GARA-GARAYUI

.

.

.

Summary : Yoshhh...chapter 2 update XP kukuku...

Yang udah baca dan penasaran ama lanjutannya baca lagi ya... XD

Yang belum baca sama sekali baca ya :D

.

.

.

Balasan Review :D

Wulan : Hahahaha... ni udah lanjut :D makasih reviewnya .. jadi semangat gara-gara review pertamamu :D

Fuyuko katsukawa : Hahahaha... i da lanjut... baca ampek selesai ya XP makasih reviewnya

Fathiyah : Identitas YUI bakalan jari puncak permasalah dan saya rasa masih lama terbongkarnya (secara rinci) :D makasih pujiannya. Jangan bosen baca fic aku ya :P

Ika nurul : Ni da lanjut :D pantengin terus ya updatenya XP jangan lupa terus review XD #maunya XP

Grace : Tapi gak selucu kamu #Plak malah ngegombal XP makasih ya :D

.

.

.

YOSHHH... MAKASIH YANG UDAH REVIEW :D

.

.

.

"GARA-GARA YUI CHAPTER 2"

Disclaimer: Kamichama Karin & Kamichama Karin chu © Koge Donbo

Story By Bebek L Dark Evil

Warning : Gaje,OOT,OOC,Ancur,And Etc =_="

Selamat menikmati cerita yang di buat oleh author bebek sarap ini.

.

.

.

.

"Ya aku beri kau waktu 10 menit untuk ganti baju. Jika dalam waktu 10 menit kau belum selesai juga aku tak akan mengajarimu pelajaran Matematika." Gertaknya.

Karin hanya bengong, dan saat Kazune menutup pintu kamarnya, dia buru-buru kekamar mandi dan berganti baju.

"Awas saja kalau dia lelet, aku tak akan memaafkannya."gerutunya di ruang tamu.

Dia mengambil HP-nya dan menjelajahi folder demi folder. Dilihatnya sosok cewek yang yang cantik. Rambutnya yang berwarnya kemasan membuatnya bagaikan seorang bidadari yang jatuh dari surga.

#Jatuh dari pohon aja sakit, apalagi dari langit. . . –.—a

Tok .. tok.. tok...

Terdengar sebuah ketukan pintu yang berhasil membuat sang cowok yang takut serangga itu terganggu. Dia meletakkan HP-nya di atas meja dan beranjak dari tempat duduknya menuju kuburan #PLAK. Menuju kedepan pintu maksudnya.

"Konbanwa Kazune-kun." Sapa cowok dengan rambut hitam yang sedikit acak-acakan. Matanya yang berwarna kuning seperti kucing menatap sosok di depannya dengan tatapan tak begitu suka.

"Kenapa kau kemari? Ada perlu apa?" tanya kazune tanpa jeda.

"Hohohoho... ternyata pangeran Kazune yang di idolakan banyak cewek disekolah ini, sedang dalam mood yang buruk ternyata."

Yang disindir hanya cuek bebek dan mengalihkan pandangannya kearah lain. Matanya menyelidiki penampilan penyanyi cowok yang tak kalah tenar darinya.

"Kalau mencari Karin dia akan pergi denganku malam ini. Apa dia tak memberitahumu?"

"Haaahhhh... enak saja kau. Dia sudah janji pergi ke Bioskop denganku malam ini. Jangan seenakmu Kazune."

"Baiklah kalau kau tidak percaya, biarkan Karin saja yang menentukan dia mau pergi dengan siapa malam ini."

"Baiklah pangeran yang takut serangga." Ejeknya.

"Dari pada kau, Jin si cowok yang selalu tebar pesona."

"Kau cowok sok pintar."

"Cowok mata kucing jelek."

"P-E-N-A-K-U-T." Jin menekankan semua kata-katanya.

"Dasar B-A-K-A." Jawabnya tak mau kalah.

"Ehhh... ada Jin. Kapan kamu datangnya? Karin menuruni tangga lantai 2. Pakaian kasual yang tak begitu mewah membuatnya terlihat anggun.

cokelat muda panjang yang diikat satu di sebelah kanan. Penampilan dan kedatangan Karin membuat 2 cowok yang dari tadi bertengkar berubah menjadi bengong menatap sosok cewek SMA yang bagaikan seorang putri kerajaan.

"Kenapa dengan kalian berdua?" Karin mendekati mereka berdua dan berdiri diantara Kazune dan Jin.

"Ayo kita pergi, aku malas berurusan dengan cowok kucing aneh ini." Kazune menarik tangan Karin.

"Apa katamu." Jin meniggikian nada bicaranya.

"Karin, bukankah kau sudah berjanji denganku untuk ke Bioskop malam ini?"

"Ahh.. maafkan aku Jin, aku lupa menghubungimu. Aku tak bisa keluar denganmu malam ini. Aku ada urusan dengannya." Matanya menatap mata biru Kazune.

Beberapa detik kemudian dia mengalihkan pandangannya.

"Baiklah, aku akan mengajakmu ke Bioskop kapan-kapan saja. Tapi jika saat itu tiba kau tak boleh menolaknya." Pintanya agak kesal.

Jin berbalik dan meningalkan 2 sosok yang barusan ngobrol dengannya. Dia melagkah kedepan. Matanya memandang kebawah. Ia terlihat sangat . Cowok mata kucing ini menghetikan langkahnya dan berbalik arah.

.

.

.

"Kazune Kujyou." Teriaknya. Telunjuknya diarahkan kearah Kazune.

"Jangan kau sentuh Karin seujung rambut pun."Perintahnya.

"Cihhh... "

Mata kucing Jin dan mata biru Kazune saling bertatapan. Backgroun api orange berkobar di sekitar Jin dan api biru berkobar di sekitar Kazune.

"Ayo kita pergi Kazune." Karin enarik Kazune. Seketika itupulah backgroud api disekitar Kazune hilang. Akan tetapi api di sekitar Jin semakin berkobar.

"Akan aku layani kau Kazune Kujyou. Kau tak akan mendapatkan Karin dengan mudah." Takatnya.

Byurrr... seember air tiba-tiba membasahi semua badan Jin.

"Apaaa...Iniiiiii..." teriaknya GAJE.

"Upsss..."

"Heii kauuuu... apa yang kau lakukan padaku."

"Habis aku kira tadi ada kebakaran jadi aku siram pakek air bekas cuci piring." Cewek manis berambut pirang panjang menjulurkan lidahnya.

"Ahhhh...AIR BEKAS CUCI PIRING...!"

"Aku tak bisa pulang dengan baju basa dan bau gak enak kayak gini. Image-ku di mata fansku akan berkurang. Ohh... tidak,aku tak akan membiarkan itu terjadi." Keluhnya panjang lebar. Lapangan sepak bola aja ampek kalah panjang dan lebar. #PLAK

"Kau harus tanggung jawab!" Jin menatap lekat kearah gadis yang masih membawa ember itu.

"Ayo ikut aku." Gadis itu ditarik oleh Gin.

"Heiii... cowok aneh lepaskan aku. Aku harus tidur sekarang." Perintahnya.

"Kau harus bertanggung jawab baru aku akan mengantarmu pulang." Jin masih terus berjalan tanpa menoleh kearah gadis itu.

"Hei gadis aneh harusnya kau bangga karena aku ini cowok terkenal."Jin memamerkan dirinya.

"Namaku bukan gadis aneh. Namaku Kazusa Aiko tau. Ingat itu." Dia memanyungan bibirnya.

Jin yang melihat ulah gadis yang menyebut dirinya Kazusa terdenyum dan tertawa.

"Hahahaha... kau memang gadis aneh." Dia melepaskan tangan Kazusa dan menatapnya.

Pelan tapi pasti tangan Jin bergerak kearah Kazusa. Wajah Kazusa mulai memerah. Sedikit lagi tangan Jin akan sampai pada wajah Kazusa. Gadis berambut pirang itu menutup matanya. Jin terlihat serius dan entah apa yang akan ia lakukan pada Kazusa.

"Hei bukankah itu Jin Kuga. Diakan penyanyi terkeren abad ini." Seru seorang gadis berambut hitam sebahu.

"Kau benar. Ayo kita minta tanda tangan dan foto dengannya."jawab gadis satunya.

Kedua gadis itu menatap Jin.

"Tapi siapa gadis yang ada di depannya itu. Apa dia pacarnya?" gadis berambut melontarkan pertanyaan pada temannya.

"Huuhhh... aku tak suka hal ini. Ayo kita tanya langsung sama Jin."

"He'em." Gadis berambut sebahu menganguk tanda setuju.

Mereka berdua mendekati Jin dan ulah fans girlnya Jin berhasil membuatnya berlari dan mengandeng (#baca menyeret) Kazusa lagi.

Para JI~n'S berlari mengejar mereka berdua. Jin dan Kazusa berhasil keluar dari gang daerah rumah Karin.

.

.

.

NB : KARIN, KAZUNE,HIMEKA,dan KAZUSA tinggal serumah.

.

.

.

Jin dan Kazusa berharap dengan keluar dari gang mereka tak akan di kejar-kejar oleh para JI~n'S lagi, tapi mereka salah perhitungan. Saat mereka berlari di jalanan kota yang ramai semakin banyak saja para JI~n'S yang mengejar mereka berdua.

"Walahh.. gy mana nih...?" Jin panik dan masih berlari dengan tenaga yang tersisah.

Dia lihat kebelakang dan betepa terkejutnya ia. Ia terkejut bukan karna berribu-ribu fansnya mengejarnya di belakang, tapi karena wajah orang yang sedari di ajaknya berlari terlihat sangat pucat.

Melihat hal itu Jin menghentikan larinya dan menundukkan kepalanya. Ia membulatnkan tekatnya.

"Kalian semua berhentiiii..." Jin berteriak dan mengarahkan kanannya kearah para fansnya.

"Ada yang ingin aku sampaikan pada kalian semua."

Para JI~n'S berhenti berlari karana perintah sang idola. Mereka melihat Jin dengan seksama.

"Kenalkan, gadis ini...!" Jin menarik Kazusa kepelukannya.

"Dia adalah pacarku." Dia tersenyum.

Pengakuan sepihak barusan berhasil membuat Kazusa kaget. Rauh wajahnya memerah, hatinya terasa tak karuan, dan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.

Para JI~n'S tak suka dengan apa yang dikatakan idolanya barusan. Apakah yang akan mereka lakukan ?

Jeng jeng :D tunggu chapter 3 XP

Maaf ya mau desain Cover ama Label tugas dulu :D

Hohohoho... bebek pamit yak :P

BYE BYE... XP

.

.

.

REVIEW MINNA TOT/

Saya terharu u,u karena ini fic pertama saya yang langsung dapat review banyak dalam sehari u,u

Arigatou yang udah mereview fic Bebek :D