"Apa kau tidak penasaran? Karena kita berdua belum bisa melakukan seks dengan wanita, bagaimana kalau kita lakukan berdua?"
"Heh, kedengarannya menarik" jawab Sasuke
"Benarkan? Baiklah, sudah diputuskan besok malam kita lakukan di kamarku. Sebelum itu kita harus mempelajari caranya dulu. Kau setuju?
"Hn, terserah kau saja."
.
.
.
Naruto © Masashi Kishimoto
Teen Curiosity ® Hikari Kireina
Uzumaki Naruto & Uchiha Sasuke
BoyXBoy
Yaoi
Don't Like Don't Read
.
.
.
Happy Reading
.
.
'Besok malam. Besok malam.' Kata-kata itu terus terngiang dipikiran Naruto. Ah, sial. Bagaimana ini, dia benar-benar tidak sabar. Terus bergulat dengan pikirannya hingga akhirnya Naruto menyerah karena lelah dan memutuskan untuk 'belajar' saja.
Kalian tentu tahu maksudnya bukan? Belajar yang dimaksud Naruto?. Tentu saja tentang hal itu. Naruto bukannya tidak tahu bagaimana cara melakukan seks, begini-begini dia pernah menonton porn movie. Naruto membanggakan diri. Meskipun waktu itu demi untuk menonton itu dia harus meneraktir Chouji makan siang selama seminggu. Yah tidak apa-apalah, meski waktu itu dia benar-benar harus rela menahan lapar selama seminggu setidaknya dia ada pengetahuan lebih dibandingkan Sasu-teme, membayangkannya saja membuat Naruto bangga.
Baiklah, kita kembali ke acara belajar Naruto. Naruto berpikir keras bagaimana dia akan belajar, dia bingung harus memulai dari mana.
Tinggg... tiba-tiba bola lampu 10 watt menyala menandakan Naruto tau apa yang harus dilakukannya. Bertanya pada Kakashi-sensei. Yup, itu adalah ide brilian pikir Naruto. Kakashi-sensei merupakan guru les privat Naruto yang tingkat kemesuman-nya tidak diragukan lagi, lihat saja dia selalu membawa buku –yang kalian tahu apa –ditangan nya setiap dia mengajar privat Naruto bahkan kekamar kecilpun dia tidak melepaskannya. Omg. Setelah mendapat ide brilian itu, Narutopun bersiap untuk menemui gurunya tersebut.
.
.
Lain dengan Naruto, lain lagi Sasuke. Setelah kepulangan Naruto tadi sore bungsu Uchiha ini terus mondar mandir tidak jelas dikamarnya. OK. Dia cukup mengakui kalau dia menyesal menyetujui rencana bodoh Naruto tadi siang. Well, dia memang penasaran. Dia akui itu, tapi kan tidak begini juga. Naruto itu laki-laki, dan dia juga laki-laki. Demi tuhan, Dia benar LAKI-LAKI. Setahu Sasuke seks itu dilakukan oleh pria dan wanita. Karena mereka berdua adalah laki-laki, jadi siapa yang akan jadi wanitanya? Kita garis bawahi WANITA. Ah, dia benar-benar pusing dibuatnya.
Tapi, tunggu. Daripada dibuat pusing oleh siapa yang akan mengambil peran wanitanya, lebih baik mencari referensi bagaimana cara melakukan seks sesama laki-laki. Benar, kali ini otak jeniusnya bahkan sudah memikirkan berbagai cara untuk mencari referensi tersebut.
Pertama. Bertanya pada Anikinya –Itachi Uchiha
Kedua. Cari buku yang menjelaskan tentang hal 'itu'
Ketiga. Internet
OK. Sekarang kita mulai dengan opsi yang pertama. Tapi tunggu dulu. Bertanya pada Itachi? Sepertinya Sasuke mulai memikirkan opsi ini. Benar juga, jika dia bertanya pada Itachi, bukannya dia mendapat jawaban yang dia mau tapi hanya akan dapat ejekan dari anikinya tersebut. ah, opsi pertama Bertanya pada Itachi coret.
Oke. Sekarang opsi kedua Cari buku yang menjelaskan tentang hal 'itu'. Seingat Sasuke diperpustakaan keluarga yang berada dilantai bawah tidak ada buku sejenis itu, dan itu artinya dia harus membelinya. No Way. Mau ditaruh dimana wajah Uchiha-nya yang terkenal seantero konoha membeli buku sejenis itu. Dia yakin besoknya dia pasti akan jadi breaking news dengan judul Anak kedua Fugaku Uchiha tertangkap basah sedang membeli buku 'Beep'. Tidak, tidak, tidak bisa.
Dan inilah dia hanya tersisa opsi terakhir yaitu Internet. Sepertinya hanya opsi inilah yang paling aman. Dan dengan menyiapkan pakaian perangnya 'huh?' beserta memakai kaca mata anti radiasinya Sasukepun mulai menyalakan Computer.
.
.
Kembali kepada Naruto yang sekarang sedang duduk manis di ruang tamu guru privatnya, Kakashi-sensei. Kakashi bener-benar terkejut salah satu murid yang diajarnya secara privat ini tiba-tiba menelpon dan mengatakan ingin menemuinya dengan alasan ada suatu hal yang tidak dia mengerti atau lebih tepatnya ingin dia pelajari.
Kakashi kembali ke ruang tamu dengan membawa minuman kaleng yang baru diambilnya dari kulkas dan disodorkannya salah satunya kepada Naruto. "Jadi, apa hal yang tidak kau mengerti yang kau katakan ditelpon tadi Naruto?." Tanya Kakashi pada Naruto sambil membukan minuman kaleng yang berada ditangannya.
"Aku tidak yakin sensei tahu mengenai hal ini. Tapi hanya Kakashi-sensei lah harapanku satu-satunya" Naruto menjawab pertanyaan Kakashi dengan mendrama-tisir suasana. "Tapi, Kakashi-sensei harus berjanji menjelaskannya padaku, ne." Sambung Naruto lagi.
"Baiklah. Baiklah. Aku janji." Kakashi membalas ucapan Naruto sambil memulai minum minuman kalengnya tadi.
"Aku ingin sensei mengajariku cara bercinta." Jawab Naruto mantab.
"Brrr.. uhuk..uhuk." Kakashi terbatuk dan tersedak minumannya. "Kau apa? Minta aku mengajarimu bagaimana caranya bercinta?" tanya Kakashi balik pada Naruto.
"Mmm.." jawab Naruto sambil mengangguk dan meminum minuman kalengnya dengan santai tidak menghiraukan Kakashi yang baru saja habis tersedak karena mendengarkan pertanyaannya.
"Demi Jashin-sama." Menghela nafas sebentar, Kakashipun melanjutkan ucapannya. "Kau datang pada orang yang tepat Naruto." Jawab Kakashi sambil menepuk-nepuk pundak Naruto. WTH? Guru macam apa coba yang akan mengajari 'hal' seperti itu pada muridnya. #TepokJidat.
"Jadi, Kakashi-sensei akan mengajariku? Yosh. Kita mulai sekarang saja sensei, aku tidak punya banyak waktu." Jawab Naruto dengan berapi-api mendengar ucapan senseinya tersebut.
"Ok. Sekarang kau lepaskan semua pakaianmu." Perintah Kakashi pada Naruto.
"Huh?" jawab Naruto bingung. Tentu saja dia bingung, niatnya kan hanya belajar kenapa Kakashi-sensei malah menyuruhnya melepaskan pakaiannya.
"Kenapa kau malah bengong Naruto, lepaskan pakaianmu. Dan aku akan mengajarimu." Jawab sang sensei.
"Err.. Sensei, sepertinya ada kesalahan disini. Aku hanya ingin sensei mengajari ku dalam artian memberikan penjelasan, bukan melakukan praktek." Jawab Naruto takut-takut melihat kearah senseinya, bisa gawat kalau dia menyinggung senseinya ini dan berakhir di-rape olehnya kan.
"Oh, hanya penjelasan bukan praktek?" tanya Kakashi dengan wajah kecewa.
'Fiuhh..' Naruto membuang nafas lega dan kemudian mengangguk sebagai jawaban, syukurlah senseinya ini mengerti dan hal yang ditakutkan Naruto tidak terjadi. Bagaimanapun meski dia ini juga laki-laki jika dibandingkan dengan senseinya yang lebih tua ini dalam hal tenaga dia pasti kalah.
"Yah, apa boleh buat. Padahal kalau diprakterkan langsung akan lebih enak. Ehm, maksudnya akan lebih mudah kau mengerti." Jawab Kakashi yang pada akhirnya hanya bisa menelah ludah pahit karena tidak sesuai dengan harapannya.
"Ehm, jadi begini Naruto" Kakashi pun memulai kuliahnya tentang bagaimana cara bercinta.
.
.
Sasuke yang belajar Bagaimana cara melakukan seks sesama pria lewat internet, dan Naruto yang juga belajar hal yang sama dengan Kakashi sebagai gurunya. Apa saja yang mereka pelajari? Bagaimanakah hasil pembelajaran mereka? Apakah mereka berdua telah siap? Dan pertanyaan terbesar kita adalah –
Siapakah Seme dan Uke nya? Narutokah? Atau Sasuke?
.
.
TBC
.
Akhirnya, terketik juga ini chapter. Maaf, kalau tidak sesuai yang diharapkan readers sekalian. Dan saya ada sedikit pertanyaan. Pertama, SasuNaru Independence day itu kapan, ya? Kedua NaruSasu Independence day? dan yang terakhir Fujoshi Independence day? wkwkwk, saya bener-bener merasa aneh bertanya hal beginian tapi sueerr. saya kan baru menulis jadi bener-bener gak tau apa-apa. yang tau boleh tulis di review ya. Akhir kata, mind to review?
With Love,
Hikari Kireina
