Balas2 Review:

Nae_Rossi Chan: Thanks to review me, senpai. Sasunarugaa ato Sasugaanaru y? Tebak aja sendiri he..he..he. Terus baca fic ku ya…*maksa* Soal yatus doakan saia ya supaya tidak yatus..*ngarep+maksa*

Chiba Asuka: penggambarannya dan penggambaran karakternya kurang ya? Senpai kasih tahu dong gimana caranya buat konfliknya, penggambaran karakter dan penggambarannya jadi jelas….*maksa* *puppy eyes* iya saia juga sangat tidak suka Sasusaku kok....^^

Lovery Lucifer: Arigatou reviewnya ya senpai. Yaoi ya? Kayaknya enggak dech…*spoiler**menghela nafas* soalnya aku nggak bisa buat yang yaoi…. Senpai tolong ajari aku buat yaoi dong?...*ngarep+maksa* tetep baca fic ku ya senpai….*puppy eyes* Arigatou senpai..

Hyuuga Reika: Arigatou reviewnya senpai. Kalau yang soal Gaara yang double "a" itu punya senpai sama Mashashi Kisimoto tapi kalau yang double "r" punya saia....*ditabok senpai* he...he...he... tapi mulai dari chapter 2 ini saia akan mengganti Garra jadi Gaara. Oooo iya senpai maaf saya lupa belum koreksi soalnya saia biasa manggil Shikamaru pake Nara Shikamaru jadi saia nggak sadar kalau terbalik. Maklum masih baru senpai. Arigatou senpai. Ya... pasti senpai saia akan baca fic senpai. Senpai tolong ajari saia buat konflik cinta segiempatnya lebih jelas senpai....*ngarep* tetep baca fic ku ya senpai*maksa* Arigatou senpai...

NikuCross d'Vizard: Arigatou reviewnya senpai. Yapz thul SasuNaruGaa tapi senpai masih kurang satu Itachi. Jangan lupakan dia senpai.... Waaaaaa.... baju Gaara jangan dibuat ngelap ingus senpai. Saia kan nanti susah cuci bajunya...*ditabok fans Gaara* Senpai, tolong ajari saia buat konflik cinta segiempatnya lebih jelas senpai...*ngarep* tetep baca fic ku ya senpai...*maksa* Arigatou senpai...

Yue Asahi: Arigatou reviewnya senpai. Senpai, tolong ajari saia buat konfliknya, penggambaran karakter dan penyampaiannya jadi lebih jelas....*maksa* Arigatou senpai...

harurun GAARA: Arigatou reviewnya senpai. Kalau yang soal Gaara yang double "a" itu punya senpai sama Mashashi Kisimoto tapi kalau yang double "r" punya saia....*ditabok senpai* he...he...he... tapi mulai dari chapter 2 ini saia akan mengganti Garra jadi Gaara. Huh...tadinya sih saia mau buat yang yaoi tapi saia nggak bisa....*menghela nafas* Kecepetan? Senpai tolong ajari saia buat konfliknya, penggambaran karakter dan penyampaiannya jadi lebih jelas....*maksa* trus ajari saia biar alurnya nggak kecepetan senpai...*puppy eyes* tetep baca fic ku ya senpai...*maksa* Arigatou senpai...

cha-chan.d-psycoholic: Arigatou reviewnya senpai. Kalau yang soal Gaara yang double "a" itu punya senpai sama Mashashi Kisimoto tapi kalau yang double "r" punya saia....*ditabok senpai* he...he...he... tapi mulai dari chapter 2 ini saia akan mengganti Garra jadi Gaara. Hai...senpai saia lupa belum tulis. Iya senpai main band. Si Teme malah yang palng berperan lho senpai....*spoiler* tetep baca fic ku ya senpai...*maksa* Arigatou senpai...

~Arigatou senpai~

Haloooo……

Sayuri-chan di sini………^_^

*kali ini dengan membentuk tanda v di tangan dengan senyum maut yang membuat orang enek melihatnya*

minasan: Hooooeeekkkkkk

*muntah membanjiri seluruh dunia ini

Ya udah dech kalo gitu selamat membaca capther selanjutnya aja ya

*pergi menuju ke pesawat dan langsung tinggal landas menuju mars*

~Sayuri-chan present~

Akhirnya Sasuke mulai memasuki kawasan elit di Konohagakure. Orang- orang sering menyebut kawasan ini dengan nama khawasan elit Uchiha. Samping kanan dan kiri jalan yang di lalui Sasuke di kawasan tersebut semuanya menampilkan rumah- rumah yang megah bagai istana. Tak terkecuali rumah Sasuke. Tidak beberapa lama setelah masuk ke kawasan elit Uchiha, Sasuke pun akhirnya tiba di sebuah rumah berukuran sangat besar dan terlihat sangat elegan. Rumah tersebut berukuran sangat lebih dari sekedar besar. Pintu gerbang yang tinggi menjulang menutupi rumahnya yang bagaikan istana itu. Setelah memasuki pintu gerbang Sasuke pun segera memarkir mobilnya di tempat yang sudah di siapkan dan betapa terkejutnya dia, karena ternyata mobil semua sahabatnya masih bertengger dengan manis di depan mobilnya. "Mungkinkah mereka menungguku?" Batin sasuke tidak percaya dengan apa yang di lihatnya. Karena tidak mau terlalu lama bingung, Sasuke pun bergegas masuk ke dalam rumahnya.

" Hei, Teme. Kau lupa ya? Ini kan jadwal latihan kita!" Ucap seorang cowok dengan rambut panjang di kuncir menghadap ke atas seperti nanas sambil membentak Sasuke.

Sasuke memegang keningnya. "Ops…, aku lupa."

"Kau ini gimana sih, tadi kau ke mana aja?" Kali ini Sai angkat bicara.

"Tadi aku jalan-jalan trus makan. Kenapa kau nggak telepon aku sih?" Sasuke menatap aniki kesayangannya (hoek) dengan tatapan marah.

"Aku sudah mencoba meneleponmu, sayang. Tapi tidak aktif." Itachi menerangkan kepada adiknya dengan sabar.

"Masak sih." Ucap Sasuke tidak percaya. Sejurus kemudian dia mengambil sesuatu dari dalam saku celananya. Ternyata dia mengambil ponselnya dan melihat layar ponselnya. Dan ternyata anikinya benar. Ponselnya tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

"Sudahlah maafkan saja Sasuke. Lagian kita kan masih punya cukup banyak waktu untuk latihan kan?" kali Gaara menengahi perselisihan antara mereka yang tidak mungkin akan terpecahkan.

Kali ini seperti tadi saat mereka ada di mall. Semua orang yang ada di rumah Sasuke termasuk Sasuke menatap bingung pada Gaara. "Tidak biasanya Gaara begini." Batin Sasuke bingung dengan perubahan sikap sahabat baiknya itu.

"Gaara, Kamu kenapa?" Akhirnya Sasuke bertanya pada Gaara karena sudah tidak tahan menahan kebingungannya. "Gaara yang biasanya selalu tanpa ekspresi dan dengan sadis menghabisiku kalau aku terlambat latihan berubah seperti ini, itu sangat aneh." Sebenarnya kata-kata itu yang akan diucapkan Sasuke pada Gaara, tapi ia urung untuk mengungkapkannya.

"Gaara memiliki orang spesial yang membuatnya berubah sejauh ini. Kau ingat yang kita bicarakan tadi siang. Hal yang membuatmu pergi dari kami dan akhinya terlambat begini." Kali ini cowok bernama Neji yang angkat bicara (setelah diem aja selama chapter 1).

Sasuke mengangguk cepat. Tanda ia masih mengingatnya. "Ayo kita latihan!" ajak Sasuke akhirnya daripada harus mengobrol tentang suatu hal yang akan membuatnya sakit kembali. Semua personel Flying band mengikuti langkah Sasuke menuju studio band yang berada di beranda belakang rumahnya. (maklum orang elit Uchiha)

Setelah semuanya bersiap di posisi masing-masing kali ini terdengar suara shikamaru di belakang drumnya (tumben ga' tidur) "Kita mau latihan apa nih?"

Semua berpikir….. Lalu "Bagaimana kalau "Pandangan Pertama"" Usul Sasuke setelah berdiam agak lama, kemudian di setujui oleh semua orang yang hadir di sana (??).

Latihan pun dimulai dengan petikan gitar Gaara yang memang paling jago dalam memainkan gitar. Disusul kemudian suara Sasuke yang tak kalah hebat dengan gitar Gaara.

Lama ku memendam rasa di dada

Mangagumi indahmu wahai jelita

Tak dapat lagi ku ucap kata

Bisuku diam terpesona

Merasa tak mau kalah Gaara ikut menyanyi meneruskan Sasuke dan menyerahkan hak bergitar (??) sepenuhnya pada Sai dan Itachi.

Dan andai suatu hari kau jadi milikku

Tak akan ku lepas dirimu oh kasih

Dan bila waktu mengizinkanku

Untuk menunggu dirimu

Dan kemudian suara mereka pun bersatu tapi kali ini Gaara tetap memetik gitarnya.

Kurasa ku t'lah jatuh cinta

Pada pandangan yang pertama

Sulit bagiku untuk bisa

Berhenti mengagumi dirinya

Kali ini Gaara menyanyi sendirian lagi.

Seiring dengan berjalannya waktu

Akhirnya kita berdua bertemu

Oh diriku tersipu malu

Melihat sikapmu yang lucu

Sasuke pun tak mau kalah meneruskan Gaara menyanyi. Kali ini ia menyanyi sendirian juga.

Dan andai suatu hari kau jadi milikku

Tak akan ku lepas dirimu oh kasih

Dan bila waktu mengizinkanku

Untuk menunggu dirimu

Suara mereka pun menyatu kembali.

Kurasa ku t'lah jatuh cinta

Pada pandangan yang pertama

Sulit bagiku untuk bisa

Berhenti mengagumi dirinya

Oh tuhan tolong diriku tuk membuat

Dia menjadi milikku, sayangku, kasihku, oh cintaku

She's all that i need

Sasuke kembali.

Dan bila kita bersama

Sekarang Gaara.

Kan ku jaga dirimu untuk selamanya

Lalu suara mereka melebur kembali.

Kau terima cintaku

Terus seperti itu hingga lagu yang mereka bawakan berakhir. Benar-benar duet yang sangat sempurna. Untung saja tidak ada cewek yang mendengar nyanyian mereka. Kalau tidak…

"Yap, latihan kali ini selesai." Ucap Shikamaru saat lagu yang mereka bawakan selesai.

"Oke. Kami langsung pulang, ya." Neji mewakili Shikamaru yang sudah sedari tadi menguap dan Sai mohon pamit pada si empunya rumah. Yang di pamiti hanya mengangguk. Lalu ketiga orang itupun pergilah. (kok jadi bahasa melayu kuno ya??).

"Oke. Kalau gitu aku juga pamit dulu ya, Kak." Pamit Gaara sopan pada Itachi. Yang di pamiti tersenyum heran tapi sejurus kemudian dia mengangguk.

"Kamu mau nebeng aku ga'?" Gaara bertanya pada Kiba yang rumahnya satu jalan dengannya dari rumah Sasuke. Yang ditanya hanya mengangguk setuju. Kemudian Gaara pun lenyap bagai di telan bumi.

Sunyi, ya beginilah keadaan rumah Sasuke kalau mereka semua sudah pulang. Ayahnya yang bekerja sebagai Kepala polisi itu di tugaskan ke luar negeri maka ibunya yang setia pun harus menemani suaminya tercinta. Maka keadaan rumah yang ditinggalkan pun menjadi sepi. Sasuke memang di temani oleh anikinya tercinta. Tapi tetap saja rumah sebesar itu sangat besar untuk ditinggali mereka berdua.

Di luar rumah Sasuke

Gaara melihat Neji, Sai dan Shikamaru sedang bersiap untuk masuk ke dalam Ferrari 360 berwarna biru kehitaman milik Shikamaru. Kemudian Gaara memanggil mereka.

"Hei!!!!" Mereka bertiga pun menoleh ke arah Gaara secara bersamaan. Karena tidak tahu siapa yang di panggil oleh Gaara.

"Ada apa?" Tanya Shikamaru dengan wajah malas.

"Apa kalian tidak merasa ada yang aneh dengan Sasuke?" Gaara berbicara sambil berlari menuju ke arah mereka bertiga.

"Ya, sebetulnya aku juga merasa aneh. Sasuke yang tidak pernah terlambat dan tidak suka orang lain terlambat bisa terlambat dengan waktu keterlambatan selama itu. Apalagi setelah masuk ke rumah ia lebih sering terlihat melamun." Shikamaru mulai mengeluarkan intuisinya.

"Benar, aku juga berpikir begitu." Kiba pun akhirnya angkat bicara.

"Mungkinkah dia sedang jatuh cinta. Aku lihat tadi saat berduet denganmu Gaara, dia terlihat sangat menghayati lagunya. Sama sepertimu kurasa." Sai memulai menganalisa dengan otaknya yang pas-pasan. Yang lain pun hanya menggelengkan kepala.

"Baiklah. Sudah terlalu malam untuk kita mendiskusikannya sekarang. Bagaimana kalau besok saja pada saat Sasuke tidak ada. Aku mulai lelah setelah berjalan denganmu tadi siang, Sai." Neji menengahi pembicaraan malam itu. Dan yang lain pun mengangguk menyetujui sarannya.

Neji, Sai dan Shikamari menaiki mobil milik Shikamaru lalu melesat pergi menuju rumah mereka yang satu arah. Sementara Gaara dan Kiba menaiki Porsche Carrera GT berwarna silver milik Garra yang kemudian melesat pergi meninggalkan rumah Sasuke.

Di Rumah Gaara

Setelah mengantar Kiba sampai di rumahnya dengan selamat dan sehat walafiat kini tinggal dia sendiri yang harus pulang ke rumahnya tercinta. "Pasti Temari dan Kankuro sudah menungguku." Batin Gaara.

Ternyata dia salah. Karena sudah terlalu malam dia pulang maka Kankuro sudah menuju alam mimpi dengan damai di kamarnya dan Temari kakak yang setia menunggunya sudah tertidur dengan manis di sofa runag tamu rumah mereka. Karena kasihan melihat kakak perempuan tercintanya tertidur di sofa karena menunggunya. Gaara menutuskan untuk membopong nee-san nya itu ke kamar Temari. Setelah tugasnya membobokkan Temari dengan selamat di kasurnya kini tinggal kewajiban untuk membobokkan dirinya sendiri di spring bed merah miliknya. Saat akan memejankan mata. Terdengar suara ponselnya berdering tanda menerima sebuah pesan. Dengan enggan diambilnya ponselnya dari meja belajarnya yang jaraknya sangat jauh dari tempat tidur. Dengan enggan pula ia melihar layar. "Siapa sih yang sms malah-malah begini.?" Batin Gaara bertanya-tanya. Setelah ia melihat ke layar ponselnya tertulis…

1 pesan diterima

Dari: Naruto Uzimaki

Dengan semangat di bukanya sms yang baru saja masuk ke ponselnya.

Gaara, kamu sudah selesai latihan?

Kalau sudah cepat tidur nanti kamu kecapaian!!

Jangan lupa ke kamar mandi, sikat gigi lalu bobok!!

Gaara hanya tertawa kecil saat membaca sms dari kenalan barunya itu. Orang yang sebenarnya telah membuatnya jatuh cinta untuk pertama kalinya. Kejadian itu bermula saat Gaara sedang makan sendirian di sebuah mall ternama di pusat kota. Tiba-tiba cewek itu tanpa sungkan duduk di depan kursinya. Cewek itu bercerita banyak hal pada Gaara begitu juga sebaliknya. Sampai Gaara akhinya di ajari banyak hal tentang kehidupan dan bagaimana caranya menghargai hidup oleh cewek itu. Dan tanpa sepengetahuan Gaara ternyata cewek itu juga yang telah membuat Sasuke bersikap aneh tadi. Gaara pun membalas sms cewek itu dengan jawaban sewajarnya kemudian mengikuti saran cewek itu dan segera pergi tidur.

TBC

Author:

Bwuaaaahaaaaa.....

Sekarang tidak ada yang membungkam mulutku lagi

*berkata dengan bangga*

minasan arigatou untuk reviewnya ya

kok malah jadi nggak kelihatan konfliknya gini???

Saia jadi bingung kelanjutan ceritanya.... *dilempar sandal*

Minasan tolong kasih saran gimana supaya konflik cinta segiempatnya jadi kelihatan....*ngarep+maksa*

Minasan jangan lupa kasih masukan untuk saia biar nggak yatus ya.....*ngarep+maksa*

Arigatou minasan......

Jangan lupa review lagi ya, ya, ya, ya

Review yang banyak ya….^_^

Tunggu capther selanjutnya ya!!

Masih banyak lho !!!!

Jangan bosen nge-riview ya!!!!!!!!

R

E

V

I

E

W

.

.

.

Arigatou minasan….