Youngjae

x

Daehyun

...

Romance – SMUT – humor – filet

Warning NC & Dirty talk

...

-Banyak typo-

-Enjoy-

...

"Mwoya? Aku bermimpi lagi?" bingung Daehyun

"Tapi kenapa semua terasa nyata?" Daehyun masih bertanya-tanya dia melirik tubuhnya yang polos di balik selimut "Kenapa aku telanjang?"

Drrt..drrt..

Pesan masuk di ponselnya membuat lamunannya buyar dia membaca pesan temannya yang menyuruhnya segera datang ke kampus, tidak mau ambil pusing lagi Daehyun segera beranjak ke kamar mandi. Namja tan itu keluar dari kamarnya setelah rapi dia berjalan ke dapur sambil memperhatikan isi tasnya

"Selamat pagi hyung" sapa Youngjae membuat Daehyun terkejut, namja tan itu membulatkan matanya melihat penampilan Youngjae yang hanya memakai kemeja putih tipis menutupi sebagian pahanya

"K-kau sudah bangun?" tanya Daehyun kikuk

"Pertanyaan bodoh tentu saja dia sudah bangun kau melihatnya sendiri" batin Daehyun

Youngjae menaruh kedua tangannya di pantry di belakang tubuhnya "Nde, hari ini aku bangun duluan darimu" ujarnya dengan senyuman yang terlihat menggoda bagi Daehyun

"Hyung sudah mau berangkat kuliah?"

"N-nde ak-aku punya urusan di kampus pagi ini" jawab Daehyun matanya berkeliaran melihat tubuh Youngjae dia bisa melihat tonjolan di balik kemeja itu membuatnya meneguk ludahnya sendiri, tiba-tiba dia teringat mimpi erotisnya bersama namja manis itu dia tersadar lalu memukul kepalanya sendiri

Youngjae terkekeh melihatnya "Kenapa Hyung?"

"Ti-tidak apa-apa" jawab Daehyun

"Duduklah kalau begitu, aku akan membuat sarapan untuk kita"

Daehyun menurut dia menarik kursi dan duduk menghadap Youngjae yang tengah sibuk memasak, namja tan itu melirik punggung Youngjae lalu turun ke bawah dan berhenti di pantat seksinya

Fantasy liarnya kembali menari di otaknya saat matanya tidak bisa kepas dari pantat seksi milik Youngjae yang bergoyang seiring dengan bibir namja manis itu melantunkan sebuah lagu, namja tan itu terus bergelut dengan pikirannya tanpa di sadari Youngjae sudah berada di depannya namja manis itu membungkuk dan mencium bibir Daehyun

Cup

Namja tan itu tersadar lalu membulatkan matanya saat merasa benda lembut dan basah menyentuh bibirnya, Youngjae melepas ciumannya dan tersenyum menggoda menatap Daehyun

"Hyung sedang berfantasy lagi hanya dengan melihat pantatku?"

"Mwo?" Daehyun membulatkan matanya mendengar peranyaan Youngjae

Youngjae tertawa melihat eksspresi namja tan itu "Sudah ku bilang hyung harus bangun dari alam mimpimu dan kembali ke alam nyata" ujarnya tersenyum menggoda

"Ka-kau.." Daehyun merasakan deja vu melihat senyum menggoda itu

"Semalam bukan mimpi hyung, kita benar-benar melakukannya" ujar Youngjae dia duduk di pangkuan Daehyun membuat namja tan itu terkejut dengan ulahnya

"Jadi semalam bukan hanya mimpi tapi itu nyata?" Daehyun memperjelas

Youngjae mengangguk dia membuka 3 kancing kemejanya memperlihatkan tanda yang di berikan namja tan itu "Ini buktinya, hyung yang memberikannya"

Youngjae menarik tangan Daehyun dan membuat namja tan itu menyentuh tanda di lehernya, Daehyun diam menatap tanda cintanya di bahu dan dada Youngjae tangannya bergerak sendiri mengelus tanda itu pelan membuat namja manis itu mendesis

"Apa hyung tahu alasanku menerima usulan umma untuk tinggal bersamamu? Sejak kita bertemu 3 tahun lalu aku langsung menyukaimu tapi aku tidak berani mengatakannya karena yang aku tahu hyung itu straight" Youngjae memulai pengakuannya, tangannya mulai membelai dada Daehyun membuat namja tan itu menatapnya

"Semalam aku sengaja menggodamu, aku melakukan itu untuk mengetes apa hyung straight atau tidak dan aku berhasil. AKH HYUNG" teriak Youngjae saat Daehyun dengan tiba-tiba mencubit kedua nipplenya

"Jadi kau sengaja menggodaku hanya untuk mengetes aku straight atau tidak?" mata Daehyun menatap tajam Youngjae

"N-nde hyung. Aku hampir gila sejak tinggal bersamamu aku sering bermimpi liar sepertimu tapi aku takut kalau aku jujur hyung akan menjauhiku" jujur Youngjae

"Jadi sekarang kau sudah tahu jawabanya kan?" ujar Daehyun lalu tiba-tiba berdiri dia mengangkat tubuh Youngjae duduk diatas meja

"Hyung mau apa?" tanya Youngjae pura-pura polos

Daehyun memperlihatkan senyum miringnya "Menurutmu?"

"Tapi bukankah tadi hyung bilang ada urusan di kampus?" tanya Youngjae sambil mengigit kecil bibirnya

"Urusanku denganmu lebih penting"

Daehyun mendekatkan wajahnya berniat mencium Youngjae tapi namja manis itu menahan dadanya

"Wae?" tanya Daehyun

"Sudah berapa kali hyung melakukannya? Semalam hyung terlihat sangat berpengalaman"

Daehyun tersenyum miring mendengar ucapan Youngjae "Begitukah menurutmu? Padahal aku hanya mengikuti instingku"

Youngjae mengerutkan alisnya "Semalam yang pertama juga untukmu?"

"Nde kau yang pertama kusentuh baby" jawab Daehyun menatap dalam mata Youngjae

"Jadi aku ya... eummp" Youngjae terkejut dia baru saja akan berbicara lagi tiba-tiba mengerang karena Daehyun dengan cepat memasukkan kedua jarinya ke dalam mulutnya

"Kau terlalu banyak bicara. Cepat kulum" titah Daehyun

Youngjae menurut dia mengulum kedua jari Daehyun, namja manis itu menjilati jari namja tan itu dengan cara memutar membuatnya basah dengan air liurnya

"Eumpphh enghhh nghhh" Youngjae kembali mengerang saat tangan Daehyun meremas miliknya, namja tan itu memasukan sebelah tangannya ke dalam celana dalam Youngjae dan menguncang miliknya lalu menunduk dan mengulum juga menggigit sensual nipple Youngjae

"Enghhh mpphhh eunghh eungghhhh" Youngjae semakin bersemangat mengulum jari Daehyun ketika tangan namja tan itu menguncang cepat miliknya

"Eumpphhh eumpp enghhh" Daehyun ikut memaju mundurkan tangannya yang berada di mulut Youngjae dia mendorong jarinya semakin masuk dan menyetuh tenggorokan Youngjae, sedangkan mulutnya tidak berhenti memainkan nipple dan penis namja manis itu

"Ughhh eukkhh hmpcckkk hhngg" Daehyun berhenti memaninkan nipple Youngjae dan menarik keluar jarinya dia melihat air liur Youngjae yang ikut keluar dari mulutnya

"Ahhh hyungh aahhh ahhh ahhmpppp" desah Youngjae kembali tertahan saat Daehyun mencium bibirnya

Daehyun mengulum ganas bibir Youngjae dia mengiggit bibir namja manis itu membuat mulutnya terbuka, namja tan itu kembali memainkan lidah mereka seperti yang dia lakukan semalam tanpa menghentikan guncangan tangannya

"EUNGHHHH" pekik tertahan Youngjae saat jari Daehyun memasuki holenya setelah namja tan itu merobek celana dalamnya

"Engghhh ekhh hmmpcckk engh"

"Eungghhh eunggghhhh hmpckkk nghhh" Youngjae meremas erat lengan kemeja Daehyun miliknya semakin membesar dan ingin keluar pinggulnya ikut terangkat ke atas

"Hhmmppcckk ennghhh eeuuunggghhhhhh" Daehyun melepas ciumannya saat merasa basah pada tangannya, dia mengeluarkan jari-jarinya dan melepas tangannya dari milik Youngjae. Daehyun menjilati cairan milik Youngjae di tangannya hingga bersih tanpa sisa

"Hahhh ahh" desah lega Youngjae setelah keluar kedua tangannya menompang tubuhnya dia meja, namja manis itu merasakan geli saat hembusan nafas Daehyun yang sedang mengendus dada dan lehernya

"Apa kau mengingat kata-kataku semalam?" tanya Daehyun lalu menjilati telinga Youngjae

"Eunghh yang mana hyung?" Youngjae bertanya tanpa membuka matanya

Daehyun menghentikan jilatannya dan berbisik di telinga Youngjae "Jika sudah memulai aku tidak akan berhenti sebelum aku puas"

Srak

Youngjae membuka matanya terkejut karena tanpa aba-aba Daehyun menarik kuat kedua sisi kemejanya hingga kancingnya terlepas dan membuang kemeja itu ke lantai

"Hyung itu kemeja kesayanganku" seru Youngjae

"Aku akan membelikannya yang baru untukmu" ujar Daehyun lalu menarik Youngjae turun dari meja dia membalikan tubuh namja manis membelakanginya dan mendorong punggung Youngjae menempel di meja

"Hyungie kenapa seperti ini aku ingin melihat wajahmu" pinta Youngjae

"Sstttt tidak usah protes baby nikmati saja" bisik Daehyun lalu menggigit dan menjilati tengkuk Youngjae

"Eunghhh hyunghh"

"Sekarang mari kita lihat seberapa kuat kau tahan bercinta denganku" Daehyun dengan cepat dia membuka celana dan mengeluarkan miliknya yang sudah tegang dia menggesekan miliknya di depan pintu hole Youngjae

"Eungg hyungie masukkan penismuh jangan menggodaku" gelisah Youngjae

"Ckckck kau tidak sabaran sekali" ujar Daehyun lalu mendorong miliknya masuk ke dalam hole sempit namja manis itu

"Akhh" Youngjae mengerang sakit

"Sakit?" tanya Daehyun khawatir dia tahu hole Youngjae masih sakit

"Pe-perih. Pelan-pelan saja hyung"

Daehyun menurut dia memasukan miliknya dengan pelan hingga masuk setengah dia mulai menggerakan miliknya keluar masuk di hole Youngjae dengan tempo yang sangat pelan, namja tan itu ingin bermain lama dan tidak ingin terburu-buru seperti semalam

"Akh akhh"

"Akhh akhh aaahhhh Dae hyung aaahhh" desahan nikmat mulai keluar dari mulut Youngjae

"Nghh aahhh hyungie aahhhhh" Youngjae mulai gelisah karena milik Daehyun belum masuk sepenuhnya, dia ingin memundurkan pingganya tapi namja tan itu malah menahannya

"H-hyungie" panggil Youngjae

"Wae baby?" tanya Daehyun sambil mengelus pinggangnya

Youngjae menoleh "Nghh penismu masukan hahh seluruh penis besarmuh ke dalam lubangku"

Daehyun menyeringai dia memegang pinggang Youngjae lalu mendorong seluruh miliknya masuk hingga tertanam sepenuhnya di dalam hole namja manis itu lalu bergerak keluar masuk masih dengan tempo pelan

"Ngaahhhh" Youngjae tersentak kepalanya mendongkak

"Ahhh aahhh aaahhhh enghhh"

"Aahhh ahh cepath hyung ngh lebihhh cepat lagihhh ahhh"

"Bukankah tadi kau yang minta pelan" ejek Daehyun

"Lakukan sajah hyung hancurkan lubangku dengan penis besarmu ituhh" ujar Youngjae frustasi

Daehyun terkekeh "Hati-hati dengan permintaanmu baby" ujarnya lalu bergerak dengan cepat

"Aaahhhh aaahhhhhh oohhhh"

"Haahhh ahhhh ugghhh ohh hyungiee ahhh" Youngjae menggelinjang saat Daehyun menumbuk spotnya

"Shh aku menemukannya babyh" desis Daehyun ketika hole Youngjae menyempit

"Aaahhh lagihh hyung ahhh aaahhhh"

"Ugghh oohhh nikmat hyung aaahhhh"

"Lubangmu juga nikmat babyhh ahh" Daehyun mendesah dia melebarkan kaki Youngjae dengan menaikan sebelah kakinya keatas meja di bergerak semakin cepat

"Aaahhhh aaahhhh aahhhh"

"Haahhh Daehyunie hyunghh" Youngjae menompang dirinya dengan siku lalu memutar kepalanya kebelakang dengan dia menarik kemeja Daehyun membuat namja tan itu mendekat

"Ahhh hahhh kiss mehh" Daehyun langsung mencium bibir Youngjae dan mengulumnya

"Eumpphh hmpck ngmpckk nggghhhh"

Ciuman mereka semakin panas saat Youngjae membuka mulutnya dan membiarkan lidah namja tan itu masuk dan menyapa isi mulutnya, Daehyun melilitkan lidah mereka dia menggigit dan menghisap lidah Youngjae. Gerakkan pinggang Daehyun semakin cepat membuat ciuman mereka semakin ganas dan tidak beraturan hingga membuat air lir mereka berceceran keluar dari mulut keduanya

"Hhmmppcck eungghhhh ngghhhhh" Youngjae mendorong tengkuk Daehyun agar ciuman mereka semakin dalam membuat namja tan itu harus menompang dirinya dengan siku

"Eungghhh eummpcckkk hhngghhhh" hole namja manis itu semakin menjepit milik Daehyun dia akan segera keluar

Youngjae melepas ciuman mereka dan menompang tubuhnya di meja "Haahhhh aaahhhhh h-hyung ak-akuh ingin ahhhh" desahnya

"Aahhh keluarkan baby ahh"

"Ahhh aaahhh hyung aaaahhhhhh" desah lega namja manis itu saat keluar tubuhnya terkulai lemas diatas meja

Daehyun membalikkan tubuh Youngjae yang masih terengah-engah menghadapnya tanpa melepas tautan mereka

"Pegangan yang erat aku akan menggendongmu" Daehyun meletakkan kedua tangan Youngjae melingkar di lehernya kemudian dia melingkarkan kaki namja manis itu di pinggangnya, kedua tangannya menggendong Youngjae dia akan melakukannya sambil berdiri

"Akhh akkhh hyungie" desah Youngjae saat Daehyun mulai menggerakan dirinya naik turun, dia memeluk namja tan itu erat-erat

"Akhh Daehyun hyungh aaahhhh" Youngjae mengadah dia menyempitkan holenya saat milik Daehyun menyentuh spotnya

"Ohh fuck terlalu rapat Youngjae aghh kau menjepitku ahhh" umpat Daehyun miliknya merasa terjepit di dalam sana

"Ahhh aaahhhh lagih hyung aahh nikmat aahhh aaahhh" desah Youngjae kenikmatan mendapat hujam di spotnya dia ikut bergerak naik turun sehingga milik Daehyun kembali menyentuh spotnya

"Shhh ahhh lubangmu hebat babyhh" Daehyun meremas pantat Youngjae matanya terpejam kepalanya mendongkak saat miliknya di remas kuat, meskipun kesusahan dengan gayanya tapi pijatan hole Youngjae membuatnya kenikmatan

"Hyungie aahhh aaahhhh" Youngjae mendesah tepat di telinga Daehyun bibirnya ikut mencium dan menjilati telinga namja tan itu

"Aahh shit Youngjae ka-kau ahhh" desah Daehyun rahangnya mengeras pinggangnya bergerak tidak karuan karena ulah namja manis itu

"Ughhh hyung aaahhhhh aaaahhhh"

Daehyun tidak tahan dengan posisi mereka dia kembali mendudukan Youngjae di meja dan mengangkat kedua kaki namja manis itu ke atas meja, kedua tangannya menompang dirinya di sisi Youngjae lalu bergerak semakin cepat dan tidak beraturan

"Aaahhhh aaaahhhhh te-terlalu cepat hyung aaahhhhh" tubuh Youngjae tersentak hebat di atas meja holenya terasa panas akibat hentakkan Daehyun

"Ngaahhh aaahhh aaahhhh ugghhh hyunghh" Youngjae mendesah saat spotnya kembali di hujam holenya ikut mengetat

"Ahh babyhh" Daehyun mengadahkan kepalanya miliknya semakin membesar

"Hyung ak-akuhh ingin nghh keluar aahhhh"

"Akuh juga ahhh"

Daehyun bergerak keluar masuk semakin cepat menumbuk spot Youngjae membuat namja manis itu semakin mendesah tidak karuan

"Ngghhh ahhh keluar hyung aaahhhh ak-kuhh akan keluarr aahhhh"

"Tunggu aku babyhh sebentar lagi ahhh"

Youngjae menggeleng "Akuhh tidak kuat hyung aahh aahhh AAKHH" teriaknya saat Daehyun menutup lubang miliknya

"H-hyung biarkan akuhh keluar aahhh" Youngjae mencoba menyingkirkan tangan Daehyun tapi namja tan itu menahan kedua tangannya di belakang dengan satu tangan

"Tahan babyhh keluarlah bersamaku shh"

"Sakithh aahhh hyung lepash aaahhh aahhhh" Youngjae mengigit bibirnya dia ingin menangis menahan rasa sakit dan nikmat yang datang bersamaan akibat gerakan Daehyun semakin cepat dan kasar

"Akuhh sampai babyhh nghh"

Daehyun merasa akan segera keluar dia mengeluarkan miliknya hingga tersisa ujung lalu mendorongnya masuk dengan keras menyentuh spot Youngjae bersamaan dengan itu Daehyun melepas milik namja manis itu tepat saat dia keluar

"AAKKHHHH/AARGGHHH" teriak keduanya saat klimaks

Youngjae ambruk di atas meja kepalanya pening matanya berkunang-kunang tubuhnya bergetar setelah mendapat klimaks yang hebat bahkan lebih dari yang semalam, ulah Daehyun yang dengan keras menyentuh spotnya membuatnya keluar dengan hebat mengotori perutnya dan kemeja Daehyun sementara namja tan itu mengeluarkan cairannya sangat banyak di dalam holenya membuatnya hangat

"Hahh hahh hahhh" Youngjae terengah-engah dengan mata tertutup

"Eunghhh" desah Youngjae saat Daehyun mengeluarkan miliknya

Namja manis itu mengarahkan tangannya menyentuh holenya mencegah cairan Daehyun keluar yang ikut keluar, dia memasukan jari tengahnya ke dalam holenya sendiri dan menggerakannya keluar masuk. Youngjae membuka matanya dia tersenyum saat melihat Daehyun yang sedang memandanginya dengan rahang yang mengeras, tangannya yang lain menyentuh nipplenya lalu memelintirnya

"Eunghhh hyungie nghhh" desah Youngjae karena ulahnya sendiri dia terlihat seperti jalang

Daehyun mendekat dia menompang kedua tangannya di samping Youngjae "Wae apa kau masih ingin penisku lagi?"

"Nde eunghh masukkan lagi penismu nghh hyung lubangku masih gatal ahhh"

Dapat Youngjae lihat senyum menyeringai yang di keluarkan Daehyun, namja tan itu menepis tangannya dan menariknya terduduk di meja

"Kalau begitu buat penisku bangun lagi" ujar Daehyun

Youngjae dengan cepat turun dari meja lalu berlutut di depan penis Daehyun dia menggenggam dan menguncang pelan penis itu, namja manis itu menjulurkan lidahnya menjilati kepala penis Daehyun dia menjilarnya dengan cara yang sangat sensual lalu memasukannya ke dalam mulut

Daehyun membuka kemejanya yang sudah basah oleh keringatnya dan cairan Youngjae dengan mata yang masih terus melihat ke arah namja manis itu, dia mengelus rambut basah Youngjae setelah membuang kemejanya

"Shhh damn. You're so fucking crazy like a slut" ujar Daehyun

Bukannya tersinggung Youngjae malah melirik Daehyun lalu mengedipkan matanya dia semakin bergairah mendengar kata-kata namja tan itu

"Nghh mmphh slurp nghh"

"Ahhh mulutmu hebat sekali babyhh" desah Daehyun kedua tangannya meremas rambut Youngjae membantunya menggerakan kepalanya maju mundur, namja tan itu mengadahkan kepalanya pinggulnya itu bergerak membuat miliknya masuk semakin dalam

"Shh ahhh cukup babyhh"

Plop

Daehyun menarik Youngjae berdiri dia langsung mendorong namja manis itu ke dinding pembatas dapur dan ruang tv

"Siap untuk ronde selanjutnya?" tanya Daehyun

Youngjae tersenyum menggoda "Aku selalu siap untukmu hyungie"

...
...

"Aahhh hyung nghhh ahhh" suara desahan Youngjae mulai terdengar lemah di sofa ruang tv, setelah puas bermain di dapur Daehyun mengajak namja manis itu pindah ke ruang tv. Namja tan itu sudah 3 kali keluar sedangkan Youngjae entah sudah yang ke berapa

"Aaahhhh Daehyunie hyung ahhh aahhh"

Meskipun lelah Youngjae masih bersemangat menaik turunkan tubuhnya di atas pangkuan Daehyun dia merasa sulit untuk menghentikan kenikmatan yang dia dapatkan oleh namja tan itu, Youngjae mendekatkan bibirnya ke nipple Daehyun dia menjilat dan menghisapnya membuat namja tan itu semakin menegang lagi

"Damn shh Youngjae aahhh" Daehyun menyandarkan kepalanya di sandaran sofa tangannya mengelus pantat Youngjae sesekali meremasnya sensual

Drrtt..drrtt..drrtt..drrtt

Suara getaran ponsel Youngjae di meja samping sofa berbunyi

"Ahh babyhh ponselmu shh"

"Nghhh slurp abaikan hyung mpphh"

Keduanya masih terus melanjutkan kegiatan mereka hingga ponsel itu berhenti bergetar tapi tidak lama ponsel Youngjae kembali bergetar orang yang menelponnya masih belum menyerah. Daehyun yang merasa terganggu meraba meja dan mengambil ponsel Youngjae, dia melihat nama Jinyoung tertera

"Nghh babyh Jinyoung menelponmuh" mendengar nama sahabatnya Youngjae berhenti

"Kenapa berhenti?" tanya Daehyun dengan raut kecewa

"Se-sebentar hyung biar aku mengangkat telponnya" ujar Youngjae dengan nafas terengah-engah

"Ck cepat angkat"

Youngjae mengangguk dia berdehem sebentar lalu mengeser tombol hijau di layar ponselnya "Y-yeoboseyo. Wae Jinyoung-ah?"

"Kau masih bertanya kenapa? Ya kau dimana sekarang kenapa bolos tidak bilang-bilang padaku?" teriak Jinyoung

"Aku masih di rumah ahhh hyungh" Youngjae mendesah di akhir karena Daehyun tiba-tiba menyentuh nipplenya dengan ujung jarinya, terlalu lama bermain tubuhnya menjadi sensitif

"K-kau mendesah?"

"Ti-tidak, aku tidak mendesah akkh hyung jangan di gigit" Youngjae menutup bibirnya sendiri setelah mengatakan itu, dia menatap Daehyun yang sedang menyeringai namja tan itu sengaja melakukannya

"What the.. kau benar-benar melakukannya?" Jinyoung yang sedang berada di sekolah melongo seperti orang bodoh

Daehyun merampas ponsel Youngjae sebelum namja manis itu menjawab "Yeoboseyo Jinyoung-ah, izinkan Youngjae pada wali kelasmu dia sedang sibuk denganku" ujarnya lalu menutup sambungan telpon dari Jinyoung setelah itu menonaktifkan ponsel namja manis itu

"Bisa kita lanjutkan?" tanya Daehyun dia menlihat namja manis itu mengerutkan bibirnya sambil memegangi nipple yang tadi di gigitnya

"Hyung sakit jangan gigit seperti itu kau bisa membuat nippleku lecet" seru Youngjae

Cup..Cup

"Mian baby aku gemas tadi" Daehyun mengecup bibir Youngjae lalu nipplenya dan mengulumnya selembut mungkin

"Nghh aahhh hyung" desah Youngjae

Daehyun merubah posisi mereka dengan menidurkan Youngjae di sofa dia melepas kuluman di nipple Youngjae dan menaikan sebelah kaki namja manis itu ke pundaknya, Daehyun kembali bergerak dengan tempo cepat

"Aaahhhh aahhh hyung ahhh"

"Ngahhh aaahhhhh lagih lebih dalam aahhhh aahhhhhh" tubuh Youngjae menggelinjang saat spotnya di hujam dengan brutal

"Aahh babyh terlalu ketat shhh"

"Aaaahhhh hyunghh ahhmpph" desah tertahan Youngjae karena ciuman Daehyun, namja tan itu menyatukan rongga tangan kanan Youngjae dengan tangan kirinya dia bergerak semakin cepat

"Ahh aahh babyh Youngjae shhh"

Daehyun melepas ciuman mereka saat hole Youngjae kembali meremas miliknya

"Aaahhh aaahhhh Daehyunie hyung aaahhhh aahhhh"

"Aaaahhhh hyung ahh ak-akuhh akan aahhh keluar nghhhh"

"Hahh keluarkan babyhh jangan di tahan ahh slurp" Daehyun kembali menjilati nipple Youngjae tangan kananya mengguncang milik namja manis itu

"Aaaahhh aahhhh keluar aahhh akuh keluar hyung aaaahhhhhhhhh" Youngjae meramas pinggang Daehyun, cairannya muncrat mengotori perutnya dan dada namja tan itu

Daehyun mengeluarkan miliknya dan mengarahkan ke mulut Youngjae "Buka mulutmu baby, hisap kuat penisku biarkan cairanku mengalir dalam mulutmu"

Youngjae menurut dia membuka mulutnya lebar-lebar dan menelan habis milik Daehyun, dia mengulum dan menghisap kuat milik namja tan itu

"Se-sebentar lagih babyhh lebih cepat"

"Hmpphhh enghhh nghhh"

"Ahhh akuhh keluar aaaahhhh" Daehyun meremas rambut Youngjae dia mendorong miliknya semakin masuk menyentuh tenggorokan namja manis itu

"Aaahhhh babyhh" desah Daehyun saat keluar dia menahan kepala Youngjae sebentar membiarkan cairannya benar-benar keluar sepenuhnya

"Ughh nghh hmmp slurp mpphh"

Daehyun mengeluarkan miliknya setelah Youngjae menelan habis cairannya dan membersihkan miliknya, dia mengusap suduh bibir dan dagu namja manis itu saat melihat ada cairannya yang menepel disana. Youngjae menahan tangan Daehyun dia menjulurkan lidahnya menjilati jari jempol Daehyun hingga bersih

"Shh kau benar-benar gila Yoo Youngjae" desis Daehyun

Youngjae tersenyum mendengarnya "Bukankah hyung lebih gila lagi?" balasnya

"Kau benar bagaimana aku bisa tergila-gila oleh anak kecil sepertimu" ejek Daehyun entah pada dirinya atau pada Youngjae

"Aku bukan anak kecil lagi, aku sudah dewasa umurku sudah 17 tahun hyung" cibir Youngjae

Daehyun terkekeh lalu mendudukan dirinya di sofa "17 tahun belum termasuk dewasa Youngjae"

Namja manis itu mengerutkan bibirnya mendengar perkataan Daehyun dia ikut mendudukan dirinya

"Hahh aku seharusnya menjagamu bukan malah merusakmu seperti ini" ujar Daehyun

"Aku tidak masalah asalkan orang itu adakah kau" Youngjae mengusap dada bidang Daehyun dan mendorongnya tertidur di sofa, namja manis itu menduduki perut Daehyun sambil tersenyum menggoda

"Hyung mau 1 ronde lagi?" tawar Youngjae

"Sebentar ada yang ingin aku tanyakan" seru Daehyun dia menahan namja manis itu yang mencoba mendekat karena saat teringat sesuatu

"Mwooo?" rengak Youngjae

"Kamarku kenapa bisa serapi itu? Seingatku semalam kita benar-benar membuatnya berantakan"

Youngjae memutar matanya malas "Hyung hanya ini bertanya itu?"

"Ck jawab saja Yoo Youngjae"

"Aku bangun pagi-pagi sekali untuk membersihkan kamarmu. Kau harus membayarku untuk itu" kesal Youngjae

Daehyun mengerutkan alisnya "Untuk apa kau melakukannya?"

"Aku hanya mengantisipasi jika para umma tiba-tiba datang dan menginspeksi kamar kita nanti"

Ya kedua ibu mereka bisa tiba-tiba datang kapan saja datang tanpa memberitahu anak-anaknya

"Tapi kau bisa membangunkanku dulu dan kita bisa merapikannya bersama-sama. Kenapa malah membuatku bingung jika semalam itu nyata atau tidak" kesal Daehyun

"Sekarang hyung sudah tahukan. Jadi bisa kita lanjut saja?" balas Youngjae kesal dia mulai mendekatkan wajahnya pada Daehyun

"Tunggu ada satu lagi" tahan Daehyun

Youngjae menjauhkan wajahnya dan mengerutkan bibirnya "Apa lagi hyung? Cepat katakan"

"Kau ini tidak sabaran sekali ya" kekeh Daehyun

"Apa hyungie?" Youngjae mulai penasaran

"Apa kau mencintaiku?"

Youngjae mengerutkan alisnya "Bukankah tadi sudah aku katakan?"

"Benarkah? Kapan? Seingatku kau hanya bilang kalau kau menyukaiku" Daehyun mengangkat sebelah alisnya

"Ck kalau begitu kenapa tidak hyung saja yang mengatakannya padaku du..."

Daehyun menarik tengkuk Youngjae hingga wajah mereka hanya berjarak 5 centi saja, ulahnya itu membuat namja manis itu menghentikan kata-katanya "Saranghae" ucapnya tiba-tiba

Youngjae tersenyum "Nado saranghae" dia menunduk lalu kembali menempelkan bibir mereka berdua

Daehyun mengangkat pinggang Youngjae kembali memakukan penisnya ke dalam hole namja manis itu

"Nghhh"

Dan setelah itu bayangkan sendiri apa yang terjadi...

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Epilog

"Omona mereka melakukannya lagi? Aku tidak percaya Youngie-ku bisa seliar itu" ujar Nyonya Yoo girang

"Aku lebih tidak percaya anakku bisa seliar appanya dulu" kali ini Nyonya Jung yang bersuara

"Daehyun hebat eonnie dia bisa membuat Youngie bertahan selama itu"

Nyonya Jung mengangguk "Daehyun sama seperti appanya dulu kuat bermain beronde-ronde"

Ibu dari Daehyun dan Youngjae itu tertawa puas melihat aksi kedua anak mereka dari layar laptop, mereka dengan sengaja memasang cctv di seluruh sudut apartement Daehyun tanpa diketahui kedua anaknya

"Dan kami yang lebih tidak percaya kalau ada ibu seperti kalian yang tega menjerumuskan anaknya sendiri" sahut Tuan Jung diangguki Tuan Yoo

"Ishh yeobo kami tidak menjerumuskan tapi kami membantu mereka" ujar Nyonya Yoo

"Membantu katamu. Astaga apa kalian tidak lihat mereka bisa seliar itu" seru Tuan Yoo

"Sadar pak tua anakmu sendiri yang memancing Daehyun duluan" balas Nyonya Yoo menunjuk layar laptop sambil menatap suaminya kesal

"Lagi pula ide kami lebih baik dari ide kalian. Bagaimana jika mereka berdua jadi lebih canggung saat kita tiba-tiba bilang akan kalau mereka kita jodohkan" timpal Nyonya Jung "Dan lihatlah anak kalian sama-sama gila dan liar" lanjutnya

"Sebaiknya kita harus cepat mempersiapkan pernikahan mereka berdua" Nyonya Yoo memberikan ide

"Demi tuhan anakmu masih SMA dan kau malah ingin menikahkannya" seru Tuan Yoo

"Youngjae akan lulus dalam 3 bulan lagi yeobo, tidak masalah jika dia menikah setelah upacara kelulusannya"

Nyonya Jung mengangguk "Nde itu benar dan kita harus siap-siap menimang cucu sebentar lagi"

"Oh God i'm going crazy" Tuan Jung frustasi

"Terserah kalian sajalah" kesal Tuan Yoo

Kedua ayah Daehyun dan Youngjae menggelengkan kepalanya saat melihat kelakuakan kedua istrinya, mereka berdua memilih pergi keluar meninggalkan istri-istri mereka yang kembali asik menonton pergulatan anak mereka secara live dari layar laptop

.

.

.

.

END

Mian kalo ceritanya sama encenya ga sesuai harapan ya. Btw otak gw udah buntu mikirin adengan mereka XD