Title: Me, You, and Them
Author: Zahee
Main cast: Byun Baekhyun, Park Chanyeol
Other cast: Kim Jongin a.k.a Kai, Do Kyungsoo, Lu han, Oh Sehun
A/N: Fanfic ini murni hasil karya saya. Saya minta maaf jika ada kesamaan cerita/alur, judul atau apapun. Tolong jangan bash. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam ff ini
Warning: Yaoi, typo bertebaran, kata-kata acak-acakan, cerita abal, don't like don't read
.
.
.
"YAH! KEMARI KAU!" kata orang itu sambil sedikit berteriak.
"mati aku" gumam Baekhyun.
Baekhyun memutar balik badannya untuk berjalan ke arah yang lain dengan mengabaikan orang yang berteriak dan pura-pura tidak tahu walaupun dalam hatinya ia terus-terusan berdoa supaya orang itu tidak menyadari dirinya.
Setelah berjalan beberapa langkah, Baekhyun berhenti untuk melihat apakah orang itu masih ada atau tidak. Namun, ia bahkan ketakutan untuk melihat ke belakang. Ia menelan ludahnya kasar dan jantungnya terasa berdetak lebih kencang. Namun, belum sempat ia melihat ke belakang, ia merasakan ada sebuah tangan yang menepuk pundaknya agak keras.
"Yah," orang itu menepuk pundak Baekhyun dan membuat Baekhyun berteriak kaget.
"GYAAAAAAAAA," Baekhyun berteriak dengan suara nyaringnya membuat pejalan kaki melihat ke arah mereka. Orang yang menepuk pundak Baekhyun tadi juga menutup telinganya karena suara nyaring Baekhyun.
"Yah! Kau gila ya? Mengapa teriak!?" ucap orang itu dengan suara yang ngebass dan kedua tangannya yang masih menutup telinganya.
Baekhyun memutar badannya untuk melihat orang yang menepuk pundaknya tadi. Orang itu lebih tinggi dari Baekhyun sehingga Baekhyun harus mendongak ke atas agar bisa melihat wajahnya.
"P-park Chanyeol," Ucap Baekhyun agak terbata-bata sedangkan namja tinggi di depan Baekhyun yang bernama Park Chanyeol hanya menatap Baekhyun dengan tatapan (menurut Baekhyun) seperti akan membunuhnya. Baekhyun sampai merinding, ingin sekali kabur dari tempat itu sebelum ia kehilangan nyawanya.
"Siapa namamu?" tanya Chanyeol dingin, masih dengan tatapan yang sama.
"B-baekhyun," jawab Baekhyun yang tiba-tiba menyesal telah memberi tahu nama aslinya. Pikirannya melayang kemana-mana tentang Chanyeol yang akan memangsanya, mempermalukannya, membullynya, atau melakukan hal-hal buruk pada dirinya.
Memang pikiran Baekhyun terlalu berlebihan, tapi itulah yang Baekhyun rasakan, ketakutan. Baekhyun hanya menunduk, tidak mau melihat ke arah namja tinggi tersebut. Kedua tangannya sudah mengepal dengan kuat, berjaga-jaga untuk menyelamatkan dirinya kalau Chanyeol menyerangnya tiba-tiba. Untung saja Baekhyun pernah belajar bela diri Hapkido.
Mengapa baekhyun setakut ini?
Tentu saja karena seorang Park Chanyeol, namja yang sekarang ada dihadapannya, bukanlah termasuk kategori anak baik-baik di sekolahnya. Ia terkenal sangat kuat, yang juga ketua geng yang berisi anak-anak nakal, bisa dibilang ia berandal sekolah.
Anggota geng tersebut memang hanya 3, yang terdiri dari Chanyeol, Tao, dan Jongdae a.k.a Chen. Tao adalah namja bermata panda yang jago wushu, ia bisa membuat lawannya langsung k.o ketika berkelahi. Beda dengan Chen yang dari luar tampangnya seperti anak baik biasa namun sebenarnya ia jago memprovokasi, mempengaruhi, dan mengancam orang. Walaupun ia yang paling sering tersenyum diantara trio anak nakal itu, ia selalu berbicara frontal dan blak-blakan dengan kata-kata yang menyebalkan. Anggota terakhir adalah Chanyeol, yang juga ketua dari geng ini. Ia memang yang paling kuat dan suka seenaknya. Ia juga yang paling tinggi dan punya banyak fans perempuan karena perlu diakui juga bahwa ia tampan. Ketiga orang tersebut memang sering membolos dan membuat onar. Mereka bertiga bisa dibilang golongan orang kaya, terutama Chanyeol. Ia bisa mendapatkan apa saja yang ia mau termasuk menghancurkan sekolah. Jangan ditanya caranya karena ia dapat melakukannya dengan berbagai cara. Orang yang melakukan hal buruk pada Chanyeol akan mendapat yang membuat semua orang ketakutan.
"Yeol! Kenapa masih di sini? Gimana sih, katanya sebentar? Kita udah nunggu lama nih!" ujar seseorang yang baru saja datang bersama 1 temannya. Mereka berdiri di belakang Chanyeol sehingga Baekhyun dapat melihat wajah mereka berdua namun mereka tidak dapat melihat Baekhyun karena tertutup oleh badan Chanyeol. Orang yang mengatakan itu siapa lagi kalau bukan Kim Jongdae a.k.a Chen yang berbicara dengan nada menyebalkan.
Chanyeol hanya memutar bola matanya malas karena kedatangan Chen. Ia sudah biasa dengan omelan Chen yang menyebalkan itu. Chanyeol membalikkan badannya untuk melihat kedua temannya. Chen menyilangkan kedua tangannya sambil melihat Chanyeol dengan tatapan yang menyebalkan sedangkan Tao sibuk dengan handphonenya.
Saat itu Baekhyun berfikir, "Bagus, dia tidak melihat, ini kesempatan untuk kabur."
Baekhyun berencana untuk kabur dari Chanyeol. Namun sayangnya, rencananya untuk kabur itu hancur seketika ketika ia mulai berjalan untuk pergi dari tempat itu.
"Eh? Itu siapa, Yeol?" Kata Chen sambil.
Baekhyun langsung membatu.
"Sial." Gumam Baekhyun.
Baekhyun tidak bisa kabur lagi. Ini semua gara-gara Chen yang melihat gerakan seseorang di balik tubuh Chanyeol ketika Baekhyun mulai berjalan.
Chanyeol membalikkan badannya untuk melihat ke arah Baekhyun lagi. Baekhyun menundukkan kepalanya karena ketakutan. Apalagi Baekhyun sedang di tengah kumpulan anak nakal.
"Itu pesuruhmu ya, Yeol?" sekali lagi Chen dengan blak-blakannya berkata.
'WHAT?'
Baekhyun hanya diam walaupun dalam hatinya ia tidak terima bahwa dia dibilang 'pesuruh'. Harga dirinya memang tinggi, walaupun ia lebih sayang dengan nyawanya daripada harga dirinya. Ia terpaksa diam dan menahan emosinya.
"Kalau saja mereka bukan berandal sekolah sudah kuhajar mereka," ucap Baekhyun dalam hati yang dipenuhi dengan amarah.
Chanyeol menyeringai karena ucapa Chen tadi.
"Ide bagus, kalau begitu mulai sekarang kau adalah pesuruhku." Ucap Chanyeol dengan evil smirknya.
"MWO!?" teriak Baekhyun kaget. Ia langsung menutup mulutnya ketika ia menyadari bahwa ia tengah berteriak kepada seorang Park Chanyeol.
"Kenapa? Tidak suka?" tanya Chanyeol dengan dingin.
"A-ani-"
"Kalau tidak suka, kau boleh memilih. Kau lebih sayang nyawamu atau-"
"Ani! Aku tidak masalah kok!" Baekhyun memotong kata-kata Chanyeol dan membuat Chanyeol menyeringai penuh kemenangan.
Sekali lagi, harga diri Baekhyun hancur. Tapi itu masih lebih baik daripada ia harus kehilangan nyawanya.
"Pinjam ponselmu," kata Chanyeol .
"E-eh, iya," jawab Baekhyun. Ia mengeluarkan ponselnya dari saku dan langsung di sambar oleh Chanyeol.
Entah apa yang Chanyeol lakukan, Baekhyun hanya memperhatikan ponselnya yang sedang diutak-atik oleh Chanyeol. Ia takut Chanyeol akan melakukan sesuatu yang buruk pada dirinya maupun ponselnya.
"Ini," ucap Chanyeol sambil mengembalikan ponsel Baekhyun, "Pokoknya, mulai dari sekarang kau harus menuruti kemauanku, itu balasan perlakuanmu tadi."
Setelah mengucapkan kata-kata tersebut, Chanyeol dan temannya pergi meninggalkan Baekhyun sendirian di tempat itu. Baekhyun hanya melongo tidak percaya dengan apa yang telah terjadi pada dirinya saat itu.
.
.
.
Baekhyun masih tidak percaya dengan apa yang sudah terjadi pada dirinya sehingga pagi itu Baaekhyun berangkat sekolah dengan kondisinya yang agak buruk. Badannya lemas, rambutnya acak-acakan dan matanya agak bengkak. Itu semua disebabkan karena kurang tidur dan menangis semalaman. Rasanya ingin sekali bolos sekolah, tapi orangtua Baekhyun memaksa supaya Baekhyun tetap pergi sekolah.
Baekhyun masuk ke kelas dan langsung duduk di kursi paling belakang. Pikirannya terasa penuh sekarang. Rasanya ingin mati saja.
"Pagi Baek," ujar Luhan yang baru saja memasuki kelasnya diikuti dengan Kyungsoo. Mereka berdua menghampiri Baekhyun yang sekarang sedang menundukan kepalanya diatas meja dan tidur.
"Ah, pagi Luhan, Kyungsoo." Jawab Baekhyun sambil melihat ke arah kedua sahabatnya.
"Astaga Baek! Kau kenapa?" tanya Luhan dengan khawatir.
"Hanya kurang tidur saja," jawab Baekhyun sambil mengucek kedua matanya.
"Baek, kalau ada masalah ceritakan pada kami," ucap Kyungsoo diikuti dengan anggukan Baekhyun.
"Aku tidak apa-apa, hanya ngantuk saja." Kata Baekhyun sambil menguap dan melanjutkan kegiatan tidurnya lagi sampai pelajaran dimulai.
.
.
.
Jam pelajaran sudah selesai, sekarang adalah waktunya untuk istirahat. Ketiga sahabat tersebut (plus pacarnya) pergi ke kantin untuk makan bersama. Seperti biasa posisinya adalah Luhan di sebelah Sehun, Kyungsoo di sebelah Kai, dan Baekhyun akan duduk entah di sebelah Luhan atau Kyungsoo. Mereka berlima duduk di satu meja sambil mengobrol dan makan namun Baekhyun tidak tertarik untuk ikut obrolan karena ia kelelahan.
"Ahh, ngantuk sekali," kata Baekhyun sambil menguap.
"Kurang tidur?" tanya Sehun dan dibalas dengan anggukan Baekhyun.
"Kau ada masalah Baek?" tanya Luhan
"Ani," jawab Baekhyun singkat.
"Apa kau baik-baik saja?" taya Kyungsoo.
"Tidak apa-apa Kyung, aku baik-baik saja," jawab Baekhyun sambil sedikit tersenyum.
"Paling juga kesepian, terus kebanyakan makan dan main game sampai larut malam jadi kurang tidur," tambah Kai dengan tidak sopannya di tambah dengan pukulah Kyungsoo di tangan Kai.
Kai memang sangat menyebalkan, ia tidak pernah menghibur Baekhyun melainkan terus-terusan mengejeknya. Biasanya Baekhyun akan berteriak dan memukul Kai sedangkan yang diteriaki hanya tertawa terbahak-bahak lalu Kyungsoo akan melerai mereka berdua, Luhan menenangkan Baekhyun dan Kyungsoo menasehati Kai melainkan Sehun hanya diam dan memperhatikan semuanya. Namun saat ini Baekhyun sedang lelah sehingga ia hanya diam. Teman-temannya bingung karena tidak biasanya Baekhyun diam.
Drrtt drrtt
Handphone Baekhyun bergetar di dalam sakunya menandakan ada panggilan masuk. Ia mengambil handphonenya untuk melihat siapa yang menelpon.
Baekhyun membatu ketika melihat nama yang terlihat di layar handphonenya 'Park Chanyeol'. Padahal Baekhyun sudah hampir lupa dengan kenyataan bahwa ia telah menjadi 'pesuruh' Park Chanyeol. Baekhyun sangat ingin membuang handphonenya sekarang, namun kalau panggilan ini tidak dijawab, dia bisa dibunuh Chanyeol.
Akhirnya ia mengangkatnya dengan sangat berat hati.
"Yeoboseyo?"
"Yah, cepat belikan 3 kaleng cola dingin"
"Eh?"
"Aku tahu kau sedang di kantin, jadi cepatlah."
"Tapi uangku.."
"Itu masalah mudah, pakai saja punyamu dulu atau pinjam punya orang lain. Nanti akan kuganti."
"A-ah ne.."
"Cepat! Aku sudah haus."
Panggilan itu langsung diputus saat orang yang menelpon itu selesai bicara. Baekhyun menatap layar ponselnya dan menyerngit, 'bagaimana ada kontak Park Chanyeol di ponselnya?'
"Kenapa Baek? Siapa yang menelpon?" tanya Kyungsoo.
"Bukan siapa-siapa. Oh iya aku ada urusan, aku pergi duluan," kata Baekhyun sambil bangkit dari tempat duduknya dan meambaikan tangan kepada 2 sahabatnya.
"Ahhh, kenapa aku harus melakukan ini?" gumam Baekhyun.
TBC
.
.
.
Okeee, akhirnya selesai juga chapter 2 nya.
Belakangan ini otakku memang lagi mentok jadi updetnya agak lama.
Gimana chapter 2 nya? Bagus tidakkk?
Buat yang pada bilang katanya chapter 1 kependekan, itu karena baru permulaan. Ini chapter 2 nya lebih panjang kok
Btw, terima kasih banyak buat yang udah ngereview di ff ini. Awalnya aku juga nggak nyangka ff kyk begini bakal banyak yang suka. Saya jadi terharu ; ;
Saya berterima kasih atas semua orang yang bersedia meluangkan waktu untuk membaca ff ini
Review sangat diterima, Asal jangan bash
Saya sangat menghargai orang-orang yang me-review/follow/favorite ff ini.
Thank You 3
.
.
.
Park Baekyeol: Iyaaa, ini lanjutannya buat kamu :) thx udh review
Sunshunee: Waahhh iya nihh maap deh, ini chap 2 udh lebih panjang. Iya Baekhyun emg dpt masalah nih, Chanyeol juga tipenya badboi gituu. Mereka memang jahat, suka manas-manasin baekki. Updetannya udah ada nihh, thx ya udh review. Lop yu tu 3
novachokyuhyun: wah iya ya? Aku nggak tau juga sih. Soalnya bingung mau nimpuk Chanyeol pake apa. klo pake batu mati dong? #abaikan. Wah kita memang senasib ;; #jones. Ini lanjutannya, thx udh review
DahsyatNyaff: Yapp, ini next chapnya buat kamu chingu :) thx udh review
Tabifangirl: Sip sip sip, ini next chapnya /angkat banner Chanbaek/ #gkmaukalah. Btw thx udh review ^^
byvn88: Baekhyun emg miris ;; Baekkie juga maunya punya pacar tp sayang gaada yg mau sama dia /digampar baek/ yap, yg ketemu Baekhyun adalah Chanyeol. thx udh review ^^
Hwang Yumi: Iya nih, baekki kesian. Iya di sini Chanyeol badboi gituu, hmm mungkin kalo Baekhyun /lirik baek/ gatau juga dehh. Ini lanjutannya~ Thx udh review ^^
Maple fujoshi2309: Iya nih -_- mereka suka manas-manasin baek. Hahaha iya tuhh. Yap itu Chanyeol. Ini dia next chapnya buat kamu J makasih banyakk, thx udh menunggu dan mereview^^
Chanbaekssi: AAA makasihh 3 ini udh ada chap barunya. Nggak kepo lagi kann? Hmm gtau juga deh. Kamu maunya sampe brp? Salam kenal jugaa J iyaa makasih, thx udh review ^^
Park hyun in: Iyaa ini lanjutannya, semoga seru yaa. Makasihh banyak, thx udh review ^^
N-Yera48: yap, MENYEBALKAANNN! Hahahaha. Iyaa, perubahan yang besar nih :) Ini chap barunyaa, semoga suka thx udh review ^^
Ririn Cross: Hahaha, iya itu Chanyeol yang kena. Iya nih Baekki siihh. Okee, ini lanjutannya buat kamu, thx udh review ^^
ParkShella: wahh kita sama /tos/ hehehe. Yep, itu Chanyeol. Maaf yaa soalnya baru permulaan semoga kamu suka chap yg satu ini soalnya udh lebih panjang. Iyaa ini lanjutannya, thx udh review^^
dandelionleon: Iyaa ini lanjutannya buat kamu semoga kamu suka, hehehe iyaa. Maaf ya kalo kurang panjang :( oke-oke akan diusahakann. Makasihh, thx udh review^^
meliarisky: Okee, ini lanjutannya buat kamu. Makasih banyak 3 iya itu Chanyeol~ kalo cara ngepost di ffn udh aku kasih tau di pm, okay? :D Thx udh review ^^
Parkbyunnie: Ini diaa lanjutannyaa, udah nggak penasaran lagi kan? Thx udh review ^^
Keichannie: Iyaa nihh, Baekhyun menanggung akibatnya. Yup mereka emg kurang ajar. Lebih tepatnya yang item satu itu, suka bgt manas-manasin baek hahaha /digampar kai/ Thx udh review ^^
BabyWolf Jonginnie'Kim: Okee, ini lanjutannya. Thx udh review ^^
Myhunhanbaby: iyaa, ini lanjutannyaa, Thx udh review ^^
KT CB: Lucuan mana sama authornya? /digampar/ yapp semoga kamu suka yang satu ini, ini lanjutannya, Thx udh review ^^
indahwidya31: Hehehe, iyaa ini sudah lebih panjang, semoga kamu suka, makasihh, Thx udh review^^
parklili: iya ini lanjutannya, Thx udh review ^^
Special bubble: hahaha iya nih, itu chanyeol, mereka emg satu sekolah :) film apaan nihh? Thx udh review ^^
Guest: Iya itu Chanyeol dan dia seorang badboi hahaha. Ini nextnya buat kamu, Thx udh review ^^
nam mingyu: makasih kalo kamu suka, hehehe manisan mana sama authornyaa? /digampar/ jangan senyum2 sendiri dongg, senyum ke author ajaah #abaikan. #authorlagierror. hehe btw makasih, Thx udh review ^^
M: makasihh, ini lanjutannya buat kamu. Wah kalo update kilat susah, bisanya klo secepet siput /digampar/ iya akan diusahakan, Thx udh review ^^
L.A: thank youu, iya itu Chanyeol :) Thx udh review ^^
Park Hye Rinzz: iya ini lanjutannyaa. Yep, itu Chanyeol. Baekhyun mau diapain jawabannya ada di chap ini, Thx udh review ^^
Rakan: makasihh ya ini lanjutannya. Thx udh review ^^
.
.
Makasih buat yang udh review, kalo ada yang belum disebut atau namanya salah bisa komplain di bawah ini. Thank you ^^
