Keesokan harinya, Naruto melihat Hinata di sekolah sedang bercengkrama asik dengan seorang siswa lelaki yang kelihatannya seangkatan hal itu Naruto sangat cemburu dia pun berjalan menghampiri Hinata yang masih mengobrol dengan siswa tersebut.

"Hinata-chan siapa dia?" Tanya Naruto kepada Hinata yang kelihatannya agak kaget dengan kehadiran Naruto yang datang secara tiba tiba.

"Di..dia teman satu klub ku Naruto-kun" jawab Hinata yang sedikit tergagap.

"Uchiha Sasuke teman satu klub Hinata, salam kenal " ucap pemuda yang bernama Uchiha Sasuke itu dengan pandangan datar.

" Namikaze Naruto 'kekasih' Hinata-chan " balas Naruto sambil menekankan kata kekasih dengan pandangan tak kalah datar dari Sasuke.

Sasuke agak kaget mendengar kata kata Naruto barusan. Dia lalu melihat tajam kearah Hinata. Sedangkan dengan Hinata yang di lihat seperti itu oleh Sasuke hanya bisa menundukkan kepalanya.

Keadaan menjadi hening seketika. "Hah... Hinata-chan apakah kau tidak masuk kekelasmu?" Tanya Naruto kepada Hinata sambil memecah keheningan yang menyelimuti sekitarnya.

"Ya Naruto-kun, aku akan pergi kekelas "jawab Hinata

"Biar aku antar sampai ke kelasmu"

Naruto dan Hinata lalu pergi meninggalkan Sasuke yang sedang menatap mereka dengan pandangan yang sulit di artikan.

OoooOooooOoooOooo

"Hinata-chan kenapa kau bersama Sasuke tadi?" Tanya Naruto sambil mengantar Hinata ke kelasnya.

"Aku hanya membicarakan soal kegiatan klub bersama Sasuke-kun"

"Aku tidak suka kau dekat dengan dia" ujar Naruto sedikit menahan emosinya

"Kenapa kalau aku dekat dengan Sasuke-kun?" Balas Hinata marah dengan Naruto.

Melihat Hinata marah Naruto juga ikut marah " Aku hanya tidak suka kau berdekatan dengan lelaki lain selain aku".

"Kau tidak berhak mengaturku Naruto-kun!" Balas Hinata sengit.

"Tentu aku berhak. Aku adalah kekasih mu Hinata-chan".

Hinata lalu pergi meninggalkan Naruto sambil menangis. Naruto yang melihat Hinata berlari meninggalkannya hanya diam. Dia juga sedang marah Hinata membela Sasuke di banding dirinya yang notabene merupakan kekasihnya. Naruto lalu pergi menuju kelasnya dengan sedikit kesal.

Naruto POV

'Ada apa dengan Hinata, mengapa dia lebih memilih si Sasuke itu di banding aku?'Ucap Naruto dalam hati yang masih berjalan menuju kelasnya.

'Aku kan kekasihnya, seharusnya dia tau kalu aku cemburu melihatnya bersama lelaki lain' Naruto mendengus pelan. Tak terasa Naruto sudah berada di depan kelasnya. Naruto melangkahkan kakinya masuk ke kelasnya.

Naruto POV End

Skip Time

Bel pulang telah berdering. Seluruh murid SMA Konohagakuen berhamburan keluar dari sekolah. Ketika Naruto berada di halaman sekolah, dia melihat Hinata hendak pulang. Bergegas Naruto menghampiri Hinata.

"Hinata-chan.." teriak Naruto. Hinata tetap acuh mendengar suara Naruto, dia pun tetap melanjutkan langkahnya.

"Hinata-chan" teriak Naruto sekali lagi.

Melihat Hinata tetap berjalan menjauh, Naruto akhirnya mengejar Hinata.

"Hinata-chan tunggu" Naruto menarik tangan Hinata agar berbalik menatapnya.

"Hinata kumohon maafkan aku" mohon Naruto kepada Hinata. Hinata hanya memandang Naruto diam.

"Hinata-chan aku salah, aku memang tidak berhak mengekangmu" ucap Naruto merasa bersalah. "Tapi tolonglah Hinata-chan, setidaknya kau mengerti perasaanku. Apa kau tidak tahu kalau aku cemburu melihatmu bersama lelaki lain?" Ujar Naruto panjang lebar dengan nafas yang memburu.

"Jadi maafkan aku ok?"

"Baiklah Naruto-kun aku memaafkan mu. Mungkin aku juga salah karena tidak mengerti perasaanmu". Jawab Hinata.

"Yeey... besok kan hari minggu, jadi bagaimana kalau kita berkencan?" Tanya Naruto dengan menggaruk belakangan kepalanya yang tidak gatal.

"Umm.. baiklah aku mau" setuju Hinata dengan malu.

"Ok.. besok aku jemput ke apertemenmu, jam 10 pagi "

" baiklah"

"Yeeeyy" teriak Naruto girang.

" baiklah sekarang ayo ku antar kau pulang Hinata-chan".

Lalu Naruto mengantar Hinata pulang. Besok Naruto akan berkencan dengan Hinata, bersama sepanjang hari ahhh... memikirkannya saja sudah membuat Naruto tidak sabar menunggu besok. Akankah kencan mereka berjalan mulus tanpa ada gangguan?

See you next chapter :-)

Hah akhirnya... chapter kedua selesai. Mohon kritik dan sarannya yah. Dan untuk yang review chapter 1 terima kasih walau belum bisa sebutin namanya. Dan semoga ff saya dapat dinikmati para yang terakhir...

RnR PLEASE:-)