Tittle : My Idol My Boyfriend (chapter 2)

Author : Lee Tae Rin

Rating : T - M

Cats :

- Lee TaeMin (SHINee)

- Shin Chan Rin (OC)

- Kim Joon Myun (EXO)

- Sung Je Wook (OC)

Other cats : All member SHINee & EXO

...

...

...


.

.

.

"Gomawo Channie sudah memberikannya padaku, saranghae~" kata Taemin sambil memeluk tubuh telanjang Chanrin lagi, Chanrin hanya tersenyum

"Nado saranghae oppa~ jangan pernah meninggalkanku" katanaya sambil mengeratkan pelukannya

"Aku tidak akan meninggalkanmu, aku janji" kata Taemin dan menatap mata Chanrin kemudian mecium bibirnya dengan sangat lembut

"Aku lelah oppa~" kata Chanrin saat tangan Taemin menyentuh miss v nya

"Hahaha... arraseo tidurlah" kata Taemin sambil menutupi tubuh telanjang mereka dengan selimut

"Jaljayo chagi, Saranghae~" kata Taemin sambil mengecup bibir Chanrin sekilas dan memeluknya

"Jaljayo oppa, nado saranghae~" kata Chanrin dan mengeratkan pelukannya pada Taemin

...

Chapter 2

...

#Je Wook POV

Aku segera melihat jam yang berada di dinding kamarku dan terkejut saat jam itu menunjukkan angka 5 di jarum panjangnya

"Omo! ini masih pagi, kenapa aku bangun sangat pagi? Aish sudahlah aku akan mandi"

Aku segera mandi dan menuju dapur saat aku selesai dengan kegiatan mandiku kutuangkan susu pada gelas dan meminumnya, setelah itu aku menuju sofa dan menonton televisi

"Hah~ aku bosan apa oppa sudah bangun?"

Aku mematikan televisi dan menuju kamar untuk mengambil ponsel ku aku men dial no 7 dan langsung tersambung pada namjachiguku, kenapa no 7? Karena aku suka angka tersebut

"Oppa?" kataku saat tau telfonku sudah diangkat, tapi setelah lama dia belum juda membalas sapaan ku

"Oppa? Suho oppa?" panggilku dan meninggikan suaraku

"Eh yoboseo?" katanya

"Yoboseo, oppa kau baru bangun?" tanyaku lagi

"Omo! chagiya mianhae" katanya dengan suara serak

"Ne oppa gwenchana"

"Ada apa chagi? Kenapa kau menelfonku pagi sekali?"

"Aish ini sudah jam 7 oppa, cepat bangun dan aku ingin ke apartemen Chanrin apa kau mau ikut?" tanyaku padanya

"Baiklah aku akan ikut, memangnya ada apa?" tanyanya lagi

"Anni aku hanya ingin ke sana, kita kan sudah lama tidak ke sana"

"Baiklah tunggu aku 1 jam lagi kau akan ku jemput"

"Mwo? 1 jam? Kenapa lama sekali aku bosan oppa" kenapa aku harus menunggu selama itu? Aku tidak suka menunggu lama

"Baiklah, baiklah 30 menit tapi aku tidak akan mandi"

"Aish baiklah 1 jam, jangan sampai terlambat ne oppa, annyeong~"

"Ne annyeong~"

Hah~ awas kau Shin Chan Rin, kenapa jika aku mengirimmu pesan kau selalu tidak membalasnya? Awas saja kau, aku akan mencubit pipimu, menjambak rambut mu dan menendang bokongmu! Apa itu terlalu kejam? Anni, suruh siapa dia tidak membalas pesanku? saat aku ke apartemennya juga dia tidak ada di sana hah~ dasar Shin Chan Rin, meskipun kau yang telah mempertemukan aku dan Suho oppa aku tidak akan mengampunimu. Ya dia yang mempertemukan kami meskipun itu tidak di sengaja tetap saja karenanya aku bisa sampai sejauh ini dengan Suho oppa

...

#Flashback on

#Normal POV

"Je-ah, bisa kah kau mengantarku?" tanya yeoja kecil berambut pendek

"Kemana?" tanya yeoja yang dipanggil 'Je' tadi

"Mencari kado untuk Taemin oppa" katanya dengan tersenyum bahagia

"Baiklah, memangnya kau akan membelikannya apa Chanrin-ah?" tanya kata yeoja tadi yang ternyata bernama Jewook

"Entahlah aku juga bingung akan memberikannya apa" kata Chanrin sambil menunduk

"Tenanglah kita cari nanti saja ne?" kata Jewook sambil tersenyum manis, chanrin hanya mengangguk kan kepalanya

Akhirnya mereka membeli sepasang sarung tangan berwarna kuning dengan paduan biru

"Aku takut dia tidak suka dengan hadiahku Je-ah" kata Chanrin sambil memandang kotak berukuran sedang berwarna kuning tersebut

"Tenanglah dia pasti menyukainya" kata Jewook menenangkan Chanrin

"Kajja kita berangkat mungkin di sana akan segera di mulai" ajak Jewook pada Chanrin

...

#Je Wook POV

Kami pun pergi ke dorm SHINee untuk merayakan ulang tahun Lee Taemin maknae dari boyband tersebut, Chanrin menekan bel yang ada di dekat pintu setelah beberapa saat pintu terbuka dan aku sangat kaget karena yang membukakan pintu adalah Suho leader Exo K orang yang selama ini aku mimpikan

"Annyeong~" kata Chanrin sambil membungkukkan badannya

"Ah annyeong~, silahkan masuk Chanrin-ssi" kata Suho dengan tersenyum,

'Bahkan dia tidak menatapku' batinku miris dan masuk ke dalam dorm tersebut, sebelum masuk aku melihat Chanrin tersenyum penuh arti padaku aku hanya membalasnya dengan menundukkan kepalaku

"Channie-ah kau datang?" tanya Taemin riang, Chanrin mengangguk

"Tentu saja aku akan datang oppa" katanya sambil tersenyum, Chanrin terlihat seperti anak kacil padahal dia lebih tua dariku

"Oppa aku bersama temanku, kenalkan dia Sung Je Wook" kata Chanrin sambil melihat ke arahku

"Sung Je Wook imnida" kataku sambil mengulurkan tanganku

"Ne Taemin imnida" kata Taemin sambil membalas uluran tangan ku

Setelah berapa lama aku merasa capek dan duduk di sofa depan televisi dan memejamkan mataku, tiba – tiba ada yang duduk di sebelahku

"Hai?" sapanya dan mengulurkan minuman kaleng, aku menerimanya dan tersenyum canggung, bagaimana tidak sekarang orang yang selama ini aku sukai duduk di sampingku

"Kau teman Chanrin kan? Siapa namamu?" kata Suho sambil tersenyum dan memandangku

"Sung Je Wook imnida" kataku sambil mengulurkan tanganku

"Kim Joon Myun imnida kau bisa memanggilku Suho" jawabnya sambil membalas uluran tanganku, setelah beberapa lama kami terdiam aku memutuskan untuk mencari Chanrin dan pulang

"Suho-ssi aku akan mencari Chanrin dan pulang" kataku berpamitan padanya

"Baiklah, tapi apakah aku boleh tau di mana rumah mu?" tanya nya sambil memegangi tengkuknya aku mengangguk dan memberitahukan alamat apartemen yang aku tempati

"Apa kau tinggal sendiri?" tanyanya lagi aku mengangguk

"Ne aku sendiri" kataku sambil tersenyum kearahnya

"Bolehkah jika ada waktu aku bermain ke rumah mu?" tanya nya dan membuatku sedikit tersentak, apa dia bilang? Apa aku tidak salah dengar? Dia akan kerumahku? Tentu saja boleh, aku hanya mengangguk dan tersenyum

"Baiklah Suho-ssi aku akan mencari Chanrin" kataku sambil berdiri dari posisi dudukku, kulihat dia hanya mengangguk dan tersenyum

Aku mencari Chanrin di taman belakang tapi apa yang kulihat?

"Omo! Taemin hyung mencium Chanrin" aku segera menoleh pada asal suara itu dan mendapati Sehun dan Kai berada di sana

"Sebaiknya kita jangan mengganggu mereka, kajja kita ke depan" kata Kai, aku berjalan menuju sofa dan duduk di sana, tak berapa lama Chanrin berjalan kearahku dengan tersenyum dan menundukkan kepalanya bisa kulihat wajahnya merah

'Kenapa dia?' tanyaku dalam hati

"Kajja pulang" ajaknya padaku

"Kau kenapa?" tanya ku padanya, dan dia hanya menggelengkan kepalanya aku segera berdiri saat dia menarik tanganku

"Apa kalian akan pulang sekarang?" tanya Suho pada kami

"Ne kami akan pulang sekarang" jawabku padanya dan tersenyum semanis mungkin

"Apa perlu aku antar?" tanyanya lagi

"Anni tidak perlu kami akan pulang sendiri" jawabku dan melihat Chanrin yang menundukkan kepalanya

"Baiklah hati hati ne" katanya sambil tersenyum aku mengangguk

"Kami pulang dulu annyeong~" pamit ku pada Suho

"Ne annyeong~" kata suho sambil tersenyum dan melambaikan tangannya saat kami sudah berad adi luar pagar dorm

Dan dari situlah aku mengenal Suho kurasa aku akan menjadi seperti Chanrin

...

#Flashback off

#Je Wook POV

TING~ TONG~

Bel apartemenku berbunyi dan akupun tersadar dari lamunanku

"Oppa" kataku saat kubuka pintu apartemenku dan mendapati Suho oppa sudah berdiri di sana

"Aku tidak terlambat kan?" tanya Suho oppa sambil tersenyum, aku hanya menggeleng dan mempersilahkannya masuk

"Tunggu sebentar oppa aku ganti baju dulu" kataku dan dia hanya menangguk, setelah aku ganti baju kami segera berangkat ke apartemen Chanrin setelah kami sampai di kamar apartemen Chanrin

"Chanrin-ah" kataku sambil mengetuk pintunya karena lama tidak ada sahutan dan juga dia tidak membukakan pintunya akhirnya aku membuka pintunya

CKLEK~

"Pintunya tidak di kunci oppa" kataku pada Suho oppa

"Jinjayo?" tanyanya aku hanya mengangguk "mungkin dia sudah bangun" katanya lagi

"Tapi kenapa dia tidak membukakan pintunya?" tanyaku pada Suho oppa

"Entahlah, mungkin dia sedang bersama Taemin" kata Suho oppa sambil mengendikkan bahunya, akhirnya kami memasuki apartemen tersebut dan mencari Chanrin

"Chanrin-ah kau di mana?" panggilku agak keras, tapi tidak ada jawaban aku menuju kamarnya

"Chanrin-ah?" tanyaku saat melihatnya sedang tidur tapi, tunggu dia bersama Taemin?

"YA! APA YANG KALIAN LAKUKAN?" teriakku saat tau mereka tidak memakai bajunya, Taemin yang kaget segera bangun dan terduduk, selimut yang menutupi merekapun tersingkap dan hanya menutupi bagian bawah tubuh mereka

"Omo! kau mengagetkannya chagiya" bisik Suho oppa padaku

"YA! SHIN CHAN RIN! BANGUN KAU" kataku saat melihatnya masih tertidur, dia hanya menggeliat pelan

"Biarkan dia mungkin dia masih merasa lelah" kata Taemin sambil menaikkan selimutnya sampai menutupi seluruh tubuhnya kecuali kepalanya

"Bisakah kalian keluar dulu? Aku akan mandi" kata Taemin sambil memprhatikan cengirannya, kami berdua keluar dan menunggu di sofa depan televisi

"Aish~ apa yang mereka berdua lakukan? Kenapa mereka tidak memakai baju? Apa mereka melakukan itu?" aku menggerutu pelan tapi masih bisa di dengar jelas oleh Suho oppa

"Biarkan mereka chagiya bukan kah kita juga pernah melakukan itu?" kata Suho oppa dan mulai mencium leherku

"Aaahhh... hentikan oppa jangan di sini eenggghhh..." kataku sambil menggeliat

"Jadi kau mau dimana chagiya?" kata Suho oppa sambil menghentikan ciumannya dan menatapku

"Anni aku tidak ingin di mana – mana lagipula ini masih pagi oppa" kataku dengan muka yang memerah

"Jadi jika malam kau mau?" tanyanya, aku hanya menatapnya kesal, kenapa dia sangat pervert hari ini?

...

#Suho POV

"Aish apa yang mereka berdua lakukan? Kenapa mereka tidak memakai baju? Apa mereka melakukan itu?" dia menggerutu pelan namun dapat ku dengar dengan jelas

"Biarkan mereka chagiya bukan kah kita juga pernah melakukan itu?" kataku dan mulai mencium lehernya

"Aaahhh... hentikan oppa jangan di sini eenggghhh..." desahnya sambil menggeliat pelan

"Jadi kau mau dimana chagiya?" kataku sambil menghentikan ciumanku pada lehernya

"Anni aku tidak ingin di mana – mana lagipula ini masih pagi oppa" katanya dengan muka yang memerah

"Jadi jika malam kau mau?" tanyaku dia segera menatapku dangan kesal, kenapa aku seprti ini? Apa karena aku melihat mereka tidak menggunakan pakaian tadi? Aish~ ada apa dengan mu Kim Joon Myun?

"Kenapa kalian ke sini sepagi ini?" tanya Taemin saat keluar kamar Chanrin

"Aku akan membangunkan Chanrin" kata Jewook, aku hanya menagguk dan menghampiri Taemin yang sedang meminum susu di dapur

"Ada apa hyung?" tanya Taemin setelah lama kuperhatikan

"Kau melakukannya dengan Chanrin?" tanya ku langsung padanya

"Melakukan apa?" tanyanya sambil menatapku

"Melakukan 'itu' iyakan?" tanyaku sambil menahan tawaku saat melihat wajah tegangnya

"Bagaimana kau tau hyung?" tanyanya dengan mata yang membulat karena kaget

"Aku melihat kalian berdua tidak menggunakan pakaian" jawabku santai sambil menuju ke sofa yang ada di depan televisi

"MWO?! Kau melihat tubuh yeojaku?" dia berteriak dan segera menghampiriku di sofa

"Tentu saja tidak, memangnya kau mau aku melihat tubuhya?" tanyaku lagi padanya

"YA! Awas saja kau jika melakukannya" katanya dengan wajah yang memerah, omo! apa dia marah?

"YA! SHIN CHAN RIN CEPAT BANGUN DAN PAKAI BAJUMU!" kudengar Jewook meneriaki Chanrin di dalam kamarnya

"Hyung kenapa pacarmu suka sekali berteriak sih?" tanya Taemin padaku

"Entahlah Taemin-ah aku juga tidak tau" kataku sambil tersenyum, kulihat Jewook keluar kamar Chanrin denggan menggumamkan sesuatu tapi aku tidak dapat mendenganya dengan jelas

#Normal POV

Setelah Jewook keluar kamar Chanrin dia segera menghampiri Suho dan Taemin yang berada di ruang tengah dan duduk di sebelah Suho yang sedang melihat televisi, Suho menoleh padanya dan tersenyum manis, setelah berapa lama akhirnya Chanrin keluar dari kamar dan berjallan ke ruang tengah

"Je-ah" panggilnya pada Jewook

"Wae?" tanya Jewook pada Chanrin dengan nada ketus

"Aku lapar, kau buatkan makanan ne" kata Chanrin dengan nada melas dan memegangi perutnya

"Kenapa kau tidak membuat sendiri?" kaja Jewook lagi

"Aku kan tidak bisa memasak" kata Chanrin sambil mengerucutkan bibirnya, sifat kekanakannya muncul lagi

"Aish~ kau itu yeoja Shin Chan Rin tapi kenapa kau tidak bisa memasak?" kata Jewook sambil menuju dapur

"Dia bilang begitu tapi dia akan memasakkan ku, dasar aneh" kata Chanrin dan meluruskan pandangannya pada televisi

"YA! KAU BILANG APA HAH?" teriak Jewook dari dapur

"ANIYA" Chanrin balas berteriak padanya, sementara Suho dan Taemin yang mendengarkan mereka seperti ini hanya menggelengkan kepalanya

...

#Jewook POV

Dasar anak itu kenapa dia bisa seperti anak kecil padahal umurnya lebih tua dariku, akhirnya aku membuatkan makanan untuknya tapi saat aku membuka semua lemari makan tidak ada satupun yang bisa dimasak, anak itu benar benar!

"Chanrin-ah" panggilku saat menemuinya diruang tv, dia hanya menatapku dengan mata yang setengah tertutup

"YA!" teriakku padanya agar dia membuka matanya

"Kau sudah selesai? Kajja makan" katanya sambil berdiri dan menarik tangan Taemin

"Bagaimana bisa aku memasak sedangkan kau tidak punya bahan makanan untuk dimasak?" kataku padanya dan duduk di samping Suho oppa

"Tapi aku lapar~" rengeknya dengan mata yang berkaca kaca, dia? Kenapa dia bisa seperti anak berusia 5 tahun?

"Sssttt... tenanglah chagiya kita akan makan diluar, aku yang bayar kajja" kata Taemin sambil memeluknya

"Jinjayo?" katanya dan segera berlari kekamar setelah dia melepaskan pelukan Taemin

"Cih! Perayu kecil" kataku pelan, lihatlah bahkan dia bisa dengan cepat merubah raut wajahnya

"Kajja berangkat" ajaknya setelah keluar dari kamar dan membawa jaket, kulihat Taemin hanya tersenyum dan menghembuskan nafasnya

"Hahaha... kau pasti akan bangkrut Taemin-ah" kataku sambil berdiri dan menghampiri Chanrin

"YA! Dia hanya ingin makan kenapa aku bangkrut?" tanya Taemin padaku

"Kau yang akan membayar kan?" tanyaku padanya dan dia hanya mengagguk

"Jadi kami makan gratis" kata Suho oppa sambil tersenyum

"Mwo?! Padahal aku kan aish~ baiklah aku akan membayarkan kalian juga" kata Taemin pada akhirnya

"Gomawo oppa!" kata Chanrin sambil menggandeng lengan Taemin

"Ne" kata Taemin sambil mengacak rambut Chanrin

"Kajja oppa aku sudah lapar" Chanrin berkata sambil menarik Taemin keluar, aku hanya menggelengkan kepalaku melihat kelakuannya

Setelah kami sarapan kami memutuskan untuk pergi ke taman hiburan, kami menaiki banyak wahana dari yang menyenangkan hingga yang menyeramkan dan wahana terakhir yang kami naiki yaitu bianglala aku bersama Suho oppa sedangkan Chanrin bersama Taemin.

Saat kami sudah berada di atas kami bisa melihat matahari yang mulai tenggelam dan menimbulkan cahaya berwarna orange yang sangat indah, saat aku sedang menikmati indahnya pemandangan yang ada di luar kurasakan keranjang yang kami tempati bergoyang dan kurasakan ada lengan yang melingkar di pinggangku

"Oppa" kataku pada Suho oppa

"Ne?" tanyannya dan menumpukan dagunya pada bahuku

"Anni" kataku sambil menunduk, aish~ kenapa mukaku panas?

"Chagiya" kata Suho oppa sambil membalikkan badanku menghadapnya

"Ne oppa" jawabku sambil menatapnya

"Saranghae~" kata Suho oppa, dia tersenyum manis dan perlahan mendekatkan wajahnya pada wajahku

CHU

Aku memejamkan mataku saat bibirnya menyentuh bibirku, rasanya sangat nyaman

"Nado saranghae oppa" kataku setelah bibir kami terpisah, dia memelukku hangat tak terasa kami sudah berada di bawah, kami keluar dari keranjang dan menghampiri Taemin dan Chanrin yang sudah keluar keranjang sebelum kami

"Kajja pulang" ajak Taemin pada kami

"Kajja" kata Suho oppa sambil menggandeng tanganku

"Hyung kau harus mengantarkan kami pulang" kata Taemin pada Suho oppa

"Ne ne aku akan mengantarkan kalian" kata Suho oppa sambil masuk ke dalam mobil, aku mengikutinya duduk di samping jok kemudi sedangkan Taemin dan Chanrin duduk di jok belakang, selama perjalanan sangat sunyi karena tidak ada yang memulai pembicaraan sampai akhirnya kami tiba di apartemen Chanrin, kulihat ke jok belakang ternyata Chanrin tertidur di pelukan Taemin pantas dari tadi dia tidak berbicara ternyata dia tertidur.

"Gomawo hyung" kata Taemin sambil menggendong Chanrin dan memasuki gedung apartemen itu

"Hati-hati Taemin-ah" kataku sedikit berteriak pada Taemin, ku lihat dia hanya menganggukkan kepalanya

"Kajja oppa aku juga sudah sangat capek" kataku sambil menyandarkan punggungku dan menutup mataku

"Ne" katanya sampil mengecup bibirku singkat

"Oppa~" kataku sambil mengerucutkan bibirku

"Ne ne kita pulang" katanya sambil menjalankan mobilnya

#Jewook POV end

#Suho POV

"Kajja oppa aku juga sudah sangat capek" kata Jewook sambil menyandarkan punggungnya dan menutup matanaya

"Ne" kataku sampil mengecup bibirnya singkat

"Oppa~" katanya sambil mengerucutkan bibirnya

"Ne ne kita pulang" katanku sambil menjalankan mobil

Aku tetap fokus menyetir hingga kami tiba di apartemennya, kami memasuki kamar apartemennya

"Hah~ aku capek" katanya sambil mrebahkan badannya pada sofa, aku merebahkan tubuhku de sebelahnya

"Aku akan mandi dulu oppa" katanya

"Ne" kataku sambil tersenyum

Setelah beberapa saat aku merasa bosan, aku memasuki kamar Jewook kudengar guyuran air dari kamar mandi, sepertinya dia belum selesai aku melepaskan jaketku dan merebahkan tubuhku pada ranjang

CKLEK~

Kudengar pintu kamar mandi dibuka, ku arahkan pandanganku pada kamar mandi

"Oppa, apa yang kau lakukan disini?" katanya kaget sambil memegangi handuk yang melilit tubuhnya dari dada hingga sebatas paha

Aku bejalan mendekatinya bisa kulihat tangannya semakin erat memegangi handuknya

"Oppa kau kenapa?" tanyanya dengan suara sedikit bergetar

"Aku merindukanmu chagi" bisikku dan memeluk tubuhnya dari belakang

"Oppa" katanya lirih sambil menunduk, kuturunkan tangannya yang memegang handuknya dan kucium tengkuknya

"Aaaahhh... oppa" dia mendesah saat kucium dan kugigit lehernya

"Aku menginginkanmu chagi" bisikku dan membalikkan badannya agar menghadap ke arah ku, kucium bibirnya awalnya hanya menempel mulai ku lumat bibirnya semakin lama semakin panas kami berciuman

"Eenggghhh..." lenguhnya sambil mendorong pelan dadaku, kulepaskan bibirnya dan ciumanku turun ke lehernya

"Aaasshhh..." desahnya semakin jelas saat aku menggigit lehernya dan meninggalkan kissmark disana, kulepas handuk yang menempel di badannya dan menuntunnya ke arah ranjang

"Oppa" panggilnya saat kurebahkan tubuhnya di ranjang dia menatapku dengan mata yang sayu membuatku ingin segera menyerangnnya

"Aaahhh..." desahnya saat aku mengulum dada sebelah kanannya dan ku mainkan nipple sebelah kirinya dengan jariku

"Aaahh.. ssshhh.. oppahhh" desahnya sambil menarik rambutku lembut

Kuturunkan terus ciumanku hingga sekarang aku berada di depan miss v nya, kuhembuskan nafasku di sana beberapa kali

"Eeennnggghhh... oppahh... jeballl..aahh.." dia menggeliat tak nyaman ku gigit paha bagian dalamnya dan meninggalkan kissmark disana sebelum aku menuju miss v nya

"Aaahhh..." desahnya saat aku menjilat miss v nya

"Aaaahhh... ssshhh... oppaahh... aaahh" desahnya semakin menjadi saat kumainkan klitorisnya dengan lidahku

"Oppahh... aaahh... aku aahh... aku keluarhhh..." katanya di sela-sela desahannya, dan setelah dia mengatakan itu cairan hangat keluar dari lubangnya kubersihkan cairan itu menggunakan lidahku hingga bersih. Kualihkan ciumanku pada bibirnya kulumat dan ku kulum bibir bagian bawahnya hingga memerah

"Eenngghhh... palli oppa aku sudah lelah" katanya sambil menatapku dengan mata yang sayu

"As you wish baby" kataku dan mengecup bibirnya sekilas, kukocok juniorku sebelum ku masukkan pada miss v nya

"Akhh~ pelanhh oppahh" katanya sambil memejamkan matanya, aku tetap mendorong pinggulku dengan pelan

"Aaahhh..." desah kami saat juniorku masuk seluruhnya pada miss v nya, mulai ku gerakkan pinggulku maju mundur dengan pelan

"Aaahhh... fasterhhh... oppaaahhh.." aku mempercepat gerakan maju mundurku

"Aaahhh... kenapa aahhh... lubangmu masih aaahhh... sempitthh.. chaginya" kenapa dia masih saja sempit padahal kami sudah beberapa kali melakukan ini

"Juniormu aaahhh... sajahhh.. sshhh.. yanghh terlalu besarrhh" katanya sambil mendongakkan kepalanya

"AAAHHH... there oppa ahhh... lebih dalam oppa aaahhh..." pekiknya saat aku menabrak titiknya

"Aaahh... ne chagi ssshhh" kataku dan mempercepat gerakkan ku

"Aaahh... oppa ssshhh... aku ahh akan keluarhhh" katanya sambil mencengkram bahuku

"Bersama chagi" kataku saat merasakan aku akan segera sampai

"AAAAHHHH..." desah kami bersamaan dengan keluarnya cairan kami

"Hah~ hah~ aku jadi ingat dengan Chanrin" katanya sambil memejamkan matanya, aku mengerutkan dahiku bingung

"Ada apa dengan Chanrin chagi?" kataku sambil mengelus pipinya

"Aku belum menanyakan apa yang dilakukannya kemarin dengan Taemin, kenapa mereka bisa tidur tanpa menggunakan baju dan terdapat bercak darah pada selimutnya" katanya sambil mengangkat salah satu ujung bibirnya –menyeringai-

"Tanpa kau tanya kau sudah tau kan mereka melakukan apa kemarin" kataku sambil menaikkan selimut menutupi tubuh kami

"Aku hanya ingin menggoda anak itu oppa, dan lagi itu pasti firs time bagi mereka" katanya sambil memiringkan tubuhnya membelakangiku

"Sudahlah chagi tidurlah, kau bilang tadi lelah kan?" kataku sambil memeluknya dari belakang

"Ne oppa, Jaljayo" katanya

"Ne Jalja chagi, saranghae~" kataku sambil mengecup pucuk kepalanya, dia tidak membalas perkataanku tapi aku yakin dia tersenyum

END