Klek
Seakan akan menemui tujuannya , pengapnya tangga darurat terganti angin sejuk sore hari Seoul , Sehun menghirup nafasnnya dalam dalam .
Deg deg deg
mata hazelnya melebarkan saat melihat sosok pria dan wanita sedang bercumbu di tengah atap , ehh tunggu dia kenal pria itu ,
"Kai?"
.
.
S . T . A . R chap 2
Prokprokprok
Sehun bertepuk tangan , membuat sang gadis segera melepas tautan dan berlari melewati Sehun dengan pipi semerah tomat , sementara peran utama kita yang berkulit tan itu hanya melihat Sehun dengan smirk khasnya
"Kai kau mempermainkan perempuan lagi eoh ?"
"mereka yang datang sendiri .." Kai hanya menggedikan bahu tidak peduli , sepertinya ia lebih tertarik pada langit yang sudah mulai keoranyean .
Sehun melangkah mendekati Kai ikut bertopang pada pagar pembatas atap , ikut menikmati angin sore yang sejuk dan ikut melihat pemandangan matahari terbenam jauh di ufuk barat
"suatu saat kau akan merasakan karmanya tuan Kim .."
"ya suatu saat" Kai menganggap itu hanya angin lalu
Biarkan mereka berdua merasakan indahnya matahari terbenam sebentar
Hening
"Sehun.."
"hmm .. " Sehun menjawab tenang
"menurutmu apa gadis tadi cantik ?"
"apa maksudmu bertanya seperti itu?" Sehun mengarahkan pandangannya pada Kai pasalnya tidak pernah ada sejarah Kai bertanya seperti itu .
"hei kenapa ekspresimu seperti itu , cemburu eoh ?." Kai menggedikan bahunya tidak peduli.
" menjijikan .. aku masih normal ya ! ingat itu !"
Ya normal Kai dan Sehun sama sama masih normal .
-o-
Hari ini exo akan menggelar konser pertama mereka dengan nama THE LOST PLANET (TLP) , sebagai pembukaan mereka akan konser dikorea selama tiga hari berturut turut .
Mereka sudah berlatih lama , bahkan seminggu sebelum konser diadakan mereka sudah memulai penyesuaian terhadap pangung .
Diantara semuanya satu tuyul tergelap di EXO itulah yang berlatih begitu keras ,
"ajushi tolong ulang sekali lagi !" Kai berteriak pada staf yang ada di sana , tidak perlu waktu lama musik pembukaan lagu baru mereka –overdose- kembali diputar , dengan Kai yang berperan sebagai lelaki pisiko yang overdosis akan cinta , part ini memang sanga cocok untuknya, tidak salah mereka memberikan part ini padanya mengingat smirk yang terlihat cool plus menyeramkan itu seperti memberi kesan srigala yang merobek image pemalunya , ya dia memang pemalu tapi dewasa terkadang juga manly .
Dia menari sesuai tempo , ekspresi yang tepat dengan temanya , gestur tubuh yang memang nampak seperti pisikopat , gerakan mulut yang tepat mengikuti lirik audio , tarian yang tepat mengikuti hentakan dan tempo musik , mata tajam yang melihat seakan benar benar sedang stres , dan jangan lupakan smirk menyeramkan yang terpatri diwajahnya , benar benar penghayatan yang sempurna .
"jangan berlatih terlalu keras Kai .." suara cempreng yang tiba tiba memasuki indra pendengarannya , syapa lagi kalau bukan satu satunya orang yang lebih muda darinya di EXO , Sehun
"aku ingin memberikan yang terbaik untuk fans " masih keras kepala , pria tan itu seakan tidak kenal lelah masih menari dengan lincahnya .
"tapi kau perlu istirahat " Sehun meminum minumannya santai
"aku tidak apa apa .."
"kau perlu istirahat Kai!"
"aku tidak apa"
"istirahat!"
"tidak!"
"CEPAT!"
"TIDAK!"
"AKU BILANG BERHENTIIIIIII!"
"aku bilang aku tidak ap-"
Krekk
Apa itu tadi ? ah pasti suara engsel kaki berkulit tan yang bergeser dari tempatnya
Brukk
"arghh" Kai menjatuhkan tubuhnya kasar kelantai , sudah biasa baginya ini hanya cidera kaki ringan
"aigoo apa kubilang haish .." Sehun berlari menghampiri Kai , anak EXO lain yang melihat kejadian itu ikut berlari menghampiri Kai .
"gwenchana ?" Kyungsoo pertama kali buka suara , memegang mergelangan kaki pria tan itu dengan hati hati .
"tidak apa apa shhh... " Kai menopang tubuhnya berdiri dengan satu kaki
-o-
Sehun mengantar Kai ke backstage , mereka duduk dikursi yang telah disediakan
"Sehunaa .. "
"hmm .."
"ada tali tidak ?" Kai bertanya santai
"hehh ?" Sehun menyerngitkan alisnya bingung , tapi otaknya secara otomatis mengambil tali di bawah meja rias
"untuk apa ?!" Sehun bertanya waspada , syapa tau sahabat gelapnya ini ingin bunuh diri ..
Sreet
"ce-re-wet" Kai berjalan setengah meloncat dengan satu kaki stelah mengambil tali dari tangan Sehun , pria jakung itu mengikat ujung tali kanan di tiang penyangga , sementara ujung kiri tali ia ikatkat ke bawah mata kakinya seakan bersiap pria tan itu meloncat kebelakang , bersiap siap menendang kearah berlawanan
1..2..3..
KREEEEKKKKK
"ughh"
Ouchh sakit , sangat sakit.. , bahkan Sehun hanya cengo mendengar suara yang berasal dari tulang mata kaki yang sudah kembali ketempatnya semula .
" ini selalu berhasil "
Brukk
Kai terduduk ,nafasnya memburu, ia bisa merasakan ngilu disekitar engsel yang masih kentara , tapi itu bukan masalah ,
Tap
Kai menoleh saat merasa sesuatu yang lebut menyentuh kulit pipinya , sarung tangan warna biru toska, digerakkan oleh tangan putih dengan jari jari lentik yang indah , Sehun ..
'sejak kapan anak itu jadi secantik ini eoh ? '
Obsidian malam dan manik hazel itu bertemu , seakan ada maknet yang menarik , saraf saraf tubuh mereka terasa tidak berfungsi lagi , mereka hanya bisa merasakan hembusan nafas satu sama lain , tatapan yang seakan menarik mereka tenggelam ke pikiran masing masing
Deg deg deg
Bahkan Kai tidak bisa merasakan sakit diengsel kakinya lagi , detak jantung yang entah kenapa terpacu lebih cepat dari sebelumnya ,
Seakan ada maknet yang menarik kepala mereka semakin dekat setiap detiknya
.
.
Maju
.
.
Maju
.
.
Cup
.
Mereka terdiam cukup lama dengan posisi seperti itu
Lembut
"nghhh"
Kai melumat bibir tipis merah muda itu pelan , menutup kelopak matanya menikmati permainan
Manis
Ya manis itulah yang mereka rasakan , entah keberanian dari mana Sehun mengalungkan tangannya dileher Kai , dan dia juga tidak tau dari kapan dia duduk dipangkuan namja tan itu seperti ini .
Sehun mulai terbawa permainan , merasakan debaran jantung yang membuatnya gugup tapi ini terasa menyenangkan, ia mengeratkan pelukannya pada leher berkulit tan itu ,Kai dapat merasakan dengan malu malu Sehun ikut melumat kecil bibirnya
Tangan Kai mengapit pinggang Sehun , memperdalam ciuman mereka , kedua insan itu bisa merasakan pipi masing masing yang memanas ,
Sehun meremat rambut belakang Kai sedikit kasar , memberi saran bahwa pria albino itu sudah kehabisan nafas ,
Plup
"hahh..hahh.." dua bocah beda warna itu meraup oksigen sebanyak banyaknya , dengan bibir yang sama sama bengkak , oohh ohh lihatlah siapa pemeran utamanya disini , Sehun ! ya Sehun ! lihat itu mata sayu, bibir bengkak , warna merah tua yang sedikit terbuka , serta kepala yang sedikit mendongak keatas , rambut yang acak acakan dan sedikit cairan bening yang entah punya syapa di sudut bibirnya , bahkan Kai bersumpah melihat telinga kucing yang tiba tiba tumbuh dikepala pria albino itu . eh ?
Eh ?
Ada yang salah
Sehun itu lelaki kan ?
Kai memutar otaknya belum sadar dengan apa yang terjadi
"wuaa!assdfghjkllllll!" suara cempreng dari mana itu ? belum selesai Kai berargumen suara itu sudah merusak semuanya .
Kai mendongak menatap pria imut yang sekarang sedang menatapnya shock ,pria albino itu berdiri dengan cepat , aneh .. memang apa yang baru dia lakukan ,,, eh ?
apa yang baru dia lakukan ?
bu-bukankah
"k-ka-kau j-jangan salah p-paham ya !" Kai berdiri sembari ikut menatap Sehun shock ,
"AKU BUKAN GAY !" teriak mereka bersama sama
"ya ! ya! Iyaaa ! aku bukan gay ingat itu baik baik ! " Kai bergerak waspada mundur menjauh , walau sesekali punggungnya membentur tembok , sementara Sehun mempoutkan bibirnya
Mereka terdiam cukup lama ,
"hei kalian berdua kenapa ?"
Mereka berdua menatap kaget kearah asal suara yang memasuki indra pendengaran mereka
"n-nu-nuna sejak k-kapan kau disini !?" Sehun bertanya gugup , jangan bilang jika wanita bantet itu melihat adegan laknat yang mereka lakukan
"sepuluh menit yang lalu .."jawab staf perempuan itu santai
Sekarang jantung dua orang yang menatap shock seorang wanita berseragam Smstaf itu sedang berpacu kencang, habislah riwayat mereka .., bagaimana jika ia sempat memfotonya , atau memvideokannya , ohh hancurlah
"n-nuna jangan s-sa-salah paham dulu .." Kai berusaha menjelaskan walaupun tergagap
"tenang aku tidak mengambil gambar apa apa "
Fiuhhh
Kai dan Sehun bisa bernafas lega mendengarnya , staff wanita itu berjalan ingin meninggalkan ruangan yang sedang mereka pakai , tapi baru tiga langkah wanita itu berbalik kembali
" well .. kalian manis jika bersama kkk " orang yang dipanggil nuna itu menunjukan senyuman lima jarinya
"hehhh nuna jangan salah sangka kami bukan gay !"
"jangan berpura pura .. aku tauuuu... tidak apa apa sedikit melenceng bukan ? sekarang sudah 2014 .. hahaha btw aku ini seorang ... fujoshi hihihi" kata nuna itu so tau , padahal ia tidak tau apa yang sebenarnya terjadi ,, eh ? memang apa yang sebenarnya terjadi , mereka yang ciuman sendiri bukan ? bahkan sempat saling melumat .. mereka menikmati itu ! oh tidak , jauhkan pikiran laknat ini .
SKIP
Malam ini TLP pertama akan segera dimulai , hari sudah menjelang malam , rehesal pun diadakan sekali lagi saat para fans sudah banyak yang hadir
"semua sudah beres ! anak anak TLP akan segera dimulai"
"one ! two! Three! WE ARE EXO ! WE ARE ONE! FIGHTING!"
-o-
The Lost Planet dimulai dengan pemukulan gendang berlogo overdose yang sangat terampil, memicu semangat dari fans yang hadir ,
Member EXO mulai muncul , musik bertema seperti suara perkumpulan kubu dan kepala suku diputar , semua member menari dengan hentakan yang keras
Careless, careless
Shoot anonymous, anonymous
Heartless, mindless
No one, who care about me?Irheobeorin chae
Waemyeon haneun geot gata
Chameul subakke eobseo
Nuneul gamjiman~
Setelahnya lagu debut mereka diputar MAMA ,Semua mulai menari dengan para main dancer didepan sebagai formasi , dengan gerak yang diremix kembali ,
Lagu moonlight diputar , Kai dan Sehun duduk bersebelahan , semua menari dengan indah mengikuti ketukan dan irama
Ta sengaja dua pasang mata itu bertemu , dengan backsound lagu yang sangat lembut membuat mereka jatuh pada pemikiran masing masing
Deg
Deg
Deg
Oh sial , mereka lupa gerakannya
Kedua pria kurus itu berdiri kaku , saling menatap satu sama lain
Bug
Tangan Xiumin menubruk bahu Sehun , membuat pria itu sadar dan melepas kontaknnya , dalam hati Kai dan Sehun berterima kasi pada hyung tertuanya itu .
Mereka kembali menari seperti semula .
-o-
SKIP
Sebelas pemuda tampan turun dari tiga van besar yang mereka pakai , semuanya tampak lelah , tidak ada yang bicara semua berjalan dengan malas , ada beberapa yang menguap lebar ,
Mereka masuk dengan cepat ada yang berlari langsung kekamar , ada yang berebut masuk ke kamar mandi dan dua maknae yang malah kembali bersemangat saat melihat stik playstation dan kaset game yang entah dari mana berada di sofa ruang tamu .
-o-
Dua anak itu masih setia duduk bersila didepan tv , mereka saling beradu , muka Sehun tertekuk sempurna , dalam hati ia mengutuk pria hitam bernama Kim Jong In disebelahnya itu , dari dulu Sehun tidak pernah menang melawannya , sialan ..
"minggir sialan kau menghalangi mobilku !" ucap pria salju sarkasme
"ceh kau tak akan menang dariku.." jawab Kai santai
Kai menunjukan senyuman miring khasnya , tanda bahwa ia meremehkan lawannya sekarang , menyulut emosi pria disampingnya semakin memuncak .
"ishhhhh!" Sehun memfokuskan seluruh pikiran jiwa dan raganya pada permainan , tapi tetap saja Kai yang memimpin.
Sehun membuang stiknya kasar , bibirnya mengerucut sebal
"kau!" jari lentik itu menunjuk tepat didepan muka Kai
"apa!?" Kai menantang , baiklah jangan salahkan pria salju itu
BUG
BUG BUGGGGG
BUG
"eiii eiii eiii e-e-e-eee sialan , penganiayaan heyyy sakit eiii hyunggg tolongggg"
Tangan Kai berada dipipi Sehun mendorongnya menjauh sementara kaki Sehun berada tepat menginjak hidung itu kebelakang sementara jari lentik pria albinyo itu menjambak rambut pria tan kuat .
" uhukkk ! kakimu bau eiii sialannn!"
Kai menaikan satu kakinya ingin ikut melakukan apa yang Sehun lakukan pada wajah tampannya ,
Bug
Kai berhasil menendang pipi mulus itu walau hanya sekali tapi ia puas
"huaaaaaaa! HYUNGGGG BANTU AKUU!" teriakan Sehun menggelegar diseluruh penjuru dorm
"wae wae wae ?! wae geure !? " Luhan keluar dengan cepat hanya menggunakan handuk dipinggangnya
"wae hyung ! wae !?" Tao ikut keluar dengan penampilan yang sama dengan Luhan , hanya memakai handuk bahkan kepala itu masih berbusa
Kai dan Sehun sudah berhenti melakukan aksi mereka sekarang pandangan mereka bergabung dengan tujuh hyung mereka yang lain menatap ke arah Tao dan Luhan dengan ekspresi yang tak dapat diartikan
"k-kalian ? "
Chanyeol menunjuk kedua orang naked itu bergantian , dengan muka cengo yang sebelas dua belas dengan derp , sementara yang ditatap hanya mengkerutkan dahi tak mengerti
Baekhyun menutup mulutnya slowmotion
Perlahan dua insan itu sadar tatapan itu mengarah kebawah lalu kembali menatap satu sama lain.
"ahaaahaa jangan salah paham –"
"KALIAN TIDAK BISA MENGELAK !"
"bu-bukan Tao takut mandi sendiri bung , jangan negative thinking ya !"
Jepret jepret
Blitz dari kamera menyilaukan mata mereka
"kekeke aku dapat gambarnya"
"Ya! HYUNG !" dua insan itu berlari berusaha mengambil handphone milik menejer mereka , tapi sayang pemiliknya sudah kandas termakan oleh pintu keluar .
TBC
Maaf kalo jelek *sujud ... RnR yo sejelek apapun ni ff xDDDDD
