Helaian rambut indigo yang diterpa angin , pipi yang chubby , serta mata nya yang berwarna lavender itu menambah kesan cantik dalam dirinya . Sorot matanya yang lembut menatap langit sore . Berkali – kali dia menggumamkan kata 'indah' saat menatap matahari yang tenggelam di ufuk Timur disertai hiasan langit berwarna jingga . Tiba – tiba sorot matanya meredup –hampa , seakan – akan hari ini adalah hari terakhirnya dia melihat langit sore itu . ' Kami-sama adakah kebahagaian untukku ? Apa aku tak layak mendapatkan kebahagiaan itu ? ' gumamnya.
******************************** -FS- ************************************
TITTLE : FAKE SMILE
DISCLAIMER : MASASHI KISHIMOTO
FAKE SMILE (C) Mikasazu
PAIRING : SasuHina
GENRE : Romance , Friendship
RATE : T
WARNING : OOC , TYPO(S) BERTABURAN DIMANA – MANA , ABAL , GAJE , DLL .
Happy reading , minna!
******************************-FS-********************************
" Hinata – sama , Hiashi – sama memanggil anda , beliau menunggu anda di ruang kerjanya." ucap Kabuto –manager Hiashi .
" Hn,arigato Kabuto– san " balas Hinata .
" Ha'i Hinata – sama " ucap Kabuto , sembari meninggalkan Hinata sendirian di ruang tamu .
Hinata segera bangkit dari duduknya , dan mendatangi Ayahnya .
Tok tok tok
" Tou – san , apa kau di dalam? " tanya Hinata memastikan.
" Hn , masuklah Hinata ! "
Hinata membuka pintu ruang kerja Ayahnya , dan mendapati Ayahnya sedang menatapinya dengan mimik muka serius .
" Duduklah Hinata ! " perintah Hiashi .
Hinata melirik sofa yang berada di samping meja ayahnya , lalu menghampiri nya dan segera duduk di sofa .
"Ada apa Tou – san memanggilku ? " tanyanya .
" Kau akan kusekolahkan di Konoha International High School ! "
Tidak ada yang membuka suara setelah kalimat itu terucap . Hinata hanya memasang wajah datarnya , tak tampak dari wajahnya jika ia terkejut atas pernyataan yang diberikan oleh Ayahnya itu .
" Hn , baiklah Tou – san . Kapan aku mulai bersekolah? "balas Hinata .
" Mulai besok kau sudah bersekolah disana . Seragam sekolahmu ada di kamarmu dan segala keperluan sekolahmu sudah Ayah siapkan . "
" Arigato Tou – san . Apa ada yang ingin Tou – san bicarakan lagi ? "
Hiashi berpikir sebentar , lalu menatap Hinata lagi .
" Tidak . Kau boleh keluar sekarang . "
" Baiklah , permisi Tou – san "
" Hn "
Hinata beranjak dari duduknya dan segera meninggalkan ruang Ayahnya .
Hiashi memastikan Hinata sudah benar – benar meninggalkan ruangannya , wajah nya yang semula datar kini berubah sedih .
Tanganya bergerak menuju laci dan membukanya . Diraihnya bingkai foto berbentuk persegi panjang di sana , pikirannya menerawang ke masa lalu . Mengingat kembali saat mendiang Istrinya -Hitomi Hyuugamenghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Konoha .
Matanya menatap sendu ke arah foto yang ada di bingkai , di foto itu dirinya dan mendiang istrinya tersenyum sambil merangkul Hinata kecil yang sedang tersenyum .
Tiba – tiba liquid bening turun dari matanya , perlahan sedikit tapi lama kelamaan menjadi banyak .
********************************-FS-********************************
Esoknya …
" Ohayo , minna ! " teriak Hanabi dengan suara nyaringnya .
Hiashi , Neji dan HInata yang sedang makan di ruang makan , menoleh ke Hanabi dengan raut muka yang sepertinya terganggu dengan suaranya .
Hanabi yang dilihat seperti itu hanya menatap dengan wajah tanpa dosa .
" Hn , Ohayo " balas ketiga orang itu bebaerengan .
Hanabi mengerucutkan bibrnya ,sembari menarik kursi untuk mendekat kearah Hinata .
" Hinata – neechan pindah sekolah lagi , ya ? " tanya Hanabi
" Pindah lagi ? " Neji menatap Pamannya dengan raut muka penasaran .
Hiashi melirik Hanabi lalu bergantian menatap Neji .
" Hn , Ayah kira Hinata perlu suasana yang berbeda dari sekolahnya dulu . " balas Hiashi .
Dalam hati Hiashi menambahkan 'Dan kuharap Hinata mendapatkan kebahagiannya di sekolah barunya . '
" Aku selesai .Neji – niisan , bisakah kita berangkat sekarang ? " ucap Hinata sembari mengelap mulutnya dengan kain lap .
" Hn " balas Neji lalu segera bangkit dan mengambil kunci mobilnya .
" Neji – niisan , Hinata – neechan , aku belum selesai makan ! Jangan tinggalkan aku ! " Hanabi berteriak memanggil kedua kakaknya , tetapi yang dipanggil tidak menoleh sedikitpun karna jarak yang terlalu jauh .
" Hanabi ,makanlah dulu sarapanmu Biar Tou – san yang akan mengantarmu ke sekolah . "
" Baiklah Tou –san "
Dalah hati , Hanabi menggerutu " Andai saja aku tidak kesiangan bangun pasti aku bisa berangkat bareng mereka . '
********************************-FS-*************************************
KONOHA INTERNATIONAL HIGH SCHOOL
Tulisan itu terpampang jelas saat mobil Neji memasuki halaman sekolah baru Hinata .
Siswa siswi yang berkeliaran di sekitar halaman sekolah Konoha , mengalihkan perhatiannya ke mobil yang baru saja masuk dan terparkir rapi di parkiran .
Pintu mobil sedan berwaran putih itu terbuka , menampakkan seorang laki -laki yang tampan .
' Dia tampan sekali ! sudah punya pacar belum ya ? '
' Kyaa ,dia tampan , apa dia murid baru ? '
' Dia keren , kaya , sexy . Perefect banget sama idaman ku ! '
Seketika suasana yang hening itu mendadak rame , hampir semua siswi disana berteriak histeris , memuji betapa tampannya wajah laki – laki itu . Sedangakan para siswa menatap iri terhadap laki – laki itu .
Pintu yang berada di sisi kiri itu mulai terbuka , menampakkan seorang siswi yang memakai seragam sekolah Konoha International High School .
Rambutnya yang panjang berwarna indigo itu digerai , wajahnya yang putih tanpa olesan make up apapun menambah kesan cantik dalam dirinya . Baju sekolah berwarna putih dan berlengan pendek yang dipakainya membalut indah tubuhnya , rok bewarna abu – abu yang panjangnya hanya sampai di dengkul itu terlihat serasi dengan bajunya . Dia juga memakai sepatu bertali dengan kaos kaki diatas mata kaki .
Siswa siswa yang berada di sana memandanginya tanpa kedip , bahkan siswi siswi juga ada yang mentapnya dengan kagum .
Laki - laki itu menatap siswa siswi yang bengong melihat nya , lalu menghampiri salah satu dari mereka .
" Maaf mengganggu , dimana ruang Kepala Sekolah ? '' tanya Neji .
Siswi yang ditanyai itu terbengong , tidak percaya dengan kenyataan bahwa laki – laki yang tampan ini bakal menanyainya .
" Eh , ? D-dari sini nanti lurus terus lalu belok kiri nanti ada pertigaan belok kanan , n-nah di situ tempatnya . '' jawab siswi itu dengan gugup .
'' Hn , arigato Mugae - san " balas Neji sembari berlari menuju tempat Hinata berada
' Mengapa dia tau namaku ? Ah , itu tak penting yang penting dia mengajakku berbicara ! Kyaaa , senangnya .!' dalam hatinya Mugae sangat senang , lalu dia menatap kepergian Neji dengan senyum – senyum sendiri .
" Ayo , Hinata ! " ajak Neji sambil menggenggam tangan Hinata .
Hinata terkejut dengan perlakuan Neji tapi itu tak bertahan lama , wajah datarnya dia tampakkan lagi .
Sesampainya di ruang kepala sekolah dan berbicara seperlunya , akhirnya Neji dan Hinata meninggalkan ruang kepala sekolah .
'' Nah , Hinata kelas yang akan kau tempati adalah kelas XI-A . Mau ku antar ? '' tawar Neji .
'' Tidak usah Neji – niisan . Terima kasih sudah mengantarku sampai sekolah .'' balas Hinata .
'' Baiklah , jaga perilakumu ya . Kalau ada yang mengganggumu bilang saja padaku . " sifat sister complex Neji muncul , dia begitu menyayangi Hinata seperti adiknya sendiri .
" Ha'i . Jaa Neji – niisan ! '' ucap Hinata sembari meninggalkan Neji .
'' Jaa ''
XI-A
Di pintu itu tertempel papan kelas yang menunjukkan kelas itu adalah kelas XI-A , Hinata segera mengetuk pintu itu .
Tok tok tok
'' Masuk ! " balas seseorang yang berada di dalam .
" Permisi , sensei ! Saya murid baru di sini . "
" Oh , murid baru . Perkenalkan dirimu di depan ! "
Hinata menurutinya . Lalu dia berdiri di depan kelas , berpasang – pasang mata melihatnya dengan tatapan penasaran . Hinata menghembuskan nafasnya sebentar lalu menatap lurus ke depan .
" Watashi wa Hinata Hyuuga desu . Yoroshiku minna ! " dengan suara lantang Hinata memperkenalkan dirinya , tampang datarnya tetap dia pertahankan seperti taka da niat untuk mengubah ekspresinya itu .
" Baiklah Hyuuga – san , silahkan duduk di sebelah Saara – san . Saara – san angkat tanganmu ! " perintah guru yang bernama Kurenai Yuuhi itu .
Lalu Hinata segera menghampiri dimana Saara – san berada dan segera duduk untuk mendengarkan pelajaran dari guru killer itu .
Diam – diam ada sepasang mata yang sejak tadi mengawasi Hinata , tetapi Hinata tak menyadarinya .
Sementara di tempat lain
' Segera laksankan rencana , kau harus berhasil membunuhya kali ini ! Jangan sampai gagal lagi ! ' ucap seseorang yang berada di seberang .
Orang misterius yang diajak bicara tadi hanya menatap kosong ke depan lalu bibirnya sedikit menaik membentuk seringai .
' Ya, aku akan membunuhmu ! Membunuhmu ! '
***********************************-FS-**********************************
#################################TBC###############################
Ancur ya ceritanya T_T saya emang masih newbie , blm terbiasa nulis .. TT_TT gomen ne ..
Gomen buat typo(s) yang bertebaran dimana – mana .
Apa ceritanya gak menarik ? Engga jelas ? Atau ancur banget ?
Adakah yang sudah menebaik siapa orang misterius itu dan jalan cerita dalam fic ini ?
Maaf banget kalau chapter ini ceritanya pendek banget T_T Mikasa lagi disibukkin sama Ujian di sekolah #curcol . Tapi insyallah buat chapter selanjutnya bakal aku panjangin kok !
Buat Romance mungkin belum ada di chapter awal , tapi mungkin di chapter selanjutnya bakal ada ^^ .
Aa .. adakah yang mau fic ini dilanjutkan? Mohon kritikan, saran , atau apapun dari para pembaca dan senpai , flame juga nerima kok ..^^ Thanks for reading ~
REVIEW KALIAN SEMANGATKU !
RnR please?
Balasan untuk review(s) :
Yukori Kazaqi : Arigato senpai ! Senpai juga buat fic ya? Kapan - kapan mikasa bakal baca fic dan review fic senpai juga deh :) !
aindri961 : Nih , udah dilanjut , baca lagi ya hehe .
fde : makasih buat sarannya ! Review lagi ya !
Guest : Nih , udah lanjut ! Thanks for review ^^!
icchi : Arigato ! Nih udh lanjut ! tetep review fic ini ya :D #maksa
yuki41 : nih , udah lanjut . baca dan review lagi ya :D !
akusan : nih , udah lanjut ! thanks for review :D !
