11

CHAPTER 2

xxxxx BROTHER COMPLEKS xxxxx

Naruto © Masashi Kishimoto

Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto, saya cuma numpang minjem

Author: Sakura-chan

Warning: Au, OOC, typo

Rate: T

Pairing char: gaara, sasuke, itachi, sakura, matsuri, naruto, hinata dll

Kalau kalian merasa pernah baca yang seperti ini, jangan anggap aku ngejiplak dari situ ya.. aku cinta karyaku sendiri.. ^_^

Selamat membaca^o^

Dikelas Matsuri pun masih hiruk pikuk dengan obrolan obrolan dari berbagai penjuru kelas, Matsuri duduk dibelakang kursi Hinata, disamping kursi Hinata sendiri masih kosong. Untuk Tenten rupanya.

Matsuri sendiri duduk dengan temannya sejak SMP yaitu Yukata, gadis berambut hitam panjang dengan iris mata berwarnya coklat. yang terlihat kalem tapi sebenernya ga beda jauh sama Matsuri cerewetnya.

Tiba-tiba kelas makin ramai terintrupsi dengan suara gadis gadis yang histeris karena kedatangan seorang lelaki

Helayan merah marun nampak muncul didepan kelas, pemuda itu napak mengedarkan mata jadje-nya keseluruh penjuru kelas. Nampak mencari seseorang.

Pandangannya berhenti tepat pada Masuri, Matsuri mengernyit heran ditatap oleh pemuda itu.

pemuda tampan dengan tato bertuliskan 'AI' didahi kirinya itu berjalan santai menuju Matsuri. Dengan tatapan masih memandang Matsuri.

Matsuri jadi salah tingkah ditatap seperti itu.

Semakin dekat jantung Matsuri jadi terasa ingin copot karena pandangan yang diberikan pemuda itu begitu tajam padanya.

Semakin dekat, dan semakin dekat.. beberapa langkah lagi

'aduh kenapa sih dia? Siapa dia?' Matsuri bertanya-tanya dalam hatinya

Dan ya ! Matsuri dilewati begitu saja, ternyata pemuda itu menuju kursi tepat dibelakang Matsuri.

"hay Gaara, apa kabar?" tanya pemuda lain, yang berambut hitam lurus dan berkulit pucat kepada pemuda berambut merah marun tadi.

'Gaara? Nama anak laki-laki tadi Gaara?' pikir Matsuri sambil sedikit melirik lewat ekor matanya.

"baik, kau sendiri, Sai?" jawab sekaligus tanya balik dari Gaara pada pemuda berambut hitam disebelahnya yang ternyata bernama sai.

"ya, aku baik," jawab sai

.

.

.

"hey Matsuri, kau lihat cowo tadi? Itu tuh yang rambut merah, tampan ya?" ujar Yukata berbisik sambil menyenggol nyenggol sikut Matsuri

Matsuri tersentak "hn," hanya itu? Wah rupanya Matsuri sudah benar- benar jadi Uchiha dengan jawaban ambigunya, khas Uchiha sekali.

Matsuri menoleh kebelakang, tepat pada Gaara dengan pandangan innocent-nya.

Gaara juga balik menatap Matsuri, dengan pandangan seolah berkata 'ada apa?'

"ah, kau Matsuri kan?" tiba tiba Sai bertanya "Matsuri Uchiha, adik dari Sasuke Uchiha kan ?"

"hn, kau kenal kakak ku?" Matsuri mengalihkan pandangannya pada sai, dan malah balik tanya

"yaa tentu, aku satu sekolah dengannya waktu SMP, aku juga kan pernah kerumah mu," jawab Sai dengan senyum manis tapi aneh diwajahnya

"oh, mungkin aku lupa? Siapa nama kalian?" tanya Matsuri sambil bolak-balik menatap Gaara dan Sai bergantian

"namaku Shimura Sai, panggil saja aku Sai !" jawab Sai masih dengan senyumannya

"dan kau?" kini pandangan Matsuri menuju Gaara

"Gaara, Rei Gaara." jawabnya

Raut muka Matsuri berubah, "hemm aku Uchiha Matsuri, panggil aku Matsuri. Salam kenal, senang bisa berkenalan dengan kalian.." ujar Matsuri riang dengan semum manisnya yang merekah

Senyum yang mampu membuat hati seseorang mencelos

"ah, kalo aku Yukata, salam kenal. Gaara-san, Sai-san," tiba tiba Yukata ikut nimbrung pembicaraan.

Tak lama seorang guru memasuki kelas, wanita berambut hitam pendek yang bernama Anko Mitarashi. Masuk sambil membawa daftar absen.

Satu persatu nama-nama murid baru itu disebut oleh wali kelasnya.

(^/_\^) (='_'= ) ( ^::^)

Sudah lewat beberapa jam sejak kelas dimasuki oleh wali kelas masing-masing. Kini bel sudah berbunyi tanda bahwa jam istirahat, murid-murid pun berhamburan menuju kantin, perpustakaan atau taman sekolah. Tak banyak masih ada yang didalam kelas..

"emm aku ingin kekelas sebelah dulu ya," ujar Sai pada Gaara, nampaknya dia ingin mencari Ino dikelas sebelah

"hm.." jawab Gaara

Sai pun berlalu dan menghilang dibalikk pintu

Matsuri menoleh kebelakang ke arah Gaara, "Gaara.."

"hm," sahut Gaara menatap Matsuri

"ke kantin yuk ! Yukata-chan sepertinya ada urusan lain, kau mau antarkan aku?" tanya Matsuri

"hm, tentu." Gaara pun beranjak dari kursinya..

Matsuri nampak senang dalam hatinya, walaupun Gaara sedingin kakaknya Sasuke tapi dia baik hati juga hehe

Setelah keluar dari kelas Matsuri kaget saat melihat Sasuke tak jauh berdiri dihadapannya..

"nii-chan !" seru Matsuri menghampiri Sasuke sambil menarik tangan Gaara

Gaara mengernyit ditarik seperti itu oleh Matsuri, tapi dia diam saja dan membiarkan dia ditarik menuju Sasuke

"Sasuke-nii aku sudah punya teman dikelas ku, aku rasa aku bisa berteman baik dengan mereka," ujar Matsuri dengan riang, lalu dia melirik ke Gaara

"dan ini Gaara teman ku, Gaara ini aniki ku Uchiha Sasuke !" Matsuri memperkenalkan Gaara pada Sasuke dan sebaliknya

Matsuri tak sadar rupanya sejak tadi pandangan Gaara dan Sasuke sudah main adu deathglare, Sasuke tampak menyeramkan tapi Gaara masih tetap tenang

"hoi teme !" seruan tak asing lagi dari Naruto untuk Sasuke

Naruto menghapiri Sasuke yang masih adu pandang dengan Gaara "oh ada Gaara juga rupanya," Naruto jadi bergidik ngeri saat melihat dua sahabatnya sedang beraura kelam..

Naruto alihkan pandanganya pada gadis berambut coklat "ah ada Matsuri-chan, sudah lama aku tak melihatmu, makin manis aja hehehe.." ujar Naruto dengan cengirannya khasnya.

Sekarang Sasuke mendelik tajam ke Naruto

Matsuri memang sudah sangat mengenal Naruto dan beberapa teman Sasuke yang lain, karena sering datang juga kerumah Sasuke. Terutama Naruto yang merupakan sahabat Sasuke sejak SD.

"ah apa sih kau Teme, jangan sok protektif deh.." sadar Naruto ditatap seperti itu dengan Sasuke

"ah jadi Naruto, kau juga sudah kenal dengan Gaara ya?" tanya Matsuri

"yaa iyalah Matsuri-chan, dia kan teman SMP kita, ya kan Sasuke?" jawab naruto sambil merangkul bahu sasuke- sok akrab

"oh begitu, wah bagus kalau begitu, yasudah nii-chan aku mau ke kekantin dulu, Ni-chan mau ikut?" ajak Matsuri

"tidak, aku ada urusan," jawab Sasuke datar, rupanya dia memang sudah janji dengan Sakura—pacarnya

"hemm yasudah ya, sampai nanti.." ujar Matsuri pada Sasuke sambil menarik tangan Gaara pergi dari hadapan Sasuke

"Tck.." Sasuke mendecak tak suka

"hoi teme, kau kenapa? Masih saja sinis dengan Gaara?" tanya Naruto

Sasuke hanya diam tak menjawab dan berlalu meninggalkan Naruto sendirian..

"huh kau ini teme ! menyebalkan !" serunya pada Sasuke yang sudah menjauh

(^/_\^) (='_'= ) ( ^::^)

Gaara dan Matsuri memasuki kantin, kantin yang besar dengan beberapa meja dan kursi, ada meja yang untuk 4 orang ada juga yang untuk 6 atau lebih..

Matsuti dan Gaara memilih duduk di sudut ruangan dekat jendela dengan meja berkursi 4.

Matsuri duduk berhadapan dengan Gaara "Gaara, kau mau pesan apa?" tanya Matsuri

"aku jus alpukat saja," jawabnya datar

"hemm.. kalau begitu aku pesan ramen dan lemon tea saja deh.." ujar Matsuri seraya bangkit dari kursi untuk memesan makanan.

"biar aku saja yang memesan." Gaara pun bangkit dari kursinya, membuat Matsuri duduk kembali

Matsuri jadi merasa tak enak, "hemm arigatou.."

"hm," Gaara pun berjalan menuju meja tempat pemesanan makanan..

Setelah beberapa lama, Gaara kembali dengan sebuah nampan ditangannya yang berisi makanan yang dipesan.

Gaara duduk dikursinya, lalu menaruh mangkuk ramen dihadapan Matsuri, dan menaruh jus alpukat miliknya dihadapannya

"wah aku jadi merepotkan ya, Gaara?" Matsuri meraih segelas lemon tea , dan meletakan disebelah mangkuk ramennya

"tidak," Gaara pun mulai meminum jus alpukat yang dia pesan

"kau tidak makan?" tanya Matsuri

"aku tidak lapar, kau makan saja" jawabnya dengan sedikit mengangkat sudut bibirnya

Dikantin nampak begitu ramai, Matsuri sendiri merasa canggung makan ramen sambil diperhatikan oleh Gaara.. 'Gaara irit sekali bicaya jadi makin canggung saja suasanya,' pikir Matsuri.

Sebenarnya bukan itu saja yang membuat Matsuri merasa gak nyaman, sedari tadi Matsuri menyadari beberapa pasang mata yang menatapnya tak suka. Entah makudnya apa? Dia sendiri tak tahu..

"suri-chan..!"

Seruan yang tak asing lagi bagi Matsuri, ia pun langsung menoleh kesumber suara "Itachi-nii?" ujar Matsuri

"wah kau sudah langsung akrab rupanya dengan temanmu?" ujar Itachi sambil duduk dibelah Matsuri dan mengacak sedikit pucuk kepala Matsuri..

Itachi tak sendiri ada dua temannya, yang satu lelaki berambut kuning diikat satu yang benama Deidara. Dan satunya lelaki berwajah baby face dengan rambut merah darah yang bernama Sasori.

Sasori duduk disebelah Gaara, dan Deidara menarik satu bangku dari meja lain dan ikut duduk desebelah Sasori.

"ah iya, nii-chan ini teman baru ku, namanya Rei Gaara," Matsuri memperkenalkan Gaara

"hn, Uchiha Itachi. Aku kakak dari matsuri." Itachi mengulurkan tangan pada Gaara

Gaara pun menjabat tangan Itachi "hm, Gaara." ujarnya

"oh jadi ini yang namanya Matsuri? Wah kau manis sekali unn.." ujar Deidara sambil mengulurkan tangannya

"heh.. jangan menggoda adik ku !" Itachi menyentak tangan Deidara

"apa sih? Aku hanya ingin kenalan, kau ini dasar brother compleks !" Deidara mengendus kesal sambil memegang tangannya yang disentak Itachi

"hihi.." Matsuri terkikik geli dengan kelakuan kakaknya "Itachi-nii jangan seperti itu," ia pun mengulurkan tangannya pada Deidara "aku Matsuri, salam kenal.." ujarnya sambil tersenyum

"ah, aku Deidara unn.." Deidara meraih tangan Matsuri, "wah kau memang berbeda dengan sifat kakak mu ini ya hahaha.."

"Tsk !" Itachi kembali menyentak tangan Deidara yang enggan melepas tangan Matsuri

"huh dasar unn.." Deidara mendengus

"hey kau tak berani berkenalan dengannya ya, gara-gara kakaknya ini unn?" tanya Deidara sambil menyikut lengan Sasori

Sasori tersentak, lalu mendelik tajam ke Deidara.

"hem aku Sasori !" ujarnya

"huh.. bahkan kau tak berani berjabat tangan dengannya Sasori-danna ! payah unn," deidara meledek Sasori yang memperkenalkan diri tanpa berjabat tangan pada Matsuri

DUAKH

Sebuah jitakan pun mendarat tepat dipucuk kuning Deidara "berhenti berkata bodoh !" ujar Sasori ketus

"ittaaiii kau kasar sekali unn~" Deidara meringis sambil memegang kepalanya yang sudah benjol

"hn, mana Sasuke? Kau tak bersamanya Suri-chan.." tanya Itachi berpaling dari 2 sahabatnya yang bertingkah konyol—menurutnya

"katanya dia ada urusan," jawab Matsuri

"oh jadi si pantat ayam yang dingin itu juga masuk sekolah ini ya unn ?" tanya Deidara

"siapa yang pantat ayam? Sasuke-nii ?" tanya Matsuri bingung dengan panggilan untuk kakaknya itu

"ya siapa lagi unn?" ujar Deidara, dan sukses mendapat jitakan kedua dari Matsuri

"Sasuke-nii tidak seperti itu !" ujarnya kesal

"huh gadis manis tak boleh berbuat kasar kan unn?" ringis Deidara

(^/_\^) (='_'= ) ( ^::^)

Angin berhembus menerpa dua insan yang sedang berdiri di atap sekolah, helayan merah muda berkibar tertiup angin..

Disebelahnya nampak sosok pemuda berambut raven yang sedang menikmati angin dan sinar matahari yang menerpa wajahnya

"Sasuke-kun.." suara lembut itu memecah keheningan

Sasuke menolahkan kepalanya kekanan, menatap sang kekasih merah mudanya "hn ?"

"ada yang kau fikirkan ?" tanya gadis merah muda itu

Sasuke tak langsung menjawab, dia tatap lekat emerald si gadis, "Gaara, dia disini !" ujarnya kemuadian

Sakura—si gadis merah muda sedikit terbelalak, tapi ekspresinya langsung kembali normal. "memangnya kenapa ?" tanyanya, padahal dia tau sekali maksud Sasuke seperti apa.

"kenapa? Aku tak suka !" jawab Sasuke ketus

Sakura terkekeh melihat ekspresi Sasuke, "hihihi kau masih memikirkannya, hemm?"

"..." sasuke bergeming

"lagi pula dia tak sekelas dengan kita kan?" ujar kembali Sakura, sambil memalingkan wajahnya ke arah lain

"hn, tapi dia sekelas dengan Matsuri" ujar Sasuke datar

Sakura langsung menatap Sasuke kembali "ah, Gaara dikelas 1-B?" tanyanya sedikit tak percaya

"hn," jawab Sasuke

Sakura meraih kedua tangan Sasuke "kau tak usah khawatir Sasuke-kun !" Sakura tersenyum simpul

"aku tak suka melihat dia dekat dengan Matsuri." dengus Sasuke

"huh dasar brother compleks !" Sakura terkikik lagi, 'mengapa pacarnya ini begitu protektif terhadap adiknya?' pikirnya.

OoooTBCoooO

***sebenarnya apa yang membuat sasuke begitu membenci gaara?

Apa yang terjadi dimasa lalu antara sasuke dan gaara?

Dan bagaimana kedekatan matsuri dengan gaara?

Ada yang penasaran chapter selanjutnya?

Kritik dan saran..?

Silahkan tinggalkan jejak minna !

REVIEW PLEASE ...

Arigatou ;)

Post by: Narufhia Sakura-chan

11