.
.
"Siapa namamu?"
.
"Uh? Aku?"
.
"Iya kamu"
.
"A-aku..."
.
.
"Hmm?"
.
"Nama ku API,,"
.
"API? Aneh sekali? Kenapa tidak air?
.
"Sudah ada lah yang namanya air,, masa aku mau make nama dia,nanti bisa bonyok aku oleh dia"
.
"Hnn,Eh Api,,Nama lengkap mu siapa?"
.
"BoBoiBoy Api"
.
'Hah?! BoBoiBoy? I-itu seperti namaku'gumamnya dalam hati.
.
"Lalu nama mu siapa?"
.
"A-aku BoBo-iBo-y Ta-Taufan"
.
"Boboiboy Taufan? Heei, nama kita ada boboiboy nya,dan lagian wajah kita juga sama"
.
"Hmm?"
.
"Apa kita ini kembar yang terpisahkan?"
.
Where Cyclone?
.
Pria yang bertopi miring yang berwarna biru tua dan dilapisi garis garis kuning kecil yang menghiasi topi nya yang polos itu pun memangku kan dagunya dan sesambil menatap semua orang yang sedang sibuk dengan kesibukan mereka masing masing,dan sesekali juga matanya menatap menuju ke arah bangku samping pojok kanan yang dekat di dinding, disana ada seorang pria yang beriris mata merah indah,dan memakai Topi yang menghadap ke depan datar sesambil mendengar kan sesuatu di alat khusus music, yang menarik pria itu untuk mendengarkan nya sesambil memejam kan mata dengan damai,sangat damai.
.
"Hei!" Panggil Pria beriris gold sesambil menepuk bahu taufan keras,yang membuat taufan terbuyar dari lamunannya.
.
"E-eh,Gempa,ada apa Gem?"Tanya Taufan dengan nada sedikit kikuk.
.
"Ah tidak apa apa,Kau sedang apa? " Tanya Gempa sambil duduk di bangku yang ada di depan meja taufan.
.
"A-aku tidak melakukan apa apa gem,"Ucap taufan sambil membuang pandangan nya menuju ke arah pria beriris merah yang ia lihat tadi.
.
"Hmm, begitu,, hei Fan kamu mau tau ga nama yang nabrak kamu tadi itu siapa?"Ucap gempa sambil ikut ikutan memangkukan dagunya di atas meja dengan menggunakan tangannya.
.
"Hmm,," ucap taufan ber"hmm" ria.
.
"Nama dia itu api fan,," ucap gempa sambil menguncang bahu taufan.
.
"Lalu?" Jawab taufan pendek dengan pandangan yang masih tertuju kepada pria iris merah.
.
"Yah,tidak apa apa fan,menurut kamu,dia itu orang nya gimana? Nyebelin kan?"Ucap gempa sambil mengubah posisi kursi nya untuk mengarah ke samping taufan.
.
"Hmm,,"
.
"Hei! Kau mendengarkan aku atau tidak sebener nya? Daei tadi hanya 'hmm' saja!"Dumel gempa sambil mengebrak meja.
.
"Hmm,aku mendengarkan mu, lanjutkan saja" Ujar taufan sesambil menatap fokus pria iris merah yang sedang berada di sana, ya di pojok kanan.
Gempa pun sekarang sudah mulai nampak kesal akibat perkataan teman baru nya yang dari tadi hanya sibuk ber "hmm" saja dan dengan menjawab apa pun sambil menoleh ke arah kanan,sebenarnya apa yang ia lihat?
.
dengan rasa penasaran yang sudah memasuki level 15 gempa pun berniat untuk mengikuti alur pandangan taufan yang tertuju ke arah mana dan ke arah siapa!
.
Gempa pun memiringkan kepalanya sedikit,sesambil memasang auto fokus dimatanya,agar ia bisa melihat orang yang sudah menarik perhatian teman nya sejak tadi.
.
'Eh,, apa dia sedang melihat seorang pria bertopi merah hitam itu?'
.
'ah! Yang benar saja' Gumam gempa sesambil menggelengkan kepalanya cepat,agar ia tidak berfikiran yang negatif terhadap teman barunya.
.
"tampan sekali iris merah itu,,"Puji taufan sesambil menatap dalam dalam pria iris merah yang ia pandangi sejak tadi.
.
Gempa pun menjadi sweatdrop seketika ketika mendengar ucapan barusan,,Oh baiklah dia rasa dia tadi berfikiran tidak negatif kepada temannya.
.
"TA-TAUFAN! Sudah tutup matamu!"Ucap gempa sesambil menutup mata taufan dengan tangannya.
.
"Huh,ada apa gem? Kenapa harus ditutup?"Tanya taufan dengan keadaan mata yang tertutup oleh tangan gempa.
.
"Kau sudah gila fan,,"ucap gempa dengan dengan sibuk memper erat tekanan tangannya ke arah mata taufan.
.
"Eh,gila? Maksudmu apa? Oh ya Lepasin dulu tanganmu yang menghalangi mataku ini,,"ucap taufan sambil menarik narik tangan gempa.
.
"Tidak,tidak akan aku biarkan,"Ucap gempa langsung berdiri dari tempat duduknya.
.
"Kau ini kenapa? Kenapa tidak mau melepaskan tangan mu dimata ku? Tangan kamu kan bau gem!"Gerutu taufan sambil mejepit hidung nya dengan jari jari mungilnya.
"Karena kamu sudah gila,sudah tidak waras!"Ucap gempa dengan nada tinggi.
.
"Ma-maksud mu apa?"Tanya Taufan sesambil melepas kan jepitan tangan di hidungnya.
.
"Kau suka sama laki laki kan?!" Ucap gempa.
.
"Eh,," ucap taufan terhenti karena ucapan gempa yang mampu membuatnya tidak bisa berbicara seribu bahasa.
.
"Kau sudah gila,oke ikut aku ke WC sebentar"Ucap gempa sambil menarik tangan taufan
.
"Buat apa?!"
.
"Basuh wajah mu dari dosa,,"
.
"Yaah,,kau kira aku pendosa apa!"Gerutu taufan.
.
"Huh,,jangan ngeyel ayo cepat!"Tukas gempa sambil menarik tangan taufan.
.
"Heii,jangan di tarik tarik begitu ah!"Ucap taufan sambil menepis tangan gempa.
.
Gempa pun memutar bola matanya malas.
.
"Haii,, Sedang apa? Lagi main tarik tambang ya?"
.
"Api ikut yaa,, boleh kan?"
.
Gempa dan taufan pun saling berpandangan ketika mendengar ucapan teman baru mereka yang paling aneh itu.
"Hah?!"
.
.
TBC :v nyawn aku next :v Tambah gaje:v emang iye:v wkwkw~~ Revieew ya~~
