FF EXO/GS/GENDER-SWITCH/ Flower Girl
AUTHOR : YEHETGALAXYDIN
Title : Flower Girl
Rating: T
Leght : Chaptered
Main cast :
OH SEHUN
XI LUHAN
Byun Baekhyun
Do Kyungsoo
Kim Jongin
Zhang yixing aka Lay
Disclaimer : HUNHAN SMEnt punya~ But this is GalaxyDin story~
WARNING: TYPO bertebaran! GS! NO PLAGIARISM, NO BASH, NO BULLY! KALO GAK SUKA GAK USAH DIBACA;;)
Author's note : Anyeong~~~ GalaxyDin back~~ Author datang membawa next chapter yuhuu~~ ada yang menunggukah? Mianhae chapter kemarin memang banyak typo, untuk ff ini author usahain gak ada typo. Amin(?) ohyaa author juga udah liat reviewnya, mianhae banyak yang kurang ngerti sama alurnya, di chapter ini dan next chapter nanti author usahain biar alurnya gampang dimengerti. Oke sekian bacotan author~~ No bash juseyo^^~
Summary : Bagaimana jadinya jika seorang kutu buku bertampang poker face memiliki rahasia yang sangat penting dengan seorang idola perfect yang banyak digilai para namja di sekolah? Terdengar mustahil bukan? This is HunHan Story / HunHan/ GS
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
Flower Girl
"Apakah kalian mengerti?"
Tanya kim seongsaenim kepada murid-murid nya
"Ne~"
Murid-murid pun mulai berbentuk kelompok sesuai dengan yang di atur kim seongsaenim
"Basket yaa... Hufft"
Luhan meniup poninya lalu bergabung dengan lainnya
.
.
.
Sinar matahari di siang hari cukup terik untuk melakukan olahraga, terlihat sehun dan teman-temannya menuruni tangga menuju kearah lapangan outdoor sekolah
"Jadi kita akan di gabung olahraganya dengan kelas baekhyun? Jinjja?" Tanya sehun semangat kepada teman-temannya
"Ne~ kau akan menemui pujaan hatimu hun~ byunie baekkie~" goda salah satu sahabatnya, chen.
"Yak!" sehun memukul kepala chen dengan botol yang ada ditangannya
"sakit babo!" chen tidak terima lalu membalas memukul sehun
"Sudahlah, kajja kita turun" ajak kai menghentikan aktifitas kekanakan mereka.
.
.
.
.
.
Duk...Duk...Duk
Tatapan sehun terkunci pada seseorang yang sedang mendribble bola saat ini
Hap!
Ia melempar bolanya dan masuk kedalam ring.
Lalu ia berjalan santai ke arah teman teman nya.
"Daebak!"
Sehun bergumam dan pandangannya tetap tertuju kepadanya
"Ckck, sudahlah hun~ tidak usah lama lama, ia juga menyukaimu, cepatlah ambil sebelum di ambil yang lain" ucap kai yang langsung di sambut dengan tatapan kaget sehun
"Mwo? Ia menyukai ku jjong?"
"Ne babo! Apakah kau tidak bisa melihat dari logat logatnya baekhyun jika ia menyukaimu? Ckck bahkan semua orang pun tau" ucap kai sembari melihat kyungsoo sang pujaan hati yang sedang berbicara dengan baekhyun.
"MWO? Baekhyun? Tapi kan dia nunna ku" Sehun kaget terhadap ucapakan kai
.
.
.
.
.
"Baekki ah, apakah kau tau? Sehun daritadi memperhatikanmu" kyungsoo memberikan botol minum untuk baekhyun
"Gomawo kyung, ah? Jinjja yo?" ucap baekhyun dan membulatkan kedua matanya lucu
"Ne! Sedaritdi aku memperhatikan sehun dan kai yang membicarakanmu"
"Apakah sehun juga menyukaiku?"
Tanya baekhyun ke kyungsoo dan duduk disampingnya
"Sepertinya, karena dari tadi kau bermain dengan luhan-ssi, sehun memperhatikan"
Baekhyun tersipu, lalu ia memperhatikan teman-temannya yang bermain basket
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
Hari sabtu yang cukup cerah di siang hari ini. Matahari tidak terlalu menyengat di kulit saat ini.
Luhan sedang berjalan santai di taman kota. Ia memakai croped tee hitam dipadu dengan blue jeans dan sepatu nike pink favoritnya. Dengan ciri khasnya mengkuncir rambut kuda, dan seperti biasa ia akan menuju cafe favorit nya.
Dengan santainya, ia membuka pintu cafe
"Selamat datang"
Seorang pelayan menyambut luhan. Lalu luhan berjalan kearah meja favoritnya, di pojok cafe dekat jendela.
"Seperti biasa luhan-ssi?"
Tanya pelayan yang langsung di jawab anggukan oleh luhan
"Arraseo, 1 choco bubble tea untuk mu, tunggu sebentar ne"
"Ne, gomawo oppa" luhan tersenyum lalu ia mengambil headsetnya dan memakainya.
Ia memandang ke arah luar jendela, banyak lalu lalang dua sejoli yang mungkin saja sedang berkencan.
Lalu mata luhan menangkap segerombolan orang yang sangat familiar sedang memasuki cafe ini juga.
.
.
.
.
"Selamat datang"
Ucap seorang pelayan menyapa baekhyun dan yang lain.
"Mau pesan apa?"
Tanya baekhyun kepada teman temannya setelah mereka sudah duduk
"Aku americano" ucap kyungsoo
"Nado aku juga" ucap kai dan chanyeol
"Aku strawberry shake saja" ucap baekhyun
"Aku choco bubble tea~" ucap sehun semangat
"Arraseo, tunggu sebentar ne"
Ucap pelayan itu setelah mencatat pesanan mereka
.
.
.
.
Sehun mengedarkan pandangannya kedalam cafe, tiba-tiba matanya tertuju kepada salah satu pengunjung disana yang sedang meminum choco bubble tea.
"Xi luhan.."
Sehun tidak sadar ia menyebut nama luhan terlalu kencang
"Eoh? Xi luhan? Eodi?"
Chanyeol mengedarkan pandangan nya dan menemukan luhan yang sedang asyik dengan gadget nya.
"Luhan sendiri disini? Aku kasian padanya" ucap kyungsoo yang menyeruput americanonya
"Kasian padanya? Waeyo nun?" Tanya sehun bingung
"Luhan-ssi cantik tapi ia selalu sendirian, tidak mempunyai teman karna sifatnya yang sangat dingin"
Jelas kyungsoo kepada sehun
"Jinjjayo?" Ucap sehun kaget
"bahkan aku tidak yakin jika luhan ssi mengenal teman sekelasnya sendiri, ia kan terlalu dingin kepada semua orang" ucap kai yang mulai ikut dengan topik pembicaraan ini
"Sudahlah, tidak usah di bahas lagi" ucap baekhyun mengalihkan pembicaraan, dan mulai mengganti topik pembicaraan. Sehun diam, ia tetap melihat ke arah luhan dan sesekali melamun.
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
"Eonnie~ tadi kau bilang kau tidak keluar? Tapi mengapa kau ada di kafe eoh?" Ucap seseorang yang sedang bertanya -marah lebih tepatnya- kepada eonnie nya yang sayangnya sedang sibuk bermain dengan gadgetnya.
"Eoh? Waeyo? Kau ada janji kan dengan teman teman mu, lalu kenapa aku tidak boleh keluar?" Ucapnya santai
"Aniyo eonnie~ kau kan akan ku kenalkan kepada teman-temanku, mengapa kau selalu begini?" ucapya kesal
"Aku bagaimana memangnya? Dan aku tidak perlu teman baekhyunie~ aku hanya membutuhkan keluarga saja cukup. Jadi berhenti kau mengenalkanku kepada temanmu!"
Tunggu..
Baekhyunie?
"Tapi luhan eonnie, aku kan sudah berjanji kepadamu untuk memperkenalkan mereka kepadamu"
Luhan? Eonnie?
"Berhenti baekhyun-ah! Aku sudah muak berteman dengan orang orang yang seperti mereka!" Ucap luhan membentak
"Tapi eon, kau-"
"Sudahlah, aku hanya membutuhkan mu, dan keluarga. Itu saja cukup" ucap luhan dan mulai tidur di kasurnya.
Baekhyun menatap luhan dari kasur nya.
Kau cantik, menjadi ketua osis, ramah, baik kepada semua orang, suka menolong, pandai berolahraga, memiliki suara emas, dan kau mempunyai banyak teman dan banyak fans. Dan setiap harinya selalu ada yang mengirimimu surat cinta.
Flower girl.
Itu lah sebutanmu. Tidak ada yang tidak mengenalmu di sekolah ini. Bahkan luar sekolah pun tau.
Perfect.
Ya. Satu kata yang cukup untuk meggambarkan dirimu.
Sedangkan aku? Seorang kutu buku poker face yang pelit berbicara, selalu berpenampilan tomboy,tiap harinya berkuncir kuda, dan bersifat dingin layaknya putri es di kutub utara,dan tidak memiliki teman di sekolah ini. Satu satunya temanku adalah gadget dan buku.
Dan satu rahasia yang tidak di ketahui oleh semua orang.
Flower girl..
Dia adikku.
Luhan. Xi luhan.
Baekhyun. Byun baekhyun.
Bagaimana bisa Xi dan Byun bisa menjadi kakak adik?
Sebenarnya Xi dan Byun sama saja. Xi berasal dari bahasa china. Dan byun dari bahasa korea. Berbeda nama tapi memiliki arti yang sama.
Dan mengapa umur mereka hanya berjarak 1 bulan saja? Mereka sebenarnya saudara tiri. Intinya adalah papa luhan menikahi mama baekhyun disaat umur mereka masih 3 tahun. Papa luhan adalah orang chinese sedangkan mama baekhyun adalah orang korea.
Dan mengapa Byun dan Xi tidak dijadikan satu saja? Maksudnya.. Mengapa tidak memakai marga Xi atau Byun saja? Karena itu merupakan keinginan mereka sendiri. Dan sudah dikatakan tadi. Byun dan Xi memiliki arti yang sama.
.
.
.
.
.
Luhan hanya berpura pura tertidur tetapi sebenarnya ia sedang berfikir. Mengapa baekhyun selalu menyuruhnya berubah menjadi dirinya. Sebenarnya luhan mau saja, hanya saja luhan sudah tidak ingin mengulangi kesalahan untuk yang kedua kalinya. Dan cukup salah satu dari mereka saja yang menjadi flower girl. Dan luhan mengalah demi baekhyun.
"Jaljayo eonnie"
Ucap baekhyun dan mematikan lampu kamar.
"Jaljayo baekkie" luhan berbisik dan mereka mulai tertidur
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
Seperti biasa, luhan duduk di bawah pohon mapple. Headset selalu terpasang rapi di telinganya. Dan sekotak susu di tangan kiri, komik di tangan kanan. Benar-benar ciri khas Xi luhan. Tetapi ada yang berbeda dari luhan. Ani bukan luhan. Tetapi seseorang yang ada di sebelah luhan.
"Eonnie~ kau mau?"
"Ne~ aaa" luhan membuka mulutnya dan membiarkan baekhyun menyuapi luhan coklat yang di bawanya.
Tunggu. Baekhyun?
Tumben baekhyun bersama luhan?
Terkadang mereka memang selalu berdua, tetapi sebelum masuk, baekhyun yang akan ke kelas dulu dan luhan yang selalu terlambat masuk ke kelas.
"Eonnie~ kajja kita kekelas"
Baekhyun mulai beranjak dan membersihkan kotoran yang menempel di roknya.
"Aniya baek, kau duluan saja, eonnie disini"
Ucap luhan yang tetap duduk disana dan menatap baekhyun.
"Aku ingin ke kelas bersamamu eon. Sudah lama kita tidak ke kelas bersama" ucap baekhyun sedih
"Kau kan ada kyungsoo. Lagian juga jika ada yang melihat bagaimana?"
"Gwaenchana eon, aku ingin memperkenalkanmu kepada semua, jika kau eonnie kesayanganku!" Ucap baekhyun dengan menghentak-hentakanan kaki nya di rumput.
Seperti anak tk eoh?
"Ckck, sudahlah~ sana~ jika sudah saatnya, aku janji akan ke kelas bersamamu" ucap luhan dan melanjutkan membaca komiknya.
Baekhyun memilih diam dan pergi ke kelasnya.
.
.
.
.
.
"Nunna~ darimana saja kau? Aku mencarimu kemana-mana" ucap sehun manja setelah melihat baekhyun yang muncul dari arah taman
Blush!
Wajah baekhyun memerah
"Ahaha aku habis dari taman hunnie~ kajja kita kelas" ucap baekhyun lalu mereka ke kelas bersama
"Ckck pagi pagi sudah pacaran eoh?" Ucap kai yang tiba-tiba datang di tengah tengah mereka
"Yak! Sudah kubilang berkali-kali kamjjong, aku tidak pacaran!" Ucap sehun kesal
"Bukan tidak, tapi belum~" ucap kai menunjukan smirk nya lalu berlari kearah kelas
"Yak! Kau!" Ucap sehun jengkel lalu mengejar kai. Baekhyun tersenyum melihat kai dan sehun kejar-kejaran.
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
Camp tahunan akan dilaksanakan 1 minggu dari sekarang, terlihat murid murid sudah berkumpul untuk mendengarkan seorang guru yang memberikan penjelasan untuk camp tahun ini.
"Baiklah, kalian sudah berkumpul degan kelompok kalian, sekarang kalian diskusikan dan siapkan untuk camp minggu depan" ucap cha seongsaenim lalu keluar kelas
"Huffttt"
Baekhyun meniup poninya lalu ia duduk disebelah kyungsoo.
Sekarang mereka ada di kelas mereka, 30 menit yang lalu sudah ada pembagian kelompok untuk camp minggu depan.
"Ckck kau kenapa baek? Kau tidak bisa satu kelompok dengan pujaan hatimu eoh?" Ucap kyungsoo melihat baekhyun lesu dan menatap terus kearah sehun
"Aniyaa kyung~ aku juga senang bisa satu kelompok denganmu"
Bohong? Ani. Baekhyun tidak berbohong, hanya saja ia ingin satu kelompok dengan kyungsoo dan sehun juga.
.
.
.
.
.
.
Tidak terasa sudah besok mereka berangkat camp, terlihat 3 murid sedang berdiskusi di perpustakaan.
"Kita ada di team care, jadi kita akan membawa kotak p3k saja. Lay kau membawa nya ne, aku dan luhan akan membawa bahan makanan untuk kelompok kita" ucap sehun memberi kontruksi kepada kelompoknya.
Sehun- luhan - lay.
Mereka 1 kelompok. Team care.
"Arraseo hun" ucap lay tersenyum
"Lu, bisakah kau tidak terlambat besok? Jebal aku tidak ingin kelompokku berkurang 1" ucap sehun menatap luhan yang sedang membaca komik
"Arraseo" ucap luhan singkat lalu kembali melanjutkan membaca komik.
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
'Kita akan berangkat, cepatlah datang!'
Luhan menatap handphone nya kesal, lebih tepatnya kesal dengan seseorang yang mengiriminya line begitu. Luhan membalas cepat
'Tinggal saja aku, aku tidak peduli'
Tidak seperti yang di kirim linenya, ia terlihat panik
"Ahjussi~ bisakah kau lebih cepat lagi? Temanku mengatakan jika bus nya akan berangkat sebentar lagi" ucap luhan sembari menatap sang supir cemas
"Ne~" ucap sang supir, lalu luhan mengumpat
"Ck mengapa aku tidak berangkat bersama baekhyun saja tadi, kan tidak terlambat jadinya"
Baekhyun dan luhan berangkat terpisah, baekhyun diantar papanya karena mereka berangkat pagi, tetapi tidak dengan luhan yang berangkat dengan supir karena ia telat bangun.
.
.
.
.
.
"Hunie~ kau menunggu siapa eoh? Masuklah kedalam bus, kita akan berdoa bersama" ucap baekhyun turun dari bus dan menghampiri sehun yang sedang berdiri di depan pintu bus
"Ah ne nunna~ aku tidak menunggu siapa siapa aku hanya ingin mencari udara" ucap sehun, belum sempat baekhyun menjawab sehun sudah berlari terlebih dahulu. Baekhyun bingung lalu ia kembali naik ke dalam bus.
.
.
.
.
.
.
"Halo nunna~ terlambat eoh?"
Luhan kaget, ia yang tadinya mengambil barang-barangnya yang ada dalam bagasi hampir jatuh karena tiba-tiba melihat sehun berdiri disampingnya
"Ya! Kau menipuku hun! Cepat bantu aku" ucap luhan jengkel lalu mengasih barang-barangnya ke sehun.
Sehun dengan santai nya mengambil barang milik luhan dan memasukan ke dalam bus.
Sehun sudah menaiki bus, lalu luhan menyusul.
"Lu, duduklah disini, kita 1 kelompok duduknya" ucap sehun dan menepuk bangku disebelahnya. Lalu luhan duduk disebelahnya, ia duduk dekat jendela, sehun ditengah dan lay pojok.
"Baiklah sebelum kita berangkat, mari kita berdoa terlebih dahulu"
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
Hanya 1 kata yang ada difikiran luhan sekarang
Daebak
Mereka sudah sampai di tujuan, hutan yang dimana di samping kanan terdapat pohon yang diatasnya ada rumah pohon yang terlihat cukup nyaman untuk ditempati dan terdapat pemandangan gunung di samping kiri. Dan terdapat hall di pojok kanan. Di tengah-tengah nya terdapat tempat untuk makan bersama dan ruang santai untuk bersantai.
Terlihat luhan yang baru saja turun dari bus, ia terlihat kesusahan membawa barang bawaannya
"Sini ku bantu" sehun mengambil koper dari tangan kanan luhan dan membawanya kearah hall.
.
.
.
"Selamat datang semuanya! nikmati 1 minggu kalian disini, dan tiap harinya tidak lupa selalu ada misi yang akan kalian pecahkan, dan untuk peraturan dan tempat tidur, silahkan lihat di papan pengumuman belakang hall terimakasih"
Ucap kepala sekolah dan mereka langsung berhamburan kearah papan pengumuman.
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
Ceklek
Luhan masuk kedalam rumah pohonnya, terlihat ia baru selesai mandi.
"Keringkan dulu eon rambutmu, ige"
Luhan tersenyum lalu mengambil handuk yang diberikan untuknya
"Gomawo baek~"
Terlihat hanya mereka berdua yang sedang ada di rumah pohon
"Cepatlah kita ke hall eonnie~ aku akan memberikan pengumuman"
Ajak baekhyun
"Ne baekkie~ kau turun duluan saja aku akan menyusul" ucap luhan dan mengeringkan rambutnya
"Arraseo~ aku tinggal dulu eon" lalu baekhyun keluar dari rumah pohon
Luhan-baekhyun-kyungsoo-minseok
Mereka satu kamar, di rumah pohon yang sama. Tidak menyangka baekhyun dan luhan bisa bersama. Ya 1 minggu diatap yang sama selain di rumah.
"Besok pagi kalian sudah harus berkumpul di hall, tidak ada yang datang terlambat. Dan jika ada yang terlambat akan dikenakan hukuman. Jadi kalian tidur jangan larut malam dan jangan buat keributan, arraseo?"
Terlihat ketua osis Byun Baekhyun sedang memberikan pengumuman di depan hall
"Arraseo" ucap murid-murid kompak, lalu mereka berhamburan pergi ke rumah pohon mereka masing- masing.
~~~~~~~"ƪ(˘⌣˘)┐"ƪ(˘⌣˘)ʃ"┌(˘⌣˘)ʃ"~~~~~~
"Selamat pagi semuanya, kalian sudah diberi kebebasan kemarin bukan? Jadi pada hari ini saya akan memberikan misi kepada perkelompok. Untuk kelompok yang berhasil menyelesaikan sampai hari terakhir, maka itu pemenangnya. Apa ada pertanyaan?"
Ucap kepala sekolah.
Terlihat murid-murid mulai mengerti
"Sepertinya tidak, baiklah. Misi pertama kalian sudah ada ditangan saya, saya akan membagikan ini pada tiap kelompok" lalu kepala sekolah dibantu dengan anggota osis lainnya membagikan kertas ke murid-murid lainnya.
"Ingat 1 hal, jika kalian kalah kalian akan mendapat hukuman"
.
.
.
.
SOPA
Hanya 1 yang terlintas di pikiran mereka. 'apa?'
Terlihat luhan lay dan sehun sedang ada di depan hall, mereka terlihat kebingungan melihat misi yang baru saja diberikan.
"Menurut kalian ini apa?" Tanya luhan yang tetap menatap kertas itu
"SOPA.. Sekolah kita kan.. Apakah ini salah ketik?" Lay menjawab pertanyaan luhan dan menatap luhan dan sehun bergantian
"Memang apa hubungannya sopa dan hutan?" Tanya sehun bingung.
"Apakah kita harus mencari barang yang harus ada logo sopa?" Luhan berkata sambil menatap sekitar
"YA!" Sehun berteriak lalu ia berlari kearah samping hall.
Luhan dan lay menyusul sehun, terlihat sehun berhenti didepan pot bunga
"Tadaaa~" sehun tersenyum lalu mengangkat sebuah bendera putih berlogo SOPA
"Daebak! Kau menebaknya hun! Kau jenius!" Ucap luhan lalu mereka bertiga high five
"Kajja kita cari yang lain nya" ajak lay lalu mereka mulai mencari bendera lainnya.
Mereka bertiga lari berurutan. Luhan didepan, sehun di tengah dan lay dibelakang. Tiba-tiba luhan berhenti berlari.
Bruk! Duk!
"Auww"
Terlihat luhan meringis karena ia sedang duduk ah lebih tepatnya terjatuh ditanah
"Yak! Lu mengapa kau berhenti mendadak eoh?" Sehun membantu luhan berdiri, lalu luhan membersihkan celananya
"Lihatlah atas hun" ucap luhan, lalu lay dan sehun melihat atas, terlihat bendera putih berada di atas pohon yang cukup tinggi. Lalu sehun menaiki pohon itu.
"Sehun apakah kau bisa?" Ucap luhan menatap kearah sehun yang sedang mengambil bendera.
Bruk
Sehun langsung menjatuhkan kakinya ketanah setelah ia mengambil benderanya.
.
.
.
"Ini yg terakhir kan lu.." Terlihat sehun sedang berpikir
"Ne hun, palli kita ambil, sebelum waktu kita habis" ucap luhan menatap sehun.
Terlihat luhan sehun dan lay sedang ada di pinggir jurang, Perlahan sehun mulai membungkukkan badannya dan berusaha mengambil bendera yang ada di batu jurang itu, jika ada yang menyenggol sehun sedikit saja... Mungkin sehun hanya akan tinggal nama.
"Aku dapat!" Sehun senang lalu ia mulai berdiri tegak. Tetapi ia tidak terlalu seimbang, lalu luhan dan lay menariknya.
"Huftt.. Untung kau tidak jatuh hun" ucap luhan tersenyum ke arah sehun.
Deg.
Untuk pertama kalinya ia melihat luhan tersenyum kepadanya.
TBC
NB : Well author majuin harinya, harusnya hari sabtu author publish, but it's ok right? Next chapter maybe hari sabtu, semoga author tidak ada halangan~~ RnR juseyoo~~ Gomawoo chuu~
