang menganti password apartement itu untuk berjaga-jaga katanya karna password yang lama sangat mudah ditebak. Pintu terbuka dan memperlihatkan wajah kesal HyeRa dan seketika mereka semua menghambur kepelukannya membuat yeoja itu terkejut dan lebih terkejut lagi bahwa seniornya, ah ralat mantan seniornya ada di dalam apartementnya

"HyeRa, bogoshipo" ujar MinJi saat melihat dongsaengnya itu

"nado, eonni-ya"

"hey, HyeRa. Kau mengingat ini?" ujar HeeYoung sambil mengangkat gelang milik HyeRa dan HyeRa mengangguk membuat yang lain tersenyum penuh arti

"wae?" tanya HyeRa saat melihat senyum mereka

"dia menemukannya, HyeRa" ujar SeNa dan membuat HyeRa membulatkan matanya

"be-" perkataan HyeRa seketika terpotong karna dering ponselnya. Mommy, itulah nama yang tertera disana. HyeRa menghiraukannya hingga panggilan tersebut berakhir dan sekarang ponsel RaHee berdering

"eonni, eommonim menelfonku" ujar RaHee saat mengetahui siapa yang menelfonnya

"biarkan saja, RaHee-ya. Kau tidak perlu mengangkat panggilan darinya" ujar HyeRa

"wae? Apa kau memiliki masalah?" tanya HeeYoung saat mendengar ucapan sepupunya itu

"aku akan menceritakannya nanti, Young-ah. Ah ya, kau bilang telah menemukan dia?" tanya HyeRa. Ya sepertinya ia sedang berusaha menghindar dari pertanyaan HeeYoung barusan dan semua mengert itu, mungkin saat ini ia belum siap menceritakannya

"kau tidak menyadarinya?" tanya MinJi sambil tersenyum jahil. Merasa sesuatu yang mencurigakan HyeRa mundur satu langkah

"apa yang kalian rencanakan huh?" tanya HyeRa sedangkan yang lain hanya menjawab dengan senyum jahil. Bahkan bukan hanya sahabat-sahabatnya tapi para member EXO-K juga

"tidak ada yang kami rencanakan, HyeRa-ya" jawab Kai dengan smirknya yang membuat HyeRa seketika bergedik melihatnya aku dalam bahaya – batinnya

"benar, tak ada" tambah Chanyeol dengan senyum jahilnya

"hyung ! sudahlah" ujar Sehun pada mereka, ya ia sepertinya sedikit kesal pada kedua hyungnya itu

"HeeYoung !" pekik HyeRa pada saudaranya itu

"ayolah, HyeRa. Kau tidak menyadarinya?" tanya RaHee, bahkan ia tidak menggunakan embel-embel 'eonni' lagi untuk memanggil HyeRa

"RaHee! Arraseo, jika kalian tidak ingin memberitahuku. Aku pulang" ujar HyeRa lalu beranjak pergi, tapi sebuah tangan menahannya

"kau ingin pergi? Lagi? Kajima, Rara-ya" ujar Sehun seketika membuat HyeRa terkejut dan membulatkan matanya

Panggilan itu, hanya ada satu orang yang mengetahuinya. Ya, satu orang yang mengetahuinya adalah orang yang memanggilnya seperti itu, teman masa kecilnya. Teman yang sudah seperti oppa baginya. Seseorang yang ia rindukan. Sosok oppa dan teman yang selalu membuatnya nyaman jika berada didekatnya

"sudah kubilang bahwa aku menemukannya, HyeRa-ya" ujar HeeYoung lalu masuk bersama yang lain

"ikut denganku. Kau harus menebus waktuku yang terbuang karna menunggumu" ujar Sehun sambil menarik lengan HyeRa pelan agar mengikutinya

-SEHUN & HYERA SIDE-

"aku tau kalau aku tampan"ujar Sehun saat HyeRa memperhatikannya. Sedangkan HyeRa hanya mencibir namja yang ada disebelahnya itu

"kau ingin membawaku kemana, hah?" tanya HyeRa

"kemanapun, sampai kau mau menceritakan semuanya padaku" jawab Sehun

"menceritakan apa?"

"masalahmu. Aku mengenalmu, HyeRa-ya. Jangan coba berbohong padaku" ujar Sehun

"baiklah" ujar HyeRa dan itu membuat Sehun tersenyum

"berceritalah disini, kita tidak mungkin keluar. Ya jika kau mau keluar silakan, tapi jangan pernah salahkan aku jika besok berita tentang dirimu tersebar ke seluruh dunia" ujar Sehun sambil menepikan mobilnya

"ceritakanlah, Hyera"ujar Sehun. hyeRa hanya menghela nafas

"haruskah?" tanya HyeRa ragu

"harus" jawab Sehun yakin pada yeoja disampingnya itu

"oppa, apa kau ingat saat aku berkata bahwa masalahku terlalu rumit untuk kuceritakan?" tanya HyeRa dan Sehun menganggukan kepalanya

"ini lebih rumit dari sebelumnya" mendengar dengan serius perkataan yang diucapkan HyeRa, hingga satu pertanyaan yang membuatnya tersentak

"oppa, apa yang akan kau lakukan jika kau tahu bahwa kau hanyalah anak angkat?"

To Be Continue