Disini yang jadi Sungmin soensaeng dipanggilnya Lee seonsaeng, Jungsoo seonsaeng jadi Park seonsaeng yaa...

'Saatnya balas dendam,anak manis'

Suasana kelas seketika menjadi ramai sejak perginya Lee seonsaeng. Murid-murid sibuk berbisik-bisik dengan teman sebangkunya. Membicarakan guru baru itu rupanya. `Kyaa... saem! Maukah saem jadi namjachinguku?' teriak salah satu siswa. 'YA! Jangan seperti itu pada Cho seonsaeng!' timpal yang lain. Sedangkan yang dibicarakan malah senyum-senyum tidak jelas -_-

Sementara itu Yesung malah menyandarkan kepalanya di meja meratapi nasibnya. Hey! Siapa yang tidak ngeri bila orang yang dibentaknya tadi ternyata adalah gurunya? Huh, Yesung yang malang.

"Baiklah anak-anak, sekarang kita melanjutkan materi kalian," kata Kyuhyun sambil membuka buku yang ia bawa tadi. Tentunya ia sudah tau pelajaran muridnya sampai mana. Informasi dari Park seonsaeng tentu saja."Sekarang kita mulai bab baru," saat Kyuhyun menjelaskan tentang materinya, seluruh murid tampak memperhatikan papan tulis. Sambil sesekali melirik wajah tampan Kyuhyun tentunya. Ck, dasar.

Ternyata tidak semua murid memperhatikan, Kim Yesung malah menyandarkan kepalanya di tangan sambil melihat ke luar jendela. Tempat duduk Yesung memang dekat jendela. Entah apa yang ia pikirkan.

"Kurasa aku perlu mengecek apakah kalian mengerti atau tidak" ucap Kyuhyun lalu menulis soal di papan tulis. "Cha.. siapa yang ingin maju ke depan? Tanya Kyuhyun sambil menatap seluruh murid. Namun tidak ada yang mengangkat tangan, malah saling menatap satu sama lain. "Tidak ada yang mau maju? Baiklah kalau begitu biar aku tunjuk saja," ucap Kyuhyun. Seisi kelas hening. Berharap saja supaya tidak ditunjuk Kyuhyun.

"Emm... Kau yang duduk paling belakang pojok!" seru kyuhyun sambil menunjuk Yesung. Seluruh murid menatap Yesung. Namun sayang, yang dipanggil tidak menoleh malah menatap ke luar jendela, sedang melamun. Merasa panggilannya tidak mendapat respon, Kyuhyun memanggilnya lagi. "Haksaeng! Haksaeng!" seru Kyuhyun lagi. Donghae segera menyenggol lengan Yesung agar segera sadar dari lamunannya. Yang disenggol pun segera menyahut. "Mwo?" sahut Yesung polos. Ingin rasanya Donghae menjitak kepala besar temannya itu sekarang juga, namun bagaimana? Sekarang kondisinya tidak memungkinkan, apalagi sekarang ada Cho seonsaeng, bisa-bisa image-nya sebagai namja cool bisa musnah. Kekeke...

"itu," jawab Donghae sambil menunjuk Cho seonsaeng. Yesung pun menoleh menatap Cho seonsaeng. Ternyata seluruh penghuni kelas menatapnya. Nyali Yesung langsung menciut. 'Huwee... kenapa mereka semua menatapku seperti itu? Apa aku melewatkan sesuatu?' tentu saja kau melewatkan sesuatu, bahkan banyak sekali, Yesungie. Ngeri juga ditatap semua orang seperti ini. "I.. iya seonsaeng," jawab Yesung gugup "Kau melamun disaat pelajaran seperti ini?" seharusnya itu menjadi sebuah pertanyaan. Namun Kyuhyun melafalkannya dengan nada datar. Terlihat menyeramkan. "Maaf saem," bukan permintaan maaf yang sebenarnya. Karena dari awal memang Yesung sudah menganggap Cho Kyuhyun itu menyebalkan. Kekeke..

Kyuhyun menghela nafas "Hah... Siapa namamu?" Kyuhyun bertanya, kali ini benar-benar bertanya. "Yesung. Kim Yesung" jawab Yesung menatap Kyuhyun. " Kalau begitu, Kim Yesung, ayo sekarang kerjakan ini." Ujar Kyuhyun sambil menunjuk papan tulis. 'hh... sudah kuduga aku tidak akan lepas begitu saja dari ahjussi ini, ck menyebalkan,' Yesung dengan terpaksa mulai maju kedepan. Kearah papan tulis tentu saja. Dia berjalan sembari memberi death glare pada gurunya itu. Haha.. berani sekali dia. Sedangkan yang sedang ditatap hanya menyeringai ria. Dasar evil.

Begitu melihat soal yang ada di papan tulis, Yesung melongo. 'Ternyata ini yang aku lewatkan sedari tadi.' Tentu saja Yesungie... ini yang kau lewatkan. Dan kau baru menyadarinya sekarang? 'SIAL ahjussi itu berniat mempermalukanku, arghh... menyebalkan! ahjussi menyebalkann!'

"Kenapa diam saja? Ayo kerjakan Kim Yesung.." ucap Kyuhyun dengan nada merendahkan. Ayolah.. siapapun tau Yesung tidak bisa mengerjakannya. Dari tadi ia hanya melamun, bagaimana ia bisa mengerjakannya? Yesung berbalik menatap gurunya. "Maaf saem, aku tidak bisa mengerjakannya," jawab Yesung. Kedua tangannya saling bertaut di depan kaki. Kepalanya menunduk. Ia benar-benar malu dan sebal saat ini. "Itulah akibat jika kau melamun saat pelajaran, Sekarang kau bisa duduk. Minta temanmu mengajarimu," ucap Kyuhyun lembut. Bagaimapun evil-nya Kyuhyun, ia tetap seorang guruyang harus sabar tehadap muridnya.

Yesung berjalan menuju tempat duduknya, 'tenyata menyeramkan juga ahjussi itu ketika sedang marah,' tetapi tetap saja ia sebal pada Kyuhyun yang sudah mempemalukannya. Tepat sekali, ketika Yesung sudah duduk di bangkunya, bel berbunyi tanda waktunya istirahat. "Baiklah murid-murid saatnya istirahat, jangan lupa belajar lagi." Diam sejenak. "Dan kau.."menunjuk Yesung. "Kerjakan soal yang ada di papan tulis, besok kau kumpulkan padaku." Ucap Kyuhyun lalu pergi meninggalkan kelas.

"MENYEBALKAN!" teriak Yesung sambil menghentak-hentakkan kakinya. "YA! Sudahlah.. ayo pergi ke kantin, kkaja!" ucap Donghae lalu menarik tangan Yesung membawanya ke kantin. Dasar pemaksa -_-

Di sepanjang perjalanan ke kantin pun, Yesung tak henti-hentinya mengggerutu, Donghae saja sampai pusing. Bagaimana ia mengerjakan soal yang tadi? Mengerti saja tidak. Kekeke..

"Cha... sudah sampai, sekarang pesan makanan dan jangan menggerutu lagi! Membuatku pusing saja," "emm" Yesung pun meninggalkan Donghae untuk memesan makanan. "Ahjuhma, aku mau ddeokbokki dua,"

. . .

"ini.." ucap Yesung sambil menyerahkan 1 ddeokbokki pada Donghae. "Hae-ya pokoknya kau harus mengajariku mengerjakan soal yang tadi," ucap Yesung memaksa, sambil mengerucutkan mulutnya.

"YA! Kau pikir aku bisa,apa?" oh tuhan, ternyata Donghae juga tidak paham. Tapi beruntungnya Donghae karena bukan dia yang dipanggil Cho Seonsaeng, kekeke.. "Kalau begini aku harus bagaimana?" ucap Yesung panik. "Langsung saja kau bicara pada Cho seonsaeng kalau tidak ada yang bisa mengajarimu lalu kau bisa diajari olehnya," sebenarnya ide Donghae benar juga. Tapi itu hanya dianggap benar oleh orang yang tidak memiliki 'masalah' dengan Kyuhyun. 'Habislah aku,hiks' tangis Yesung dalam hati :v

SKIP

PULANG SEKOLAH

"Yasudahlah.. mau bagaimana lagi" keluh Yesung pasrah. Melanjutkan jalannya mencari Cho Kyuhyun. Sebenarnya ia bingung, ia takut kalau harus bertemu Cho Kyuhyun. Takut akan dimarahi sebenarnya, bayangkan saja dala msehari ia telah melakukan banyak kesalahan. Membentak guru, tidak memperhatikan guru, tidak bisa mengerjakan soal di depan kelas. Kurang sial apalagi dia?

Setelah menyusuri sekolah akhirnya Yesung sampai juga di ruang guru. Tempat di mana Kyuhyun berada. "Pemisi seonsaengnim-" ucap Yesung sambul menundukkan kepala. Berusaha bersikap sesopan mungkin. "eoh.. Yesung-ah, ada apa?" tanya Kyuhyun yang heran kenapa muridnya bisa sampai di sini. "I-itu saem, soal tugas yang kau berikan padaku" jawab Yesung. "Ah.. begitu. Apakah sudah selesai?" tanya Kyuhyun lagi. "S-sebenarnya itu belum selesai,saem. Teman-temanku tidak ada yang bisa mengajariku." Jawab Yesung jujur. Kenapa Yesung jadi gugup begini? Padahal Cho Kyuhyun biasa saja tak ada yang perlu ditakutkan. Entahlah Yesung pun juga tidak tahu. "Maukah saem mengajariku?" tanya Yesung sambil menutup matanya. Takut-takut kalau Cho Kyuhyun akan marah padanya. "Baiklah, kalau begitu sepulang sekolah aku akan mengajarimu. Nanti kau pulang bersamaku saja. Kita akan belajar di rumahmu" Jawab Kyuhyun. "Terimakasih,saem" jawab Yesung merasa lega "Kau tunggu saja di depan. Aku akan membereskan ini dulu." "Baiklah, saem." Kata Yesung sambil membungkukkan badannya lalu pergi ke halaman depan sekolah itu.

Di dinilah Yesung. Menunggu Cho Kyuhyun yang sedang membereskan pekerjaannya. 'Ternyata Cho saem baik juga.' Batin Yesung, membayangkan wajah Kyuhyun saja sudah membuat wajah manisnya memerah. Aigoo.. kau menyukainya eoh?

TBC

Maaf updatenya lama. Soalnya akhir-akhir ini lagi banyak banget tugas + persiapan uts + uts sibuk banget jadinya. Maaf sekali lagi.

Oh iya, soal Siwon oppa yang jadi satpam. Sebenernya itu aku sengaja sih, abis kalo ff kyusung kebanyakan yang jadi orang ketiga-nya Siwon. Jadi dia aku jadiin satpam aja deh~ (mian oppa)