Toki: Hai, minna-san! Toki di sini! (teriak-teriak kayak orang gila) Sekarang tanggal 29 Mei, berarti sekarang ultahnya Aizen!

Aizen: (evil smirk) Khukhukhu...

Toki: (ngeluarin bazooka) MATI KAU!

BUUUMMMMMMM!

Aizen: (semaput, keluar busa dari mulut)

Yukiko: (muncul di belakang Toki, sweat drop) Ano..., kalo gini, gimana kita lanjutin fanfic ini, To-chan?

Toki: (kaget) Ups... Toki lupa... Hehehehehe... (ngeliat Aizen dengan tatapan benci) Aizen, kali ini Toki biarkan kau hidup... Lain kali..., CUMA ADA KATA MATI BUAT LO! (aura gelap mengelilingi Toki)

Aizen: (ketakutan) H.., HAI!

Toki: (evil smirk) Fufufu... Baiklah! Dengan ini, part kedua D-I-B-U-K-A!

Shinji: (tiba-tiba nongol) EHEM!

Toki: (kaget) Shin-chan! Jangan bikin orang jantungan dong!

Shinji: hn

Toki: (bisik-bisik) Shin-chan kenapa sih?

Yukiko: (ikutan bisik-bisik) Gak tau deh! OH! Jangan-jangan dia ngambek gara-gara ultahnya gak dirayain kali!

Toki: (jaw drop) OIYA! (lari ke Shinji) SHIN-CHAN! MAAFKAN TOKI YANG PELUPA INI! (dengan nada terlebay dari yang teralay)

Shinji: (sweatdrop) Nih orang napa lagi?

Yukiko: (ikutan sweatdrop) Uh... Karena To-chan sibuk minta maaf karena orang gila, Yu aja deh yang ngebuka fanfic ini...


OC in this fanfic (this time real!) : Yukiko

Disclaimer: Bleach still not Toki's, hiks... Tapi! Laptop dan cerita ini sepenuhnya punya Toki ;P

Warning: OCC, gaje, menyebabkan sakit kepala hebat, muntah-muntah (bagi pembenci Aizen) dan..., selanjutnya baca aja!


29 May, Killer Present

-29 May, Di Hueco Mundo-

GROKKK...ZZZ...GROKK (A/N: Karena di Hueco Mundo gak ada matahari, jadi ayam-san ketiduran deh!)

Nah! Inilah surga para hollow-hollow buruk rupa, HUECO MUNDO! Nah, sekarang para espada lagi mengadakan rapat mendadak dangdut, eh, darurat! Apa ya tujuan dari rapat itu? Let's cekidot!

"Eh, gimana nih? Aizen-sama hari ini ultah lho!" teriak Grimjow kayak anak kecil.

"Bisa gak sih lo diem? Kita juga tau kali" jawab Ulquiorra sambil baca koran yang bertuliskan HUECO MUNDO NEWS.

"Gimana kalo kita bikin petasan yang spesial? Kan seru tuh ngeledakin sesuatu" kata Szayel, si peneliti gila kayak Kurotsuchi.

"Gimana kalo bikin kejutan aja?" tanya seseorang yang tak dikenal.

Para espada langsung nengok ke arah suara nyari nan melengking itu berasal. Ternyata, suara itu berasal dari seorang shinigami berambut putih, eh, silver mengkilap dan mempunyai mata berwarna emas.

"Siapa lo?" tanya Harribel, si espada betina.

"Gak sopan ya! Aku itu Yukiko! Y-U-K-I-K-O! Shinigami divisi 5 peringkat ke-3!" jawab shinigami tadi yang ternyata adalah Yukiko!

"Terus, ngapain ada shinigami di sini?" tanya Grimmjow sewot kayak banci di taman lawang habis gak dapet duit.

"Uhm, aku ke sini mau ngasih ini ke Aizen! Bilangin, ini dari para taichou dan fukutaichou dari gotei 13 lho!" kata Yukiko, ngasih kotak warna merah berpita kuning ke para espada di sana dan abis itu langsung ngacir lewat jendela.

"Hmm, ini mau di apain? Mau dikasih ke bos?" tanya Barragan, si kakek tengkorak.

"Yah, kita gak tau juga... Kalo si bos kenapa-kenapa, apa jadinya kita?" jawab Grimmjow.

"Apanya yang kenapa-kenapa?"

Para espada sekali lagi kena serangan jantung dan terkapar di lantai, eh, bukan! Yang bener : Para espada sekali lagi kaget dan nengok ke asal suara. Ternyata itu suara Gin dan Tousen, si rubah dan si buta.

"Lho? Kok pada kaget sih? Kayak ngeliat setan aja" kata Gin dengan 'senyuman' menawannya itu.

Emang lo setan! ujar para espada dalam hati.

"Ngomong-ngomong, kotak kecil apa itu?" tanya Gin, nunjuk ke kotak yang tadi dikasih sama Yukiko.

"Eh..., ini..., kado buat... Aizen-sama dari kita!" kata Grimmjow, yang membuat dia dapet sarapan dead glare dari para espada lainnya.

"Kado? Apa gak terlalu kecil buat Aizen-sama?" tanya Tousen, yang sekarang memegang kotak kado itu.

"Eh... Itu..."

"HUWA! KADO!" teriak Aizen yang tiba-tiba masuk lewat jendela.

"Aizen-sama! JANGAN!" teriak Harribel. Tapi, terlambat.. Aizen membuka kadonya dan tiba-tiba...

"Ini kado dari kalian semua?" tanya Aizen antusias. Para espada melongo plus melotot. Di dalam kotak kecil itu ternyata banyak kado-kado berukuran BESAR! Anehnya, kok muat ya, 11 kado dalam kotak berukuran panjang lebar dan tingginya 3 cm?

"Eh, i, iya!" jawab Grimmjow sambil keringatan.

"Kan kalian ada 10 orang, eh, hollow.. Kok kadonya ada 11?" tanya Aizen, yang agak mulai curigaan.

"Ada yang beli 2, Aizen-sama!" jawab salah satu dari mereka, readers bisa milih kok siapa aja yang ngomong.

"Ow, oke lah kalo begitu! Gue buka kado pertama!" kata Aizen, membuka kado yang paling besar, yang ternyata dari Yama-jii, alias Soutaichou! Dan ternyata, eh, ternyata... Isinya adalah... API TERPANASNYA RYUJIN JAKKA!

"HUWAAAAA! EMAK, EH, EMAK GUE UDAH TIADA! YA UDAH! HEH! ESPADA SIALAN! PADAMIN NIH API!" teriak Aizen kayak orang kesamber api, eh, emang kesamber api ya?

"Eh, tunggu Aizen-sama! La Gota!" teriak Harribel, dengan tujuan menyelamatkan tuan tercinta.

BYUUURRRR!

"Huwa~! Untuk gue selamat! Jujur, NIH KADO DARI SIAPA?" tanya Aizen, dengan background api membara, padahal apinya udah padam.

"Eh, em, uh, ah, itu..."

"Udah deh, jangan di ambil pusing! Gue ambil aja kado yang laen" kata Aizen dengan nada yang biasanya, sambil mengambil kotak berwarna emas, yang ternyata dari Soi-Fong.

"Perasaan kotak ini isinya makhluk hidup deh..." ucap Aizen dengan suara berbisik, sambil merobek kotak itu... Ternyata isinya...

NGUNG, NGUNG, NGUNG!

"HUWA! TOLONGIN AYE!" teriak Aizen yang ternyata dikejar sama isi kado itu. Benar lho itu isinya hewan, yaitu LEBAH!

"HUMP! Buset dah... Perasaan dari tadi isi kadonya gak wajar semua dah" ucap Gin, sambil menahan ketawa.

"Emang dari tadi apa aja isinya?" tanya Tousen.

"HAH? LO GAK LIAT? LO BUTA YA?" tanya Gin, gak percaya teman sepengkhianatannya ini gak ngeliat adegan aneh bin gila itu.

"Yah, gue emang buta, BEGO!" teriak Tousen.

"Ups, peace gue lupa" jawab Gin sambil bersweatdrop ria. NAH! Back to Aizen!

"HUWA! LEBAH! PAHIT, PAHIT, PAHIT, PAHIT, OUCH!" teriak Aizen.

"AIZEN-SAMA!" teriak para espada, sambil ngejar bos mereka yang lari menghindari lebah-lebah lincah itu.

-1 Jam kemudian, di Soul Society-

"Hallo minna-san~!" sapa Yukiko kepada semua yang ada di divisi 5.

"Hallo Yukiko-san!" sapa balik orang-orang di divisi 5. Yukiko dengan semangat pergi ke tempat biasanya Hinamori mengerjakan paperworknya.

"Ohayou Mochi!" sapa Yukiko pada Hinamori.

"Ohayou Yukiko-san!" sapa Hinamori.

"Eh~? Jangan panggil Yukiko-san! Kesannya formal! Panggil aja Yu-chan, Yuki, atau apapun boleh!" ujar Yukiko sedangkan Hinamori cuma bersweatdrop ria.

"Hai, hai… Ngomong-ngomong, tumben dateng terlambat. Ada apa?" tanya Hinamori, sambil mengerjakan paperwork.

"Abis dari Hueco Mundo, ngirim paket yang itu lho~~!" jawab Yukiko, sambil makan permen yang biasa dia bawa.

Hinamori langsung mengeluarkan evil smirk. "Terus, terus, jadinya gimana? Udah dibuka kadonya?" tanya Hinamori antusias, dengan cepat langsung duduk disebelah Yukiko, meninggalkan paperworknya.

"Hmm, menurut perkiraanku, sekarang lagi buka yang kedua, dan mau yang ketiga!" jawab Yukiko.

"Bagus deh… Khukhukhu…" ujar Hinamori, tiba-tiba disekelilingnya ada hawa hitam.

-Back To Hueco Mundo!-

Akhirnya, para lebah itu mati!

"Aizen-sama, daijoubu ka?" tanya Harribel.

"Daijoubu BAPAK LO!" teriak Aizen.

"Yah, Aizen-sama... Saya gak tau bapak saya siapa..." jawab Harribel. Semua espada sweatdrop.

"Agh! Diem dah! Gue buka kado berikutnya aja!" kata Aizen sambil buka kado ketiga yang ternyata dari divisi 3, 5, 9! Apa yang bakal terjadi ya? Dan ternyata eh, ternyata...

"HUWA! KUE!" teriak Aizen kayak anak baru dapet lolipop berukuran jumbo. Yup, isinya kue kering berukuran besar yang bentuknya mirip Aizen!

"Yakin ini gue? Imut banget dah!" kata Aizen dengan nada lebay, yang ternyata bikin author kita pergi ke toilet gara-gara pengen muntah.

"Fuh... Untuk kado kali ini biasa-biasa aja..." ujar Grimmjow. Aizen pun memulai memakan kue itu dari bawahnya, tapi, tiba-tiba...

BRUKKK!

"HUWA! GUE KENAPA NIH?" teriak Aizen kayak banci baru dapet duit sejuta. Para espada dan Gin dan Tousen nengok dan melotot, melihat Aizen gak bisa berdiri sempurna.

"Aizen-sama! Anda kenapa?" tanya salah satu espada.

"Gak tau! Yang pasti, kaki gue rasanya berat banget abis gue makan kue ini!" teriak Aizen alay. Yak! Ternyata ini kue mengandung semacam serbuknya Wabisuke, jadinya, ketika dia makan salah satu bagian dari kue itu, bagian yang dimakan akan menjadi berat!

"Gimana nih? Masa gue yang tampan ini jadi lumpuh?" teriak Aizen, yang sekali lagi bikin Author kita muntah darah, tapi seneng ngeliat Aizen cacat.

"Uhm, uh, ah... Gimana kalo kita buang kadonya?" jawab Grimmjow yang udah mandi keringat dingin.

"Ide ba..." Sebelum Aizen selesai ngomong, tiba-tiba... BREEEKKK! Semua kotak kado yang kesisa kebuka semua! Dan yang muncul adalah Senbonzakura versi bankai dari Byakuya, anjing rabies dari Komamura, banci dari Kyoraku, Ryu senka dari Hitsugaya, cairan kimia yang banyak dari Kuroshutci, permen basi dari Ukitake, dan... KENPACHI MUNCUL DARI KADO TERAKHIR!

"EMAK!" teriak Aizen dengan lebay dan alay.

"AIZEN-SAMA!" teriak para espada sambil lari-lari untuk mengejar bos mereka. Sedangakan Gin dan Tousen malah pesta minum teh sama Ciel (Lah?).

Tamat! (Baca: Happy Ending)


Percakapan di balik panggung

Toki: YES! RENCANA TOKI SUKSES! KEKEKEKEKEKEKEKE! (ketawa setan ala Hiruma)

Yukiko: Yu tampilnya cuma sedikit (ngomel)

Toki: (sweatdrop) Eh... Nanti Toki banyakin deh...

Yukiko: (senyum) Yes!

Aizen: (muncul dengan muka babak belur) AUTHOR SIALAN! LIAT NIH! GUE JADI GAK TAMPAN LAGI GARA-GARA LO!

Toki: (mual) HUEKK! (muntah) Siapa yang bilang lo tampan coba? (bahasa kasarnya mulai keluar)

Yukiko: (sweatdrop) Ugh... Sebentar lagi bakal ada perang nih...

Toki: Oiya! Sebelum perang ini akan dimulai, Toki ucapkan terima kasih untuk Kyo Vinzenz, Minamoto no Hikari Ai, dan ayano646cweety yang udah nge-review fanfic ini! Toki sayang sama senpai-senpai semua! (dengan tampang semanis gula)

Aizen: Alah, sok manis lo!

Toki: (marah) APA LO BILANG!

BRUAK! KABOOOMM! (?)

Yukiko: (sweatdrop) Kalo gini, Yu ngacir dulu ah... Tapi, sebelum readers ikutan ngacir, REVIEW dulu ya! Sampai jumpa di 3 Juni dimana Momo ultah~~!