The Snow Drop

Disclaimer

Manga/animenya : Kishimoto Masashi

Fic The Snow Drop : Mika SasuRenNa

Pair : SasuNaru, XXXNaru dan lainnya menyusul aja...

Rating : T

Genre : Romance - family- angst

Warning : Typo, Shounen-ai, alay, fic yang pendek, maaf kalau ceritanya jelek dan misalkan ada kesamaan cerita itu hanya kebetulan, aku hanya mencoba untuk mencurahkan apa yang ada di benakku...^_^

Keterangan :

Naruto in Flashback ( 5 tahun )

Kyuubi in Flashback (15 tahun)

Karin in Flashback ( 6 tahun)

Part 2: Rencana jahat wanita itu

Flashback

Disuatu rumah yang megah bagaikan kastil, tinggal lah keluarga Namikaze. Kalau dilihat masyarakat, keluarga itu sangatlah rukun, akan tetapi dibalik itu semua Sang ibu dalam keluarga itu menyembunyikan sesuatu. Sang ibu yang sebenarnya ibu tiri dari dua Namikaze bersaudara sering menindas anak tirinya. Dan tambahan dikeluarga itu anak kandung si ibu tiri yang bernama Karin.

Yang paling sering kena tindas diantara dua anak tiri tersebut yaitu yang paling bungsu, Namikaze Naruto. Selang tiga bulan kehadiran 'Ibu baru' dalam keluarga tersebut. Sang kakak lebih memilih bersekolah ke LA. Dan tinggal lah sang adik dengan penderitaannya di rumah itu.

Di sebuah kamar di rumah keluarga Namikaze tersebut, terlihat seorang wanita berambut merah ke pink-an dan berperut buncit sedang berbicara dengan seseorang disebrang sana. Sepertinya pembicaraannya sangat serius.

"Bagaimana ini Sakon, Si Minato agak curiga dengan kehamilan palsu yang aku buat, dan si bocah menyebalkan itu sepertinya telah mendengar pembicaraan kita tempo lalu. Bisa gawat kalau bocah rubah itu tidak di singkirkan!"

"Tenangkan dulu dirimu, Fuuka-Chan, kalau kau tidak tenang semua rencana kita akan berantakan." Kata laki-laki di sebrang sana.

"Tenang-tenang, enak saja kau berbicara..! Kalau pada suatu saat kehamilan palsu ini bisa terbongkar, Si Minato baka itu akan menceraikanku !"

"Aku punya suatu rencana, yang dapat menyingkirkan anak itu dan menyelesaikan masalah kehamilan palsumu itu..."

"Apa itu ?"

"..."

"Bagus, itu rencana yang sangat bagus...hu...ha...ha..." Tawa iblis wanita itu.

Keluarga Namikaze tersebut sedang sarapan pagi bersama, dan saat-saat itulah hidup Naruto tentram karena keberadaan Minato didekatnya. Sesekali si ibu tiri menatap tajam anak tersebut dan memberikan ancaman melalui tatapan matanya.

"Naruto...besok adalah hari ulang tahunmu yang ke lima, jadi apa kamu mau melakukan pesta ?" Sang kepala keluarga Minato bertanya pada putranya.

"Ti...tidak usah Tou-san. Nalu hanya mau Tou-san sehalian ini ada dilumah itu aja sudah cukup." Kata Naruto dengan wajah penuh harap semoga Ayahnya mengabulkan keinginnannya.

"Ehem, sepertinya tidak bisa Naruto. Tou-san sangat sibuk pagi besok, tapi pada saat istirahat makan siang Tou-san usahakan akan pulang." Kata Minato dan mengelus kepala putranya yang duduk disampingnya.

"Fuuka apa kau sudah cek up kandunganmu ?" Tanya Minato pada istri barunya.

"Su...Sudah kemarin." Bohong Fuuka dan menatap Naruto tajam sebelum Naruto mengatakan kebenaran yang sebenarnya.

"Bagaimana hasilnya ?"

"Keadaan kandunganku baik-baik saja." Minato mengangguk merespon kata-kata istrinya.

"Baikah Tou-san pergi ke kantor dulu ya..."kata Minato sambil mengecup kening istrinya dan terus berlajut mengecup kening Naruto dan Karin.

Setelah kepergian Minato hilanglah ketentraman Naruto pada pagi hari ini. Ibu tiri dan kakak tirinya akan menyiksanya dengan pekerjaan yang seharusnya bukanlah menjadi pekerjaanya.

"Ha...ha...Bocah rubah ayo kita mulai penderitaanmu." Seringai wanita iblis itu.

"Ayo Na-ru-to kita 'main'. " Kata Karin dengan wajah mengerikan.

"Ja...jangan pukul Nalu lagi sepelti kemalin, Nalu mau melakukan apa jangan pukul Nalu."

"Hum baiklah, kalau gitu kamu ngepel semua rumah ini."

"Tapikan te-"

"Tidak ada tapi-tapian. Cepat kedapur ambil air dan pel !" Kata Karin.

Setelah kepergian Naruto Fuuka memberitahukan rencananya pada putrinya. Rencana jahatnya untuk menyingkirkan Naruto dari keluarga itu.

Akan tetapi seorang pelayan mendengar pembicaraan tersebut dan merekam pembicaraan itu.

TBC.

Semoga pembaca suka membaca cerita ini, saya senang kalau anda senang mau mengomentari dan memberi saran serta Reviewnya, saya tunggu loh...

Mika SasuRenNa long out...

Bye..bye..