Cerita sebelumnya
"Hah… ayo Suke, Kakashi-sensei. Kita habisi merekadan menyelesai kan misi ini" Ucap Naruto menatap bosan Hidan dan segera bersiap untuk bertarung.
Naruto Prodigy
Disclaimer: mereka milik yang terhormat Masashi Kishimoto
Pair: FemNaruto x Sasuke dan FemNaruto x Kakashi
Typo, Au dan masih banyak yang lainya
Summary: Naruto gadis yang dibenci oleh penduduk Konoha sangat berbeda dengan sang adik bernama Menma yang disebut-sebut sebagai anak dalam ramalan. Bahkan setiap hari Naruto harus tinggal seorang diri di apartemen usangnya berbeda dengan Menma yang tinggal bersama Minato dan Kushina.
Keterangan
Naruto dan rookie 12 dan Menma umur 17 tahun
Baju yang dipakai Naruto saat masih kecil
Baju yang dipakai Menma saat Naruto di Naruto Shippuden
Chapter 2
Sekarang ini mereka semua sudah bersiap dan menjaga jarak satu sama lain dengan cara menyebar. Masing-masing ketiga titik yang berbeda.
Di dalam kuil Shikamaru dan Asuma melawan pengguna elemen petir
Di bagian utara Kuil Yamato dan Menma melawan Kakuzu
Di bagian timur kuil Ino, Chouji dan Sakura melawan elemen api
Sementara itu di tempat yang berbeda
Di tengah Hutan Naruto melawan Hidan
Di bagian barat hutan Sasuke melawan elemen angin
Di bagian selatan hutan Kakashi melawan elemen air
Shikamaru dan Asuma Versus Kakuzu Monster (Petir)
Shikamaru dan Asuma menyerang monster tersebut dengan Taijutsu dan itu semua dapat di hindari dengan mudah, bahkan pisau chakra milik Asuma walau berhasil melukai monster tersebut, luka tersebut kembali tertutup dan kali ini Monster elemen petir yang menyerang dengan membuka mulutnya
Raiton: Giant
Dari mulut monster tersebut keluar sambaran petir yang menuju Asuma dan Shikamaru. Asuma dan Shikamru pun berhasil melompat kearah yang berlawanan.
"Ck seharusnya yang melawan monster ini Kakashi-sensei atau setidaknya Sasuke, mendokusai." Ucap Shikamaru
"Sudahlah Shikamaru, lagipula elemen petir kalah oleh elemen angin." Kata Asuma
"Walau begitu sekarang akan lebih merepotkan karena ada kemungkinan monster ini mengeluarkan sambaran petir lagi saat kita menggunakan ninjutsu atau taijutsu. Ditambah kita bukan pengguna genjutsu." Balas Shikamaru
"Walau bukan pengguna genjutsu, setidaknya kau jenius Shikamaru, jika lawan pengguna ilusi, kau bisa mematahkannya dengan otak Jenius mu." Kata Asuma
"Mendokusai."
"Baiklah sekarang Kamu analisa gerakan dan kemampuan lawan, biar aku akan menjadi umpan." Kata Asuma
"Kalau begitu jangan sampai mati." Balas Shikamaru
Shikamaru langsung melakukan mode pemikiran sedangkan Asuma mulai menyerang monster tersebut.
Katon: Haisekishō
Asuma langsung menyemburkan asap ke monster tersebut, setelah itu Asuma langsung menyulutnya dengan Api dan Dduuaarr….. ledakan dahsyat mengenai monster tersebut. Sayangnya monster itu berhasil keluar sebelum ledakan dan Monster itu langsung mengeluarkan sambaran petir lagi kearah Asuma. Asuma pun menghindar kembali.
'Sepertinya Shikamaru belum selesai.' Batin Asuma
Monster itu kembali menyerang Asuma dengan sambaran petirnya dan Asuma menghindarinya kembali di saat itu Shikamaru sudah berhasil menganalisis.
"Bagaimana Shikamaru?" tanya Asuma
Pertama aku akan menggunakan jurus Kage Nui setelah itu baru sensei gunakan kekuatan sensei yang terkuat." Jawab Shikamaru
"Kalau begitu aku akan menggunakan teknik Chiriku." Balas Asuma.
Pertama Shikamaru menggunakan jurusnya untuk mengikat sekaligus menusuk tubuh monster itu.
Kage Nui no Jutsu
Dan itu berhasil menangkap monster elemen petir tersebut dan juga menusuk tubuh monster tersebut. Sayangnya itu tidak terlalu berpengaruh, monster itu tetap dapat menggunakan sambaran petirnya kearah Shikamaru
'Ck sial rupanya jutsu ku tidak mempan terhadapnya dan jika aku terkena sambaran petirnya bisa habis aku' batin Shikamaru
Raigō: Senjusatsu
Jurus itu langsung menghajar monster itu dengan telapak tangan yang bertubi-tubi. Shikamaru pun yang tadinya menutup mata mulai membuka matanya dan melihat Asuma sedang menggunakan jutsu tersebut.
'Jadi ini jutsu terkuat yang pernah Asuma katakan' batin Shikamaru
Monster elemen petir itu pun terkena jutsu tersebut bertubi-tubi dan akhirnya topengnya tersebut hancur dan monster itu kalah.
Ino, Chouji dan Sakura versus Kakuzu Monster (Api)
"Hah…hah…hah… kalau begini bagaimana bisa mendekat, jika setiap mendekat monster ini menembakkan bola api." Ucap Ino
"Tapi walau begitu kita masih menguntungkan dengan satu melawan tiga." Balas Sakura
Sakura dan Ino pun menyerang dari dua sisi yang berbeda dan melemparkan kertas peledak kearah monster tersebut tapi monster itu dapat menghindar. Bahkan langsung membalas serangan Ino dan Sakura.
Katon: Zukkoku
Tapi Sakura dan Ino menghindari nya dengan terus melompat kebelakang disaat itu Chouji sudah bersiap dengan jutsunya untuk menghancurkan monster tersebut
Bubun baika no jutsu
Tangan milik Chouji pun membesar dan menangkap monster terebut dan membantingnya ke tanah. Dan disaat monster tersebut bangkit Chouji sudah berlari dan membuat segel.
Nikudan sensha
Tubuh Chouji pun langsung membentuk bola dan berputar kea rah monster tersebut, tapi monster itu dapat menghindarinya dengan mudah, disaat monster itu menghindar Sakura sudah menyiapkan tinjuaannya.
"Shanaroo…."
Dan berhasil menghancurkan topeng monster tersebut dan monster itu akhirnya mati.
Sasuke versus Kakuzu Monster (Angin)
"Sial elemen petir lemah terhadap angin, seharusnya monster ini ku kasih saja ke Kakashi." Kata Sasuke
Disaat itu monster tersebut mengeluarkan bola angin kea rah Sasuke, dengan keuntungan dari mata Sharingan miliknya, Sasuke dapat menghindarinya dan melawan balik.
Katon: Gōkakyū no Jutsu
Monster angin itu pun juga menghindar dan kembali menyerang Sasuke dengan bola angin miliknya.
Futon: Atsugai
Sasuke pun terpaksa menggunakan Mangekyou Sharingan miliknya yang dia dapatkan setelah berlatih keras dengan Kakashi.
Amaterasu
Dan itu berhasil membakar monster tersebut, belum selesai dengan Amaterasu, Sasuke menggunakan emelen petir miliknya dan di alirkan ke pedang.
Kusanagi no Tsurugi: Chidorigatana
Dan langsung membelah monster terbut dan menyebabkan topeng tersebut terpotong dua dan hancur.
'Hah..hah…. sial tak kusangka harus sampai sejauh ini dan sekarang aku harus menuju dobe, dia pasti akan lebih kesulitan melawan Hidan.' Batin Sasuke sambil menutupi mata kanannya yang seperti terbakar akibat efek Amaterasu.
Kakashi versus Kakuzu Monster (Air)
"Tak kusangka rupanya lawan ku elemen air." Ucap Kakashi.
Monster itu pun menembakkan peluru-peluru air kearah Kakashi. Kakashi dapat menghindar dengan mudah. Dengan kemampuan mata sharingan miliknya.
'Untung saja, jika aku kena kemungkinan tubuh ku akan bolong-bolong. Gimana aku bertemu Naru-chan jika begitu.' Batin Kakashi yang melihat ke arah batang-batang pohon yang bolong akibat terkena peluru air milik monster tersebut.
Kakashi pun langsung membuat bunshin untuk meneyrang monster tersebut, walau ini bukan gayanya Kakashi . tapi kali ini dia harus cepat supaya bisa menuju ke tempat Naruto. Bunshin milik Kakashi pun menggunakan Raikiri untuk menyerang monster itu dan dapat di hindarinya dengan cukup mudah. Di saat monster itu di udara. Kakashi yang asli sudah berada dibelakangnya dan menggunakan taijutsu
Omote Renge
Kakashi pun langsung mengunci pergerakan monster itu dengan tangannya dan membantingnya ke tanah. Topeng monster itu langsung hancur berkeping-keping dan Monster itu tewas.
"Akhirnya selesai, lebih baik aku ke tempat Naru." Ucap Kakashi yang telah menyelesaikan pertarungannya.
Yamato dan Menma versus Kakuzu
Kakuzu pun terdesak walau dirinya sudah berubah menjadi monster juga, tapi kecepatan dan kekuatan masih bisa dikalahkan oleh duet Menma dan Yamato.
"Tak kusangka hanya melawan bocah seperti kalian aku harus sampai seperti ini." Ucap Kakuzu
"Hei pak tua, sepertinya zamanmu itu sudah selesai." Balas Menma Merendahkan.
Kakuzu pun langsung mengeluarkan benang-benang di tubuhnya untuk mencekik Menma dan Yamato.
"Aku akan mengambil jantung kalian." Ucap Kakuzu
"Yamato-taicho." Kata Menma sambil berlari ke arah Kakuzu.
Yamato yang mengerti maksud Menma langsung menggunakan segel tangannya untuk membantu Menma
Mokuton: Jubaku Eisō
Dari dalam tanah keluar pohon-pohon yang mengikat tubuh Kakuzu yang menyebabkan Kakuzu tidak bisa bergerak sama sekali. Menma pun tidak menyia-nyiakan hal itu.
"Rasakan ini Rasenringu." Ucap Menma sambil melempar bola kecil yang memiliki cincin diluarnya mirip dengan planet Sartunus ke arah Kakuzu yang sudah terkunci pergerakannya dan bola itu pun langsung meledak dan membuat Kakuzu lenyap bersama dengan pohon yang mengikatnya.
Naruto Versus Hidan
Flashback
"Oh Anbu ada apa?" tanya Naruto
"Naruto Uzumaki, kamu dipanggil oleh Hokage diruangannya." Balas Anbu
Naruto pun mengangkat alisnya dan sang Anbu langsung menghilang. Naruto pun berlari ke ruangan Hokage dan masuk ke kantor Hokage, rupanya disana sudah ada Minato dan Kushina.
"Baa-chan ada apa?" tanya Naruto
"Naruto di dalam tubuhmu juga ada chakra Kyuubi sama seperti Menma. Karena pergi lah dan tolong Menma supaya kyuubi di dalam tubuhnya tidak di ambil." Ucap Kushina memohon.
"Eeehh….. jadi aku harus melawan Akatsuki?" tanya Naruto
"Benar, jika berhasil aku dan Kushina akan memikirkan kembali untuk menerima mu lagi sebagai keluarga?" kata Minato
"Baiklah aku akan segera menolong Menma dan mengalahkan akatsuki itu. Dadah Tou-chan, Kaa-chan dan Baa-chan." Ucap Naruto yang berlari keluar dari kantor Hokage.
Flashback End
"Ada apa, apa kau takut?" tanya Hidan
"Lebih baik bersiap karena dirimu akan ku ubah menjadi partikel-partikel kecil." Balas Naruto
"Apa kau bilang." Balas Hidan Emosi dan langsung menyerang Naruto dengan sabitnya. Naruto pun dapat menghindarinya dan melompat ke belakang di saat melompat, Hidan mengulurkan sabitnya, melihat hal itu Naruto langsung membuat segel tangan. Sabit itu pun mengenai tubuh Naruto dan itu hanya bunshin miliknya.
"Krang aja, dimana kau? Keluar kalau berani." Teriak Hidan
"Kau ini lebih berisik dari Kiba ya." Balas Naruto
Lagi-lagi Hidan melempar sabitnya kearah Naruto dan berhasil mengenainya. "Berhasil." Seru Hidan dan lagi-lagi poff. Rupanya itu juga bunshin.
"Apa?" kata Hidan tidak percaya.
"Kali ini giliran ku." Kata Naruto
Katon: Katon: Karyūdan
Dari mulut Naruto keluar peluru-peluru api yang mengarah ke Hidan. Hidan yang melihatnya melompat ke sana kemari untuk mengindarinya. Disaat Hidan mengira sudah selesai semua dari dalam tanah Naruto muncul dan meninju dagu Hidan.
Katon: karyu Edan
Naruto menyemburkan api-api kecil yang berbentuk seperti burung phenex dan langsung membakar Hidan. Belum selesai dengan itu Naruto mengeluarkan
Futon: Shintaigyoku
Naruto pun menembakkan misil-misil angin ke arah Hidan dan menyebabkan api yang terkena elemen angin semakin besar dan menyebabkan tubuh Hidan hangus terbakar. Belum selesai, Naruto langsung melempar Rasenshuriken ke Hidan dan menyebabkan Hidan menjadi partikel-pertikel kecil bukan Cuma itu area tersebut yang awalnya hutan dengan pepohonan yang hijau sekarang menjadi tanah yang tandus dengan diameter sebesar dua puluh meter.
Sasuke dan Kakashi pun bersamaan sampai di tempat Naruto dan terkejut dengan pertarungan Naruto dan Hidan yang membuat hutan menjadi gundul.
"Kalian lama sekali sih." Kata Naruto yang diduduk di batang pohon yang telah tumbang
"Hei dobe, apa yang kau lakukan? Apa benar kau yang melakukan ini." Kata Sasuke
"Dasar teme, iya akulah yang melakukannya siapa lagi. Apa kau lebih percaya jika Menma yang datang kesini dengan Cuma-cuma dan melakukan ini hanya untuk menolong ku. Itu tidak mungkin teme." Balas Sasuke
'Naru-chan, sebetulnya sekuat apa kah dirimu.' Batin Kakashi
"Jadi dimana dia?" tanya Sasuke
"Dia? Kalau yang kau maksud sih Hidan. Dia udah menyatu dengan angin yang berembus di udara." Balas Naruto yang berdiri sambil menepuk-nepuk celana dan bokongnya.
"Maksudmu apa Naru-chan?" tanya Kakashi
"Maksud ku sih Hidan sudah aku buat menjadi partikel-partikel kecil." Balas Naruto
"Oh begitu, baiklah kita ke tempat Menma dan yang lainnya." Kata Kakashi.
Mereka bertiga pun menuju kuil tempat Menma dan yang lainnya berada, walau begitu Sasuke masih sedikit kesal karena lagi-lagi Kakashi memanggil Naruto dengan sebutan Naru-chan.
Setelah selesai mereka semua berkumpul Sakura pun langsung menghampiri Sasuke dan Kakashi langsung menuju Yamato dan yang lainnya untuk menceritakan pertarungan mereka dengan Hidan, rupanya Yamato pun juga memberi laporannya tentang pertarungannya dengan Kakuzu dan para monsternya.
"Hei Sasuke-kun, gimana tadi? Pasti kau dan Kakashi-sensei dapat mengalahkan Anggota Akatsuki itu dan semua monster dengan mudah." Tanya Sakura
"Itu tidak benar Sakura, aku harus mati-matian melompat kesana kemari untuk melawan satu monster saja. Juga yang mangalahkan Hidan bukan aku tapi Naruto." Kata Sasuke menceritakan kebenarannya.
"Ayolah Sasuke mana mungkin anak monster itu mengalahkan anggota Akatsuki, kamu ini merendah sekali." Balas Sakura
"Itu benar Sakura, aku menceritakan apa adanya." Tegas Sasuke
"Aduh teme kamu ini selalu merendah, terima kasih ya udah menolong ku." Ucap Naruto. Sasuke pun hanya terkejut, karena Naruto lebih membela Sakura.
"Tuh kan benar, sih anak monster itu saja setuju dengan ku." Kata Sakura
Sasuke pun hanya memutar bola matanya, setelah itu mereka semua kembali ke Konoha, rupanya di gerbang Konoha sudah ada Minato dan Kushina. Naruto pun yang melihat awalnya senang, tapi itu semua hanya sementara sampai Naruto melihat mereka hanya memeluk Menma dan pergi menggunakan Hiraishin, sedangkan Kakashi pergi untuk melapor ke Hokage. Sakura pun menarik Sasuke untuk menemaninya dan sekarang hanyatersisa Yamato dan Naruto, dikarenakan Tim Asuma sudah duluan menuju restoran barbekyu Q. Yamato dan Naruto menelusuri jalan di Konoha yang sudah mulai gelap.
"Aku sudah mendengarnya dari Senpai bahwa kamu berhasil mengalahkan Hidan sendirian." Ucap Yamato
"Itu kebetulan kok Yamato-san" balas Naruto sambil menggaruk kepala belakangnya
"Kenapa kamu tidak menjadi Jounin saja, bahkan dengan level itu kamu bisa menjadi kapten Anbu bahkan Hokage." Kata Yamato.
"Hahaha… itu tidak mungkin, lagipula Menma juga kuat kok. Nah Yamato-san aku pamit dulu." Balas Naruto yang langsung melompat menuju apartemennya.
Naruto langsung membuka pintu apartemennya dan menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya. Walau begitu Naruto teringat dengan kejadian saat Minato dan Kushina memeluk Menma dan tidak melihat dirinya, padahal dirinya ada disebelah Menma.
Setelah mandi Naruto memakai kaos tanpa lengan berwarna hitam dan menuju dapur dan memasak ramen. Setelah tiga menit Naruto menyantap ramen itu sendiri, disaat itu entah kenapa air matanya tidak bisa dibendung lagi. Malam itu Naruto hanya menangis dengan nada sendu dan mengiris Hati. Rupanya tujuan Minato dan Kushina hanya untuk memastikan Menma selamat walau itu mengorbankan Naruto.
Otogakure
"Jadi sih bocah itu bisa mengalahkan Akatsuki sendirian." Kata sang sannin ular
"Benar tuan Orochimaru, bahkan dia bisa mengalahkannya tanpa menggunakan segel kutukan." Kata Asisten Orochimaru
"Kalau begitu besok kita akan berburu sih gadis rubah itu." Kata Orochimaru sambil menjilat bawah bibirnya dengan lidahnya
"Sesuai keinginan mu Tuan Orochimaru." Balas Kabuto
Another place
"Jadi Hidan dan Kakuzu sudah tewas." Kata sang pemimpin Akatsuki
"Benar dan rupanya kita salah, Jinchuriiki Kyuubi adalah perempuan." Ucap Zetsu yang rupanya mengawasi pertarungan Hidan dan Kakuzu melawan Konoha.
"Baiklah kita ubah sasaran, mulai besok Itachi dan Kisame kalian berburu gadis Jinchuriiki Kyuubi tersebut dan bunuh semua yang menghalangi." Kata Sang pemimpin Akatsuki
To be Continue
Bagaimana ceritanya? Di chapter 3 Naruto mulai di incar Akatsuki dan Orochimaru, bagaimana dengan nasib Naruto. Itu semua ada di chapter berikutnya.
Baiklah mohon Reviewnya
VVVVV
VVVV
VVV
VV
V
Balasan Review:
.33: Ngk masuk akal ..
Disini tadi kau blg Naruto Genin lalu disuruh untuk membantu team Menma itu misi kelas S apa lg 2 anggota akatsuki perbaiki agar bisa masuk di akal ..
A: kan Tsunade sudah tau kekuatan Naruto. Jadi Naruto yang di minta.
Yukiko Senju: dtunggu next chap
nc naru chanx puxa kyubi atau menma? n naru puxa kekuatan ap aj?
A: Kyubi punya Naruto yang Yang dan Menma yang Yin: Naruto punya kekuatan lima dasar elemen ditambah elemen lava, kayu dan kristal
Zaditha Uchiha: Ne,, kenapa naru d benci? Ntruss,, kenapa naru menyembunyikan kekuatan ny? Hm... Naru menolak ikut ujian chunin bukan hanya karena dgigit oro kan... Knpa naru gk d bikin full spirit kya' d anime? Pasti lebih seru.. Ne,, umur naru berapa dsni?...
A: itu Karena setahu Minato dan Kushina Naru hanya anak tidak berguna. Karena jika Naru menunjukkan kekuatannya yang ada Menma yang di benci. Itu salah satunya dan alasan lainnya karena dia sendirian. Udah kok dia bisa lima elemen dasar, Kristal, Kayu dan Lava. Umurnya 17 tahun
AgungHidayat836: mungkin ada yg gak nyambung sama jalan ceritanya ... gimana bisa seorang genin bisa ngalahin 2 anggota akatsuki ... so, naruto yang di canon aja bisa ngalahin kaguya walau masih bersetstus genin...
mungkin kesalahannya di penulisan umur ... tapi kalo yang cermat n punya logika n imajinasi tinggi pembaca pasti tau kisaran umur naruto ... couz disi naruto full power yah...n di sini gak ada hokage ke 3. . . mungkin dy yg menyegel kyubi menggantikan minato... ...
n soal kenapa naruto masih genin padahal udah kage level. selain karna segel kutukan oro pedofil apa lagi thor?
lanjut terus...
A: Naruto hanya mengalahkan Hidan. Iya Naruto bisa lima elemen dasar, Kristal, Kayu dan Lava, yups sandaime yang menyegel Kyuubi di tubuh Naruto dan Menma
Kyuuuuu: wah...
jadi disini naru udah dewasa? apa gimana?
secara sasuke menma udah jounin...
cieee teme cemburu hahaha
minakushi masih hidup nggak?
ditunggu kelanjutannya
A: disini Naru udah 17 thn, Menma dan Sasuke menjadi Jounin dengan cara ikut ujian Chunnin dan ikut ujian Jounin. MinaKushi masih hidup kok
