Kelanjutannya...

Haloooo minaaa...

Maaf ya atas cerita kemarin, kalau kurang memuaskan maklum lah saya disini sebagai pendatang baru mungkin membutuhkan masukan dari parah Senpai disini...

Ok, semoga cerita ini dapat menghibur teman-teman disini walaupun banyak gajenya

.

.

.

.

Disclaimer : Bukan punya saya pastinya

Rating : T

(mungkin M buat jaga-jaga)

Pairing : ?

Warning :

Mungkin aneh, terkesan amatiran dan gaje

Selamat membaca !

Disinilah Namikaze Naruto sedang dalam perjalan menuju ruang Kepalasekolah"Naruto-senpaiiniruangngannya, suadahsaatnyamaubelakutinggal dulu ya jaa-" Naruto melihat kearah koneko yang masih dengan tatapan datar dan akhirnya tersenyum dan bergumam "Arigto,..Koneko-san".

.

.

..

"uhh,.. inipastiakanmerepotkan" Naruto bergumam lirih, tok,..tok,..tok,.. masuk ucap orang dari dalam ruangan.

"oh, jadi kamu murid pindahan itu namamu siapa" tanya orang a.k.a Kepala sekolah. "nama saya Namikaze Naruto sensei" ucap Naruto dengan wajah datarnya , eh kenapa muridku memakai topeng seperti itu, itu terlihat seperti pesycopat 'batin kepala sekolah'

"Ehmm,.. ano kenapa kamu memakai topeng yang menutupi separuh wajamu itu ?" tanya kepala sekolah kepada Naruto.

"ehm ... ini, saya memakai ini karna Cuma iseng saja" jawab Naruto dengan tampang tanpa dosanya.

Jawaban apa'an itu ? 'batin kepala sekolah' "tuggu sebentar aku memeriksa, di kelas mana kamu akan masuk" tak selang beberapa lama

" kamu masuk kelas 2-B dan berikan surat ini kepada guru pengajar yang ada di kelasmu nanti" "baik arigato sensei" ucap Naruto lirih.

Dan di sinilah Naruto melewati lorong-lorong kelas untuk menuju kelasnya yang ditemani sebuah buku kecil yang ada ditangan kanannya dan bersampul berwarna orange sambil tersenyum-senyum gak jelas (entahlah, sampai Author sendiri dibuat penasaran) tak selang beberapa lama sampailah Naurto di depan kelasnya sambil memasukan bukunya kedalam sakunya.

Tok,...tok,..tok,... "oh ternyata kamu suadah datang, kamu murid baru itu yang bernama Namikaze Naruto itukan" ucap sensei itu setelah melihat Naruto " iya sensei" ucap Naruto .

baiklah tunggu sebentar sampai saya suruh masuk, "maaf mengganggu kita kedatangan murid baru yang akan bersama kita selam dua tahun ini" ucap sensei itu kepada murid di kelas.

Dan murid-murid pun saling berbisik-bisik gak jelas seperti ibu-ibu arisan BRAKK,.. suara meja yang dipukul oleh sensei itu karna kelas yang berubah seperti pasar yang banyak dikerumuni pembeli karna terdapat diskon besar-besaran, "baiklah Namikaze-san silahkan masuk dan perkenalkan namamu,kesukaan,hobi dan cita-cita" kata sang sensei pada Naruto yang ada di luar.

.

.

Baiklah sensei ucap naruto, "perkenalkan Nama saya Namikaze Naruto, mohon bantuannya ,.." kata Naruto sambil tersenyum eyes smilenya dan membungkuk sopan.

"kesukaanku itu adalah hal yang mungkin tidak kusukai dan kalin tidak perlu tahu itu, hobiko adalah hal paling kusukai dan itu juga tidak ada hubungannya dengan kalian dan cita-cita ehm,...belum terfikirkan sampai sekarang" ucap dengan wajah watadosnya

GUBRAK,... terdenagar suara murid jatuh di belakang "ternyata dia Cuma menyebutkan namanya saja batin semua murid dan senseinya".

"Hei, hei coba lihat anak itu tampak seperti pembunuh saja" uacap seseorang pada anak di kelas.

Naruto yang mendengar itu hanya menampilkan senyum matanya saja seolah hal itu tidak pernah terdengar .

"Ano Namikaze-san kenapa kau memakai topeng yang menutupi separuh wajahmu" dan pertanyaan itu mendapat anggukan dari seluruh siswa yang mendengar ucapan siswa mesum sipa lagi kalau bukan a.k.a Isse "apakah anda mengalaimi kecelakaan atau anda cacat" ucap salah satu murid "ehmm,.." Naruto berdehem sedikit.

Kelas itu tampak berubah seratus delapan puluh derajat berbeda dari sebelumnya karana ingin mendapat jawaban dari pertanyaan issei.

"baiklah alasan aku memakai ini hanya untuk melindungiku dari debu karna aku mengidap alergi pada debu" Naruto berujar bohong karna alasan sesungguhnya bukanlah itu, owwhh,...para murid hanya beroh-ria saja mendengar jawaban itu.

"Baiklah, Hyoudo-san bisa kau angkat tanganmu. dan Namikaze-san kau bisa duduk dibelakang bangku Issei berada" kata sang sensei saat Naruto melihat Issei mengangkat tangannya. Naruto pun melangkahkan kakinya menuju bangku yang ditunjuk senseinya, sambil mendengar bisikan siswa yang menghina tampilannya seperti pencuri kelas teri karna menggunkan topeng yang menutupi separuh wajahnya dan itu pun tidak ditanggapi oleh Naruto dan dianggap angin lalu.

karana alasan sesungguhnya bukanlah karna debu tapi jati dirinya yang sebagai shinobi di dunia modern ini mau tidak mau ditutupi agar identitasnya tidak terlalu diingat oleh orang lain dan juga fans girl dadakannya kalau dia tidak memakai topeng dan alasan yang kedua itu menurutnya.

"baiklah anak-anak pelajarannya akan kita lanjutkan " kata sang sensei dan di tanggapi dengan malas oleh para murid.

Skip time.

.

.

.

Pelajaran pun usai karana istirahat pertama para murid sudah keluar kelas, kecuali Naruto yang sekarang di kelas sendirian.

hmm,.. disini aku bisa merasakan aura mahluk yang menjijikan itu apakah aku harus menyelidiki hal itu di sekoloah ini akupun juga mersakannya saat bersama koneko-san dan isse-san huhhh.. aku garus berhati-hati dengan mereka jika ada kesempatan akan kubasmi mereka ' batin Naruto'

"woiii,...Naruto apakau tidak bosan di sini terus ayo ikut kami jalan-jalan keluar. Apa kau tidak bosan melamun dan duduk disitu terus?" Kata seorang pria dengan rambut berwarna coklat bernama Issei

Dan hal itu sukses membuyarkan lamunan Naruto, apa aku harus mengikuti mahluk mesum ini 'batin naruto' "ehmmm,..ano Isse-san kita mau kemana ?" ucap Naruto "kita akan menuju surga dunia yang didambakan setiap laki-laki ucap mahluk nista disamping Issei a.k.a Matsuda" dan hal itupun ditanggapi teriakan semangat olah mahluk nista juga disamnping Matsuda a.k.a Motohama "bagaiman apa kau mau ikut grup kita, jangan meremehkan grup kita lo karna seluruh Kuoh Akademi mengenal Grup kita"

Penuturan itu sukses dipotong oleh siswi yang mendengar itu "iya terkenal dengan kemesumannya dan sering mengintip siswi yang ganti baju di klub kendo yang menggemparkan seluruh Kuoh Akademi jawab ketus dan tatapan jijik dari a.k.a siswi yang mengucapakan itu" hal itu sukses membuat tiga siswa itu pundung di pojokan dengan awan hitam di atasnya.

Naruto yang mendengar itu hanya memberikan eye smilenya "maafkan aku Issei-san aku tidak bisa ikut kalian" huft,.. kalu aku ikut mereka pasti aku akan mendapat persepsi jelek dari siswa-siswi disini karna aku baru masuk sekolah sini aku tidak mau hari pertama sekolahku kacau karna mereka, lebih baik kutolak 'batin naruto'.

"ya,.suadah kalu tidak mau ikut kau akan rugi nanti tidak melihat surga dunia kata tiga mahluk nista itu serempak" "woiii Issei jam berapa sekarang ?" tanya Matsuda Issei pun menyeringai "Klub kendo kan" iyaa jawab dua mahluk nista tersebut dengan serempak, Let's GOOOO teriak tiga mahluk nista itu serempak . Naruto hanya bisa menghela nafas panjang dasar mesum akut 'batin Naruto'

Lebih baik aku mencari atap atau taman untuk mencari suasana tenang agar bisa membaca buku itu, sambil membayangkan buku orange yang baru dibeli kemarin dari gaji kerja part timenya hehehe,..sambil tertawa nistanya sambil membayangkan kelanjutan cerita yang tadi dia baca (#plakk Author tepok jidat ngeliatnya ternyata dia Mesum juga -_-) setelah lama mencari akhirnya naruto menemukan spot yang baik untuk melakukan kegiatan nistanya yaitu di bawah pohon yang berada di taman

Skip time

Setelah melakukan kegiatan nistanya akhirnya naruto tertidur juga sambil menutupi sebagian mukanya dengan buku nista tersebut .

Tak terasa lima belas menit berlalau dengan Naruto masih tertutup novel nista tersebut .

.

.

.

wuhhh,... kenapa aku merasa sangat bosan sekali hari ini lebih baik aku berjalan-jalan ke taman sekolah ini 'batin perempuan berambut merah a.k.a Rias Gremory' ," ternyata disini sejuk juga ya" ucap Rias yang mersakan semilir angin yang membelai rambutnya.

" eh,...apa itu? kenapa orang itu tertidur di sini tapi apakah ia tertidur dan lagi dia tak bergerak sama sekali seperti orang mati saja itu juga kenapa ada buku yang menutupi wajahnya , jangan-jangan dia tidak bisa bernafas karna buku itu ahhh,... aku semakin penasaran lebih baik ku periksa." Ucap wanita bersurai merah itu.

"engh,.. eh, tubuhku kenapa seperti ada yang menggelitik dan menusuku atau jangan-jangan ada ulat bulu atau ular uawaa tidakkk,...aku benci ular mereka menjijikan lebih baik aku bangun sebelum mereka mengeksplorasi tubuhku"

Sebelumnya bersama perempuan bersurai merah " dengan apa ya aku mengeceknya ahh... ini dengan ranting pohon ini saja, dengan ini aku bisa tahu apakah orang ini masih bernafas atau tidak akan kutusuk perut orang ini dengan ranting ini.Tak selang beberapa lama Naruto membuka wajahnya yang tertutup novel hentai itu. Ehhh,...KYAA,...MALINGGG " ternyata teriakan memekikan itu dari perempuan bersuarai merah a.k.a Rias Gremory dia terkaget karena orang itu bangun dari tidurnya

"uwaaa,... apa yang kau lakukan tomat kenapa kau menusukku dengan ranting itu apa kau tidak bisa melihat ada oarang yang sedang istirahat "

ternayata dia siswa sini juga tapi kenapa dia memakai topeng dan juga kenapa dia memanggilku dengan sebutan tomat 'batin Rias' "woiii duren bego siapa yang kau panggil tomat aku menuskmu Cuma mau mengecek apa kau masih hidup" jawab ketus Rias .

" tapi kenapa mesti menusukku apa tidak ada cara lain dan juga kenapa kau meneriakki ku maling, aku bukan maling tahu" jawab Naruto tak kalah ketus .

"itu karena kau memakai topeng dasar duren bego aneh" setelah mengatakan hal itu Rias pun pergi meniggalkan tempat itu. Wuhhh,..kenapa moodku bertambah buruk dasar duren bego 'batin Rias'.

siapa dia kenapa musti dia yang marah seharusnya kan aku hiks,..hiks,..hiks,... kenapa orang-orang disini tidak ada yang normal Kami-sama pa salah hamba sehingga daku bisa terdampar di tempat seperti ini batin Naruto karena meratapi nasibnya.

(#plakk Author : padahal dia sendiri abnormal)

.

.

.

Beberapa jam kemudian

Jam pelajaran pun sudah selesai suadah saat menjelang pukul tiga sore. Semua siswa berhamburan keluar karna sudah waktunya pulang kerumah mereka masing-masing sebagian ada yang melakukan kegiatan sekolah atau kegitan klub

Disini kita bisa melihat lelaki bersurai pirang berjalan kelur sekolah dengan malas. Sebentar lagi aku masih bekerja menjadi koki di restoran dia hanya bisa menghela nafas, baiklah bila tidak cepat aku bisa dipecat karena hidupku bergantung dari pekerjaan ini 'batin pemuda itu' dan juga aku harus menyelidiki sekolah dan kota ini karena di dua tempat itu banyak sumber aura mahluk yang menjijikan dan juga ada eksistensi dari mahluk lain selain iblis disini ini akan menjadi tugas sulit .

In other place

Tepatnya di sebuah bangunan tua yang kalau dilihat dari luar tetapi berbeda dengan yang ada didalamnya , tampak disana atau lebih tepatnya duduk seorang wanita berambut merah a.k.a Rias dan juga wanita bersurai hitam a.k.a Akeno dan juga disitu terdapat dua laki-laki dan gadis loly a.k.a Issei,Kiba dan koneko yang sedang memperhatiakan wanita bersuari merah tadi yang sedang menekuk mukanya . terjadi keheningan ditempat itu sampai salah satu dari mereka memecah keheningan "apa yang terjadi padamu Boucho kenapa mukamu terlihat kusut seperti iti fufufufufu,..." tanya perempuan bersurai hitam salah satu Great one-sama a.k.a Akeno dan juga diikuti senyum palsunya yang terhias diwajahnya, "entahlah Akeno aku tidak tau apa yang terjadi padaku " jawab Rias dengan lesu tidak bersemangat.

Malam hari di kota Kuoh

Baiklah ini saatnya, ya dialah Nmaikaze Naruto menggunakan pakain ninjanya yang menggunakan stelan ANBU dan alas kaki shinobi berwarna hitam peniggalan keluarganya dan tidak lupa dia menggunakan sebuah topeng untuk menutupi wajahnya yang bercode name Taka beserta kusanagi yang melingkar di punggungnya . dia pun pergi meniggalkan apartemenyya menggunakan hiraishin yang meninggalkan kilatan kuning, disinilah dia melompati atap rumah warga dan pohon di kota kuoh.

Pak tua itu kenapa masih melakukan kegiatan yang tak berguna itu. "Yo, azazel masih saja kau melakukan kegiatan yang tak berguna itu" gumam Naruto sambil berjalan mendekat kearah Azazel yang masih memakai stelan ANBUnya.

"eh, kau Taka ada apa kau kesini apa kau mau meminta makanan dariku, tapi maaf aku tidak bisa memberikannya karna aku dari siang tadi masih belum mendapat ikan hehehe," dasar penganggu kenapa aku bisa bertemu manusia seperti dia batin Azazel sambil membayangkan awal bertemunya yang kurang bersahabat .

Flasback on

Ini malam pertama Namikaze Naruto menjajakan dirinya di kota Kuoh dan dia sedang mengecek keadaan disekitar Kota kuoh, pandangannya pun tertuju pada orang yag sedang berdiri didekat sungai sambil memancing "aura apa ini? Aura ini berbeda dengan mahluk yang pernah kutemui sebelumnya lebih baik aku mematainya siapa tahu dia ingin membuat masalh disini" batin Naruto sambil shunsin kedekat pohon di sekitar situ.

Skip time

"oi,..sudah satu jam kau disitu, mau sampai kapan kau ada disitu jika kau ingin menemuiku kesinilah" gumam Azazel pada sosok yang berdiri di balik pohon itu

Sial aku ketahuan, baiklah akan kubunuh dia batin' Naruto, naruto pun berlari sambil melemparkan Shuriken dan bergumam 'shuriken kage bunshin no jutsu' yang awalnya Cuma satu shuriken berubah menjadi banyak dan melesat cepat kearah Azazel.

"kenapa orang ini apa masalahnya sehingga menyerangku dan senjata apa ini seperti senjata ninja, aku harus menghindar " Azazel pun meretangkan dua belas sayapnya untuk menghindar dari shuriken-shuriken itu .

Masih belum selesai ucap Naruto sambil melemparkan kunai cabang tiganya yang dililiti kertas fuin di bawahnya Naruto pun melemparnya kearah Azazel, Azazel dengan sigap memutar tubuhnya untuk menghindar dari kunai.

Namun tiba-tiba Naruto meniggalkan seberkas cahaya kuning dari tempatnya dan tiba-tiba muncul di samping Azazel sambil mengayunkan kusanaginya

TRANK'

TRANK'

TRANK'

Dengan sigap Azazel menahannya dengan tomabak yang muncul dari ketiadak'an . "oi,... tunggu dulu apa maksudmu menyrangku , jika ada maslah denganku bisa kita bicarakan dengan baik-baik" ucap Azazel sambil menahan kusanagi itu.

"apa-apa'an, dia baru kali aku melihat mahluk dari mereka mau berbicara baik-baik" batin' Naruto sambil melompat menjauh dari duel itu.

"apa maksudmu he' mahluk sepertimu yang sering mencelakakan dan membunuh manusia mana mungkin mau di ajak bicara baik-baik" jawab ketus Naruto.

"rupanya dia seperti mempunyai luka psikologis yang di akibatkan mahluk supranatural " batin Azazel sambil berpikir bagaiman caranya berbicara baik-baik dengan manusia didepannya .

"Baik-baik aku akan menjatuhkan senjataku kita bisa bicara baik-baik" ucap azazel sambil menjatuhkan tombaknya.

Apa aku harus mengikuti perkataannya , lagi pula ini juga salahku yang tiba-tiba menyerangnya dan juga aku warga baru di sini batin' Naruto "baiklah aku menuruti ucapanmu" kata Naruto sambil mengalungkan kusanaginya kepunggungnya.

(Skip aja pembicaraan itu Cuma membicarakan siapa Azazel selain itu jati dirinya sebagai gubernur malaikat jatuh, juga membicarakan eksisitensinya mahluk lain seperti iblis,malaikat dan mahluk lainnya serta Great War dll)

Flasback off

"Tidak Azazel aku tidak mau meminta ikanmu lagi pula kau tidak akan pernah dapat ikan, karna ikan akan takut padamu" ucap Naruto sambil dengan nada mengejek.

Uacapan pemuda itu sungguh menyakitkan hati Azazel "Urusai,.. akan ku buktikan kalu aku akan mendapat ikan besar disini" ucap azazel sambil ada api yang berkobar-kobar didua matanya

"iya-iya,.. aku percaya kalau kau akan mendapat ikan" uacap naruto sambil mengeluarkan buku orange dari saku ninjanya .

Skip time

.

.

.

Malamnya terdapat lubang vortex di apartemen naruto dan mengeluarkan oarang dengan baju zirah putih dengan orang yang dalam keadaan mengenaskan "uhuk,..uhuk,...uhuk,.. dimana ini kenapa kepalaku terasa sakit" ucap orang itu yang tengah batuk dan mengeluarkan darah . tak selang beberapa saat orang itupun pingsan taksadarkan diri.

Keesokan paginya

Ugh,.. dimana ini , oh iya aku lupa kalu aku tadi malam terdampar disini dan temapt apa ini, ini bukan seperti rumah tapi seperti kapal pecah, coba lihat ada boxer hijau bergambar katak di lantai dan cup ramen dimana-man ihh,.. menjijikan lebih baik aku mandi saja, tapi nanti saja aku meminta ijinnya karna menggunkan kamar mandi orang yang punya rumah ini sepertinya badanku kotor semua 'batin orang itu'.

Tak selang lima menit berlalu bangunlah pemuda bersuari pirang tokoh utama kita Namikaze Naruto. "uwaa,... aku terlambat kenapa aku selalu sulit untuk bangun pagi, dasar merepotkan" pemuda itu mengumpat tidak jelas seperti orang gila.

"Eh sepertinya aku mendengar ada orang mandi di kamar mandi ku , owhhh pastilah ada orang mandi namanya juga kamar mandi ,,,

1

2

3

"Uwaah ,.. dasar baka aku kan tinggal sendiri" Naruto pun langsung berlari menuju kamar mandinya dengan perasaa gugup dia mau membuka knop pintu,,,

5cm

3cm

1cm

"uwaaaa,.." "KYAAA,..."

TBC

Review untuk memberi masukan dari para pembaca sangat mebantu.

Mohon bantuannya,…