Reality(Humor) Show

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Warning: OOC, Gaje, Humor Garing, dll

Rated: T Atau K+

Genre: Humor/ Apa aja

I want to say something, where are you?

Sakura menatap Sasuke yang dari tadi menangis (Pura-pura), Sakura pun menghampiri Sasuke. "Lo kenapa, Sasu-kun."

"Gue kelilipan." Jawab Sasuke santai.

"Yee, gue kira lo nangis."

"Oke, gue ini gak suka basa-basi langsung aja." Kata Sasuke sambil menatap kamera.


Client Profile

Hallo, namaku Shiho, umurku 23 tahun. Masalahku adalah aku sedang menyukai seseorang, saat aku mau menyampaikan persaanku tiba-tiba dia hilang entah kemana, ditelpon gak nyambung kalau di sms gak dibalas, aku bingung mau cari dia kemana.

Disini dia tinggal sendiri, aku sudah menanyakan kepada temannya bahkan sahabatnya tapi mereka mengusirku. Aku mohon pada kalian, mohon bantu aku.

End of client Profile


Sekarang SasuSaku sedang menunggu Shiho di café Haruna. Setelah berjam-jam menunggu akhirnya SasuSaku dan cru lainnya membatalkan acara, tapi tiba-tiba Shiho datang. "Hosh… Hosh…Maaf aku telat…" Katanya kecape'an.

"Kita tuh udah nunggu kamu lima jam, emang kamu ngapain sih?" Tanya Sasuke dingin, yaiyalah, siapa coba yang mau nunggu 5 jam?

"Kan aku udah minta maaf, lagian tadi pagi aku harus ke salon, ke mall dan yang lainnya." Jawab Shiho santai.

'Muke lu gak ada bagus-bagusnya tau gak, ngersa cantik amat lu.' Batin SasuSaku. Shiho pun duduk.

"Jadi, siapa yang mau lo cari?" Tanya Sakura sambil meminum jus stoberinya yang ke-6.

"Namanya Shikamaru."

"Apa lo tau dimana sahabatnya tinggal atau apa?" Tanya Sasuke.

"Ada, namanya Choji, dia tinggal di sekitar sini." Jawab Shiho sambil membetulkan letak kacamatanya.

SasuSakuShiho pun pergi ke rumah Choji, yang bisa dikatakan sahabat atau teman Shikamaru dari kecil. Stelah beberapa jam mereka jalan di jalan akhirnya sampai di tempat tujuan.

Tok Tok Tok

Sasuke mengetuk pintu rumah yang cukup dibilang besar.

Krieet

"Siapa ya?" Tanya orang yang membuka pintu. "Lo? Ngapain lo kesini?" Tanyanya kaget setelah melihat Shiho.

"Gue mohon Choji, lo doang yang bisa bantu aku, aku mohon kasih tau dimana rumah Shikamaru sekarang." Kata Shiho sampai sujud-sujud.

"Gue gak mau bantu lo! Apa lo gak sadar udah nyakitin perasaan gue?" Tanya Choji, SasuSaku pun tidak mengerti apa maksudnya.

"Gue minta maaf, Choji."

"Maaf, emang ada apa ya? Kok bersangkutan dengan perasaan?" Tanya Sakura.

"D-dia sudah memakan kripik kentang ku yang terakhir dan terus memanggilku gendut." Jawab Choji sambil menunjuk Shiho yang tengah menangis dibalik kaca matanya.

"Saya minta, maafkan client kita, sekarang kita mau membantunya, apa kau tau dimana Shikamaru berada?" Tanya Sasuke dingin.

"Tidak, dan saya mohon kalian pergi." Kata Choji mengusir.

"Aku mohon Choji, aku mohon sekali padamu." Kata Shiho sambil memohon-mohon.

"Gue gak tau dimana dia sekarang, lo tanya aja sama Asuma-sensei, Shika dekat dengannya." Kata Choji lalu masuk, lalu keluar lagi. "Nih, alamat Asuma-sensei, sekarang kalian pergi dari sini."

BLAMM

SasuSakuShiho pun pergi dari rumah Choji.

"Karna ini sudah sore kita brake dulu ya? Pak, jalan, pak." Mereka pun pulang.

_Keesokan Harinya_

Karna sudah tau tujuannya ke rumah Asuma, akhirnya mereka sampai di rumah yang dituju.

Tok Tok Tok

Sakura mengetuk pintu rumah Asuma.

Krieet

Seorang wanita hamil membuka pintu.

"Ada apa ya?" Tanya wanita itu.

"Ada Asumanya tidak?" Tanya Sasuke dingin.

"Asuma? Dia lagi pergi, memang ada apa kalian mencari suami saya?" Tanya perempuan itu.

"Begini, kita lagi membantu client kita untuk mencari Shikamaru, apa ibu tau dimana dia berada?" Tanya Sakura.

"Shikamaru ya? Saya tidak tau dia tinggal dimana tapi yang saya tau dia tinggal disekitar rumah Ino." Jawab wanita itu.

"Kayaknya gue kenal dengan yang namanya Ino, lo ngerasa kenal gak, Sasu-kun?" Tanya Sakura.

"Gue juga gitu, tapi siapa ya?" Sasuke mencobauntuk mengingat siapa Ino.

"Ino!" Kata mereka setelah beberapa menit.

"Kalian kenal Ino? Ya sudah, kita kesitu, aku gak sabar pingin ketemu Shika." Kata Shiho sambil memohon.

'Sabar dikit napa? Daritadi lo tuh gak bantuin kita, malah duduk-duduk aja.' Batin SasuSaku.

Mereka pun menuju rumah Ino yang bisa dikatakan teman sekalian rival Sakura. Tidak sampai 5 jam, mereka pun sudah nyampai di rumah Ino.

Tok Tok Tok

SasuSaku mengetuk pintu rumah Ino, Ino pun membuka pintunya.

"Sakura? Sasuke? Wah! Apa kabar? Baik? Aku kangen banget sama kamu Sasuke." Kata Ino sambil memeluk Sasuke.

'Perasaan gue mulu yang jadi korban pelukan.' Batin Sasuke kesal.

"Udah dong pelukannya, gue gak dipeluk?" Kata Sakura yang iri sama Ino, Ino pun melepas pelukannya.

"Jadi kalian ngapain kesini? Pake bawa kamera segala." Tanya Ino.

"Kita mau tanya tentang Shikamaru, lo pasti tau kan dimana dia?" Tanya Sasuke dingin.

"Hmmm… Shikamaru ya? Iya sih, dia tinggal di sekitar sini, rumahnya disebelah." Jawab Ino. "Tapi untuk apa kalian mencarinya?"

"Kita lagi bantu client kita, katanya dia mau menyampaikan perasaannya." Jawab Sakura.

"Perasaan? Maksud lo suka?" Tanya Ino, Shiho hanya mengangguk. "Sebaiknya jangan, Shikamaru udah punya… Cari tau sendiri deh." Ino pun menutup pintunya.

Karna rumah Shika disebelah maka SasuSakiShiho berjalan kaki, kalau naik mobil entar buang-buang bahan bakar. Mereka pun sampai di tempat tujuan.

Tok Tok Tok

Sakura mengetuk pintu, seseorang pun membuka pintunya.

"Ada apa ya? " Tanya wanita itu.

"Mbak, kalau ada yang bertamu jangan nanya dulu, bilang 'Selamat siang' atau apa gitu." Kata Sakura. "Gini mbak, apa benar ini rumah Shikamaru?"

"Benar, memang kenapa?"

"Kalau saya nanya tuh dijawab, jangan nanya lagi." Kata Sakura makin cerewet. "kalau saya boleh tau, anda ini siapanya Shika ya?"

"Saya pacarnya." Jawab wanita itu bingung.

"Temari!" Panggil seseorang dari dalam rumah.

"Ada apa Shika?" Tanya wanita yang bernama Temari.

"Si Ryuu nakal nih!"

"Hah? Ryuu siapa?" Tanya Shiho yang ingin menangis.

"Ryuu itu anak kita."

"Lho? Katanya anda pacarnya, kok udah punya anak?" Tanya Sasuke yang sempat kaget.

"Lo punya otak gak sih? Kalau gue gak hamil mana gue bisa punya anak, baka!"

"Maksudnya, kalian kan masihh muda, tapi kok punya anak?"

"Gue? Umur gue udah 26 tahun, jadi wajar dong? Udah ah, kalian pergi dari sini." Kata Temari lalu membanting pintu.

Blam

"Huaaa! Shikamaru! Kalau kau tidak mau jadi milikku, aku pacaran aja sama Sasuke-kun! Iya kan Sasu-kun?" Kata Shiho sambil memeluk Sasuke.

'Dipeluk lo aja gue mau muntah, apalagi kalau lo jadi pacar gue, bisa mati gue.' Batin Sasuke.

"Eh! dasar cewek kegatelan, Sasuke tuh cowok gue! Cari aja cowok lain." Kata Sakura sambil menjambak rambut Shiho yang udah kusut jadi tambah kusut.

"Apa lo bilang? Lo tuh yang gatel!" Berakhir dengan perang jambak-jambakkan.


Review Pliss *Puppy eyes No jutsu*

Pranngg

Author: Awww... siapa sih yang ngelempar ikan koki?

Shiho: Gue! Emang kenapa?

Author: Nanya lagi, kepala gue kan jadi benjol *Teriak didepan mukanya*

Shiho: kena koki aja benjol, lo gak tau gimana perasaan gue dibilang jelek? *Lebay*

Inner Author: Emang Lo jelek kok

Sementara author berantem SasuSaku yang gantiin.

Sasuke: Gak usah banyak bacot, review *Maksa*

Sakura: Sasu-kun tidak boleh seperti itu, cara yang benar tuh gini *siap-siap* Pada review ya, kalau gak kita bunuh!

Sasuke: Kita? Lo aja kali, gue gak *Pergi*

Sakura: Huaaaa... T_T