" Elf yang sedang anda cari itu ada di rumah ini dan dia baru saja tidur sekarang , dia benar-benar lelah sekali " Jawab Bruno
Bruno mengamati tamu yang datang itu . Tamu itu adalah seorang pria muda yang bertubuh tinggi kurus dan dia memakai jaket tebal berwarna coklat dengan bordiran logo singa di bagian dadanya dan celana jins berkantong banyak yang menutupi mata kakinya , dia juga memakai bucket hat berwarna khaki dengan sebuah tali strap di sekeliling topinya yang berguna untuk menyimpan peluru Shotgun yang berwarna merah dengan kuning di ujungnya dan di sekeliling ikat pinggangnya terdapat sepucuk pistol dan pisau komando yang mengeluarkan bau darah yang amis , sepatunya bootnya berwarna coklat dan jaketnya memiliki kerah yang dilapisi oleh bulu tebal , tangannya dilapisi oleh sarung tangan kulit tanpa jari berwarna coklat
Wajah dari tamu misterius itu memiliki beberapa bekas luka sayatan dan keningnya dibalut oleh perban yang memperlihatkan noda berwarna kuning tua pada keningnya dan rambut pirangnya terlihat mirip sekali dengan Lolita hanya saja rambut tamu itu terlihat lebih berantakan
" Ngomong-ngomong anda memiliki keperluan apa sampai mencari dia malam-malam begini ? " Tanya balik Bruno
" Aku telah berjanji kepadanya untuk kembali lagi dan untuk sekarang aku akan menepati janji itu lagi . Jika dia terlalu lelah untuk menemuiku maka aku akan tidur di dalam van itu sampai matahari terbit " Jawab tamu misterius itu
" Janji ? Jadi anda itu adalah ... " Kata Bruno yang sedang berpikir keras tentang sepotong informasi penting yang akan mengungkap identitas tamu misterius itu
" Yep , aku adalah Robert . Pemimpin dari pasukan pemberontakan Steel Elf yang berjuang melawan tirani dari para manusia pemilik modal yang kejam dan penguasa keji yang tidak memiliki hati nurani sama sekali " Tamu misterius itu lalu memperkenalkan dirinya
Bruno tiba-tiba terkejut karena dia tidak pernah mengharapkan kalau Robert akan datang ke rumahnya , dia sempat mengira kalau Robert telah meninggal dalam peperangan itu dan ternyata Robert bisa bertahan hidup dari peperangan itu
" Aku telah kirim surat ke dia sebelum pergi untuk menghabisi para manusia keparat yang telah menghancurkan desaku yang damai " Kata Robert
" Terkejut ya ? Kami para Steel Elf memang jauh lebih kuat dari Elf lain dan aku memang terlahir dengan kekuatan yang besar . Aku dengar adikku telah mendapatkan kekuatan yang hebat dari Noumenon Energy Core kan ? " Ledek Robert yang melihat Bruno yang masih terkejut
" Senang bisa melihatmu kembali juga tapi semua orang di rumah ini sedang beristirahat jadi aku minta maaf sekali kalau tidak bisa menyambutmu dengan baik " Kata Bruno
" Kau cukup sambut aku dengan kabar kalau adikku bisa hidup dengan tenang dan damai saja . Aku akan puas dengan itu " Kata Robert
Robert kemudian pergi meninggalkan rumah dan kembali lagi ke van miliknya , Bruno merasa curiga kalau mobil Van itu adalah mobil curian tapi rasa kantuknya telah mengalahkan kecurigaannya tentang mobil van itu ...
######
Jam 5 pagi
######
Robert yang tidur di bagian setir mobil van itu mulai bangun , dia mengucek-ucek matanya dan meregangkan tubuhnya yang terasa kaku setelah bangun tidur . Sementara itu Bruno dan Lolita masih tertidur pulas
Robert membuka pintu depan mobil Van-nya dan masuk kembali ke rumahnya Professor Rooney . Dia tidak melihat satu orang pun di bagian depan rumahnya dan dia kemudian berjalan ke dalam kamarnya Lolita , bersiap untuk memberikan kejutan untuk adiknya tersayang
Setelah sampai di dalam kamarnya Lolita , dia melihat Lolita masih tertidur dengan memeluk boneka beruang kesayangannya yang berwarna biru muda dan sebuah ide cemerlang muncul di kepalanya . Dia mencolek pelan bahunya Lolita secara terus menerus sampai tidurnya sedikit terganggu
" Iiih Bruno kamu itu apaan sih nyolek-nyolek aku terus " Gerutu Lolita yang berusaha menyingkirkan jari jahil yang terus mencolek bahunya
" Bangun sayang " Kata Robert perlahan
Lolita yang merasa kesal kemudian membuka matanya dan melirik ke arah pengganggu tidurnya , alih-alih melihat Bruno yang iseng ternyata dia malah melihat sosok yang sangat dia khawatirkan
" Aku sudah janji kalau aku akan kembali lagi dan aku menepatinya sekarang . Kamu kangen kan sama aku ? " Kata Robert yang menyambut hari barunya Lolita
" Kak Robert ?! " Lolita yang terkejut langsung bangun dari tempat tidurnya
" Sesuai janjiku , aku telah kembali " Lanjut Robert
Lolita melihat wajah Robert yang sedikit terlihat lelah dan dia mendadak khawatir dengan keadannya , kakaknya telah kembali tapi dia terlihat kurang sehat apalagi dengan keningnya yang diperban itu
" Kamu boleh kok tidur di kasur aku kak , kamu kelihatan capek " Kata Lolita
" Takpapa , aku sudah tidur di van tadi " Balas Robert yang duduk di samping Lolita
" Oh iya kak , aku sudah lama banget nungguin kamu dan aku ingin bilang sesuatu yang aku simpan sebelum kamu pergi kak " Kata Lolita
" Jujur aja kak , setelah melihat apa yang terjadi kamu , aku menyesal sekali telah bilang kalau aku benci kamu kak .. "
" Tolong maafin aku ya kak atas semua yang terjadi sebelumnya , aku gak mau kehilangan kakak lagi ... Aku beneran takut kalau kehilangan kamu lagi ... " Kata Lolita yang menggenggam erat tangannya Robert , matanya terlihat berkaca-kaca
" Aku sudah maafkan semuanya yang terjadi , ini tidak sepenuhnya salahmu juga " Kata Robert
" Err ... Anu ... Aku sempat mengiramu meninggal di dalam pertempuran itu ... Jadi maaf soal itu ya " Kata Bruno yang baru bangun
" Tentu saja tidak , para manusia keparat itu kesulitan untuk menembus barisan pertahanan kami yang didukung oleh penduduk kota Shirewood " Kata Robert
" Shirewood ? " Kata Bruno yang kebingungan
" Shirewood adalah kota kecil terdekat yang menjadi basis pertahanan pasukan pemberontak dan aku beserta teman-temanku bisa menghajar balik para manusia keparat yang menginginkan harta yang tersembunyi di balik desaku , setidaknya sampai si Marcus bajingan itu membelot " Robert menjelaskan tentang kota Shirewood
" Teman-temanku yang selamat bagaimana nasibnya ? Apa ada selamat sepertimu juga kak ? " Tanya Lolita
" Semuanya telah gugur satu persatu kecuali aku , beberapa dari mereka ada yang menderita sakit dan ada juga yang tewas diterjang peluru musuh tapi kejadian terburuknya itu ketika si anak jendral sialan itu membelot dan menghabisi Terry dengan cara yang mengerikan " Jawab Robert
" Ya ampun kak " Komentar Lolita
" Marcus inginkan cetak biru dari Noumenon Energy Core yang telah dikembangkan di kota Eruditio setelah dia melihat Terry baru saja menyelesaikan eksperimennya , dia tahu kalau Noumenon Energy Core itu membuat penggunanya menjadi lebih kuat dan dia menyekap Terry di sebuah hutan yang terletak di pinggiran kota " Kata Robert
" Aku hanya bisa menemukan dia digorok oleh Marcus yang tidak puas dengan hasil pencariannya , lehernya yang menganga dibanjiri oleh darah yang mengucur deras . Aku tidak bisa melupakan kejadian itu sama sekali " Lanjut Robert
" Astaga kak ! Dia kok bisa sejahat itu sih padahal dia kan teman kamu , bahkan dulu kamu sering numpang di rumahnya kan kak " Kata Lolita yang ngeri dengan cerita Robert
" Aku tak akan mengerti dengan perubahan ekstrim yang terjadi pada Marcus , dulu dia berpihak kepada kita dan ketika Terry menunjukkan Noumenon Energy Core kepada dia , dia percaya kalau kedamaian yang ada di dalam desa itu akan bertahan lebih lama . Semuanya berubah total ketika dia ingin merebut Noumenon Energy Core dari kita para Steel Elf karena dia tidak percaya dengan kita yang telah berjuang bersamanya " Balas Robert
Robert kemudian melempar topinya ke kasur dan melepas jaket coklatnya , perban membalut tubuhnya yang dipenuhi oleh berbagai macam luka yang telah dia dapatkan di dalam perang itu . Robert memperlihatkan tubuhnya yang dipenuhi dengan perban itu dengan penuh rasa bangga kepada Bruno dan Lolita
" Suatu saat nanti , semua luka ini akan meninggalkan bekas yang dipenuhi dengan cerita tentang bagaimana aku bisa bertahan dalam pertempuran mengerikan melawan manusia bajingan itu " Kata Robert
" Ya ampun kak ! Semua lukamu itu parah ! " Komentar Lolita yang terkejut ketika melihat balutan perban yang menyelimuti tubuh Robert
" Kamu tidak perlu khawatir , penduduk kota Shirewood sudah menyembuhkan aku secukupnya dan semua luka ini hanya perlu menunggu waktu untuk sembuh saja " Kata Robert
" Apa yang terjadi dengan penduduk Shirewood selama perang ? " Tanya Bruno yang penasaran
" Mereka semua memberikan dukungan yang membuat pasukan pemberontak bisa bertahan disana dan ketika Marcus berkhianat , mereka melarikan diri lewat jalur bawah tanah yang sudah digali sebelumnya . Mengingat sebelumnya desa para Steel Elf hancur karena kepungan ketat pasukan sialan itu dan kurangnya jalur untuk melarikan diri maka pasukan pemberontak membuat beberapa jalur bawah tanah yang disembunyikan dalam ladang , lantai bawah tanah dan beberapa Rifleman akan mengawal ujung dari jalur bawah tanah yang tersembunyi " Kata Robert
" Marcus tidak akan menyangka kalau kita akan menggunakan strategi berbahaya seperti ini dan ternyata strategi itu bisa mengamankan hampir semua penduduk Shirewood " Lanjut Robert
" Beberapa Elf sebelumnya juga ada yang kerja di penambangan jadi mereka cukup ahli dalam menggali dan bapakku sendiri juga kerja sebagai penambang berlian . Oh ya beberapa orang penduduk sana juga ikut bertempur dengan pasukan pemberontak " Lanjut Robert
Ketika mereka bertiga sedang bicara , Professor Rooney yang baru saja bangun langsung mengucek kacamatanya . Dia tidak percaya kalau Robert yang membawa Lolita yang terluka parah di gendongannya akan kembali lagi dalam keadaan selamat
" ROBERT ?! " Professor Rooney yang terkejut buru-buru memakai kacamatanya kembali dan memperhatikan Robert yang masih berdiri dengan keadaan telanjang dada dan jaketnya yang tergeletak di kasurnya Lolita
" Sesuai janjiku sebelumnya , aku kembali lagi ! " Kata Robert dengan penuh kebanggaan , memungut kembali lagi jaketnya dan memakainya lagi
" Bagaimana kabar pamanmu ? Dan teman anak jendralmu itu ? " Tanya Professor Rooney
" Pamanku telah gugur di dalam pertempuran setelah melindungi mereka yang lemah dan aku telah menghabisi Marcus , dia membelot ke pasukan musuh dan menyebabkan kematian besar-besaran yang hampir mengakhiri pasukan pemberontak " Jawab Robert
" Kak Amanda bagaimana ? Aku dengar dari temanku kalau kakak mau menikah sama dia kan " Tanya Lolita
" Bagaimana kalau kita bicara tentang yang lain saja asal jangan tentang Amanda . Aku berusaha keras untuk melupakan tentang Amanda sekarang " Jawab Robert
" Apa Terry selamat juga ? Aku ingat anak itu dan dia benar-benar jenius dan hanya saja dia sedikit kikuk ... Cetak biru Noumenon Energy Core miliknya benar-benar hebat sampai para Ilmuwan Eruditio telah mengembangkan itu sampai menjadi sebuah teknologi yang membantumu adikmu melindungi kota ini " Tanya Professor Rooney
" Dia telah tewas dalam keadaan tragis . Tubuhnya dipenuhi oleh luka-luka dari siksaan kejamnya Marcus dan para manusia keparat itu dan tatapan mata terakhirnya dipenuhi oleh ketakutan ... "
" Begini Professor ... Hampir semua Steel Elf yang terlibat dalam pasukan pemberontak itu telah gugur semuanya dan aku adalah satu-satunya pemberontak yang bertahan hidup . Salah satu alasan mengapa Marcus bisa membelot dan membunuh Terry karena dia ingin merebut Noumenon Energy Core dengan cara paksa , jika andaikan saja basis Shirewood habis beserta dengan penduduknya maka langkah berikutnya adalah dia akan invasi kota ini demi mencari Noumenon Energy Core . Lolita adalah korban berikutnya dan aku terpaksa menghabisi Marcus untuk menghentikannya " Kata Robert
" Ya ampun dia kok tega banget sih ... " Komentar Lolita
" Aku juga tidak akan pernah menyangkanya , dia ternyata adalah orang yang rela melakukan apa saja demi tujuannya " Kata Robert
" Jadi begitu ya ceritanya , semua perang yang kalian alami itu karena para manusia yang tinggal di sekeliling desa kalian itu ya ? " Kata Professor Rooney
" Tidak sesimpel itu juga , banyak faktor lain yang memantik api perang itu dan pamanku tahu banyak soal itu . Dia adalah pemimpin pasukan pemberontak sebelumnya dan aku hanya mengambil posisinya setelah kematiannya " Jawab Robert
" Paling tidak perang sudah selesai dan kalian berhasil selamat dari perang itu jadi kalian bisa bernafas lega " Kata Professor Rooney
" Yeah ... Setidaknya kita para Steel Elf tetap hidup sekarang " Kata Robert yang mengeluarkan sebuah pemantik korek api dari kantong celananya lalu pergi meninggalkan kamarnya Lolita , diikuti oleh Professor Roonet
" Kau merokok ? " Tanya Bruno
" Jangan aneh-aneh , mana ada Elf merokok . Itu pemantiknya Marcus " Jawab Robert
Bruno kemudian mengamati pemantik korek api yang ditinggalkan Robert tadi . Di pemantik korek api yang dibalut dengan kulit sapi itu terdapat sebuah ukiran singa metalik yang berkilau dengan sedikit noda darah di gambar singa itu
" Kak Robert pasti ngambil barang yang aneh-aneh lagi deh " Kata Lolita yang pergi meninggalkan kamarnya dengan membawa handuk dan baju gantinya
Ketika Bruno pergi meninggalkan kamarnya Lolita , dia melihat Robert membawa sebuah kardus yang dia letakkan di meja ruang tamu
" Untung saja kepala distrik sialan itu menyimpan beberapa botol minuman ini jadi kita bisa merayakan kemenangan kita dengan minum ini " Kata Robert yang membuka kardus itu
Kardus yang Robert bawa tadi rupanya berisi bir yang masih dingin dan Bruno terkejut dengan barang bawaan Robert tadi
" Anggap saja ini oleh-oleh dari perang tadi , kau mau satu botol ? " Robert menawarkan sebotol bir kepada Bruno
" Tidak , terima kasih . Aku ini atlet jadi aku tidak boleh minum minuman beralkohol " Tolak Bruno
" Sepertinya untuk sekarang tidak ada perayaan kemenangan sama sekali , sayang sekali padahal aku sudah rampok beberapa barang berharga dari rumah kepala distrik sialan itu " Kata Robert yang memasukkan botol bir itu ke dalam kardusnya
" Kalau perayaan kemenangan yang kau maksud itu adalah perang yang tadi kau alami mungkin Lolita akan marah lagi kepadamu . Dia bakalan berpikir kalau kau tidak seharusnya merayakan sebuah kejadian yang telah menghabisi keluarganya dan lebih buruknya lagi dia bakalan bicara seperti ... " Bruno berhenti sebentar untuk berpikir tentang apa yang Lolita bakalan katakan kalau dia tahu kakaknya malah bersenang-senang diatas sesuatu yang benar-benar sensitif di hatinya
" Kamu seharusnya sadar kak ! Kita kehilangan keluarga dan sahabat kita ! Dan kau malah merayakannya dengan cara seperti ini ! " Bruno sengaja nyemprengin suaranya biar dia bisa meniru suara Lolita yang emang cempreng kalau dia teriak-teriak
" Ya kayak gitu lah dia ngomongnya . Poin tambahan lagi dengan pernyataanmu kalau kau mendapatkannya dari hasil rampokan " Kata Bruno
" Oke , penjelasannya cukup juga . Aku masih punya banyak hasil peninggalan perang dari rampokan , pemberian masyarakat Shirewood dan barang jatuh dari rekan perang yang tewas " Kata Robert yang memindahkan beberapa botol bir di kulkas
Sebuah cerita dimana Lolita akan memulai hari-hari barunya dengan kakaknya yang telah datang kembali dari perang dan sahabat akrabnya akan dimulai , tetaplah disini dan tunggu kelanjutan ceritanya ...
