Gomen ne,Zui gak bisa update kilat,maklum Zui kan juga anak sekolah.

Langsung aja ya ! ^_^

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Author : Anjani (harazui)

Litle : Mati hanya untuk menjadi malaikat (die only to be an angel)

Character : Uzumaki Naruto,Haruno Sakura,Yamanaka Ino,Nara shikamaru,Tenten,Rock lee,Uchiha sasuke,Uchiha itachi,Gaara,Sasori,dan Kisame

Before : "apa ini?,aku tidak merasakan sakit sedikit pun,hanya saja kepalaku pusing,karena berputar" batin Naruto "aku juga tidak bisa menghentikan putaran ini"

Kini tubuh Naruto menjadi hangat,ia tidak merasakan sakit sedikit pun,beberapa menit kemudian matanya menjadi berat,hingga akhirnya ia menutupkan matanya dengan tubuh yang masih berputar.

Summary : "Hmm,ia terlalu jauh menggelinding" ucap Kisame

"Kau benar,Kisame" ucap Itachi,ia dan temannya terus berjalan mengikuti jejak bergelindingnya Naruto

"Apa ada orang" gumam malaikat kematian "Kakak"

"Sasuke" panggil Itachi,ia menoleh kesana-kemari

"Ada apa Itachi?,kau berhalusinasi tentang Sasuke lagi?" tanya Kisame

"Tidak,aku mendengarnya dia memanggilku" jelas Itachi

~oOo~

"NARutoooooo!" teriak Sakura,Kini matanya penuh dengan air mata,wajahnya tampak begitu menyesal

"Sudahlah Sakura,Kau harus menerima semua ini" Ino berjalan menuju Sakura,ia mengelus kepala Sakura

"Tapi bagaimana bisa?" tanya Sakura "Aku,aku tidak mau kehilangnya"

"kau harus tau bahwa Naruto juga tidak mau kehilangmu" ucap Tenten "Naruto lebih memilih mati agar kau masih bisa merasakan kehangatan dunia"

"Tapi itu semua percuma" ucap Sakura,tangannya basah dan bergetar

"Kita harus menghubungi polisi agar mencari jasad Naruto" ucap Shikamaru

"Ssttt,kalau mau menghubungi polisi di luar sana" Ino memarahi Shikamaru,jari telunjuknya ada di depan bibir manisnya

"Dasar" dengus Shikamaru,ia berjalan keluar kereta,di susul dengan Lee yang rambutnya berantakan

"Benar-benar" cetus Lee

"Kenapa?" tanya Shikamaru

"Ponselku jadi rusak,rambutku berantakan,apa jadinya aku?" jelas Lee

Shikamaru hanya mengerutkan keningnya "Aku harus segera menghubungi polisi"

"Cepatlah" pinta Lee

"Selamat pagi" sapa Shikamaru "aku Nara shikamaru,siswa Konoha academy JUNIOR"

"Ahh,iya ada apa anda menghubungi kami?" tanya Pak polisi di seberang sana

"Bis kami mengalami kecelakaan dan salah satu siswa bernama Uzumaki naruto meninggal,hhmm tapi saya juga tidak yakin kalau Naruto meninggal" jelas Shikamaru

"Kalau begitu saya akan kesana,anda ada dimana?" tanya Pak polisi

Shikamaru melihat sekelilingnya tak menemukan nama jalan "Jalan yang hanya bisa di lalui bis dan mobil"

"Baik saya akan kesana,tunggulah" pinta Pak polisi

Selang beberapa menit kemudian,Sakura cukup tenang dan polisi sudah datang

"Baik,saya Uchiha Itachi,mohon yang masih ada di dalam bis keluar" pinta sang polisi yang bernama Uchiha itachi dengan seorang temannya,Itachi pun segera masuk kedalam bis dan mengecek keadaan

"Aku Hoshigaki kisame,bisa kau jelaskan semua ini" pinta Kisame kepada Ino

"Maaf,aku harus menenangkan temanku" Ino segera membawa Sakura kebelakang bis

"Baiklah" jawab Kisame,ia berjalan kearah Shikamaru yang tengah bersender di samping pintu bis "Apa anda bisa menjelaskan ini?"

"Ya" jawab Shikamaru,ia pun menjelaskan peristiwa yang barusan terjadi,dan Kisame mencatat hal yang penting

"Terima kasih atas penjelasannya" ucap Kisame,ia membungkukan badannya 90 derajat

"Ya" jawab Shikamaru yang ikut membungkukan badannya

"Kisame coba kau hubungi Tobi" pinya Itachi

"Baik" jawab Kisame,ia pun segera menghubungi Tobi

"Ada apa?" Tanya Tobi ketus

"Aku dan Itachi sudah menyelidiki TKP" jawab Kisame

"Kau sudah mencari seseorang yang dikatakan kalau dia mati?" tanya Tobi lagi

"Belum" jawab Kisame

"Kalau begitu cepat cari" pinta Tobi

"Baik" ucap Kisame lalu mematikan ponselnya "Itachi,kita di suruh mencari anak itu"

"Siapa?" tanya Itachi

"Kau tau namanya,aku lupa?" tanya Kisame kepada Shikamaru

"Uzumaki Naruto" jawab Shikamaru

"Uzumaki naruto,Itachi" jawab Kisame "Dia mati,untuk menyelamatkan teman-temannya"

Itachi pun keluar dari bis "Bagaiman bisa?" tanya Itachi heran

"Saat itu posisi bis ada di tengah penghujung,jika Naruto tidak melepaskan genggamannya maka yang lainnya akan ikut mati" jelas Kisame seraya membuka-buka buku catatannya

"Kalau begitu ayo kita cari" ajak Itachi

###

"Sakura kau sudah tidak apa?" tanya Tenten

"Ya,aku hanya syok" jawab Sakura seraya kembali meminum air yang di berikan Ino "besok akan ada acara makan malam musim panas di konoha academy,pasti aku banyak di tanya"

"Kau harus siap menghadapi senpai Konoha academy tingkat Senior" pinta Ino

"Kenapa?" tanya Tenten heran

"Pastinya nanti Sakura akan di tanya-tanya oleh para senpai" jelas Ino "apalagi Karin,pasti dia banyak tanya"

"Tidak apa-apa,aku siap kok" ucap Sakura,ia berjalan kearah pagar putih mengkilap

"Kau mau apa?" tanya Ino

"Hanya melihat" jawab Sakura "Naruto,aku berharap kau masih hidup,dan kau akan menembakku,untuk menjadikanku kekasihmu,lalu kita akan merasakan musim panas bersama"

"Aku prihatin dengan keadaannya" bisik Tenten

"Ya aku juga" bisik Ino kembali

"Baiklah,ayo kita pulang" ajak Sakura dengan senyum hambar menahan tangis

"Kau yakin?" tanya Tenten,Sakura hanya mengangguk dan berjalan ke pintu bis untuk mengambil tasnya

"Cepat juga kembali semangatnya" celoteh Ino,sembari tersenyum

"Kemana polisi tadi?" tanya Sakura,seraya menaiki anak tangga yang berjumlah 3

"Mereka mencari jasad Naruto" jawab Shikamaru

"Kau mau pulang,Sakura?" tanya Lee

"Ya" jawab Sakura lalu duduk di bangku yang ia dan Naruto tadi tepati "Tas Naruto?,Akan ku bawa sebagai kenangan" Sakura segera mengambil tasnya dan tas Naruto di tempat tas "Ino,Tenten,Kalian mau pulang tidak?" tanya Sakura

"Ya,aku ingin cepat pulang" jelas Tenten

"Kalian mau pulang pakai apa?" tanya Shikamaru

"Aku bisa menghubungi Sasori untuk menjemputku," jawab Sakura

"Bagaiman dengan Ino dan Tenten?" tanya Lee

"HAI,Lee,Sasori itu punya mobil dia pasti bisa mengantar kami pulang" jelas Tenten "lagi pula Sasori itu kakak sepupunya Sakurakan?"

"Kalau begitu aku ikut" pinta Lee,kontan saja Tenten menghantam Lee dengan tasnya

"Tidak bisa" jawab Tenten dan Ino bersamaan

"Lee,kita pulang nanti saja,kita tunggu polisi itu kembali" pinta Shikamaru

"Tapi semua murid sudah pulang" Lee menunjuk bangku yang kosong,Shikamaru tidak menanggapi hal itu sama sekali

"Halo,Sasori nii-san,bisa jemput Sakura?" tanya Sakura

"Bukannya kau ke pantai naik bis?" tanya Sasori balik

"Bisku kecelakaan" jelas Sakura singkat

"Kau tidak apa-apakan?" tanya Sasori lagi

"Iya,sekarang nii-san jemput Sakura di jalan…." Ia bingung ini jalan apa "jalan yang sering nii-san lewati ketika ingin ke Kyoto"

"Baiklah" jawab Sasori

"Sakura tunggu" ucap Sakura lalu menutup ponselnya

###

"Mana sih,si Uzumaki Naruto" ketus malaikat kematian "itu dia",ia segera melihat sekeliling Naruto "tampaknya dia baik-baik saja,tapi di mana Gaara?,dia selalu terlambat"

"Hmm,ia terlalu jauh menggelinding" ucap Kisame

"Kau benar,Kisame" ucap Itachi,ia dan temannya terus berjalan mengikuti jejak bergelindingnya Naruto

"Apa ada orang" gumam malaikat kematian,ia segera melihat kearah Itachi dan Kisame "Kakak"

"Sasuke" panggil Itachi,ia menoleh kesana-kemari

"Ada apa Itachi?,kau berhalusinasi tentang Sasuke lagi?" tanya Kisame

"Tidak,aku mendengarnya dia memanggilku" jelas Itachi

"Bagaimana ini?,haduh dimana kau Gaara" Sasuke mulai panik tak karuan

"Apa ini?" tanya Kisame yang melihat pasir di sekelilingnya

"Maaf aku terlambat" Gaara meminta maaf kepada malaikat kematian yang bernama Sasuke "aku lupa dengan tugasku"

"Kau hoby sekali yang namanya terlambat" cetus Sasuke "Cepat bawa orang ini ketempat seleksi malaikat"

"Baik" jawab Gaara lalu ia mengumpulkan semua pasirnya dan menjadikannya tempat untuk berpijak,karena Gaara tidak punya sayap pada umumnya malaikat jadi ia terbang menggunakan pasir sama seperti Temari yang menggunakan Kipasnya dan Kankuro yang mengunakan bonekanya

"Kakak,maafkan aku,aku tak bisa menemuimu sekarang" ucap Sasuke lalu ia terbang menyusul Gaara yang ada di depannya

"Uuhhkk,uhhkk" Kisame mengipas-ngipaskan tangannya

"Menurutmu ada yang aneh,Tidak?" tanya Itachi "Tiba-tiba saja ada pasir,padahal disini tidak ada pasir,yang ada hanya tanah yang padat"

"Kau benar" ucap Kisame membenarkan ucapan Itachi "Tampaknya kita harus meminta bantuan tim lain,untuk ini"

"Ya,kita kembali dan kita hubungi lagi Tobi" jawab Itachi seraya kembali jalan kearah bis itu lagi

###

"Hinata!" panggil Gaara

"Akhirnya datang juga,aku sudah lelah menunggu" jawab Hinata

"Aku mau pergi dulu" ucap Sasuke,ia segera mengganti jubahnya menjadi warna putih dan meletakan sabitnya

"Lalu aku?" tanya Hinata

"Kau seleksi saja,Uzumaki Naruto itu dengan baik" jelas Sasuke lalu pergi ke tempat Jiraiya Malaikat yang memimpin seluruh Malaikat

"Dia selalu saja begitu" gerutu Hinata

"bersabar saja" ucap Gaara yang ada di depan pintu

TBC

Sasuke : yosh,tugasku selesai,Zui nanti aku tampil lagi di chapter 3 kan?

Zui : ya mungkin,berdoa saja

Sakura : kan pemeran utamanya Aku dan Naruto,jadi Sasuke hanya ikut nongol

Sasuke : Apa!

Sakura : iya

Hinata : Zui,Naruto akan jadi malaikat apa?

Naruto : malaikat cinta aja kalau gak boleh malaikat penyelamat galau

Zui : belum kepikiran,Gimana kalau malaikat penjaga rumah atau apartemend

Sakura : kalau gitu aku mau sewa Naruto

Naruto : -_-

Zui : Naru jangan marah,jangan pikirin tugas dulu,Didunia malaikat Naruto akan ketemu seseorang yang istimewa,bahkan benar-benar istimewa.

Naruto : siapa ?,Sakura?,mana mungkin

Zui : sabar aja nunggunya,okay ,,

Sobat jangan lupa review ya + kasih saran jika ada yang kurang