The Love Of Kageyadori With Kagebarai

rate (karna aku masih baru disini jadinya aku nggak tau)

angst, romance, friendship, tragedy (mungkin ada tapi dikit)

WARNING: typo bertebaran, alur nggak jelas, dkk

AN: cerita ini aku ambil dari komik flower in the shadow karangannya Yu Tomofuji ditambah karakter hewannya yang dipunyai karakter cowoknya jadi nggak 100% murni karangan ceritaku


Chapter 2: He's a Kageyadori…

Kini aku sedang berada di dalam kamarku sambil menatap ke arah luar, masih terbesit ingatan tentang pria yang kemarin menolongku….

"Huh…ngapain aku mikirin pria yang bikin aku kesal banget" gumamku sambil membaringkan tubuhku di atas kasur, aku pun menatap langit-langit kamarku yang berwarna coklat kayu itu. Aku teringat dengan bayangan yang dulu penuh dengan kebahagiaan dengan keluargaku.

"Ayah…aku sangat merindukanmu…." Ucapku sambil menangis

Tanpa terasa karna kelelahan atau apa aku pun terlelap hingga pagi…aku pun segera menatap kearah luar….

"Sudah pagi ya…." Gumamku yang tidak sadar kalau sudah pagi

Aku pun segera memastikan kalau perkiraanku itu benar adanya, dengan segera aku pun bersiap mengambil air di sumur yang cukup jauh dari rumah tempatku menginap…

"Benar-benar menyebalkan….kenapa nggak sumurnya aja yang dipindah di depan rumah sih…"dengusku sambil menimba 2 ember air yang jujur berat banget

Dengan cepat aku pun berlari membawa 2 ember berat itu, entah sial atau apa tiba-tiba saja ada batu yang membuatku terjatuh…tanpa sadar aku menutup mataku agar tidak merasakan sakitnya terjatuh

"Aneh…koq nggak sakit ya?" gumamku pelan

"Bodoh…jelas saja tidak sakit…" ucap seseorang yang suaranya pernah aku dengar sebelumnya

Aku pun segera membuka mataku, karna tahu siapa yang sedang mendekapku. Aku pun segera mendorong badannya jauh-jauh

"Hei kau ini kenapa sih?" Tanya Len sambil membersihkan kimononya dari sisa debu yang menempel

"Kau itu yang kenapa? Apa maksudmu pakai acara memelukku segala?" bentakku padanya

"Aku cuma ingin menolongmu…bukannya dapat ucapan terima kasih malah didorong jauh-jauh" gumam Len yang aku tau banget kalau dia sedang sangat kesal.

"Siapa juga yang mau ditolong sama kamu….lagipula aku nggak minta ditolong deh…" gumamku sambil berjalan membawa ember tadi ke rumah.

Dengan kesal aku pun mengisi penuh bak di kamar mandiku, lalu membanting ember itu ke lantai.

"Dasar pria yang menyebalkan…." Teriakku

Aku pun segera mandi, dan pergi berkeliling desa seperti biasanya, ketika aku sedang asyik melihat-lihat desa tiba-tiba ada seorang pria yang aneh mendekatiku

"Apakah kau yang bernama Kagamine Rin?" Tanya pria itu sambil memberikan senyum yang aneh padaku

"I-iya…" ucapku dengan takut

"Mari ikut aku….ada yang ingin bertemu denganmu" ucap pria itu, tanpa pikir panjang aku pun segera mengikutinya. Tidak lama aku pun tiba di dalam hutan hanya berdua dengan pria aneh ini

"Kali ini kau akan menjadi santapanku yang lezat…." Ucap pria itu sambil menunjukkan wujud aslinya, karna takut aku hanya bisa berteriak dan diam terpaku menanti ajalku tiba

"Wah…rupanya ada kageyadori lain disini ya…" ucap monster itu sambil melihat ke atas pohon yang ada tepat di belakang kepalaku

"Iya…tapi aku berbeda sekali denganmu…" ucap pria yang aku tahu

"Len mau apa kau kesini?" tanyaku

"Tentu saja menolongmu" ucapnya sambil mengeluarkan katananya

"Tapi apa yang dimaksud kageyadori itu?" tanyaku yang sama sekali belum tahu sebenarnya masalah apa yang terjadi disini

"Kageyadori itu seperti monster yang ada dihadapanku ini…tapi aku berbeda…aku masih bisa mengendalikannya meskipun aku sendiri tidak tahu sampai kapan" ucap Len yang langsung menyerang kageyadori itu hingga menghilang

"Jadi apa kau bisa jadi seperti monster yang tadi?" tanyaku yang tidak terasa tubuhku mulai bergetar dan air mataku pun mulai jatuh

"Tidak ada kemungkinan tidak…tapi aku yakin jika bersamamu aku bisa tenang" ucap Len sambil memelukku erat, bisa kurasakan nafasnya yang cepat memburu perlahan menjadi tenang

"A-apa maksudmu?" tanyaku yang mulai takut

"Tenang saja…aku akan selalu melindungimu dari bahaya kimono dan kageyadori yang seperti itu tadi" ucap Len yang masih memelukku, tanpa aku tahu mendengar kata-kata itu dari Len perasaanku menjadi tenang dan bahagia

"Arigatou, Len…" ucapku sambil tersenyum dibalik pelukan itu


AN: Wah...Chapter 2 udah update nih...gimana-gimana...masih sama nggak ceritanya ama yang asli...

Terima kasih ya buat yang udah mau kasih review...terkhususnya Chalice-chan makasih ya udah mau comment semuanya...

Tetap saksikan-?- kelanjutannya...nggak lupa...

RnR Pleeaseee...