PERJUANGAN CINTA KARIN

Kamichama karin

Disclaimer : Kamichama Karin punya Koge Danbo

Rated : T

Romance/hurt

Summary :bagaimana jika seseorang yang kau sukai ternyata sudah memiliki seorang kekasih ? Begitulah kisah perjuangan Karin yang menyukai seorang laki-laki populer disekolahnya. Akankah dia berhasil mendapatkannya ?

Hai minna-san! Author mau lanjut fanfict PERJUANGAN CINTA KARIN ! yah walaupun sebenarnya author sedih juga karena gak begitu banyak yang review tapi author rasanya terus kepengen ngelanjutin ini cerita..ya sudah deh dari pada curhat terus mending langsung ke cerita !

WARNING ! : TYPO,GAJE,ALUR GAK JELAS,ABAL-ABAL,OOC,DLL

STOP !

DON'T LIKE !

DON'T READ !

LAST CHAPTER :

" Himeka-chan!"teriak seseorang yang telah membuatku tersadar dari lamunanku

Aku pun segera berdiri dari acara duduk ku dan langsung menghampiri orang yang meneriaki namaku

"Himeka-chan gomen aku agak terlambat,habisnya tadi aku kesusahan memilih baju" kata seorang gadis cantik didepanku

"sudahlah tidak apa-apa ayo kita berangkat!" kataku pada gadis cantik tersebut

"AYO KITA BERANGKAT!"….

CHAPTER 2 :

NORMAL POV

Akhirnya bis yang ditunggu pun datang setelah 10 menit menunggu

" Nee..karin-chan tunggu apalagi ayo kita masuk ke bis." kata gadis cantik bersurai indigo

" Baiklah,ayo kita masuk !" kata gadis cantik bersurai brunette

Setelah masuk ke bis Karin dan himeka segera duduk di kursi penumpang..

END OF NORMAL POV

KAZUNE POV

" Kazusa lama sekali sih,padahal kan dia tau kalau aku tidak suka menunggu terlalu lama." kesalku pada kekasih baruku.. kazusa

"daripada lelah berdiri lebih baik aku duduk." ketus kazune karena sudah lelah berdiri*

Author : loh? Memangnya siapa yang nyuruh kazune berdiri ?

Kazune : kau!*nunjuk author*kan kau yang membuat cerita kenapa aku yang disalahkan?!

Author : ahahaha etto… aku lupa hehehe gomen kazune

Kazune : sudah sana cepat kembali pada cerita*nendang author*

KAZUSA POV

"Huaaa…. Aku terlambat! Padahal ini kencan pertamaku bersama kazune-kun! bagaimana ini ?" jeritku yang stres akibat terlambat untuk kencan dengan kazune(rasain*sambil ngejek kazusa*)

10 menit kemudian…

" Hosh..hosh..hosh..akhirnya aku sampai! Oh ya kazune-kun dimana ya? Lebih baikku cari saja deh!" kataku dengan nafas yang tidak teratur

"Ahh! Itu dia kazune-kun! KAZUNE-KUN!" jeritku setelah berhasil mencari orang yang telah kucari

KARIN POV

"Akhirya sampai juga." kataku yang sudah turun dari bis

"Taman kota indah ya,bisa jadi tempat untuk menenangkan pikiran." kata Himeka yang sedang mengagumi keindahan taman

"Ayo kita cari makanan Himeka-chan." kataku yang sudah semangat melihat roti belut favoritku yang dijual ditoko roti tak jauh dari tempat kami berdiri.

Himeka yang ditanya hanya mengangguk senang dan mengikuti sahabatnya ini pergi ke toko roti tersebut untuk membeli roti favoritnya.

KAZUNE POV

"KAZUNE-KUN!" teriak seseorang yang suaranya mudah kuingat

"Itu suara kazusa." kataku dengan suara yang cukup pelan

"Kazune-kun maaf aku terlambat karena tadi aku bangun kesiangan." kata kazusa yang terlihat kelelahan

"Yasudah tidak apa-apa, aku juga baru datang kok." kataku berbohong

"Nee…kazune-kun ayo kita kesana." kata kazusa sambil menunjuk sebuah taman bermain yang tak jauh dari taman

"Tentu untuk kekasihku apa sih yang tidak." godaku pada kazusa

Mendengar itu kazusa langsung tersipu malu.

"Ayo kita segera kesana nanti tempatnya semakin ramai." kataku sambil memegang tangan kazusa

Kazusa yang merasa tangannya kupegang pun langsung ber-blushing ria*lucu ya kalau ngebayangin kazusa blushing :D

END OF KAZUNE POV

KARIN POV

"Himeka-chan ayo kita ke taman bermain itu." rengekku pada himeka

"Ayo." kata himeka yang tak kalah semangat dari Karin

Aku pun segera menarik tangan himeka….

" Waah.. banyak sekali wahana permainannya." kataku yang kagum melihat taman bermain tersebut

"Hihihihi Karin-chan lucu ya kalau ekspresi wajahnya begitu..seperti anak kecil saja." tawa himeka yang sedang melihatku seperti anak kecil

"Huhh..biarin! ayo kita masuk." kataku sambil menarik tangan himeka

"Hey…hey.. iya aku masuk! Tapi jangan menarikku seperti ini!" kata himeka padaku tapi aku tak mengubrisnya

END OF KARIN POV

KAZUNE POV

"Akhirnya sampai juga." kataku pada kazusa

"Iya kau benar kazune-kun." kata kazusa padaku

""Hey…hey.. iya aku masuk! Tapi jangan menarikku seperti ini!"

"Suara itu sepertinya aku mengenalnya itu kan seperti suara himeka." batinku

Langsung saja kubalikkan badanku kearah suara suara tersebut. Ternyata memang benar itu himeka,lebih baik kupanggil saja

"WOIII…HIMEKA!" jeritku pada adik kesayanganku tersebut

NORMAL POV

"WOIII…HIMEKA!" jerit seseorang pada himeka

"Eh tadi sepertinya aku mendengar seseorang memanggil namaku." kata himeka pada Karin

"Itu kazune-kun yang memanggilmu." tunjuk Karin pada pemuda tampan bersurai blonde tersebut.

"Eh iya kau benar Karin-chan ayo kita datangi dia." ajak himeka pada Karin.

"Ayo." kata Karin semangat karena bisa berjumpa dengan kazune .

Saat Karin dan himeka berjalan kearah kazune samar-samar Karin melihat seorang gadis disamping kazune,sampai akhirnya terlihat jelas lah siapa gadis yang memiliki warna rambut yang sama dengan kazune.

"Onii-sama apa yang kau lakukan disini ?" Tanya himeka pada onii-sama nya

"Hanya jalan-jalan." kata kazune

"Onii-sama dia siapa?" Tanya himeka sambil melihat kazusa,kazusa yang dilihat hanya memasang senyum paksa terhadap himeka .

"Aku ingin mengenalkannya padamu namanya kazusa dia KEKASIHKU." kata kazune sambil merangkul himeka dengan memberikan penekanan dikata KEKASIHKU

Karin yang mendengar kata tersebut langsung tertunduk

"Sungguh? Wah kalian berdua mirip ya! Warna rambut kalian saja sama." kata himeka berusaha memuji kekasih baru onii-sama nya tersebut

"Eh.. ternyata ada Karin ya? Aku tak melihatmu tadi, maaf ya" kata kazune sambil berjalan kearah Karin

"Hahaha, tidak apa kok" kata Karin mencoba untuk menyembunyikan rasa sedihnya

Tiba-tiba kazune sudah berdiri tepat didepan Karin lalu memegang dagu Karin dan…

"hey kenapa kau menunduk terus?" kata kazune yang wajahnya hanya berjarak 10 cm dari wajah Karin, Karin yang mengetahui wajahnya dekat dengan wajah kazune langsung blushing

Kazusa yang melihat hal tersebut langsung menarik Karin dengan cara menarik surai brunette Karin

"kau!jangan coba-coba mengganggu kazune,dia milikku" kata kazusa geram pada Karin

Himeka yang melihat hal tersebut langsung mencoba melerai kazusa dan Karin tapi malah himeka di tampar dengan keras oleh kazusa

" Hentikan kazusa-chan." jerit himeka sambil berlari kearah kazusa untuk melepaskan Karin

"Jangan ikut campur!" kata kazusa yang emosi dan kehilangan kendali

"PLAKK"*bener gak suara tamparan gitu?*

"AWW..ittai." jerit himeka karena tamparan kazusa teramat keras mendarat tepat dipipi putihnya

"HIMEKA!"

"HIMEKA-CHAN!"

Hanya suara itulah yang terdengar oleh himeka yang sudah tergeletak ditanah dengan sudut bibir mungilnya yang berdarah akibat tamparan kazusa.

" Ya ampun! Aku..aku…aku telah menampar adik kazune." batin kazusa yang ketakutan dan terkejut setelah melihat hasil perbuatannya pada himeka.

"Kazune-kun dia pingsan." kata Karin khawatir

"Apa!" jerit kazune setelah mendengar bahwa adik kesayangannya pingsan.

"Kau!" kata kazune dengan emosi yang memuncak terhadap kazusa.

"gomennasai kazune-kun aku terbawa emosi." kata kazusa yang sudah menangis dan ketakutan

Kazune pun langsung menghampiri kazusa dan menarik rambut kazusa.

"Beraninya kau menyakiti adik dan kau juga berani menyakiti sahabatku." kata kazune yang emosi terhadap kazusa

"gomennasai." kata kazusa yang terus memohon maaf pada kazune

" KITA PUTUS!" kata kazune sambil melepaskan tarikan tangannya pada rambut kazusa

Kazusa hanya erduduk ditanah dan tak percaya dengan apa yang telah dilakukannya, terbesit rasa senang dihati Karin setelah kazune meminta putus pada kazusa, tapi tetap saja dia masih khawatir terhadap kondisi himeka.

"Karin apa yang harus kita lakukan?" kata kazune khawatir

"Lebih baik sekarang kita cari tempat untuk merebahkan himeka dan mengobati lukanya." kata Karin

Karin kazune langsung membawa himeka dikursi taman yang tak jauh dari taman bermain tersebut. Setelah sampai mereka langsung merebahkan himeka dikursi taman tersebut dan mengobati luka himeka.

"Haah akhirnya selesai juga." kata kazune setelah selesai mengobati luka himeka

Karin dan kazune pun duduk dirumput dan bersandar dipohon yang berada disebelah kursi taman tadi, karena kelelahan akhirnya kazune dan Karin tertidur dengan posisi bersampingan dan kepala Karin bersandar pada bahu kazune sementara kepala kazune bersandar pada kepala Karin*huaa romantic banget sih kaliannn*.

TBC

. .

Gimana lanjutan ceritanya ? yah author udah berusa sebaik mungkin biar ceritanya bagus tapi ya bagus atau tidaknya sebuah cerita itu ditentukan oleh para readers. Maaf ya kalau masih banyak kata-kata yang gak nyambung, jadi para readers kasih reaview ya biar ceritanya semakin bagus. Jadi author minta…REVIEW PLEASE….