Spartan Warriors
Sengoku Basara,Devil May Cry,and Pokemon Crossover
Langaunge setting: Indonesian
Warning: typo beterbangan,OOC kelebihan,Humor gosong dll.
Disclaimer: Saya tidak memiliki Basara,Pokemon,atau DMC oke.
A/N: Hello! Second Chapter is finally updated! XD
Sampai di daerah Mikawa ya? Oke sebentar...
Sep! Walau belum dapat Review setidaknya harus tetap posting cerita sampai selesai! w
Anyway,Enjoy and Happy Reading~~~
Chapter 2: Masa Perdamaian,Ishida Mitsunari menyerang?
Di daerah Oshuu,khususnya dimana Nagi dan Vergil berada...
"Akhh— Lapanganmu kecil amat sih! Reshiram-ku susah gerak jadinya!" Keluh sang gadis itu kepada Tuannya yang lagi enak minum teh. Sementara yang dibicarakan hanya bisa sweatdrop dan menggeliat di lapangan 32 x 21 m itu.
"Yaiyalah,lu kan keluarin naga sebesar itu gimana ngga bisa kesempitan?!" Ketus Masamune sambil ngeliat Reshiram yang udah kek Titan kelas 3,20 meteran.(?)
"Daripada gue keluarin Yveltal! Lebih besar lagi!" Ancamnya.
"Latihan di hutan aja sono! Vergil aja disana!" Ujar Masamune.
"ISSHH— Ayo Reshiram!" Ajaknya kepada naga putih tersebut,dan ia(Reshiram) dengan mudahnya ngelewatin(baca: hancurin) pagar tanamannya Date yang susah payah dirawat Kojuurou.
Panjang umur anda,yang dibicarain muncul.
"PAGAR TANAMAN GUEEE!" Histeris sang "Ryuu-no-Migime" itu jatuhin nampan yang ada dango diatasnya.
"Salahin toh Nagi ama Pokemon-nya." Ujar Masamune lalu lanjut minum teh lagi.
Di Daerah hutan...
"Woi Bocah degil! Napain?" Panggilnya sambil lambaikan tangan ke Vergil yang lagi ngelatih Yamato kesayangannya.
"Udah gue bilang gue gak degil dan nama gue Vergil apaan sih lu?!" Amuknya,nebas sebuah bohon rambutan.
#SelamatJalanRambutan #MatiSuriRambutan #RambutanLayu #WeMissURambutan
Eh,WTF—
"Rambutannya! Lu sungguh memang gaada periketumbuhanan tahu!" Ujar Nagi,nunjuk-nunjuk Vergil.
"Kagak gue ga tempe! Emang ada periketumbuhanan dan perikeadilantumbuhan?" Tanyanya kesal.
"Ada dong. UUD Negara Repvblik Vohon Tahun 001 Pasal 67 mengatakan bahwa dilarang menebang atau membunuh para pohon yang sedang berbuah levat!" Jawab sang gadis.
"Repvblik? Bukannya itu Band yang gaada ketuanya?"
"Ah bolot lu!
"Lah,lu juga bolot,brengsek!"
"Seenaknya! Reshiram,Fire Fang!" Perintahnya,dan membuat Reshiram melakukan apa yang disuruh.
"Hah! Slasher Embed!"
Dan Alhasil,mereka berdua bertarung habis-habisan...
Sementara itu,di daerah Kai...
"HUOOOOOOOOOOOAAAAAAA!" Terlihatlah Yukimura yang sedang nyerang Dante bertubi-tubi,sementara Dante dengan Rebellion miliknya dengan santai ngeblock semua serangannya.
"Ayolah bocah,kau bisa lebih cepat dari itu kan?" Ujar pria tersebut.
"Hei! Aku masih disini tau!" Ketus Saki yang lagi diatas Lugia.
"Hah,kenapa kalian berdua tidak ikut saja menyerangku?" Dante berkata,menaikkan kedua bahunya.
"Tapi ga disini. Di hutan aja yok,bier lapang,jadi rumah Shingen-sama ga hancur." Ujar Saki.
"Oh,baiklah! Kalau begitu- UOGH!" Dan seketika,Yukimura ditonjok Shingen langsung ke hutan.
"PERGI SANA LATIHAN!"
"BAIK OYAKATA-SAMAAAAAAA!"
"Wao..." Kedua orang tersebut bengong,dan langsung pergi ke hutan.
Le to the forest~
"UHAGH!" Yukimura mendarat dengan ga mulusnya nabrak pohon,dan benjolnya pun kelihatan~~
"Ukh.. Sakit..." Keluhnya,ngelus-ngelus kepalanya yang benjol 5.(?)
Dante dan Saki memasuki TKP.
"Sanada-san,kau tidak apa?" Tanya gadis bersurai biru tersebut.
"Tentu saja! Dante-san,ayo kita lanjutkan!" Ujar Yukimura dengan semangat 45.
"Ho,kau menantangku ya bocah? Majulah kalau begitu!"
"Zekrom! Keluarlah!" Panggil Saki,dan memunculkan seekor naga hitam dengan tinggi 2,90 meter.
"Hah?! Saki-san,apa kami harus melawan naga besarmu ini?!" Tanya Yukimura.
"Ngga dong~ Zekrom! Lakukan Teravolt!" Perintahnya,lalu Zekrom melakukan serangan tersebut kearahnya Dante.
Mereka pun berperang juga...
Mikawa,Dimana Nero dan Shiro berada.
"Bosan juga kalau kagak ada kerjaan disini." Ujar Nero yang lagi makan dango dengan Devil Bringer miliknya.
"Bagaimana kalau kita latihan? Aku juga beberapa hari yang lalu dikasi Author(?) Pokemon baru..." Usul Shiro.
"Ajak Ieyasu sana."
"Iye,apasih lu-" Lalu Shiro pergi ke halaman belakang,mencari dimana keberadaan Ieyasu sekarang.
Lobang tikus gaada,lubang semut gaada,lobang gajah(?) gaada.
Dimana sih tuh anak?
"Oh iya,aku baru ingat bahwa katanya ia pergi ke pasar ama Tadakatsu... Tapi kenapa pada belum pulang ya?" Gumam pemuda tersebut.
"OOYY! Udah ketemu kagak?" Tanya Nero yang muncul tiba-tiba.
"Kagak! Dia kan pergi kepasar!"
"Lama amat,udah berapa lama dia disana? Cari yok." Ajak Nero.
"Hah? Naik apa? Pasar kan jaoh..." Ujar Shiro.
"Naik Pokemon elu lah. Memangnya naik awan?"
"Ohiya..." Dan ia lalu mengeluarkan Poke-ball miliknya.
"Aku panggil kau,Mega Charizard X!" Lalu muncullah seekor naga berwarna hitam dengan sayap biru beserta api biru di mulut dan ekornya.
"Ayo naik!" Dan mereka berdua pun menaiki naga tersebut.
Di daerah yang ga jauh dari pasar...
"Tch- Mitsu! Kenapa kau bisa disini?" Tanya Ieyasu yang lagi diatas Tadakatsu dengan posisi siap siaga maju jalan haphap(?)
"Gue disini buat bunuh elo,Tokugawa! Lagian,capek tau jalan dari daerah Osaka kesini jalan kaki pada kagak naek kuda!" Ketus Mitsunari.
"Lah,salah lu sendiri yang kagak punya kuda..." Ujar pemuda spiky itu sambil sweatdrop.
"BERISIK! HAAAAAA!" Lalu ia langsung nge-charge maju,nyerang Ieyasu bersama robotnya itu.
Tapi pas mau nebas,ada seekor katak gede aneh ngalangin dia.
"I-itu..." Ieyasu lalu melihat sekitar,menemukan seekor naga yang terbang dilangit biru itu.
"Shiro-san! Nero-san!" Panggilnya.
"Hah,jadi dia yang menghambatmu ya? Bier gue atasi!" Lalu Nero langsung melompat turun,dan mendarat dengan mulusnya ampe tanahnya retak.
"Tch- dasar hama. Ubanan lagi." Ejek Mitsunari.
"Gue gak ubanan! Lu ngaca juga kek,emang warna lu ga putih apa?! Dasar Pak tuaa!" Ketus Nero dengan kesalnya.
"Apa katamu?!" Lalu Mitsunari mengarahkan pedangnya kearah Nero,dengan gerakan super cepat.
'Buset,gerakan tebasannya kek babe gue masa! Kalau gitu...' Nero lalu meng-Exceed Red Queen miliknya,dan menebas dengan cepat kearah Mitsunari.
"Dasar menyebalkan." Gerutunya,memblok semua serangannya dengan mudah.
"HAAAA!" Nero lalu meng-Snatch Mitsunari,dan memutarnya kemana-mana dan melemparnya ke pohon terdekat.(?)
"Greninja! Maju!" Perintah Shiro,dan katak yang dibicarakan tadi yang bernama Greninja langsung menendang Ishida dengan elitnya.
"Oyy! Jangan serang dia segitunya kek!" Ujar Ieyasu,nahan greninja sementara Tadakatsu nahan Nero yang lagi ngamuk.
"Lah,bukannya dia tadi mau membunuhmu?" Tanya Shiro.
"Iya sih tapi kalian lupa atau apa? Ini masih masa Perdamaian,gaboleh ada perang!" Ujar pemuda itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Ah..."
"SEMUA INI SALAH LU! NGAJAKIN GUE NGEJER IEYASU TAPI GAADA GUNANYA!" Ketus Shiro nunjuk-nunjuk Nero.
"SALAH GUE?! LU JUGA,NAPA JUGA SETUJU SAMA AJAKAN GUE HAHH?!" Balas Nero gamau kalah.
"KAMPRET INI SALAH ELU TAU KAGAK?! SEKARANG KITA UDAH HABIS GEBUKIN WARGA SIPIL!"
"ELU YANG TANGGUNG JAWAB!"
"ELUU!"
"GUE TAMPAR LU LAMA-LAMA!"
"SINI KALAU LU BERANI!"
Sementara Ieyasu dan Mitsunari(yang dipapah Ieyasu) bengong ngeliat kedua orang tersebut.
"Gila,lu punya anak buah..." Ujar Mitsunari.
"Ahahaha,mereka memang punya temperamental yang besar.." Balas Ieyasu sambil tertawa gugup(+sweatdrop)
Bersambung...
A/N: Sep! Akhirnya udah selesai! Sampai ketemu lagi di hari selanjutnya yaa~~
Review Pleasee?*puppy eyes*
