Title: Our Youth
Cast: Jin, Suga, Namjoon, Hoseok, Jimin, Taehyung, Jungkook #VHope #NamJin #VMin #YoonSeok #KookMin
Lenght: Chapter
Rating: 15+
Author: Tae-V [Line KTH_V95, Twitter KTH_V95]
Inspired By Drama Korea "Because It's The First Time".
CHAPTER 2
.
Hoseok adalah cinta pertama Taehyung, begitu juga sebaliknya, Taehyung adalah cinta pertama Hoseok.
Mereka tumbuh bersama sejak masih kanak-kanak, sebelum mereka mengenal bangku sekolah.
Rumah mereka bertetangga, karena itu mereka dekat sejak kecil.
Taehyung selalu membantu Hoseok setiap Hoseok kesulitan. Hoseok selalu menghibur Taehyung setiap Taehyung merasa sedih.
Sampai ketika mereka menginjak bangku SMP, mereka menyadari ada perasaan cinta yang tumbuh diantara mereka.
Saat itu Taehyung baru masuk kelas satu SMP, sedangkan Hoseok yang setahun lebih tua darinya naik ke kelas dua SMP.
Taehyung mengutarakan perasaannya, dan tentu saja Hoseok menjawab dengan respon positif karena ia juga menyukai Taehyung.
Walaupun usia Taehyung setahun lebih muda, namun seluruh teman-teman mereka di sekolah mendukung hubungan mereka yang manis itu.
Mereka berkencan selama dua tahun di SMP, dan perpisahan pun terjadi diantara mereka.
Perpisahan itu berawal ketika Hoseok harus pindah rumah.
Ayah Hoseok bangkrut dari usahanya karena ditipu. Karena stres dan depresi berat, ibu Hoseok memutuskan untuk bunuh diri.
Rumah Hoseok juga akhirnya disita bank sehingga Hoseok dan keluarganya terpaksa pindah ke daerah yang lebih kumuh yang jaraknya cukup jauh dari rumah Taehyung yang berada di lingkungan perumahan mewah.
Saat itu Taehyung berusaha mempertahankan hubungan mereka namun tentu saja Hoseok yang tengah terpuruk dengan kebangkrutan ayahnya dan kematian ibunya itu memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka.
Bagaimanapun juga, Hoseok akan selalu teringat ibunya jika ia bersama Taehyung, karena ibu Hoseok begitu menyayangi Taehyung. Apalagi ibu Taehyung dan ibu Hoseok berteman akrab.
Selain itu, Hoseok merasa malu dengan keadaannya yang kini jatuh miskin, sementara keluarga Taehyung hidup dalam kemewahan.
Ketika Hoseok lulus dari bangku SMP, saat itulah kisah cintanya dengan Taehyung berakhir.
Sebelum mobil yang mengangkut barang-barang milik Hoseok melaju meninggalkan tempat tinggal lamanya itu, Taehyung terus memeluk tubuh Hoseok yang tak juga berhenti menangis.
"Aku akan baik-baik saja, ijinkan aku menangis untuk terakhir kalinya hari ini" sahut Hoseok dalam pelukan Taehyung.
"Tak bisakah kita tetap bersama?" sahut Taehyung dalam hati sambil mengusap lembut kepala Hoseok.
Taehyung rasanya ingin sekali lagi menanyakan hal itu, namun Taehyung tahu dengan sangat jelas, Hoseok akan semakin terpuruk dalam kesedihan jika Hoseok tetap bersama Taehyung.
Perpisahan itupun terjadi diantara mereka.
Taehyung harus melalui masa-masa kelas tiga SMP nya dengan sulit.
Ia bukan hanya kehilangan kekasih yang dicintainya, tapi ia juga kehilangan sahabat masa kecil terbaiknya itu.
.
.
.
Setahun tak terasa sudah berlalu sejak perpisahan Hoseok dan Taehyung.
Mereka sesekali masih sering chatting di sosial media, namun tidak seintens dulu.
Bagaimanapun juga Taehyung disibukkan dengan ujian kelas tiganya, sedangkan Hoseok disibukkan dengan keharusan beradaptasi di lingkungan barunya.
Dan musibah yang besar menimpa Taehyung.
Ayah dan ibunya bercerai. Ibunya menikah lagi dengan pria yang memiliki kewarganegaraan asing dan tinggal di New York, sedangkan ayah Taehyung menikah lagi dengan wanita lain, dan wanita itu membenci Taehyung karena mengingatkannya kepada ibu Taehyung.
Taehyung bercerita sambil menangis semalaman dengan Hoseok di telepon, sampai akhirnya Hoseok memberikan sebuah ide.
"Pindah saja kesini. Aku punya tiga sahabat yang sangat ramah disini. Bergabunglah dengan kami." sahut Hoseok di telepon malam itu.
"Bolehkah aku menemuimu? Maksudku, bisakah kau melihatku lagi?" tanya Taehyung.
"Masalah kematian ibuku? Dan kebangkrutan ayahku?" tanya Hoseok.
"Uh... Iya..." sahut Taehyung.
"Tenang saja,aku sudah bisa mengiklaskan semuanya. Ketiga sahabat baruku ini sungguh luar biasa~ Mereka benar-benar banyak membantuku selama setahun ini untuk bangkit dari keterpurukanku." sahut Hoseok dengan nada cerianya.
"Termasuk melupakan perasaanmu padaku?" Ingin rasanya Taehyung bertanya, namun ia bahkan sudah tidak lagi berani mengungkit kisah cintanya dengan Hoseok.
"Hei Taehyung~ Kau masih disana?" tanya Hoseok karena Taehyung terdiam dan tidak berbicara di telepon beberapa detik lamanya.
"Ah~ Iya... Aku akan coba bicarakan dengan ayahku, hyeong.." jawab Taehyung.
"Uhm... Hanya saja..." Hoseok agak ragu.
"Kenapa hyeong?" tanya Taehyung.
"Uhm.. Lingkungan disini agak kumuh. Sangat jauh dibandingkan lingkungan tempat tinggalmu saat ini. Apa kau bisa beradaptasi?" tanya Hoseok dengan agak ragu, mengingat betapa mewahnya gaya hidup Taehyung selama ini.
"Tentu saja~ Selama ada kau disana, aku bisa beradaptasi dengan baik..." sahut Taehyung sambil tersenyum.
"Uh?" Hoseok terkejut.
"Ah~ Maksudku, bagaimanapun juga kau sahabatku sejak kita masih sangat kecil hyeong. Aku bahkan tidak bisa menemukan teman dekat selain kau..." sahut Taehyung, mencari alasan agar tidak terlihat masih mengharapkan cinta Hoseok untuknya.
"Kalau begitu, pindahlah kesini, aku jamin kau senang berkenalan dengan ketiga sahabat baruku" sahut Hoseok dengan nada penuh semangat.
Taehyung berbicara kepada ayahnya, dan akhirnya ia diijinkan pindah ke daerah tempat tinggal Hoseok serta masuk ke SMA yang sama dengan Hoseok agar ibu tirinya tidak mengusiknya.
Taehyung dibelikan sebuah rumah yang cukup luas dan nyaman, bisa dikatakan rumah yang dibelikan ayah Taehyung itu adalah rumah terbesar dan ternyaman di lingkungan sekitarnya.
Taehyung pindah ke daerah itu dan disambut dengan senyuman oleh Hoseok dan ketiga sahabat barunya. Jin. Namjoon. Yoongi.
"Kenalkan, namaku Jin, aku tiga tahun lebih tua darimu, Taehyungie~ Aku dan ayahku membuka sebuah rumah makan." sahut Jin sambil melambaikan tangannya dan tersenyum manis kepada Taehyung.
"Hai, aku Namjoon. Ayahku seorang dosen jurusan kedokteran yang cerdas, tapi ia galak dan menyeramkan. Ah~ Aku seumuran dengan Hoseok, satu tahun diatasmu." sahut Namjoon sambil menunjukkan kedua lesung pipinya.
"Hai, aku Yoongi~ Aku anak dari pemilik toko kaset satu-satunya di daerah ini. Aku dua tahun lebih tua darimu." sahut Yoongi sambil mengangkat tangan kanannya. Tangan kirinya dimasukkan ke saku celananya.
Dan dari saat itulah semuanya dimulai.
.
-TBC-
Note: Oke, maaf chapter ini masih pendek.. Masih saya tarik ulur/? jalan pemikiran readers :) jadi 4 chapter awal FF ini semacam teaser lah, pembuka..
Jadi, silakan ditunggu kelanjutan chapter-chapternya ya all :) /deep bows/
Btw, ternyata FF ini juga dapet tanggapan yang baik dari readers sekalian, saya terhura :) semoga ff ini beneran kaga ngecewain kalian semua ya :)
NGOMONG2 KAMBEK BANGTAN KEREN SEKALI :) TAEHYUNG MAKIN KEREN KAYAK SAYA/? /DIBUNUH READERS/ XD
reply for review:
Rrn49: hayo jiminnya mana hayo? :)
Hwimang : ketauan kan udah siap ex taetae :) btw salam kenal hwimang :) baru liat idmu review ff saya :) thx udah nyempetin baca ya semoga suka :)
Hana: hanaaaaaa longtime no see :( tae-v kangen tau hmmmm~ aigoo byk tugas? semangat ya! selesain tugas2nya dulu baru buka ffn, itu pilihan yang bagus :) hayo vhope lovers ya? tuh taetae kaga bisa mupon dari hoseok :)
dewiaisyah: iya setelah lama ngetroll akhirnya publish juga ff ini wkwkw XD hayo kira2 masalahnya apa nih hayo? :)
kimhyoshin : aigoo terharu baca reviewnya :) semoga kamu suka ya hyosin sama ff yang ini :) udah add line saya? id linemu apakah? kemaren hp saya ilang jadi baru install line lagi makanya dari kmrn hampir sebulan saya kaga on line :(
hopekies : vhope as u wish :) wkwkw chapter2 awal pendek2 nih tp chapter 5 keatas udah lumayan panjangan kok walo masih pendek sebenernya XD mantan taetae adalah... HOSEOK XD
ekayuni018 : wah pencinta vhope juga yuni? banyak ternyata ya vhope shipper tuh :) hayo kira2 alur ff ini bakalan gimana hayo? :) silakan terus stay tune sampe end ya :)
