When I Looking "Yaoi" Chap 2
AUTHOR : Cielice Phantomhive B'rabbit Ritsu
DISCLAIMER : Kuroshitsuji © Toboso Yana
SUMMARY : When I looking demon x human
WARNING! drama, romance, abal, gaje, yaoi,yuri =="kali ini ada genre yuri nya ==" berhubung disini ada si pengacau mio ==" –ditabok mio-
selamat menikmati! Eh maksud sy selamat membacaaa! XDD (campur aduk yuri sama yaoi ==")
Pagi hari…
"Uh…uh…ah! Sudah pagi ya? …..Eh? KYAAAAAAAAAAAA!" Ritsu yg baru bangun langsung teriak berhubung si mio sudah tidur disampingnya sambil meluk dia..
"Se…sejak kapan..ah! …..benar jg…" tiba2 Ritsu ingat..bahwa kemarin mio mengatakan akan nginap di sini slama 3 hari..maklum..kmarin Ritsu berubah jd jiwa demon jd dalam keadaan tak sadar..=="
"Ah….good morning,ritsu~" sambil mengatakan itu..mio mencium bibir sang gadis berambut coklat itu..
"Uh…selamat pagi,mio.." jawab Ritsu sambil mengelus kepala "tunangannya" itu!
Well,sejujurnya Ritsu adalah 'tunangan' Mio..tak ada satupun orang yg mengetahui bahwa mereka bertunangan..tapi sepertinya hari ini seluruh dunia akan mengetahuinya..alasannya…..siapa lg klo bukan si bejat 'TRANCY'!
"Mio! Berhenti memelukku! Ntar kalau ciel sama sebas liad gmna? Hancur dah kita!"
"Biarin..toh mereka jg suka sesama jenis kan! :D"
"I…Iya juga ya.."
Selesai berganti pakaian..Ritsu langsung melakukan pekerjaannya,..pertama2 membangunkan kedua anak 'iblis dan manusia' itu..tapi….
"Sebastsu…Shierii…ayo bangun…mandi dan sarapan.." Ritsu berusaha membangunkan kedua anak tersebut..
"Uh…mama mana?" Dengan mata yg dikucek2,Shierii bertanya kepada Ritsu..
"Mama lg sama papa..ntar kita sarapan bareng mama sama papa..nah..kalian berdua mandi dulu..truz ganti baju..ok?"
"Ah! Baik..umm…kakak ini siapa?" Tanya Sebastsu yg melihat Mio yg memeluk2 Ritsu dari td..
"Kakak ini namanya Mio..dia sahabat kakak..nah..dia akan nginap disini slama 3 hari.."
"Ohh.."
"Ritsu! Boleh aq gendong yg berambut item itu?" Mio tiba2 ngomong dan nunjuk anak yg dimaksudnya
"Ya…terserah..klo gtu aq gendong Shierii..kmu gendong Sebastsu..ok?"
"Ok! Sebastsu..sama kakak ya.."
Sebastsu hanya bisa bengong dan nurut..begitupula Shierii..
Selesai mandi…Ritsu dan Mio yg berusaha memakaikan keduanya baju..akan tetapi Sebastsu dan Shierii malah lari keluar tanpa pakai baju..(tp udh pakai celana lho)
"Ritsu! Kejar mereka!"
"Iya! Ayo Mio!"
Ritsu,Mio,Sebastsu dan Shierii pun maen kejar2an di lorong..sampai akhirnya Sebastsu mendorong pintu langsung nerobos masuk ke dalam kamar Ciel..diikuti pula oleh Shierii..
"Mama! Papa!" teriak keduanya serentak sambil lompat ke tempat tidur dimana ciel masih berbaring lemah..
"Ritsu.."
"Kenapa,Mio?"
"Sepertinya hari2 kita bakalan sulit..liat aja tuh..anak sama ortu manja bgt..bakalan sulit nih"
"Iya..sudah kuduga.."
"Selamat pagi,Ciel…dan…Sebastian!" sapa Ritsu yg berjalan ke arah Sebastian..
"Selamat pagi..nona Ritsu..dan…nona Mio.." lanjut Sebastian..
"Ciel! Anakmu imut2 ya...kyyaaa…boleh aq cubit pipinya? :D" Mio yg kesenengan langsung nyerocos bilang "boleh aq cubit pipinya"
Plaaakkk!
"Dasar bodoh! Mana ada orang tua yg mau anaknya dicubit2…gmna sih kmu ini?" Ritsu dgn tenaga nya pun memukul kpala Mio dan sketika itulah kepala Mio benjol..
Sebastian hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku keduanya..
"Sebastsu..Shierii..kalian pake baju dulu..ntar mama sama papa sarapan bareng kalian" kata sang 'papa' sambil tersenyum menggendong Sebastsu..
"Mama ikut kan? Iya kan?" kata Shierii yg narik2 piyamanya Ciel
"Iya..mama ikut kok" kata Ciel mengelus kepala anaknya itu..
"Nona Mio dan Ritsu..tolong ya.."
"Baik!" jawab keduanya serentak dan menggendong masing2 anak tsb..
Selesai memakaikan baju…mereka smua langsung sarapan di meja yg tentu saja mewah…dipenuhi makanan yg super lezat…dan tentu saja..si Mio matanya langsung 'blink blink' ngeliat tuh makanan..
"Kyaaa! Aq mau yg ini…ini…ini! Ah dan yg ini…ini jg! Itu dan itu…! XDD"
"Mio! Jangan berisik ah!" bentak Ritsu kepada tunangannya itu..
"Eh..R…Ri…Ritsu…" mendengar itu Mio langsung masang puppy eyes..
Karna gak tega…akhirnya Ritsu pun ngalah..
Selesai sarapan…..
"Cieeeeeeeeeeeellllll!"
Siapa lg kalau bukan si bejat 'TRANCY'!
"A…Alois Trancy!" teriak Ciel kaget..
"Ciel! Aq dengar kau punya anak dari Sebastian yaaa? Waaahh! Imuttnyaaa!"
"Apa? siapa yang memberita-"
"Siapa lagi kalau bukan orang yg sedang memelukku ini..==" tiba2 Ritsu ngomong..
"Ma…maafkan aku… tapi aq sudah beritahu Alois biar jgn cerita ke siapa2…"
"Iya! Tenang saja! Aq bisa tutup mulut kok! :D"
"Grrr…Nona…Mio…."
"Tuan Muda…biarlah..apa boleh buwat..tidak ada gunanya Tuan Muda marah.." Sebastian menahan Ciel yg berusaha bangkit dan ingin membunuh Mio..
"Ah! Ternyata disini juga ada 'tunangannya' Mio ya? :D" tiba2 Alois nyerocos membocorkan rahasia Mio dan Ritsu..dan…habislah..kini sluruh dunia mengetahuinya..!
Seketika itu juga…Ritsu menjewer telinga Alois dan menamparnya dengan wajah marah tak karuan..
"Hentikan Ritsuuu!" teriak Mio berusaha menghentikan Ritsu..
"Mio…"
"Tak ada gunanya lg kita menyembunyikan hal ini..biarlah mereka mengetahuinya..toh lagian…Sebas dan Ciel kan juga suka sesame jenis…xixixixiixi" kata Mio melirik kea rah Sebas dan Ciel
"Lagi2 kau pakai alasan itu…tapi..ya sudahlah..apa boleh buat…Ciel…Sebastian..maafkan kami…memang benar…aku…..aku ini tunangan Mio..dan cincin ini adalah cincin pertunangan kami.."
"Ma…maafkan kami ya…!" keduanya langsung membungkuk dan meminta maaf
"Ya…sudahlah..gak perlu minta maaf..toh kalian sama kyk kami.." kata ciel sambil melirik Sebastian dan Sebastian hanya tersenyum kecil..
"Nyahaahhaa..cocok kalian smua! Yg satu YURI yg satu YAOI!" kata Alois sambil ngakak guling2..
Seketika itu jg sebuah sepatu ber-hak 20 cm melayang ke kepala Alois..siapa lagi klo bukan Ritsu yg melayangkannya..
"Tapi..tugas kita bukan cuma ini kan..benarkan Mio?"
"Iya! Ihihihi"
Entah apa yg direncanakan kedua gadis YURI tsb..sehingga membuat Ciel dan Sebastian pandang2an bingung..
"Hhh..ayo Sebastian!" ajak Ciel mengajak butlernya itu pergi
"Yes,my lord~"
"Salah! Harusnya Yes,my honey! Jiakakakakakak !" lagi2 seketika itu pula 20 batu bata mendarat di muka Alois..kali ini bukan Ritsu…melainkan Mio..XDD
"Yo! Mio! Kita mulai dari skarang?"
"Sepertinya iya!"
"Ehem! Aku tahu..kalian pasti mau ngendap2 ke kamar ciel kan? Ihihihi..ketahuan jelas!" lagi2 si bejat 'TRANCY' itu membuat sebuah gergaji menonjok jidatnya..(astaga! Parah bener!)
Malam itu…
"Ritsu..kita mulai darimana?"
"Stt…jgn keras2! Ntar ketahuan..gini rencanaku…kau pergi ke kamar ciel dan dengarkan ia mau makan malam apa..nah..ntar kmu kasih tau aku..'obat' ini akan kutaburi di makan malam ciel..nah..dgn begitu..rencana kita berhasil..tinggal melihat 'hasilnya'..ngerti kan?"
"Ohh..aq ngerti..klo gtu ayo!"
Dgn sangat berhati2..Ritsu dan Mio berjinjit2 mendekati kamar ciel..dan mulai menguping..
"Malam ini..makan Gateau Chocolate saja.." kata ciel lemah dari dalam kamar
"Baik.." Lalu Sebastian pun bergegas keluar kamar mempersiapkan makanan untuk sang majikan eh sang istri..
Ritsu dan Mio pun lari jinjit2 ngibrit sembunyi sbelum si tuan butler eh sang ayah eh sang papa melihat keberadaan mereka..(bused dah..udh kyk maling aja)
Lalu…Ritsu dan Mio pun membuntuti Sebastian menuju dapur..dan benar saja…Sebastian membuatkan Gateau Chocolate untuk sang istri –plaakk- maksud saya untuk sang majikan..
"Hmm..spertinya coklatnya kurang..ah! persedian coklatnya habis..hmm..lebih baik saya lihat dulu di gudang.." (jiah…kok di gudang ya? ==)
"Ihihihihi..ini saatnya Ritsu!"
"Benar! Kmu lihat2 ada orang atau tidak..biar aku yg ke sana naburin obat serbuk ini.."
"Baik! *celingak celinguk* gak ada orang! Lakukan skarang!"
Dengan sigap Ritsu perlahan2 menaburi obat serbuk yg dipegangnya dan menumpahkannya ke dalam adonan coklat dan mulai menutup hidungnya..(lho?)
"Ah! Slesai!" Ritsu pun buru2 menjumpai Mio yg menjaga dari tadi..
"Kenapa kamu tutup hidung,Ritsu?"
"Obat itu..kalau seseorang meminum atau memakannya..orang itu akan piiiipppppp…dan lawannya yg mencium bau obat itu jg akan piiiiippppp….."
"Ohh..aku ngerti! Lebih baik kita sgera pergi sbelum kita tertangkap basah.."
"Kau benar! Ayo!"
Dan…2 menit kemudian Sebastian balik lg dan menambahkan coklat ke dalam adonan..dan…..dia pun MENCICIPINYA!
"ga…gawat Ritsu! ToT"
"kenapa?"
"Sebastian mencicipi adonannya..ketahuan deh..T.T"
"Tenang aja..ga bakal kok..obat itu tidak bisa dirasakan oleh manusia dan iblis skalipun..yg bisa cuma stengah iblis kyk aq!"
"Fiuhh..untunglah..tapi kau jamin?"
"Iya! Lihat saja entar!"
Setelah pesanan istri –plaakk- eh majikan selesai..Sebastian membawanya ke kamar Ciel..
*tok tok tok*
"Masuklah.."
"Ini makanan anda,tuan muda.."
"Terima kasih..aduh!"
"Anda baik2 saja?"
"A…aku baik2 saja.."
To Be Continued~ == Berhubung sy cape ngetik udh 2000 kata..terpaksa ampe chap 3 deh..maaf ya…klo GAJE…manalagi kyknya ga sesuai sama judulnya..maklum..sy paling ga isa nentuin judul..
satu kata… REVIEW?
