Jika Taehyung tidak muncul disaat yang tepat, Yoongi bertaruh dia akan mengamuk layaknya angin badai.
.
.
.
I'm Not the Only One
It's MinYoon Fanfiction
Park Jimin - Min Yoongi
by : kiddo
Pt. 1
.
.
.
Yoongi sedang asik dengan apa yang dia lakukan sekarang. Hal seperti biasa.
Mencampurkan nada nada untuk menjadi mix tape-nya yang baru.
Ditemani dengan segelas susu vanilla hangat dan beberapa cookies pengganti makan malam yang dibuat khusus oleh Seokjin, yang sekarang sudah berlabuh ke pulau alam bawah sadarnya.
Dia merenggangkan badannya kemudian menguap sedikit kemudian mengerjapkan mata sipitnya sebelum akhirnya dia menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 1 malam.
Dia berdeham pelan tanda tenggorokkannya kering.
Entah setan apa yang menyelinap malam ini, tiba tiba saja Seokjin bergerak menjadi duduk kemudian menguap, seakan terbangun karena dehaman Yoongi.
"Maaf aku membangunkanmu hyung" ucapnya pelan, sangat pelan.
"Kau butuh minum? biar aku ambilkan" ucapnya sambil bergerak turun dari kasurnya.
Namun pergerakannya terhenti karena tertahan oleh room-matenya.
"Aku saja. Hyung tidur lagi sana" usirnya sambil bergerak ke arah pintu melewati Seokjin yang malah terdiam mematung dengan ekspresi gelisah.
Yoongi bergerak membuka pintu kamar, berjalan tanpa membuat suara agar tidak membangunkan yang lain walau dia tau member Bangtan itu tidur layaknya mayat.
Yoongi baru saja bergerak 3 langkah dari depan pintu kamarnya jika saja tubuh kurus namun tinggi tersebut menghalangi jalannya.
"Hyung kenapa belum tidur?" tanya sang pemilik suara Husky bergolongan darah AB.
Yoongi harus mendongak dan mengambil 2 langkah mundur agar lehernya tidak terlalu sakit.
"Haus"
Taehyung -si AB- hanya mengangguk kemudian mendorong kembali hyung pucatnya itu kembali masuk kekamar.
Yoongi ingin menahan namun apa daya, salahkan dirinya yang malas berolahraga sehingga tenaganya setara dengan bayi.
Yoongi hendak membuka mulutnya untuk protes namun tertahan.
Tubuh kecil milik Yoongi seakan membeku dan kedua pupil matanya membesar kemudian kedua telapak tangan besar milik Taehyung menutup kedua telinganya.
Dia mendongak, menatap manik Taehyung yang juga menatap obsidian hitam layaknya langit malam itu.
Taehyung tersenyum sedih, senyum yang tidak pernah ditunjukan kepada siapapun.
Ingatkan Yoongi bahwa Taehyung ini si AB.
Pemilik kepribadian ganda.
.
.
.
Yoongi memakan sarapannya dengan tenang, Taehyung disebelahnya dan Hoseok dihadapannya.
Seokjin disebelah Namjoon yang sedang membaca koran pagi (hal yang sangat jarang dilakukannya) dan tersisa Jimin dan Jungkook yang masih tertidur.
"Jadi"
Yoongi berbicara dengan suara seraknya membuat semua yang ada di meja makan menoleh kearahnya dan menahan nafasnya.
Yoongi menghembuskan nafasnya kasar dan berat.
"Kalian tau?"
Hening menyelimuti ruangan itu.
Namjoon melipat korannya serta Hoseok berhenti mengunyah dan gerakan Taehyung yang ingin membawa makanan disendoknya ke mulut berhenti diudara.
Seokjin terdiam dan menunduk.
"Kami menyayangi-mu kau tau itu kan Yoongi hyung?" Namjoon membuka suara.
"Kenapa kalian menyembunyikan hal itu dariku?" kali ini Yoongi bertanya dengan nada yang dinaikkan.
"Hyung lupa apa yang terjadi dulu?"
Yoongi langsung menatap Taehyung cepat dengan tatapan tajamnya.
"Kau lupa? dengan kenyataan bahwa kau harus dilarikan ke rumah sakit karena mengamuk?" Taehyung berkata dengan datarnya.
"Kenapa kau masih mempertahakan si brengsek itu hyung? kenapa?"
Yoongi terdiam.
"Dia kekasihku"
"Kekasih macam apa yang tega bercinta dengan orang lain? Kau masih mempercayai Jimin? Kau masih percaya setelah dia bercinta dengan Jungkook semalam?!" tanya Taehyung kembali dengan nafas memburu, membuat Yoongi terdiam dan menunduk.
Bahunya bergetar, dia mencengkram celananya hingga buku buku jarinya memutih.
"Sudah jangan-"
Prang!
Semua mata langsung menuju sang sumber suara.
Mereka menemukan Jungkook dan pecahan gelas disekitar kakinya.
"Astaga Jungkook! jangan bergerak!" perintah Seokjin panik.
Jungkook hanya terdiam dengan wajah pucat pasi.
"Yo-yoongi h-hyung-"
"Dia kau jalang"
Lagi.
Semua yang ada disana terdiam beku karena atmosfir berat yang dipancarakan Yoongi.
Yoongi menatap sang pelaku dengan datar.
Tidak ada air mata.
Hanya sepasang mata sipit yang menatap tanpa ekspresi.
"Ada apa ini?"
.
.
.
TBC
.
.
.
Kiddo Time!
.
.
MAAF KALAU BERANTAKAN SAYA JUGA GA TAU KENAPA BEGITU
APA INIIII?! maafkan kalau ini gaje :'3 maaf saya menistakan Jungkook :'3 saya bukan haters Jungkook kok cuma saya emang ga seneng sama JiKook dan wajah polos Jungkook paling enak buat di nistain :"""""") kalau mau bash ya silahkan :") tapi emang inilah kenyataan bahwa Jungkook akan selalu jadi orang ketiga di hubungan minimini ini :") /digebukin sampai mati/
MAAFKAN LAMA UPDATE DAN BAHKAN INI PASTI PENDEK DAN ALURNYA CEPAT DX
saya ga terlalu suka bikin cerita yang berlibet libet dan langsung pada intinya :") tapi diusahakan untuk chap 2 atau seterusnya...
saya berjanji akan buat kalian menangis semua '-')9
JADI TOLONG DUKUNG SAYA DAN SEMANGATI SAYA BIAR GA MALES NGETIK
AT LAST THANKS BUAT YANG UDAH REVIEW DAN BERSEDIA BACA DAN BUAT YANG UDAH NGEFOLLOW ATAU NGEFAVORIT BAIK SAYA ATAU FF NYA
ILOPYUPULL!
JANGAN LUPA REVIEW YA MAU LANJUT APA ENGGA HEHEHE
Love
.
.
-Kiddo
