Chapter: 2

Lost of Love

.

.

.

Summary:

"Di dalam hatimu sudah ada dia.

Karena itulah, cintaku takkan pernah terbalas…"/

Sejak bertemu, Sakura langsung jatuh cinta pada Sasuke yang sangat suka menari.

Tetapi rupanya diam-diam Sasuke sudah menyukai cewek lain.

Sakura memutuskan untuk menyimpan perasaannya.

Namun, saat tahu Sasuke akan pergi ke Tokyo.

Sakura memutuskan untuk menyatakan perasaanya.

Meski tahu dia akan ditolak!

.

.

.

Disclaimer: Masashi Kishimoto

.

.

.

Warning: Typo, OOC, OC, dll

.

.

.

Rating: T

.

.

.

Enjoy!

.

.

.

Matahari hampir tenggelam di ufuk barat. Namun, sinarnya masih terlihat. Dan langit sekarang berubah warna menjadi oranye kemerah-merahan. Burung-burung mulai mengepakkan sayap indahnya. Menandakan bahwa mereka sudah siap untuk pulang ke sarangnya.

Senja kala telah memayungi kota Konoha. Pepohonan-pepohonan yang menjulang tinggi di atas seakan menghalangi sinar matahari. Membuat kota itu gelap walaupun masih senja.

Angin sore merhembus berulang kali. Membuat dedaunan-dedaunan yang sudah kering tetapi masih menancap di pohon terjatuh berhamburan di permukaan tanah. Dedaunan itu sesekali berterbangan beberapa kali ke segala arah. Menambah kesan tersendiri bila melihatnya di senja hari.

Terlihat seorang gadis bermata emerald sedang berjalan menuju ke sekolah khusus menari bernama Konoha Dance School. Sekolah itu terlihat biasa-biasa saja bila di lihat dari luar. Tetapi, jika kita melihatnya sampai dalam. Maka, mata kita tidak akan berhenti untuk mengagumi kesempurnaan sekolah itu.

Gadis itu mulai memasuki sekolahnya dengan langkah kaki yang berat? Endah kenapa gadis itu terlihat tidak semangat. Sakura namanya. Mendengar namanya mungkin kita akan teringat dengan bunga cantik kebangaan Negara besar bernama Tokyo, yang berwarna merah mudah dan akan berguguran dengan indah bila musim semi.

Setelah memasuki sekolahnya, Sakura berjalan menuju kelasnya. Beberapa pasang mata melihatnya di sepanjang lorong menuju kelasnya. Sakura tidak begitu memperdulikanya. Dia terus berjalan, hingga tempat tujuannya sudah berada di hadapanya. Dengan ringan Sakura membuka pintu kelasnya dan menyapa semua temanya.

"Sore semua." Sapa Sakura.

"Sore juga, Sakura." Kata semua teman-temanya.

Mata Sakura celingukan mencari Sasuke. Dia sudah melihat sepanjang sudut kelasnya dan tidak menemukan Sasuke. Sakura pun bertanya kepada teman satu kelasnya, Tenten.

"Lho? Sasuke dimana,Tenten?" Tanya Sakura.

"Kemarin malamkan Sasuke pergi minum dengan para pelatih dan teman-temannya. Makanya hari ini dia tidak datang karena nggak enak badan," Jelas Tenten kepada Sakura.

"Tidak datang?! Acaranyakan besok…!" Kata Sakura.

'Padahal waktu untuk bersama denganya sudah amat terbatas!' Gumam Sakura dengan lesu.

"Aku mau lihat kondisi Sasuke dulu, bye," Kata Sakura kepada Tenten dan langsung membalikan badanya menuju pintu kelas.

"Sepertinya, Ino akan membuat pengumuman saat peluncuran event nanti. Katanya sih, mau bikin kejutan untuk Sasuke," Kata Tenten kepada teman di sebelahnya, Hinata. Sakura pun secara tidak sengaja mendengar perkataan Tenten menghentikan langkahnya, yang ingin menuju pintu kelas.

Tenten menyadarinya, kalau Sakura mendengar perkataannya kepada Hinata.

"Ah! Sakura, sudah tahu kalau Ino punya pacar, kan?" Mendengar perkataan Tenten barusan, Sakura pun menganggukan kepalanya. Tenten pun melanjutkan perkataanya. "Tapi kamu rahasiakan dari Sasuke, ya," Mendengar itu, Sakura ingin menanyakanya kepada Tenten, tapi Tenten kembali melanjutkan perkataanya.

"Ino akan menikah."

Setelah tahu semuanya dari Tenten, Sakura tekejut bukan main. Bukannya Ino masih seorang pelajar? Kenapa akan menikah secepat itu? Sakura pun kembali melangkahkan kakinya menuju pintu kelas. Setelah keluar kelas Sakura terlihat berlari menuju pintu keluar sekolahnya. Dia memanggil taxi. Dan berangkat menuju rumah Sasuke.

Setelah beberapa menit di perjalanan menuju rumah Sasuke. Akhirnya perjalanannya sampai ke temapat tujuan. Tidak lupa tentunya Sakura membayar taxi yang di tumpanginya. Setelah itu, kaki Sakura melangkah menuju pintu rumah Sasuke dan langsung menekan bell.

Tidak sampai beberapa detik pintu pun di buka dengan sang pemilik rumah, Sasuke. Terlihat kalau Sasuke habis bangun dari tidurnya. Rambut revennya terlihat berantakan. Dan itu membuat wajah Sasuke semakin temapan. Melihat itu, membuat pipi Sakura bersemu merah.

Hening.

Merasa suasanya yang tidak enak. Sakura pun memulai percapakan ringan kepada Sasuke. Yang masih berdiri di depan pintu rumahnya.

"Eh! Baru bangun?" Tanya Sakura.

"Aku nggak begitu mabuk, sih. Tapi tetap saja jadi tepar," Jelas Sasuke kepada Sakura yang masih mendengarkanya di depan pintu rumahnya. Merasa ada yang terlupakan, karena Sasuke masih membiarkan tamunya berdiri di depan pintunya, Sasuke pun menyuruh Sakura untuk masuk ke dalam rumahnya.

"Mumpung sudah di sini, mau sekalian masuk? Akan aku siapkan minuman," Tawar Sasuke kepada Sakura.

"A-ano, sebenarnya aku ingin saja masuk kedalam rumahmu, Sasuke. Tapi aku harus membantu membuat setting…Ng Gimana, ya," Kata Sakura dengan ragu. Karena menolak tawaran Sasuke.

"Begitu, jadi kamu kesini untuk apa?" Tanya Sasuke.

"Aku hanya ingin melihat kondisimu," Jawab Sakura. Sakura terlihat gugup saat berbicara langsung seperti ini, apa lagi hanya berbicara berdua.

"A-ano, Sasuke," Sepertinya masih ada yang ingin Sakura katakana kepada Sasuke.

"Hm?"

'Ino akan menikah' Gumam Sakura dengan sedih. Tapi gumamman itu tidak di ucapkanya kepada Sasuke.

"Berjuanglah untuk pertunjukan besok," Kata Sakura, dengan sedikit memaksakan senyumannya kepada Sasuke.

"Oke."

"Kalau begitu aku pergi dulu yah, Sasuke," Kata Sakura, sambil menjauh dari rumah Sasuke.

Hanya aku yang tahu segalanya…

.

Sebelum Ino mengumumkan pernikahanya di depan Sasuke,

Aku harus memberitahunya.

.

Betapa pengejutnya aku…

Yang mengetahui segalanya tapi sengaja merahasiakanya.

.

Aku akan bicara baik-baik dan minta maaf kepada Sasuke.

.

Minta maaf…

Lalu, akan kukatakan…

Aku sangat menyukainya…

To Be Continue

A/N:

Gomennnn '-' kalau chapter kali ini kurang memuaskan :D, karena saya lebih fokus sama fic ke tiga saya, judulnya 'LOVE KILOMETER' Sudah di publis loh :). Baca yahh :D *Promosi*, dan saya mau ngucapain terima kasih yang sebanyak-banyaknya, kepada para pembaca yang bersedia meninggalkan jejaknya di fic 'Hancur' saya ini -_-

Oke, sudah deh basa-basinya :), aku mau balas review dulu :)

.

.

.

Drcpie: Ciritanya menarik ne? Kyaa, arigatou :3. Ini sudah di lanjutkan. Dan arigatou juga untuk semangatnya :), review lagi yah :D

Sasusaku Lovess: Ini sudah di lanjutkan :). Mungkin chapter depan kamu akan melihat Sasuke menderita, karena chapter depan Sasuke akan tahu kalau Ino akan menikah *Jahat* Kalau untuk Sakura sih aku gak berani janji, Sakura akan sakit hati atau tidak :D. Arigatou untuk reviewnya :), review lagi ne :D

Mohon tinggalkan jejak di fic saya ne :), karena 1 review sangat berarti bagi saya :)

Salam,

Uchiha Miharu