Tittle: My Neighbor.

Author: Bluedevil9293.

Disclaimer: This story belong to me, but the character not be my mind.

Main Cast:

SiBum.

Other Cast:

Choi Minho SHINee.

Chap: 1 of 3.

Genre: Romance, Drama, Little Humor, Mpreg.

Rated: M.

Warning: Yaoi, Shounen-ai, Boys Love, Boy x Boy.
Please, Don't Like Don't Read. No bashing and flame, Like and comment if you like this fanfic.

Note: No bashing, no flame, no copas, no re-publis, no plagiat, yes to like and comment.

Summary: "Yack! Kenapa kau ngotot sekali kalau aku memperkosamu. Kau berharap aku benar-benar memperkosamu?" Tanya Siwon sinis membuat Kibum bergerak mundur dengan kedua tangan di silangkan di depan dadanya.

_o0o_ Chapter 1 _o0o_

Author Pov...

Tiga bulan sudah Kibum pindah ke Seoul karena tuntutan pekerjaannya sebagai seorang arsitek muda. Saat itu ia pindah di hari dan waktu yang sama dengan tetangga bawah rumahnya yang seorang namja dengan satu anak berusia sekitar dua tahun kurang. Sebagai informasi saja, rumah yang saat ini Kibum sewa merupakan sebuah bangunan dua lantai. Kibum tinggal di lantai dua sedangkan di lantai satu di tinggali oleh Siwon tetangganya itu.

Kibum dan Siwon yang merupakan tetangga itu sudah sangat dekat, bahkan Siwon sering menitipkan anaknya pada Kibum di saat-saat Kibum memiliki waktu sengang seperti saat ini. Siwon sendiri awalnya tak enak menitipkan anaknya pada Kibum, tapi mau bagaimana lagi ia tak mungkin membawa bayi berusia dua tahun kurang ke tempatnya bekerja bukan? Dan Minho yang tak lain adalah nama anak Siwon tak suka di titipkan di tempat penitipan anak. Minho susah untuk dekat dengan orang baru tapi entah kenapa terlihat berbeda saat bersama Kibum karena Minho cepat beradaptasi dengan namja

cantik tadi.

Kibum sendiri juga tak tahu kenapa ia selalu mau saat Siwon menitipkan anaknya itu. Padahal sejak dulu Kibum kurang suka pada anak kecil yang sangat rewel tapi dengan Minho sedikit berbeda. Mungkin karena Minho bukan anak yang mudah rewel.

Awalnya Kibum sempat menduga-duga kenapa Siwon yang baru berusia 27 tahun itu sudah memiliki seorang anak berusia dua tahun dan tanpa istri lagi di sampingnya. Biasanya namja keturunan korea itu menikah di umur 30 tahun keatas jadi jangan salahkan Kibum kalau ia mulai mengira-ngira semua fakta yang ada.

Kibum sempat mengira istri Siwon sudah meninggal saat melahirkan Minho tapi tak ada satu pun bukti nyata Siwon pernah menikah dan akhirnya Kibum sempat mengira Minho itu hasil hubungan di luar nikah Siwon dengan seorang yeoja. Tapi ternyata semua perkiraan Kibum itu salah. Walau pun Minho memanggil Siwon dengan sebutan appa ternyata mereka bukan ayah dan akan kandung.

Minho itu anak dari adik Siwon dan suaminya yang sudah meninggal setahun yang lalu akibat

kecelakaan lalu lintas. Untung saja Minho tidak sedang bersama kedua orang tuanya saat kecelakaan itu terjadi. Karena tak ada kerabat lain yang Minho punya akhirnya hak asuh atas Minho jatuh pada Siwon, sebenarnya masih ada saudara tertua Siwon tapi ia tinggal di China saat ini dan Siwon pun tak akan sudi membiarkan Minho di asuh oleh hyung-nya yang hidupnya saja terlalu bebas itu. Entah jadi apa Minho kelak bila ia menyerahkannya pada hyung-nya itu. Lagi pula Siwon cukup senang dengan keberadaan Minho di dekatnya walau pun sedikit menyusahkan tapi Siwon sangat menyukai anak-anak dan bermimpi ingin memiliki beberapa orang anak nanti setelah ia menikah.

"Minho-ah, kau benar-benar berat sekarang. Apa saja yang kau makan selama ini, hum? Apa appa-mu memberimu makanan sehat?" Tanya Kibum sambil mengendong Minho dan membawanya ke ruang, beberapa saat yang lalu ia baru saja menyuapi bayi berusia dua tahun kurang itu. Dengan perlahan Kibum membaringkan Minho di atas kasur lipat yang sengaja Kibum gelar di sana

sejak tadi pagi Siwon menitipkan bayi mengemaskan itu.

"Appa tak lama lagi pulang, jadi Minho bersabarlah. Temani hyung nonton saja ne." Ucap Kibum sambil membaringkan tubuhnya menyamping dengan tangan kanan sebagai penyangga kepalanya, Kibum berbaring di sebelah kiri Minho yang tengah asik bermain sendiri. Sesekali Kibum tersenyum atau merespon Minho saat melihat bayi kecil yang baru bisa berjalan tadi bermain di dekatnya.

"Minho mau apa sayang?" Tanya Kibum heran saat tiba-tiba Minho mendekatinya, memeluknya lalu menarik bahkan sedikit menyingkap kemeja birunya seolah-olah bayi kecil tadi sedang mencari sesuatu pada tubuh Kibum, "Aniya Minho, hyung bukan umma-mu dan hyung ini namja jadi tak punya susu." Ucap Kibum yang akhirnya tahu apa yang sedang Minho cari. Sepertinya Minho tadi ingin menyusu, pikir Kibum. Walau pun di larang, Minho tetap berusaha menyingkap baju Kibum untuk menemukan apa yang di carinya. Karena kasihan melihat kelakuan Minho yang mungkin sedang merindukan umma-nya itu akhirnya Kibum membuka satu persatu kancing kemejanya. Setelah terbuka semua tanpa menunggu lagi Minho langsung membaringkan tubuhnya di samping Kibum dan mulai melunat nipple kanan Kibum seraya memainkan nipple kirinya dengan tangan kecilnya.

Kibum sesekali terkekeh geli atau mengeliatkan tubuhnya saat lidah atau gigi-gigi Minho yang baru tumbuh mengelitiki nipplenya tadi. Kibum tersenyum manis sambil mengusap rambut Minho saat bayi kecil tadi mulai menutup matanya.

'Kasihan sekali Minho, pasti berat sekali menjadi dirinya yang sudah kehilangan banyak hal di usia sedini ini.' Ucap Kibum dalam hati seraya menatap wajah Minho.

'Dia pasti merindukan umma-nya.' Tebak Kibum. Kibum mengecupi kepala Minho, tampak bayi kecil tadi mulai tertidur nyenyak tapi masih belum mau melepaskan nipple Kibum karena setiap kali Kibum mencoba melepaskannya kedua mata Minho pasti langsung terbuka walau pun ia tak menangis, 'Dia benar-benar merindukan umma-nya sepertinya. Tunggu! Kalau setiap kali Minho merindukan umma-nya dia akan melakukan hal ini berarti Minho sering menyusu pada Siwon.' Pikir Kibum sambil menatap horror pada Minho seraya membayangkan bayi mungil yang sedang menyusu padanya kini tengah menyusu di tubuh kekar Siwon. Kibum mengelenglan kepalanya dengan cepat saat ia sadar akan apa yang sedang di pikirkannya.

'Hais, ada-ada saja kau Kibum.' Ucap Kibum pada diri sendiri seraya menatap wajah tertidur Minho dan membelai pipinya. Kibum tetap membiarkan Minho menyusu padanya hingga akhirnya ia tertidur bersama bayi mungil tadi.

_o0o_

Author Pov...

Jam 11.15 malam akhirnya Siwon sampai di depan rumahnya. Acara kantor tadi benar-benar sangat lama sampai-sampai ia baru pulang jam segini, untung saja ia menitipkan Minho pada Kibum bukan di penitipan anak jadi selama acara berlangsung ia tak terlamu cemas. Siwon benar-benar merasa beruntung karena Kibum mau menolongnya menjaga Minho. Yah, walau pun sebenarnya ia sedikit tak enak harus menganggu waktu libur tetangganya itu.

Tanpa singgah ke rumahnya dulu Siwon langsung naik ke lantai atas untuk melihat keadaan Minho sekalian menjemputnya pulang. Siwon tak perlu menekan bel rumah Kibum terlebih dahulu karena pintu rumah namja cantik tadi tidak terkunci hanya tertutup saja. Kibum sengaja melakukannya agar Siwon bisa langsung masum ke dalam rumahnya dan menemui Minho.

Siwon membuka pintu dengan perlahan takut menganggu penghuninya yang siapa tahu saja sudah tertidur lelap bersama anaknya. Siwon masuk ke dalam rumah dan menutup pintu tadi lagi lalu berjalan ke ruang tamu Kibum.

Sesaat Siwon tertegun mendapati pemandangan di depannya kini. Dimana Kibum tengah tertidur dengan baju yang terbuka dan menampakan dadanya yang putih serta Minho yang tengah menyusu pada Kibum. Ketertegunan Siwon tak berlangsung lama, ia langsung sadar saat Kibum mengeliat pelan dan membuka matanya.

"Siwon," Ucap Kibum sedikit kaget lalu dengan perlahan mendudukan dirinya agar Minho tak terbangun dan mengancingkan kemejanya yang terbuka.

"Maaf membangunkanmu." Ucap Siwon tak enak hati seraya menaruh tas kerja dan kantong berlogo minimarket yang dibawanya ke atas sofa.

"Tak apa, kau baru datang?" Tanya Kibum pada Siwon yang kini tengah mendekati Minho dan mengecup kening anaknya tadi.

"Ya, aku baru saja sampai. Apa Minho baru tidur?" Tanya Siwon balik.

"Tidak, ia tidur setelah makan malam tadi. Apa kau sudah makan? Kalau belum apa mau kubuatkan sesuatu?" Tanya Kibum seraya menatap kearah Siwon sambil bersender pada sofa.

"Aniya, tak usah. Aku sudah makan saat acara di kantor tadi," Ucap Siwon sambil mendekati Kibum dan duduk di samping kanan namja cantik tadi, "Ah, kau mau minum?" Tanya Siwon sambil meraih kantong plastik yang berada di atas sofa yang menjadi sandarannya dengan Kibum. Siwon memberi Kibum beberapa kaleng bir yang tadi di belinya. Kibum mengambil satu dan mulai menyesal isinya, mereka minum bersama sambil sedikit berbagi cerita.

"Gomawo sudah menjaga Minho seharian ini, aku tak tahu harus membalasnya bagaimana. Hari ini sangat penting bagi karir ku di kantor. Untung saja ada kau yang bisa menjaga Minho selama seharian penuh. Minho tak pernah mau bila di titikan lama di penitipan anak, dia pasti akan sangat rewel jadinya beda sekali bila denganmu." Jelas Siwon santai seraya menatap kearah Minho yang tertidur nyenyak lalu kembali menyesap isi kaleng birnya.

"Tak masalah, lagian aku tak ada kerjaan hari ini. Dari pada sendirian dan bermalas-malasan lebih baik bila aku mengasuh anakmu bukan. Kita kan tetangga jadi sudah sewajarnya bila saling membantu, suatu saat juga pasti aku akan membutuhkan bantuanmu sebagai tetanggaku." Balas Kibum yang tengah asik meminum birnya.

"Ne, tapi sekali lagi gomawo." Ucap Siwon.

"Gewenchana." Balas Kibum santai, "Ah ya, tadi Minho seperti sedang merindukan umma-nya jadi dia... Apa dia sering begitu?" Tanya Kibum sedikit mengantung tapi Siwon cukup paham dengan apa yang Kibum maksudkan.

"Ne, dia memang sering begitu. Kalau tidak begitu ia tak akan bisa tidur sama sekali." Jelas Siwon, Kibum menganggukan kepalanya paham.

"Berarti kau sering menyusuinya?" Tebak Kibum seraya menatah tawanya, Siwon menatap Kibum sesaat lalu mendesah pelan.

"Ne, memangnya kenapa?" Tanya Siwon santai sambil menyesap kaleng bir keduanya yang hampir kosong.

"Dengan tubuhmu itu? Kau menyusui Minho?" Tanya Kibun lagi yang hampir tersedak karena menahan tawanya sambil menyesap birnya.

"Ne." Jawab Siwon lalu mendesah panjang. Kibum tak bisa lagi menahan tawanya hingga akhirnya ia tertawa terbahak-bahak membuat Siwon sedikit kesal, "Yack! Berhenti mentertawakanku. Kau kira aku mau melakukan itu semua? Kalau bukan karena Minho mana mau aku melakukannya." Jelas Siwon sambil menatap Kibum tajam tapi yang di tatap masih saja terus tertawa sambil memegangi perutnya.

"Tapi tetap saja rasanya aneh." Balas Kibum yang masih terus tertawa membuat Siwon kesal.

"Yack! Hentikan tawamu itu nanti Minho terbangun!" Seru Siwon yang tak dihiraukan oleh Kibum yang masih terus tertawa, "Yack! Berhenti tertawa!" Kesal Siwon yang berusaha menutup mulut Kibum dengan tangannya tapi Kibum mengelak hingga akhirnya posisi mereka kini bisa dikatakan sedikit berani dengan Kibum terbaring di lantai dalam keadaan terlentang dan Siwon berada di atasnya, bahkan wajah mereka berjarak sangat dekat hingga Kibum mau pun Siwon bisa merasakan nafas pasangan masing-masing menerpa wajah mereka.

Siwon menatap ke dalam mata Kibum tajam begitu pula dengan Kibum. Keduanya mulai terlihat mabuk karena beberapa kaleng bir yang mereka nikmati tadi hingga tanpa sadar siapa yang memulai terlebih dahulu kini bibir mereka sudah saling melumat satu sama lain dengan liar, bahkan kancing baju keduanya sudah terbuka semua menampakan tubuh bagian atas mereka.

"Aaahhh..." Erang Kibum saat Siwon melepaskan tautan bibir mereka dan mulai mencumbui lehernya memberinya beberapa tanda berwarna merah keunguan di sana dan di tempat lain seperti bahu dan dadanya seraya memainkab kedua nipplenya yang sudah menegang.

"Aaahhh... aaahhh... aaahhh... aaahhhh..." Suara erangan Kibum membahanan di dalam ruangan memecahkan kesunyian malam saat bibir Siwon bermain di nipplenya. Siwon mengemut nipple kanan Kibum seperti Minho sebelumnya seraya memainkan nipple kirinya dengan tangan dan mengesek-gesekan bagian selatan tubuh mereka yang sudah sejak tadi menegang.

Kedua namja ini sudah benar-benar di bawah pengaruh alkohol sampai-sampai tak ada satu pun dari mereka yang bisa menolak perlakuan satu sama lain. Bahkan saat Siwon mencoba membuka celana Kibum pun namja cantik tadi tak melawan sama sekali yang ada Kibum malah membantu Siwon menelanjangi dirinya sendiri.

"Aaahhh... aaahhh... aaaahhh... aaaahhh..." Erang Kibum saat Siwon meremas dan mengocok miliknya sesaat sebelum akhirnya Siwon memasukan milik Kibum tadi ke dalam mulutnya.

"Aaahhhh... aaahhh... aaahhh..." Erang Kibum seraya menjambak rambut Siwon karena tak kuasa menahan nikmat yang di berikan bibir Siwon pada kejantanannya.

"Aaahhh... aaahhh... AARGGHHTT..." Pekik Kibum sambil meringis kecil saat Siwon memasukan dua jarinya sekaligus ke dalam holenya. Rasa sakit tak lama ia rasakan karena Siwon terus mengulum miliknya seraya mengerakan jarinya di dalam hole Kibum.

"Aaahhh... aaahh... uuggghh... ooihhh... aaahhh..." Erangan Kibum semakin jelas terdengar hingga tak lama ia mengerang panjang dan mengeluarkan hasratnya di dalam mulut Siwon yang langsung di telan oleh namja tampan tadi hingga habis tanpa rasa jijik sedikit pun, bahkan Siwon masih tetap mengulum milik Kibum beberapa saat sebelum ia menyudahinya seraya mengeluarkan jari-jarinya dari dalam hole Kibum.

Tubuh Kibum lemas seketika dengan nafas yang tak teratur paska klimaks pertamanya tadi. Siwon menatap wajah Kibum yang memerah lalu menatap tubuh polosnya yang bermandikan keringat sambil membuka gesper dan menurunkan resleting celananya dengan sedikit buru-buru. Siwon menurunkan sedikit celana beserta dalamannya membuat miliknya yang sudah menegang sempurna terbebaskan, setelahnya Siwon mengocok miliknya sendiri sebelum akhirnya ia membuka kedua paha Kibum lebar-lebar memperlihatkan hole namja cantik tadi yang bekedut-kedut minta segera di masuki. Siwon mengarahkan miliknya yang jauh lebih besar dari pada milik Kibum tadi ke pintu masuk Kibum dan tanpa ragu Siwon memasukan miliknya.

"UGH!" Erang Kibum dengan tubuh yang sedikig melengkung saat Siwon menyatukan tubuh mereka dalam satu kali hentakan kasar.

"Aaahhh... aaahhh... aaaahhh... aaahhh..." Erang Kibum saat Siwon mulai mengerakan tubuhnya mengangikan rasa sakit Kibum dengan kenikmatan yang tiada tara. Tubuh Kibum bergetar hebat tiap kali ujung milik Siwon mengenai prostatnya.

"Aaahhh... aaahh... aaahhh... aaahhh..." Siwon terus melakukannya, menghentakan dengan kasar dan dalam miliknya pada hole sempit Kibum membuat sang namja cantik terus mengerang tiada henti hingga akhirnya satu lenguhan panjang terdengar keluar dari bibir Kibum dan Siwon.

Kibum klimaks untuk kedua kalinya, tubuhnya penuh dengan cairannya sediri kini. Bahkan cairannya juga mengenai tubuh Siwon. Siwon pun melakukan hal yang sama, ia menembakan seluruh spermanya jauh ke dalam tubuh Kibum hingga Kibum bisa merasakan cairan hangat tadi di dalam tubuhnya mengalir dengan deras dan banyak. Keduanya tampak kelelahan dengan nafas yang tersengal-sengal. Siwon mengeluarkan miliknya dari dalam tubuh Kibum membuat sedikit cairan Siwon keluar dari hole Kibum. Siwon menjatuhkan tubuhnya di samping Kibum. Karena kelelahan Kibum dan Siwon pun tertidur dalam keadaan yang saling mendekap satu sama lain.

_o0o_ To Be Continue _o0o_

Date: 01 November 2012, 06.25 AM.