Uchiha sasuke anak dari keluarga uchiha seorang jendral kepolisian yang terpandang, dan mempunyai kekuasaan di konoha. Untuk sebuah tujuan uchiha sasuke menembak haruno sakura, gadis cantik yang sekelas dengannya dan juga seorang kaki tangan dari fugaku uchiha, ayah sasuke. Saat itu muncul seseorang yang misterius yang menyebut dirinya dark, dia mencuri dokumen dokumen kepolisian dan mencoba mempermainkan kepolisian dengan aksi-aksisinya, karena kepolisian tidak sanggup lagi maka fugaku mengutus sakura sebagai light untuk memecahkan kasus itu. Dan saat sakura tau pelakunya apa yang akan dia lakukan? Siapa dark itu ? dan siapa sasuke uchiha itu?apatujuannya ? dan apa orang yang di cintainya tulus mencintainya? Dark n Light

DARK AND LIGHT

NARUTO milik Masashi kishimoto

Story by Shizuka no Sakura

Rating : T

Warning : AU, OC, Typo, geje, garing, merusak mata

Happy reading minna

.

.

Chapter 2

"Apa- apaan orang bernama sasuke itu, menyebalkan sekali!"cerocos sakura. Sedang orang orang di samping sakura hanya heran dan kaget 'sejak kapan teman pinknya ini jadi tertular ocehanku.' Pikir ino yang sejak tadi hanya mendengarkan ocehan sahabatnya tentang uchiha sasuke.

"Itu salahmu sendiri sakura, sudah kubilangkan uchiha sasuke itu –"

Nee kikoe masuka?...

Kata-kata ino terputus karena ponsel yang di bawa sakura berbunyi.

"Maaf ino." Kata sakura sambil mengambil ponsel yang ada di sakunya dan mencoba sebisa mungkin berwajah memelas merasa bersalah pada ino. Ino yang mengerti memberi syarat untuk mengangkat telfon, yah…ino tau sahabatnya yang satu ini memang selalu sibuk walau dia gak tau apa kesibukannya.

Sakura sedikit menjauh dari Ino dan mencari tempat yang aman untuk telfon, itu karena telfon tadi dari fugaku sama, seorang jendral kepolisian konoha.

Sebenarnya sakura adalah seorang kakitangan dari fugaku, dia bergabung dengan kepolisian konoha sejak kelas tiga SMA, karna kecerdikan dan juga kecerdasan, di tambah keahlian beladirinya dia di rekrut oleh fugaku untuk jadi mata-mata kepolisian konoha.

Tak ada yang tau soal ini hanya markas pusat yang tau keberadaan gadis bernama sakura itu, karena memang keberadaanannya yang dirahasikan demi keselamatannya. Dia hanya akan menampakkan dirinya sebagai Light jika memang kepolisian konoha terdesak takbisa memecahkan kasusnya.

Selama ini gadis berparas cantik, yang memiliki rambut pink sepinggang itu selalu mengikuti latihan secara rahasia di bawah bimbingan tsunade satu- satunya polisi wanita di markas pusat yang jago menembak dan pandai dalam penyamaran.

"Ano fugaku-sama, ada apa?"

"Apa kau sudah membaca Koran pagi ini." Kata orang disebrang tentunya fugaku uchiha.

"Belum, kenapa ?"sakura bingung karena tak seperti biasanya fugaku terdengar sepanik ini.

"Sebaiknya kamu kesini saja."

"Baiklah saya akan kesana setelah kuliahku selesai."

Sebenarnya sakura benar- benar sudah tidak sabar lagi ingin mengetahui kabar apa makannya di tidak konsentrasi di mata kuliah kali ini. Namun saat sakura menengok kesebelah kanan dia tak sengaja melihat pemandangan yang membuat jantungnya sungguh ingin meledak 'apa aku sedang bermimpi sekarang? Sasuke tersenyum?' batin sakura dan samar gadis bermata emerald itu mendengar gumaman sasuke yang kemudian di ikuti senyuman licik yang menurutnya sangat menarik itu.

"Ahirnya permainan dimulai juga."guman sasuke di ikuti senyuman licik.

"Apa yang dimulai sasuke."tanpa disadarinya sakura menyaut kata-kata sasuke yang hanya di jawab dengan sinis.

"Ciih, bukan urusanmu bodoh."kata sasuke sambil membuang mukanya menghindari gadis yang duduk di sebelahnya.

'dasar uchiha menyebalkan!' batin sakura terus merutuki lelaki pantat ayam di sampingnya. Tapi tetap saja seberapapun menyebalkannya lelaki disebelahnya sakura tetap saja selalu tersihir pesona lelaki di sampingnya ini.

.

.

.

Markas Pusat

"Tuan Fugaku apa yang sebenarnya terjadi?"Tanya gadis dengan mata sebening permata emerald dengan begitu antusias.

"Sakura kau sudah datang."lelaki separuh baya yang memilili bola mata onix.

Ditengah tengah- tengah penasarannya sakura dia terfikir sesuatu, dia menyadari sesuatu, ada kemiripan antara fugaku dan uchiha sasuke.

'Tu-tunggu Uchiha!? Uchih fugaku dan Uchiha Sasuke, sifat yang sama- sama dingin dan angkuh, tapi kenapa aku baru sadar, bodohnya aku.' Batin sakura terus saja mengira- ira.

"Bacalah Koran ini."seru fugaku sambil menyodorkan sebuah Koran di hadapan sakura.

"Dark?! Siapa itu ? pencurian arsip di markas pusat, itu mustahil." Kataku sambil terus berfikir kemungkinan- kemungkinan yang munkin terjadi.

"Dan satu lagi lihatlah video ini,ini dikirim sehari sebelum pencurian."ujar fugaku sambil menyetel kaset yang sedang ia pegang.

"Berani sekali orang yang bernama Dark ini, tak hanya mencuri di markas pusat tapi juga seolah menantang kepolisian Konoha, seolah bilang 'Tangkap aku kalau bisa', hem, menarik sekali, aku terima kasus ini." Gadis berpawakan mungil itu mengembangkan sebuah seringai.

Kini pikirannya di penuhi oleh hipotesis- hipotesis,dan dugaan- dugaan sementara, ini adalah tugas yang menurut gadis berambut merah muda itu begitu menarik. Namun di tengah ketegangan itu justru yang terlintas di kepalanya adalah lelaki berabut pantat ayam yang menyebalkan, dan hubungan anantara fugaku dan sasuke.

"Fugaku-sama boleh aku bertanya sesuatu?ta-tapi ini bukan masalah kasus ini sih i-ini soal-." Sejujurnya sakura sedikit tak enak dan malu menanyakan ke fugaku langgusung tapi, dia begitu penasaran. Fugaku yang merasa aneh dengan tinggkah bawahannya itu kemudian mengajak sakura keluar, karena dia tau gadis itu ingin bicara tentang masalah pribadi, dan dia malu mengatakannya disini.

.

.

.

"Kenapa Fugaku-sama mengajakku ke Café ini."sakura meminta penjelasan.

"Kamu ingin bicara berdua saja dengankukan?"kata fugaku dengan tegas tanpa basa basi.

"Iya, tapi kalau begini nanti di kira aku sedang kencan sama omom."kataku agak manja sambil menggembungkan kedua pipiku.

"ha ha ha, berarti aku omom yang beruntung bisa berkencan dengan gadis cantik ha ha ha." Canda fugaku sambil terus tertawa lepas.

Aku yang dipuji puji jadi malu dan membuat pipiku merona, meski sudah tua pesona uchiha selalu membuat semua wanita terpesona. Memang fugaku selalu dingin dan angkuh pada semua orang, tapi dia selalu menjadi sesosok ayah dimata sakura. Fugaku juga sudah menganggap sakura seperti anak sendiri makannya fugaku selalu bersikap luluh pada sakura.

"Pesan apa tuan fugaku?"kata seorang pelayan dengan pakean buttler.

"Seperti biasa, kamu mau minum apa sakura?"Tanya fugaku pada sakura.

"Saya mocca cino saja."jawabku tanpa melihat daftar yang di berikan sang buttler tadi.

Setelah yakin dengan pesanan kami buttler itu pergi menggambilkan pesanan yang kami pesan, tak sampai lima menit buttler yang bisa di bilang tampan itu mengghidangkan dua gelas copi pesanan kami masing masing mocca cino untukku dan copi pait tanpa gula untuk tuan fugaku.

"Apa ada yang bisa saya bantu lagi tuan?"kata buttler itu sambil melipat tangan kanannya kedepan dada dan membunggkuk sopan.

"Tidak terima dasih."jawab fugaku singkat. Buttlet yang mengerti kemudian pergi meninggalkan kami berdua.

"Jadi kamu mau bertanya apa sakura."kata fugaku to the poin, sambil menyerutup teh pait yang tadi di pesannya.

"I-ini begini aku mau bertanya tentang seseorang, namanya Uchiha Sasuke."Tanya gadis bersurai pink agak sedikit takut- takut.

"Kau mengenal putraku Sakura?"kata fugaku agak terkejut mendengar nama putranya disebut.

"A-apa!? Pu-putra, jadi benar dugaanku bahwa uchiha sasuke itu putra fugaku-sama."kata sakura terkejut walau sebenarnya dia sudah menduga- duga sejak tadi tapi bagai mana bisa tepat sasaran.

"Hn, kenapa dengan putraku?"Tanya fugaku datar. Sakura yang merasa malu karena tertangkap basah sedang menyelidiki seorang laki- laki, di tambah ayah lelaki itu sendiri lagi yang tau. Wajah sakura berubah merah jambu sewarna dengan rambutnya kini.

"A-ano fugaku-sama tidak papa, saya Cuma penasaran saja dia itu sangat mirip dengan tuan makannya saya menduga dia putra tuan dan ternyata benar."

"Apa kamu menyukai putraku yang sedingin es itu, anak itu lebih dingin dan lebih keras kepala dibandingkan denganku, tapi aku senang mempunyai menantu seperti mu sakura." Wajah sakura benar benar seperti kepiting rebus sekarang 'apa sebegitu terlihatnya perasaanku padahal aku baru bertanya saja' batin sakura.

"Bu-bukan begitu, aku- aku hanya penasaran saja kok."kataku tak bisa berkutik. Memang kemampuan seorang uchiha luar biasa bisa membaca pikiran orang lain dengan mudahnya.

"Tidak papa aku senang kalau dia mendapatkan gadis baik sepertimu, sakura kau tak usah takut padanya dia memang dingin tapi sebenarnya dia itu sangat baik pada orang yang ia sayangi, dia jadi sedingin itu karena dua taun lalu kakaknya mengalami kecelakaan kerja. Sejak saat itu dia jadi pendiam dan dingin pada semua orang termasuk aku. Hubungan kami tidak terlalu baik sejak saat itu. Hn, jadi sakura tetaplah menyukai sasuke, dan bahagiakanlah dia." Sakura yang mendengar cerita dari fugaku itu kini semakin yakin pada sasuke, sejak saat itu dia berjanji akan mengejar cinta dari uchiha sasuke.

.

.

TSUZUKU

A/N

Ahirnya chapter 2 selesai meski aku yakin masih banyak sekali typonya. Tapi sungguh aku sudah membacanya berulang kali sampai aku mau muntah karna bosan.

Aku ini memang orang yang tidak teliti jadi minna tolong aku ya bantu aku memperbaiki tulisanku. Arigatou^^

Untuk chap selanjutnya mungkin akan full sasusaku. Please READ and REVIEW Minna!