Romance desire

Chapter 2

Pair: Kyuhyun & Sungmin

Genre: Romance, hurt & friendship

Warning there is mature content on this fiction

maleXmale

DLDR

Length: chaptered

.

-Hapsarikyuku present-

.

Remember as always that love is live and live need love

.

Summary: "When love as an honor and fate is obligation, saat cinta sebagai sebuah penghargaan dan takdir menjadi suatu kewajiban."

.

.

.

Cho Kyuhyun lelaki 27 tahun yang sempurna, namanya tidak asing untuk didengar karena sosoknya yang selalu punya slot dalam berita sejak kecil.

Terlahir dari keluarga king maker, kakeknya Cho Hyunwoo adalah seorang pentolan ekonom Korea selatan, Cho Yeunghwan ayah Cho Kyuhyun adalah seorang ekonom yang juga aktif dalam politik, Royal company bergerak dalam banyak sektor, perusahaan rintisan Cho Hyunwoo itu seakan menjadi barometer ekonomi Korea bahkan Asia, Royal Company menjadi benang merah reformasi ekonomi Korea selatan, terlahir sebagai pewaris tunggal sebuah kerajaan bisnis membuat seorang Cho Kyuhyun selalu menarik untuk diperhatikan bahkan sejak kelahirannya.

Cho Kyuhyun sebagai anak yang sudah diramalkan kelahirannya, keluarga Cho selalu berakhir dengan seorang putra tunggal, media menyebutnya sebagai kutukan, karena Cho Hyunwoo, dianggap sebagai salah satu orang di balik terciptanya "poros setan" di semenanjung Korea.

menjadi salah satu leader reformasi ekonomi Korea selatan, Cho Hyunwoo sebagai pendiri Royal Company dianggap menjadi salah satu penentu kebijakan saat itu, perang saudara antara utara dan selatan, Liberal melawan komunis, Cho Hyunwoo dianggap mendapat kutukan karena mungkin Tuhan murka, ia dianggap sebagai salah satu orang yang harus bertanggung jawab atas perang dingin antara selatan dan utara yang masih terjadi sampai detik ini.

dunia tidak akan melupakan, Korea selatan sempat menjadi negara paling miskin di bumi saat abad 20 kurang dua dasawarsa lebih menjadi abad 21.

korea selatan saat ini menjelma menjadi salah satu negara dengan ekonomi paling kuat di Asia.

Produk asli buatan negeri gingseng itu menjadi produk global dengan kualitas tinggi.

Besutan teknologi mutakhir banyak tercipta berkat tangan dingin masyarakatnya.

Nama Korea selatan masuk dalam MIST country list, sebagai negara paling berpotensi di dunia bersanding dengan Turki, Indonesia dan Mexico.

Korea dengan semua kemajuannya, karena Royal company sebagai kerajaan bisnis terbesar menjadi salah satu alasan.

Kini pangeran dari Royal company itu tumbuh menjadi pria yang sempurna, ia anak yang cerdas sejak kecil, Cho Kyuhyun yang selalu menjadi pusat perhatian tumbuh menjadi pria tampan yang mempesona dengan gaya khas eksekutive muda nan kaya raya.

Ia anak yang hidup dengan doktrin keluarga, takdir memaksanya untuk selalu menjadi sempurna, dan Lee Sungmin adalah satu satunya alasan untuk Cho Kyuhyun tetap bertahan.

Sungmin adalah orang yang tidak akan ia buat kecewa, Sungmin satu satunya orang yang membuat seorang Cho Kyuhyun merasa menyesal karena menyayat urat nadinya sendiri, sungmin menjadi alasan untuk Kyuhyun tetap bertahan, ia merasa sangat bersalah saat Sungmin menangis seperti orang gila dan pingsan saat ia mencoba mengakhiri hidupnya sendiri karena muak dengan keadaan.

Lee Sungmin yang lahir dari rahim seorang ratu kecantikan korea Selatan, ibunya adalah 'gadis nasional' saat masih muda.

Media menganggap Lee Sungmin sebagai parasit yang selalu menempel pada Cho Kyuhyun.

Karena Sungmin tidak seperti Kyuhyun yang selalu mendapat nilai sempurna saat masih di bangku sekolah, ia tipe cuek, ia tidak segan kabur saat sekolah mengadakan jam tambahan di musim dingin, tapi terlahir dari keluarga kaya raya membuat Lee Sungmin tidak kehilangan bakat alamnya, Sungmin sangat pandai dalam membaca peluang dan potensi.

Lee Sungmin adalah satu satunya orang yang membuat Cho Kyuhyun merasakan 'kenormalan'.

Mereka bersahabat sejak kecil, disaat media sibuk membicarakan merek apa yang Kyuhyun kenakan hari ini, Kyuhyun dan Sungmin tetap anak yang hidup dengan kenormalan yang harus lebih dulu mereka ciptakan.

Takdir yang selalu menjadi misteri mulai menunjukkan eksistensinya saat dua sahabat itu mulai tumbuh dewasa, kutukan keluarga Cho yang selalu media ungkit, tentang keluarga Cho yang selalu berakhir dengan seorang putra tunggal, di saat umur Cho Kyuhyun menginjak 27, media mulai mengungkit kembali masalah yang sudah menjadi rahasia umum ini.

Siapa wanita beruntung yang menjadi kekasih Cho Kyuhyun yang sempurna?

Mulai menulis nama beberapa putri relasi keluarga Cho di sebelah nama Kyuhyun, media yang haus berita selalu menguntit kemanapun seorang Cho Kyuhyun pergi, mengungkit tentang kutukan, melupakan saat takdir yang sesungguhnya mulai muncul ke permukaan, Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin, mereka berbeda.

Tangan Tuhan mengubah hubungan dua sahabat hari itu.

Akhir tahun lalu saat Kyuhyun dan Sungmin menikmati libur natal dan tahun baru ke Prancis, Kyuhyun mengalami cidera yang cukup parah saat bermain ski di Meribel, kepalanya membentur bongkahan salju pegunungan Alpen.

Kecelakaan itu membuat Kyuhyun harus mengalami koma artifisial selama hampir tiga bulan, Sungmin menjadi orang yang paling merasa hancur, ia menemukan dirinya yang tidak bisa hidup tanpa Kyuhyun di sisinya.

Sungmin menangis setiap hari, menemani Kyuhyun yang damai dalam tidur panjangnya, setelah dua bulan mengalami koma artifisial dokter mulai membuat Kyuhyun sadar dari komanya secara perlahan, setelah tiga bulan Kyuhyun mulai pulih dan benar benar sadar, keluarga membawanya kembali ke Korea, tapi Sungmin memohon agar mereka bisa tinggal di Jinan sampai Kyuhyun benar benar pulih dan kembali bisa berjalan dengan normal, koma selama tiga bulan membuat otot otot Kyuhyun perlu proses untuk berkontraksi secata sempurna dan normal.

Seoul tidak cocok untuk Kyuhyun yang masih dalam masa penyembuhan, media akan selalu menekannya, keluarga Kyuhyun menyetujui keputusan Sungmin karena Jinan adalah kota yang sangat tenang dan asri, Jinan adalah tempat lahir ibu Sungmin, mereka tidak asing dengan Jinan karena setiap libur musim panas Kyuhyun dan Sungmin akan menginap di villa keluarga Lee di sana.

Hidup di Jinan hanya berdua, melupakan sejenak masalah perusahaan, mereka menikmati kebebasan yang selama ini menjadi hal yang sangat mahal dalam hidup mereka.

Kyuhyun dan Sungmin benar benar menikmati apa itu kebebasan di Jinan.

Sex yang selama ini tabu bagi mereka, perlahan dan pasti mulai mereka nikmati sebagai suatu kebutuhan.

Kyuhyun dan Sungmin benar benar keluar dari garis merah, mereka menikmati saat mereka tahu apa itu dipuaskan dan memuaskan, apa itu cinta... mereka belajar apa itu bercinta.

Mengerti bahwa dicintai dan mencintai seakan sebagai kompensasi dalam kehidupan.

.

.

.

"Kyuhyun ah... aku belum pernah melihatmu setenang ini, apa kau sangat menikmati tidurmu? Tidak ada Sungmin yang menyebalkan di mimpimu pasti. Tidak ada Yeunghwan ahjussi yang selalu menyuruhmu belajar? Wartawan yang selalu menguntit, apa mereka ada di sana? Di mimpimu? Kau benar benar tersenyum saat tidur, apa sangat asyik di sana? Kau membuatku iri! Cepat bangun Cho Kyuhyun... aku sendirian..."

Sungmin meraba bagian lain tempat tidurnya, mencari tubuh orang yang sangat ia cintai.

Tapi semua kosong, ia tidak menemukan tubuh Kyuhyun yang semalam berbaring di sebelahnya, tidak ada lengan Kyuhyun yang melingkar di pinggangnya, Sungmin merasa sesak, mimpi itu datang lagi seperti potongan adegan dalam film yang mengejarnya, apa Kyuhyun benar benar meninggalkannya?

Perlahan ia membuka mata, menelisik ke semua sudut kamar, kursi roda di sudut kamar masih terlipat rapi seperti semalam, kemana Kyuhyun? Kenapa tidak membangunkannya? Apa Cho Kyuhyun yang keras kepala itu tidak tahu jika Sungmin sangat mencemaskannya?! Kyuhyun bahkan belum sadar dari pingsannya, ia tertidur sampai pagi tanpa makan malam, dan sekarang ia pergi tanpa membangunkan Sungmin terlebih dahulu?

Sungmin dengan cepat bangun dari posisi berbaringnya saat mendengar suara benda jatuh dari arah kamar mandi, ia dengan cepat berlari, mengabaikan Ari yang mengepakkan ekornya dengan semangat di atas sofa, menyambutnya setiap pagi, Sungmin tidak peduli jika Siberian husky itu akan merajuk nantinya, saat ini ia benar benar sedang mengkhawatirkan Kyuhyunnya.

"Kyuhyun ah!"

"Min, kau sudah bangun?"

"aku sedang berdiri di sini menghawatirkanmu! Jadi aku pasti sudah bangun! Kenapa tidak membangunkanku Kyuhyun ah? Kau senang sekali melihatku cemas yah?"

"seperti itu caramu bicara pada calon CEO Royal company?"

"aku serius Kyuhyun ah, bangunkan aku jika butuh sesuatu, jangan membuatku khawatir."

"aku juga serius Lee Sungmin, hanya butuh bantuan dinding karena ototku masih lemas, aku tidak selemah itu."

Sungmin mengerti apa yang Kyuhyun rasakan, ia menghampiri Kyuhyun yang sedang bersandar di bibir bath up dan memeluk pria itu lama.

"Kyuhyun ah... aku benar benar takut saat terbangun dan kau tidak ada, aku takut kau meninggalkanku."

"berhenti bicara seperti itu Min."

Kyuhyun menyandarkan dagunya di bahu sungmin, matanya terpejam menikmati pelukan Sungmin yang selalu hangat dan nyaman, menghirup dalam aroma Sungmin, pria ini benar benar manis, bahkan aroma tubuhnya saat baru bangun tidur semanis ini, Kyuhyun sangat menyukainya, Sungmin seperti candu yang akan membuatnya larut.

"Kyuhyun ah.."

"hmm?"

"aku merasa tidak bisa hidup tanpamu, aku mau jika salah satu diantara kita harus pergi untuk mati suatu saat, Aku berharap Tuhan akan menjemputku lebih dulu, aku tidak akan bisa hidup tanpamu."

"kau bicara apa? Meskipun kau berisik dan menyebalkan, aku akan menjadi orang yang paling hancur jika itu terjadi, kita sudah bersama sejak kecil."

"Kyuhyun ah.."

"apa?"

"Kau mencintaiku kan?"

"Kau benar benar ingin mendengar jawabannya?"

"sangat."

Sungmin menghirup napas dalam, matanya masih terpejam menikmati ritme jantungnya, berada terlalu dekat dengan orang yang ia cintai sepertinya tidak baik untuk kesehatan jantung. Rasanya seperti ada listrik yang mengalir hebat di tubuh Sungmin saat ia merasakan tangan hangat Kyuhyun membelai punggung dan meremas ringan tengkuknya, Kyuhyun yang tidak pasive membuat Sungmin merasa gugup dan malu.

Biasanya Sungmin sangat agresive dan selalu menyerang Kyuhyun lebih dulu, tapi mimpi tadi benar benar buruk dan menghancurkan moodnya.

Jari Kyuhyun menyibak anak rambut di pelipis Sungmin, mencium bagian itu lama, mata keduanya terpejam merasakan kenyamanan pasangannya, Kyuhyun mengakhiri kecupannya dan menatap Sungmin dengan senyumnya lalu memeluknya lagi, pelukan yang lebih erat dan dalam.

Ia bisa merasakan detak jantung Sungmin yang sangat cepat, sahabatnya yang manis benar benar jatuh untuknya, Sungmin yang sedang tersipu seperti saat ini benar benar sangat manis.

Kyuhyun melepas pelukan mereka, memberi jarak antara tubuhnya dan Sungmin, wajahnya kembali mendekat dan mencium dahi Sungmin yang cantik, beralih ke kedua mata, pipi, hidung, dagu dan sudut bibir Sungmin.

"Kyuhyun ah..."

"eum?"

"jangan menggodaku~."

Sungmin merasa malu dan kesal, Kyuhyun mencoba menggodanya dengan mencium sudut bibirnya, mengabaikan bibirnya yang sudah ngilu sejak tadi.

"apa? Aku menggoda? Min ah~ kau baru tahu?"

Kyuhyun yang masih dalam posisi yang sama menjawab dengan suara beratnya, tidak risih sama sekali saat mereka hampir tidak berjarak, Kyuhyun sangat menikmati ekspresi Sungmin yang seperti ini.

"jangan menggodaku sepert-"

Ucapan Sungmin terputus karena Kyuhyun sudah menciumnya penuh, jantungnya seakan runtuh saat Kyuhyun mulai menggunakan lidah panasnya, Sungmin melenguh saat Kyuhyun menggelitik langit langit mulutnya dengan lidah, membelit lidahnya, mengajak lidah Sungmin menari.

Tubuh sungmin bergetar saat Kyuhyun beralih menyesap perpotongan lehernya, salah satu spot paling sensitive di tubuhnya.

Kyuhyun menyesap daerah itu lama dan dalam, ini kissmark pertamanya untuk Sungmin.

"K-Kyuhhhyunhh-."

Sungmin menggeliat merasa panas saat tangan Kyuhyun mulai melepas kancing terakhir piyama yang ia kenakan, membelai perut datarnya sampai pangkal paha dengan seductive, Kyuhyun mengabaikan puting kecil Sungmin yang sudah menegang sempurna.

Merasa cukup dan puas dengan kissmark pertamanya Kyuhyun berhenti sejenak, menatap Sungmin yang setengah telanjang dengan tubuh mengkilat karena keringat dan salivanya.

"Damn sexy bunny..."

Sungmin menggeliat dalam rengkuhan Kyuhyun saat pria jangkung itu kembali memeluknya, Kyuhyun mau berhenti? Saat Sungmin sudah sangat panas seperti ini?!

"Kyuuuuu."

Sungmin masih sempat merajuk saat tubuhnya sudah benar benar panas, ia membusungkan dadanya meminta sentuhan tangan panas Kyuhyun di sana.

Kyuhyun yang melihat Sungmin sudah ditelan hasrat tersenyum dan mencium bibirnya singkat, lalu beralih pada dada Sungmin.

Mengulum dua benda itu bergantian, tangan kirinya membelai pinggang Sungmin sementara tangan kanannya perlahan membelai dan meremas sesuatu yang menegang di bawah perut datar Sungmin, memijat sesuatu yang selama ini ia abaikan.

"Kyuhyun ahhh~!"

Sungmin mendapat orgasme pertamanya pagi ini, tubuhnya lemas dan menyandar sepenuhnya di dada Kyuhyun.

" i just want to making out not love, Min ah... your so precious for me."

Sungmin hanya tersenyum lemah mendengar bisikan Kyuhyun, tubuhnya masih terlalu lemas untuk menanggapi.

Ayolah.. Sungmin bukan gadis perawan yang akan menangis saat malam pertama, Kyuhyun berlebihan.

"Kau sangat berharga Min... tunggulah Cho Kyuhyun yang sempurna itu kembali."

"Kyuhyun ah.."

"iya sayang?"

"Saranghae.."

"hmm... nado Min..."

.

.

.

"Butter croissant spesial untuk Cho Kyuhyun yang spesial di hati Lee Sungmin~ voila~"

Kyuhyun tersenyum geli mendengar kata kata Sungmin yang terdengar berlebihan di telinganya, Sungmin terlihat sangat bersemangat sejak tadi, mungkin morning sex menjadi moodbooster? "terimakasih." Kyuhyun menyambut piring yang sungmin sodorkan kearahnya.

"enak Kyuhyun ah?"

"hmm... masakanmu selalu enak Min, aku heran."

"heran?"

"bahkan masakan Kyeongsuk ahjumma tidak seenak buatanmu."

Sungmin yang mendengar melirik Kyuhyun curiga, matanya menyipit dan bibirnya sedikit meruncing, ekspresi sinis yang gagal Lee Sungmin...

"ya! Kau masih menggodaku?"

"kau merasa tergoda?"

"ishh! Kau harus mencoba nicoise salad buatanku lain kali, itu masakan paling enak yang bisa aku buat."

."kau mau memaksaku makan rumput sialan itu lagi Min? Itu sama saja memaksaku makan patbingsu di musim dingin saat semua orang makan patjuk!"

"pasangan yang benar benar sensitive."

Kyuhyun dan Sungmin menoleh dengan cepat kearah pintu yang memisahkan dapur dan dining room, Kim Ryeowook sudah berdiri di sana, membawa sesuatu di tangan kanan, rahangnya terangkat angkuh, yah... Ryeowook style yang sangat menyeballkan."

"Masuk ke rumah orang tanpa permisi itu tidak sopan Kim Ryeowook! Kau tidak lihat intercom di depan?"

"Aku sudah menunggu lima belas menit di depan, tapi tidak ada yang menyambutku, kalian benar benar kejam, bahkan semalam ada badai salju, Jinan jauh lebih dingin jika dibandingkan dengan Seoul! Beruntung ada Sungjin yang mengirim kode pintu depan! Sungmin hyung, Kyuhyun hyung... kalian sengaja kan?!"

Kim Ryeowook yang cengeng masih belum berubah, kristal bening yang melapisi bola matanya akan runtuh sebentar lagi jika pemuda itu berkedip. Sungmin menyentuh bagian belakang kepalanya, merasa bersalah dengan Ryeowook, tapi ia tidak tahu harus bagaimana, pemuda itu sudah mau repot menempuh perjalanan dari Seoul ke Jinan padahal ini musim dingin, dan tiba di sini saat ia dan Kyuhyun baru menikmati sarapan, Ryeowook pasti harus bangun pagi pagi sekali hari ini.

Sungmin beranjak dan menghampiri Ryeowook, mengajak Ryeowook bergabung di meja makan, Sungmin yakin pasti Ryeowook belum sarapan.

"maaf Ryeowook ah, jangan menangis, kau sudah dua puluh empat tahun, ingat?"

"Kyuhyun hyung tidak perlu mengingatkanku soal umur, obrolan kalian tadi benar benar..."

"Kau selalu mengalihkan pembicaraan, pasti ada masalah sampai kau kesini pagi pagi sekali, apa yang terjadi wook?"

"tidak ada yang salah hyung, semua penguntitmu masih setia menggangguku, mereka menungguku di depan kampus hampir setiap hari, menguntit sampai tidur di depan lift, bahkan mendirikan tenda di lobi dan yang paling parah... bahkan ada yang berhasil masuk lounge! Aku benar benar merasa hidup seperti buronan!"

Ryeowook bercerita dengan rahang yang menegang, ia menekan giginya sendiri, siapapun yang melihat pasti tahu betapa kesalnya Ryeowook dengan apa yang ia ceritakan.

"kau baru empat bulan lebih, aku dan Sungmin bahkan sejak lahir mungkin? Ibu bilang dulu saat aku masih tiga bulan mataku sampai iritasi karena blitz wartawan yang berlebihan, haha konyol."

"ini" Ryeowook mendorong kotak merah yang sejak tadi ia pegang, menggesernya ke hadapan Sungmin.

"dasar bocah kurang ajar! Kau berani mengabaikan Hyungmu?"

Kyuhyun menggerutu karena Ryeowook mengabaikannya.

"aaaaaa tteogu! Pasti dari Kim ahjumma, salam untuk ibumu yang cantik yah Wookie, bilang padanya aku sangat merindukan patbingsu buatannya, musim panas nanti aku dan Kyuhyun akan ke rumahmu."

"Hyung ke rumah pasti demi patbingsu ibu, bukan aku."

"hei.. berhenti berfikir negative bocah, Aku dan Sungmin bahkan merencanakan akan datang ke konsermu dua bulan lagi! Kemarin Yesung hyung ke sini membawakan kami tiket, Kau senang? Dasar kurcaci kecil."

"Tuan Kyuhyun yang sempurna, semua kurcaci di dunia ini kecil, kalau besar raksasa namanya."

"kalian selalu bertengkar setiap bertemu, Wookie jangan melawan Kyu hyung, kau juga sayang Kyu hyung kan? Kau sampai pingsan saat mendengar Kyu hyung koma, Padahal hanya koma artifisial."

"hanya?!"

Kyuhyun menatap Sungmin dengan mata melotot, ia merasa kesal! Apa tadi Sungmin bilang? HANYA koma artifisial?!

"bukan seperti itu maksudku Kyu..."

Kyuhyun sedang pura pura tidak mendengarnya, Sungmin tahu itu.

"eumm Hyungdeul~?"

Ryeowook melipat bibirnya saat Kyuhyun dan Sungmin mendadak saling diam dihadapannya, bahkan croissant di piring mereka hampir masih utuh, dua orang yang sebenarnya sudah pantas disebut dewasa ini benar benar... padahal makan sambil bicara itu tidak sopan, Yeunghwan ahjussi bahkan pernah hampir melempar Kyuhyun hyung dengan lilin saat Kyu hyung mengobrol di telfon saat makan malam, dan sekarang, apa ini? Kyuhyun dan Sungmin hyung benar benar terlalu menikmati kebebasan mereka di Jinan? Kyuhyun hyung yang sedang merajuk? Astaga... kemana perginya Cho Kyuhyun yang sangat berwibawa dan sempurna itu? Cho Kyuhyun dengan sifatnya yang terhormat saat menyampaikan pemikirannya diatas podium dengan lambang Royal company? rasanya Ryeowook ingin berteriak di studio berita saat semua orang sedang menikmati makan siang sambil menyaksikan berita, ia ingin semua orang tahu kalau Cho Kyuhyun yang selama ini mereka anggap sempurna itu suka sekali merajuk seperti balita yang menangis minta permen kapas!

"baik.. karena kalian malah mendiamkanku disini, aku mau pulang saja, Yesung hyung sudah mau sampai untuk menjemputku, mobilku nanti ada sopir yang akan mengambilnya, jadi ini kuncinya, Min hyung tolong berikan pada Hyojung kalau dia sampai nanti, ingat jangan menyiksa orang lagi, pasang telinga kalian jika ada sopirku nanti, ini musim dingin."

Ryeowook berbicara dengan cuek, lagian dua orang yang sedang perang dingin ini pasti tidak mau mendengarnya. Ia hendak menyerahkan kunci mobilnya saat melihat sesuatu di bagian bawah leher Sungmin yang membuatnya terkejut.

"O-OMMO OMMO OMMO!"

Teriakan Ryeowook yang memecah keheningan sangat mengganggu Kyuhyun dan Sungmin, Kyuhyun hanya menatapnya heran dan Sungmin ikut berdiri karena panik.

"Ada apa Wookie? Ada yang aneh? Sesuatu mengganggumu? Jangan berteriak seperti itu, kau membuat Kyu hyung terkejut."

"i-itu kalian benar benar ISHH!"

"Ryeowook mendengus keras merasa sangat kesal pada dua hyungnya ini, terutama Kyuhyun sebagai hyung sepupunya, bagaimana bisa setan mesum itu merajuk bahkan saat kissmark dileher Sungmin masih sangat ranum seperti itu? Ryeowook yakin pasti Kyuhyun hyung yang membuat itu! Siapa lagi yang mesum di sini? Tidak mungkin Min hyung dicium pastor gereja kecil di ujung jalan itu kan?!"

"kami kenapa Wook? Kau selalu berlebihan."

"bisa bisanya kalian... astaga aku pusing membayangkannya. Jangan sering sering marah yah hyungdeul, itu tidak akan baik untuk kesehatan kalian, terutama Kyuhyun hyung, hyung tidak malu pada kissmark di leher Min hyung? Itu masih sangat segar, aku yakin pasti Hyung baru saja memperkosa Min hyung yang malang barusan."

" A-apa?!"

"kau salah Wook, Sungmin hyung yang akan memperkosaku bukan aku."

"YA! KYUHYUN!" .

.

.

.

TBC

.

.

.

Hai hai hai hai hai hai hai hai haiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

Gak ada spoiler buat chap 3 rahasia (-3-)

Maaf yah buat chap kemarin yang banyak baaaaaaaaaaaaaaaaaaaaangetttt tanda baca yang yang yang salah T.T makasih buat yang udah ngingetin :D

Di chap 2 ada yang masih bingung? (banyak)

Ini aku kebut buat update hari ini, coz hari sabtu harus ke Bali T.T jadi gak enak kalo ngaret T.T

Maaf kalo nyampah

Makasih buat yang udah mau baca

Kasih pendapat kalian yah yah yah yah yah yah yah yah :D

Ini bakal ada crack pair, mungkin Cuma nama lewat doang, ada yg punya rekomen cocoknya siapa?

Saya gk bakal masangin Kyu sama maknae GG soalnya xD

Kado ada yang salah silahkan dikritik tapi yang membangun yah teman teman :D

See youuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu ^O^)/

-Hapsarikyuku-