BAD BOY GOOD BOY

Cast:YunjaeYoosuMin

Genre:Comedy,Romance

Author:Jung Hae Rin

.

.

.

Daerah chungcheong,nampak segerombolan orang berkumpul dengan deretan mobil-mobil yang terbilang sangat mahal. Tak lama kemudian datang 2 mobil berwarna hitam dan silver yang menyedot perhatian para gerombolan namja itu.

"Ah ada hal menarik seperti ini kenapa kau tidak mengundangku doon joon-ssi?"Ujar young woong setelah turun dari mobil berwarna hitam.

"Kau?!untuk apa kau kemari?"Seru namja yang dipanggil doon joon kaget.

"Hanya sedikit memberi kejutan,dan sepertinya berhasil".Kekeh young woong.

"Apa yang kau inginkan"Tanya doon joon tanpa basa-basi.

"Aku hanya ingin berpartisipasi dalam acaramu ini"Jawab young woong tenang. "Hanya kau dan aku dalam balap ini"Tambahnya kemudian.

"Apa yang akan kau berikan kalau aku berhasil mengalahkan mu?".

"Hmm..aku rasa aku akan menjadi budakmu selama 1 bulan"Seringai young woong. "Tapi jika kau kalah aku ingin kau memberikan seluruh daerah kekuasaan mu pada kami"Tantang young woong.

"Kau gila!memberikan seluruh daerah ku pada kalian!"Maki doon joon.

"Wae?kau takut kalah ?aish tak ku sangka yoon doon joon sang penguasa seirin takut pada ku"Ejek young woong mencoba memancing emosi lawannya.

"Baiklah aku terima tantanganmu kim young woong"Seru young woong emosi.

"Kajja kita mulai,aku sudah mulai mengantuk,yun aku pakai mobilmu".Ucap young woong.

Brrrm Brrrm...

Deru suara mesin mobil seakan memecahkan keheningan malam. Para penonton bersorak dipinggir arena balap. 2 mobil dengan warna yang sama,hitam berada di lintasan. Seorang yeoja dengan bendera ditangannya berdiri di antara ke 2 mobil itu. Tepat saat bendera dijatuhkan 2 mobil itu serentak menginjak pedal gas sehingga menimbulkan suara decitan.

"Kau yakin young woong hyung akan menang hyung?"Tanya changmin dengan snack ditangannya.

"Aku percaya kalau dia tidak akan kalah"Jawab yunho.

"Kenapa kau bisa yakin hyung?"Tanya changmin lagi.

"Karena seseorang yang sedang emosi tidak akan berkonsentrasi penuh akan 2 hal sekaligus".

"Maksudnya?".

"Kau lihat tadi young woong sengaja memancing emosi doon joon,dengan begitu doon joon hanya akan berkonsentrasi pada taruhan yang mereka buat,ia tidak akan berkonsentrasi pada jalanan yang ada didepannya"Jelas yunho.

"Whoaa hebat"Seru changmin.

2 mobil hitam saling beradu kecepatan di jalan yang cukup gelap. Seolah ingin mendominasi mobil yang dikemudikan doon joon selalu berada di belakang mobil young woong. Young woong jelas saja tak mau kalah dengan pasti ia menginjak pedal gas sehingga mobilnya melaju lebih cepat lagi.

"Argh sial!"Maki doon joon yang melihat mobil young woong melesat jauh didepannya.

Sesuai yang direncanakan young woong,doon joon yang emosi hanya memikirkan taruhan mereka tidak konsentrasi pada balapan ini. 15 menit berlalu mobil young woong keluar sebagai pemenang.

"Ah~membosankan sekali permainan ini"Ejek young woong.

"Kau". Doon joon terlihat sangat emosi saat mengetahui ia kalah yang berarti ia harus menyerahkan daerah kekuasaannya pada young woong dkk.

"Mulai sekarang jangan perlihatkan wajah kalian di sini lagi atau kalian tau akibatnya"Ancam young woong. "Kajja kita pulang aku butuh tidur nyenyak sekarang".Tambah young woong mengingat ini sudah pukul 2 pagi.

Namun tanpa sepengetahuan young woong,doon joon diam-diam mengeluarkan sebuah belati. Doon joon beriap menikam young woong dari belakang karena tidak bisa menerima kekalahannya itu.

"Argh!" Belati dalam tangan doon joon terlempar begitu saja.

Sebelum belati itu menikam young woong,yoochun yang melihat doon joon mengeluarkan belati segera melempar kerikil kecil yang cukup tajam sehingga melukai tangan doon joon.

"Terimalah kekalahanmu secara jantan doon joon-ssi"Seringai yoochun. Sementara doon joon meringkuk sambil memegangi tangannya yang terluka oleh lemparan batu yoochun.

"Hyung bagaimana kalau besok kita ke rumah mu"Tanya changmin saat perjalanan pulang. Mobil hitam milik yunho kini bertambah 1 penumpang lagi changmin,changmin pindah ke mobil yunho dengan alasan jengah melihat acara lovey dovey yang dilakukan pasangan yoosu di mobil yoochun.

"Aku setuju,besok kita kumpul dirumah mu ne young woong"Ujar yunho semangat karena bisa bertemu dengan jaejoong kembaran young woong.

"Hmm terserah"Jawan young woong acuh karena sudah mulai tertidur.

"Arraseo aku akan menghubungi jidat lebar"Ujar changmin sibuk mengetikkan pesan pada yoochun.

.

.

.

Untung saja hari minggu ini matahari bersinar sangat cerah. Di rumah kediaman park nampak 5 orang namja tampan sedang sarapan.

"Chunnie,changmin mengambil jataj makan ku"Rengek junsu saat changmin mengambil jatah makannya.

"Yak kau monster food kau sudah makan untuk jataj 3 orang kenapa masih kurang huh"Teriak yoochun.

"Aku sedang dalam masa pertumbuhan jadi harus makan banyak"Jawab changmin enteng.

"Kau mau tumbuh berapa tinggi lagi?aku yakin 1 bulan lagi kau sudah setinggi pohon kelapa"Ujar junsu.

"Apa kau sudah memberitahu ummamu kalau kita akan kesana?"Tanya yunho pada young woong.

"Belum,untuk apa memberitahu umma memangnya kau akan melamarku huh"Jawab young woong acuh.

Ingin sekali yunho melemparkan panci berisi sup panas ke wajah young woong. Namun mengingat young woong adalah sahabat baiknya niat suci itu ia urungkan.

"Jung yunho kau harus sabar"Batin yunho sambil menarik dan membuang napasnya agar tenang.

"Kau sedang apa yun?kau seperti ahjuma yang akan melahirkan"Ucap junsu polos.

Gubrak..

Kediaman keluarga kim nampak tenang. Tidak terdengar suara jeritan heechul yang selalu menggema. Karena sang biang kerok sedang tidak ada dirumah sehingga rumah itu nampak damai.

"Umma kapan hyung pulang?"Tanya jaejoong dengan atribut tidurnya yang lengkap. Piyama pink dengan motif gajah,boneka gajah yang dipeluknya,sandal kamar berbentuk kepala gajah dan jangan lupakan poni panjangnya yang dijepit kebelakang dengan jepit hello kitty.

"Joongie kangen ne sama hyung?"Ujar heechul seraya merapikan rambut jaejoong yang sedikit berantakan.

"Ne,biasanya hyung akan mengajak joongie mengobrol saat malam"Jawab jaejoong mempoutkan bibir merahnya.

"Mungkin nanti siang hyung mu pulang sayang,nah sekarang joongie mandi dulu arra?".

"Joongie mandi nanti saja umma,joongie mau nonton tv"Ujar jaejoong menghampiri ruang tv.

"Aku pulang"Seru young woong.

Mendengar suara hyungnya jaejoong segera berlari ke arah pintu dan memeluk young woong.

"Hyung kenapa kau lama sekali"Ucap jaejoong yang masih memeluk young woong. Sementara young woong tersenyum melihat tingkah adiknya.

"Joongie kangen ne,sama hyung?"Tanya young woong persisi seperti sang umma tanyakan.

Tinggalkan sikembar yang beda sifat itu sejenak. Kita lihat apa yang terjadi pada yunho,yoochun,junsu,dan changmin yang melihat young woong dalam versi lain.

"Neomu yeopo"Seru mereka ber4 kompak setelah melihat penampilan jaejoong.

Jaejoong yang menyadari ada orang lain dibelakang young woong hanya terdiam sambil mengerjapkan matanya imut.

"Hyaaa ada tamu"Teriak jaejoong seakan sadar bahwa ada teman young woong yang ikut berkunjung ke rumahnya.

"Young-ie kembaran mu benar-benar menggemaskan ajak dia kesini jebal"Pinta junsu dengan lumba-lumba eyesnya.

"Ne akan ku panggil dia,tapi ingat jangan sampai kalian membuat jaejoong menangis"Ancam young woong.

"Arraseo tuan muda"Jawab 4 namja itu kompak.

Tok Tok Tok..

"Joongie,teman hyung ingin berkenalan denganmu"Ujar young woong didepan kamar jaejoong.

"Anio~joongie malu hyung"Jawab jaejoong dari dalam kamar.

"Baiklah kalau begitu".

"Jaejoong tidak mau keluar dari kamarnya"Ucap young woong setelah tidak berhasil membujuk jaejoong.

"Aish hyung macam apa kau tidak bisa membujuk dongsaengnya sendiri"Cibir junsu.

"Apa jaejoong suka gajah?"Tanya yunho

"Ne dikamarnya ada banyak sekali boneka gajah"Jawab young woong.

"Bujuk ia lagi dan katakan aku akan memberikan boneka gajah ukuran besar kalau ia mau"Ucap yunho.

Tok Tok Tok..

"Joongie kalau kau keluar dan menemui teman hyung,yunho hyung berjanji akan memberikan boneka gajah untukmu"Ujar young woong.

Cklek..

"Jinjja hyung?"Jawab jaejoong setelah pintu kamar terbuka. Kini jaejoong sudah tidak memakai piyamanya lagi.

"Ne,kajja kita turun"Ajak young woong.

Tbc-