Akhirnya bisa apdet chap brnya!! ^^

Sebelum mulai … aku pengen balas review dulu,,

Nurimut-chan: Halo2!!!! Maksudnya tuch .. Sasuke lemah terhadapa cewek yang lagi nangis!! ^^ Makasih yah dah di fav!! ^^

Nakamura Kumiko-chan: Ok!! Nih dah apdet kok!! Baca ajah!! Ok???

Haruchi Nigiyama: Hidup SasuSaku!! ^^beres dech,,, SasuSakunya nanti kubanyakin,,,,

Chiwe-SasuSaku: Yawp~ ~ *teriak lebay jg* SasuSaku go..go..go!! bc trs yah?! ^^

UchiHAruno Sasusaku: Ia..pas rebut-rebutan tuch OOC bangets semuanya… -.-" Btw,, baca tyuz yah?!

Mai kuchiyose: Yawp!!!! ^^ Max gitu lho!! ^^

Kalau gi2 ,,,,,, let's read it

Chapter 1: Pertemuan

Universitas Konoha adalah, Universitas ter-elit yang ada di Konoha. Tidak semua orang bisa masuk di UK. Semua yang masuk di Universitas itu adalah anak dari para pejabat tinggi Konoha. Ada juga yang masuk di UK karena mendapatkan beasiswa, dan hal itupun juga jarang terjadi .

Mereka telah sampai di Universitas Konoha, berjalan dengan diiringi oleh tatapan seluruh cewek dan cowok. Bedanya para cewek-cewek memberi tatapan yang cemerlang dan cerah pada kelima orang cowok tampan tersebut, sedangkan para cowok memberikan tatapan tidak suka.

Sekarang mereka berlima berjalan di koridor yang cukup ramai. Gaya dan senyum khas mereka membuat para cewek-cewek 'melting' dalam sekejap. Tiba-tiba…

BRUKK

"Aw…."Sasuke mengerang kesakitan.

"Maaf..aku tidak sengaja."kata seorang perempuan berambut pink sambil mengambil bukunya yang terjatuh.

"Kalau jalan lihat-lihat donk!"kata Sasuke ketus.

Perempuan berambut pink itu mendongak untuk melihat siapa yang ia tabrak. Ia kaget ternyata yang ia tabrak adalah Sasuke Uchiha.

"Sekali lagi maaf…"Ia meminta maaf sekali lagi pada Sasuke.

Naruto,Sai,Neji, dan Shikamaru hanya tersenyum kecil.

"Huh…. Ayo kita ke kelas."Sasuke mendengus lalu mengajak teman-temannya ke kelas.

Semua orang memperhatikan kejadian itu tanpa mengedipkan mata. Dan setelah anggota 5CB pergi, mulai terdengar bisik-bisik gaje.. Contohnya:

"Ih….nggak tau malu banget sich tu cewek..Pasti dia sengaja nabrak Sasuke-kun.."seorang perempuan berambut merah berkata pada temannya.

Cewek yang bertabrakan dengan Sasuke tadi pergi seakan-akan tidak mendengarkan omongan orang-orang tentang dirinya.

Sementara itu 5CB sudah sampai di dalam kelas dan duduk di tempat mereka.

"Kalo nggak salah cewek yang tadi nabrak Sasuke hyung tadi itu namanya Sakura Haruno. Dia salah satu orang yang masuk kampus ini karena mendapatkan beasiswa."Naruto memberitahu.

"Hm… Cewek itu juga cantik."Sai menambahkan.

"Ckckckckck…. Udah cantik. Pinter lagi.."kata Neji dengan senyumnya.

Shikamaru? Dia mah tidur di pojokan kelas.

ARGHHH

Kata-kata temannya membuatnya semakin gusar. Dan akhirnya ia pergi menggalkan kelas. "Sasuke hyung mau kemana?"Naruto bertanya. Tapi tidak digubris oleh Sasuke.

Sasuke melangkahkan kakinya menuju atap gedung UK. Disanalah Sasuke selalu mencari ketengan jika dia sedang sedih ataupun marah. Tidak banyak yang tau tentang jalan menuju atap gedung ini. Hanya sedikit yang tau, tapi mereka terlalu malas untuk menaiki anak tangga yang banyak.

Sasuke's POV

KRIET

Aku membuka pintu menuju atap. Aku merasakan angin berhembus dengan sejuk. Kutatap sejenak langit biru bersih, tak ada awan yang menganggu. Disini sepi, tak ada orang.

Tunggu,, setelah kuedarkan mataku ke seluruh atap, aku melihat seorang perempuan berambut pink sedang duduk sambil memeluk kedua lututnya. Kurasa dia menangis.

Eits,,, rambut pink??? Dia orang yang bertabrakan denganku tadi, may be??

Mungkin dia menangis karena kumarahi tadi. Arghh. Aku tak bisa melihat seorang perempuan menangis. Aku harus bagaimana?? Meminta maaf?? Tidak lagi pula dia yang salah.

Seorang Uchiha sepertiku sangat teramat jarang atau mungkin tidak pernah meminta maaf.

Yah,, untuk kali ini saja akan kulakukan.

Aku mendekatinya dan kusentuh pundaknya lembut. Ia menatapku kaget.

"Ini…"kuberikan sapu tanganku yang baru kukeluarkan dari sakuku padanya.

Awalnya dia agak ragu mengambil sapu tangan yang kuberikan, tapi akhirnya dia mengambilnya.

"Aku Sakura, Haruno Sakura."dia mengulurkan tangannya padaku yang telah duduk di sampingnya.

"Sasuke, Uchiha Sasuke."balasku sambil mengulurkan tangan dan akhirnya tangan kami bertautan. Kedua mata kami bertemu. Kulihat matanya berwarna hijau cerah. Tiba-tiba….

DEG…DEG…

Perasaan apa ini?? Kenapa perasaanku tak karuan?? Uh..sudahlah

Aku segera melepaskan tanganku, diapun begitu. Tangis Sakura sudah agak reda sekarang.

"Aku tau…. Siapa sih yang nggak tau Sasuke Uchiha?"

"Hn."

"Sasuke, sedang apa kau disini?"tanyanya padaku.

"Nggak ngapa-ngapain. Kamu?"

"Meratapi nasib mungkin."jawabnya sambil tersenyum ramah padaku.

"Oh."

Aku tak tau harus berkata apa lagi.. Jadi kuputuskan untuk diam saja..

Dan kulihat Sakura di sampingku, dia memejamkan matanya sambil menghirup udara segar.

Hanya ada satu kata di dalam otakku pada saat melihatnya…

'CANTIK'

Setelah beberapa lama terdiam, aku memanggilnya…

"Sakura."

"Ya?"

"Aku……Minta maaf ….soal yang tadi."rasanya susah sekali 2 kata itu meluncur dari mulut ku.

"Tidak apa-apa. Toh aku juga yang salah."dia tersenyum lagi padaku….Manis…Manis sekali..

Entah kenapa, aku merasa senyumnya sangat mirip dengan Ibuku. Hm…Aku jadi kangen pada Ibu yang telah meninggalkanku selamanya karena penyakitnya yang tak bisa disembuhkan.

"Hmmm… Kenapa tadi kau menangis? Karena aku membentakmu?"tanyaku lagi agak pelan.

"Bukan, bukan karenamu.. Aku……….Uhuk..Uhuk…"Sakura terbatuk dan ia segera menutupi mulutnya dengan sapu tanganku…

"Kau tidak apa-apa Sakura?"

"Tidak..aku tidak apa-apa."jawabnya…

Aku melihat Sakura sedikit pucat… Dan aku segera mengambil tindakan untuk mengantarnya pulang. Entah kenapa aku takut sesuatu terjadi padanya.

"Sakura, aku antar kau pulang sekarang. Kau harus istirahat."kataku cemas.

"Hm."Ia mengangguk sedikit.

Kemudian aku agak berjongkok dan.. "Naiklah Sakura."Mungkin aku satu-satunya orang dalam Clan Uchiha yang melakukan ini. Tapi aku senang.

"Tapi…"Sakura mungkin tidak enak dan bermaksud menolak, takut merepotkanku.

"Sudahlah,, naik saja."

Akhirnya dengan sedikit paksaan dia mau.

Aku menggendongnya dalam diam. Bisa kuraskan deru nafasnya yang lemah sekarang. Aku harap ini hanya sakit biasa.

"Sakura, kita ke kelasku dulu ya?"

"Hn."

Sakura hanya menjawab sebisanya.

Sekarang aku dan Sakura telah berada di koridor menuju ke kelasku. Kurasakan tatapan aura membunuh dari para cewek-cewek yang melihat kita berdua. Yang lainya sich hanya memberikan tatapan kaget sekaligus tak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Aku telah sampai di kelasku. Ternyata di sana telah ada Kurenai-sensei. Saat aku melangkahkan kaki kedalam kelas, yang kulihat pertama adalah wajah kebingungan teman-temanku sekaligus adik-adikku(anggota 5CB).

Aku mendekati Kurenai-sensei…

"Permisi sensei."panggilku sopan.

"Ada apa Uchiha-san?" Ia berbalik dan agak tercenggang melihatku menggendong Sakura.

"Aku minta izin untuk mengantarkan Sakura pulang."

"Baiklah. Tapi….rawatlah Haruno-san dengan baik. Dia adalah mahasiswi kebanggaan sekolah ini."

"Baik sensei… Terimakasih."

Sakura sekarang sudah tidur sepenuhnya.

Aku menghampiri Naruto, Sai, Neji, dan Shikamaru.

"Hyung,,,,ada apa denganmu?Shikamaru kaget, yah karena ia tak biasa melihatku begini.

"Teme hyung???"Naruto mangap. Sedangkan Neji dan Sai hanya menunjukkan ekspresi sedikit senang, dan aku tak tau mengapa?!

"Panjang ceritanya. Akan kuceritakan pada kalian nanti malam. Ok?"

Tanpa menunggu jawaban dari mereka, aku pergi menuju mobilku. Samar-samar kudengar orang berbisik…..

"What??Itu benar Sasuke Uchiha kan?" atau "Aku juga mau di gendong Sasuke-kun."

Ckckckck,, dasar orang-orang itu….. Aku segera membuka pintu mobil dan kuletakkan Sakura yang sudah tertidur di samping tempat pengemudi dengan hati-hati. Dan akupun masuk ke dalam mobil.

Hah,, aku kan tidak tau alamat Sakura. Aku tidak enak kalau membangunkannya.

Kemudian aku melihat tas Sakura. Mungkin ada KTPnya di dalam.

Tanpa pikir panjang pun aku langsung mencari KTPnya di dalam dompet.. n I get it.

'Heaven street no.23'

Dan sekarang aku langsung menjalankan mobilku menuju rumah Sakura.

Selamanya perjalanan, sekali-sekali aku melirik Sakura.

Dan pada saat itu juga kusentuh dahinya yang cukup lebar menurutku, dengan tanganku, dan aku merasakan suhu tubuh Sakura tinggi. Langsung saja aku mempercepat laju mobilku.

Sekarang aku telah sampai pada Heaven street. Aku mencari nomor rumah yang bertuliskan angka 23. Setelah aku melihat angka itu..

Aku kaget…

Sakura tinggal disini??? Aku masih tak percaya ketika melihat tulisan

'PANTI ASUHAN PERMATA KASIH'

Maaf kalau ceritanya kayak gini!! GOMEN coz nggak bisa mikir hbs semester.. ^^

Oh iya, Chapter depan mungkin ada SasuSaku, Naruhina, SaiIno, NejiTen, ShikaTema!!!!!!!!!!!!!!

Bagi para pecinta 5 pairings ini,,,, TOLONG REVIEWS DONKZ!!!!!!!!!!!!! ^^

Di tunggu yawh!! ^^