Title :
The Story of Love : YeWook Ver.
Rated :
T (Teenage)
Genre :
Romance, Drama
Author :
Lee Chan Rin a.k.a Me
Cast :
YeWook dan casts yang lain menyusul
Disclaimer :
Semua cast milik Tuhan dan Orang Tuanya, tapi cerita ini murni milik saya
Warning :
GaJe, Abal, Typo(s) bertebaran disana-sini, Shounen Ai, OOC, Ide Pasaran *maybe*
Summary :
"Hubungan kita cukup sampai disini saja ya, Wookie?" "Waeyo hyung?" "Aku akan di jodohkan oleh orang tua ku" "Tapi hyung.." / "Appa akan menjodohkanmu" "MWO? Aniyo appa" "Jangan menolak perintahku, Kim Ryeowook" "Tapi appa a-" Author gak bisa bikin summary. Yewook as main pair.
Annyeong Haseyo..
Ini fanfic pertama saya di fandom ScreenPlays dan juga ini adalah fanfic debut saya. Maaf kalo mungkin ada yang salah-salah atau apalah, namanya juga pemula. Jadi saya minta kritik dan saran dari para readerdeul semuanya.
Oh iya, lupa. Saengil Chukka Hamnida Wookie oppa. Semoga selalu akur sama Yeye, gak pernah berantem lagi sama Yeye, terus jangan cerai sama Yeye ya oppa.
Saya minta maaf kalo ada kesamaan cerita atau apalah di FanFic ini. Dan jika tidak suka silahkan klik 'Back' atau tombol 'X' di perangkat yang anda gunakan.
MARI LESTARIKAN FANFIC YEWOOK YANG MULAI LANGKA KAYAK MINYAK TANAH
Aigoo.. bagaimana ini? Besok aku akan bertemu dengan orang pilihan appa. Tapi aku kan- ARRGHH. Masa 2012 masih ada perjodohan gitu sih, itukan udah kuno. Huuhh..
Hyung kenapa aku juga harus sama sepertimu hyung, sama-sama akan dijodohkan oleh orang tua kita masing-masing. Ahh.. eotteokhae? Akupun akhirnya terlelap karena terlalu capek memikirkan perjodohan tersebut.
DON'T LIKEDON'T READ
NO BASH
Let's Check This Out
Yesung POV
Hai. Apakah kalian sudah kenal denganku ? Belum ya ? Oke baiklah aku perkenalkan diriku. Namaku Jongwoon. Kim Jongwoon. Biasanya sih di panggil Yesung, Art of Voice, karena suaraku yang indah, itu menurut mereka. Aku ini memang tampan loh.. Eits,, tapi sayangnya hatiku sudah dimiliki oleh seseorang, jadi kalian mundur saja jika ingin menjadi pacarku, kekeke.
Eh, tunggu. Ada apa ini ? Kenapa semua orang ada di rumah ? Namdongsaengku ada juga ? Biasanya dia kan yang paling sering gak pulang ke rumah #Yeye ditampar Jongjin
"Hey, Jongwoon. Kenapa diem aja disitu, cepet sini kumpul sama Eomma dan Appa" nah ini nih. Sifat songongnya si Jongjin udah keluar. Gue kenal banget tuh, panggil gue gak pake embel-embel hyung.
"YA! Panggil gue hyung, dasar bocah tengik!" gue murka nih kalo kagak dihormatin, apalagi sama adek gue. Gue sebagai orang yang lebih tua, bukan, bukannya gue udah merasa tua cumague gak suka aja kalo ada anak songong kayak si Jongjin itu.
"Ne, ne, HYUNG bawel. Cepat kesini ! Ada hal penting nih." kata Jongjin padaku dengan penuh penekanan pada kata HYUNG, keliatan banget tuh kalo ngomongnya gak rela. Bodo amat ah..
"Ne, ne, memang ada apa ?" tanyaku pada Appa, Eomma, dan Jongjin.
"Appa akan menjodohkanmu dengan anak sahabat appa sewaktu SMA." kata appaku langsung to the point.
"MWO ? Anniyo appa! Shireo!" tolakku mentah-mentah. Mau dibawa kemana pujaan hatiku kalau aku dijodohin sama anak sahabat appaku.
"Jangan Tolak Perintahku, Kim Jongwoon!" kata appa tegas dan penuh penekanan. Akupun mengkeret takut mendengar kata appa yang tegas dan penuh penekanan. Tapi kalau aku tidak menolak sama aja dengan menyakiti perasaan pujaan hatiku.
"Ta tapi appa, aku sudah memiliki namjachingu." kataku berusaha menolak permintaan appa.
"Putuskan saja namjachingumu itu, gampang kan ?" kata appa santai.
"Jongwoon-ah, kau bisa menolak perjodohan ini kalau memang nantinya anak sahabat appa tidak cocok buatmu" kata eommaku bijak.
"Dan kau bisa kembali kepelukan namjachingumu" tambah beliau.
"Jika dia sungguh-sungguh mencintaimu, Hyung. Suruh dia menunggumu. Dia pasti akan menunggumu jikalau dia mencintaimu dengan tulus, Hyung" kata Jongjin yang tumben kali ini bijak.
"Tapi aku tidak mau namjachinguku digantikan dengan yeoja pilihan appa" ujarku bersikeras menolak perjodohan ini.
"Siapa bilang appa akan menjodohkanmu dengan yeoja" kata appa padaku.
"Lah? Kalo bukan terus sama siapa?" tanyaku bego.
"Namja" kata appa penuh penekanan.
"MWO ? Namja ?" aku kaget setengah mati. Masa iya appa mau jodohin gue sama namja. Udah sedeng kali ya, appa gue. #wah dosa lu ye, ngatain bokap ndiri. Kualat lu.#
"Hm. Iya, namja. Dan kau tidak bisa menolaknya sebelum kau bertemu dengannya. Arrachi ?" kata appaku final. Hah, emang nasib gue atau apa yah ? Kenapa gue gak bisa nolak permintaan orang tua sih? Huh.
"Ne ne appa. Arraseo" ucapku pasrah.
Hari ini aku sedang kencan dengan pujaan hatiku. Oh iya, ngomong-ngomong apa kalian sudah tahu nama pujaan hatiku ? Ah ya, benar, dia Wookie. Kim Ryeowook namjachinguku. Hari ini aku akan membicarakan masalah perjodohanku padanya.
"Hyung , katanya tadi ingin berbicara sesuatu padaku. Apa itu ?" tanyanya padaku penasaran.
"Ehm, anu, itu, Wookie.. Aku ingin hubungan kita cukup sampai disini saja" jawab gugup. Aku bingung mencari kata-kata yang pas, dan hanya kata itu yang keluar dari mulutku.
"Wa waeyo hyu hyung ?" tanyanya kaget dan kentara sekali kalau dia sambil menahan tangis. Mianhaeyo Wookie-ah, maafkan hyung. Ini demi kebaikanmu.
"Ehm, itu, aku akan di jodohkan oleh orang tuaku, mianhae" jawabku dengan penuh penyesalan.
"Ta tapi hyung.." jawabnya ambigu dan lagi masih sambil menahan tangisnya yang menurutku sudah diambang batasnya.
"Kau tahu kan kalau aku tidak bisa membantah perintah orang tuaku ?" jawabanku pada Wookie. Aku memang bisa saja menolak perintah orang tuaku. Tapi entah karena di cerita memang begitu atau memang itu sudah nasib, aku selalu kalah jika berdebat dengan orang tuaku. Dan akhirnya yang kulakukan hanyalah menuruti perintah mereka.
"Ne,hyung. Arraseo" jawab Wookie. Tersirat nada kesedihan dan kekcewaan di dalam suaranya. Maafkan Hyung, Wookie-ah. Masih banyak Namja/Yeoja diluar sana yang lebih baik dari Hyung.
"Mianhae Wookie-ah, jeongmal mianhae" aku memeluknya dengan erat. Aku menangis dalam diam. Aku tidak sanggup untuk melakukan apa yang dikatakan oleh Jongjin. Aku takut kalau ternyata aku hanya memberi harapan palsu untuk dia. Aku tidak mau melihatnya terluka lebih dalam lagi. Sekarang Wookie pun ikut menangis bersamaku. Mungkin dia merasakan air mataku yang jatuh di sekitar punggungnya. Kamipun menangis bersama ditemani dinginnya malam. Bersama-sama untuk melepaskan rasa sakit yang mendera di hati kami masing-masing. Malam ini sungguh menyakitkan.
SKIP TIME
"Yesungie.. cepat turun nak. Kita akan segera berangkat ke rumah keluarga Kim" samar-samar aku mendengar suara eomma yang berseru kepadaku
"Ne, Eomma. Sebentar" jawabku dengan suara sedikit parau, karena habis bangun tidur. Ahh.. Sungguh eomma mengganggu tidur nyenyakku saja. Aku sungguh tidak mau hari ini terjadi. Kalau aku bisa, aku ingin kembali ke masa lalu saat masa-masa indahku dengan Wookie chagi atau datang ke masa depan saat aku sudah dikaruniai aegya bersama Wookie chagi. Tapi, itu mungkin, karena aku tidak tahu bagaimana kehidupanku di masa depan. Aku kan bukan paranormal seperti Ki Joko Bodo yang bisa menerawang masa depanku. Ah, masa bodolah. Sekarang mau siap-siap dulu sebelum eomma cerewet kepadaku di hari yang 'indah' ini.
"Yesungie~~ cepetan dong! Mentang-mentang punya ddangko brothers aja jadi lemot gini" adududuh.. ini pasti suara eomma nih. nih orang hobi banget sih ngeledekin anak sendiri? Dasar eomma tidak berperike-anak-an (?).
"Iyaa, iyaa, eomma. Sabar napa? Cerewet banget sih!" teriakku gak sopan pada eomma dari dalam kamar. Biarin aja,, pagi-pagi udah cerewet aja bikin ati dongkol.
"Ya! Tid-"
"Iyaa, iyaa, ini aku udah turun eommaku sayaanngg" ucapku menyela eomma yang mulai cerewet lagi dengan nada yang dibuat semanis racun (?).
"Sudah.. Sekarang kita mulai sarapan setelah itu kita berangkat ke rumah keluarga Kim" kata appa bijak. Oh, appa.. Kau memang appaku *ya jelaslah, masa' babu lo -_-*.
"Ne, appa/yeobo" jawabku dan eomma bersamaan. Setelah itu kami makan dalam diam.
Yesung POV End
SKIP TIME
Tok Tok Tok
"Chagi, apa eomma boleh masuk?" tanya seorang yeoja paruh baya pada sebuah pintu. Eh, bukan, lebih tepatnya pada sang pemilik pintu, pintu kamar maksud saya. Lebih singkatnya dia bertanya kepada sang pemilik kamar tersebut.
"Ne, eomma. Masuk saja, pintunya tidak dikunci" sahut seseorang dari dalam kamar tersebut. Mungkin dialah yang punya kamar tersebut. Atau mungkin hantu penunggu kamar tersebut? Ah, mana mungkin. Tadikan dia memanggil yeoja paruh baya tersebut dengan sebutan Ibu.
Kriieett
Sang eomma pun masuk ke kamarnya. Lalu diapun nyamperin aegyanya yang sedang berdiri di balkon kamarnya. Diapun hanya tersenyum, seola mengerti apa yang ada di pikiran sang aegya.
"Chagiya, bersiap-siaplah, ne. Sebentar lagi mereka akan datang" ujarnya lembut kepada sang aegya.
"Tapi eomma, aku gak mau ikutin perjodohan ini eomma. Aku sudah punya seseorang yang aku cintai" ujar sang aegya mencoba menolak apa yang diperintahkan eommanya.
"Eomma tahu, tapi paling tidak temuilah dahulu dia. Kalau memang kamu tidak suka dengannya coba rundingkanlah dengan appamu, ne?" kata sang eomma berusaha meyakinkannya.
"Ne, eomma, arraseo. Wookie akan segera bersiap-siap sekarang" ujar sang aegya a.k.a Wookie dengan pasrah. Sang eomma pun tersenyum lembut melihatnya. Dia tahu persis bagaimana perasaan aegyanya saat ini. Yah, namanya seorang eomma itu pasti mengerti keadaan anaknya.
SKIP TIME
"Chagiya~ turun nak. Tamu kita sudah datang" seru sang eomma kepada Ryeowook a.k.a Wookie yang masih berada di dalam kamar. Ryeowook pun terkesiap kaget. Secepat itukah mereka datang? Pikirnya bertanya-tanya.
'Aigoo.. Yesung hyung eotteokhae? Mereka sudah datang' batinnya nelangsa. Rupanya sang pemeran utama kita sedang galau #plak. Disaat-saat seperti ini pun dia masih memikirkan mantan namjachingunya yang jelas-jelas tega memutuskannya. Oh, sunggu mulia hatimu coreteommacoret Kim Ryeowook. Dasar Yesung coretappacoret tidak bertanggung jawab. Tega sekali kau memustuskan Ryeowook yang manis, cute, innocent, bersuara emas dan dengan segala kelebihan yang dimilikinya.
'Sudahlah.. kuatkan dirimu Wookie,, Fighting.. toh nanti aku juga bisa menolak perjodohan ini... jika appa mengijinkan' batin Ryeowook menyemangati dirinya sendiri, walau pada akhirnya dia masih ragu.
"Ne eomma, arraseo. Aku akan segera turun" seru Ryeowook kepada eommanya yang menurutnya sekarang pasti sedang berada di ruang tengah tanda mengiyakan perintah sang eomma. Diapun segera turun kebawah menyusul sang eomma sebelum sang appa memarahinya.
TBC
Annyeooonnggg...
I'm back! Adakah yang menunggu fanfic ini?
Maaf kalo aku telaaattt banget updatenya. Soalnya idenya berhenti ditengah jalan. Dan satu lagi, aku lagi terkena penyakit males nulis. Jadi maaf banget bagi yang nungguin fanfic ini kalo aku kelamaan updatenya.
Aku jadi terharu, ada yang mau nge-review fanficku yang abal-abal bin gaje ini. Chapter ini udah panjang gak? Semoga udah ya? Saatnya balesin review dulu
icha : ini lanjutannya baru di update. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
Guest : ne. Ini next chap udah update. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
Memey Clouds : yah,, begitulah kira-kira. Mian gak bisa update cepet. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
Sung Yong Kyo : apakah ini terlalu pendek? Apakah chap ini sudah panjang? Ne, ini udah dilanjut next chapnya. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
kurous : ah masa sih? Menurutku malah abal gini xD. Yahh,, begitulah kira-kira. Ne, aku juga ikutan sedih karena fanfic 'YEWOOK' sekarang udah sangat-sangat langka. Tapi aku sendiri juga ikut-ikutan suka sama crack pair,, hehe xD. Ini udah di lanjut ceritanya. Emang umur kamu berapa kok panggil eonni? Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
park sansan : ah masa si? Tapi menurutku ini uda panjang kok! xD. Tapi chap ini sudah panjang? Yah, mungkin sih begitu. Tapi mian, aku kagak bisa update kilat nih. lahi males nulis #plaak. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
Kimberly : kependekan ya? Tapi menurutku ini udah panjang loh! Tapi chap ini sudah panjang kan? Ini udah dilanjut kok! Udah mati belum? #plaaakk. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
dWoonHo : ini udah dilanjut kok. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
YeWook Shipper Yongwonghi : uda di lanjutkan! xD. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
viiaRyeosom : ne, sama-sama. Umm.. mungkin bisa dibilang begitu. Ne, ini udah di lanjut kok! Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
Redpurplewine : umm.. siapa yah? Yang pasti bukan chingu xP. Ne ne ne,, aku juga berharap Yesungie appa *loh?*. ne uda di update kok. Gomawo reviewnya. Review lagi ya? xD
Mind to Review ?
Sign
Lee Chanrin
