Chapter 1
"dan yang di tengah…. Cho Kyuhyun. Anak dari presiden Korea Cho Byung Soo dan designer terkenal di Paris Cho Min Ra. Selain itu, dia adalah peringkat 1 nilai tes.." jelas Sooyoung. Sungmin tak menanggapi. Matanya terfokus hanya ke Kyuhyun. Sooyoung tersenyum penuh kemenangan.
'sepertinya anak ini terpesona sekali..' batinnya.
"tampan, kan? Hanya orang bodoh yang tak mengatakannya tampan" ucap Sooyoung. Mata Sungmin tetap hanya tertuju ke sosok sempurna seorang Cho Kyuhyun.
..
Title : I Like You More Than Everything
Author : Itou Ayako
Cast : Kyumin, member SuJu de-el-el, SNSD de-el-el and another cast
Genre : romance, hurt
Rate : T (mungkin)
Desclaimer : ini ep-ep(?) murni milik Ayako. So, plagiat…. Hush!
Warning : typo(s) bangkit dari segala sudut (tapi kali ini Ayako cek-in terus biar ntu Typo gak bangkit lagi). Mau copas? Izin dulu, ne?
Umur member SuJu, SNSD dan cast lainnya berceceran.. Ayako sedikit ubah umur mereka, ne?
Ini ff pertama Ayako. Gomen kalau jelek, Ayako gak banyak ngerti tentang ff. Tasuketekudasai. *bow* review please… ._. V
Chapter 2, GO!
"orang bodoh? Berarti aku adalah salah satu dari orang bodoh yang kau maksud itu.." ucap Sungmin lalu berbalik menatap Sooyoung yang memandangnya tak mengerti.
"karena aku tak menyukainya sama sekali.." lanjut Sungmin lalu pergi dari kerumunan itu.
..
Di kelas 2B..
"aigoo! Ternyata kau, Sungmin-ah! Bukankah kau tadi pergi besama Sonyeoui Gu Sedae sunbae?" tanya Kibum saat hampir saja menabrak Sungmin di pintu kelas.
"ne.. tadi mereka mengajakku ke suatu tempat. Um.. kau mau kemana, Kibum-ah?" tanya Sungmin sekedar basa-basi.
"ke kantin.. mau ikut?"
"kau mengenalnya?" tanya namja yang berada di sebelah Kibum, diiringi tatapan bertanya yeoja di sebelah namja yang bertanya itu (ribet banget dah jelasinnya! Reader ngerti kan maksud Ayako?)
"ne. Ah, Hyukie-ya, Jungmo oppa.. perkenalkan ini Lee Sungmin, teman baruku" ujar Kibum sambil mengenalkan Sungmin.
"annyeong~ jika kau teman Kibum, berarti kau temanku juga..! Lee Hyuk Jae imnida, kau bisa memanggilku Eunhyuk atau Hyuk" senyum Eunhyuk.
"oh, annyeonghasseo.. cheoneun Kim Jungmo imnida. Mannaseo bangapseumnida" senyum Jungmo sambil sedikit membungkuk.
"annyeonghasseo, cheoneun Lee Sungmin imnida. Mannaseo bangapseumnida.." balas Sungmin sambil sedikit membungkuk juga.
"ah! Jangan-jangan kau Lee Sungmin yang mendapat peringkat 4 itu, ne? Aigoo.. neomu yeoppeo!" seru Eunhyuk heboh sambil mencubit pipi Sungmin. Sungmin hanya tersenyum sambil mengusap bekas cubitan Eunhyuk.
"hm, Kibum-ah.. bisa kita bicara sebentar? Ada yang perlu kutanyakan padamu.." bisik Sungmin. Kibum mengangguk sebagai jawaban.
"Jungmo oppa, Hyukie-ya, kalian duluan saja, ne? aku ada urusan sebentar" ujar Kibum sambil melambai dan menarik tangan Sungmin masuk ke dalam kelas mereka.
"arra.. kajja, oppa!" ajak Eunhyuk. Sementara Jungmo masih memandang kepergian Sungmin.
"kau benar Hyuk-ah.. dia benar-benar cantik…" gumam Jungmo.
"ne?" tanya Eunhyuk tak begitu mendengar gumaman Jungmo.
"a.. anieyo.. kajja!" jawab Jungmo gugup dan berjalan lebih dulu ke kantin.
"YA! Oppa, chakkamman..!" Eunhyuk segera menyusul Jungmo.
..
Sungmin duduk di bangkunya, diikuti Kibum yang duduk di bangku kosong sebelah Sungmin.
"wae?" tanya Kibum.
"aku sudah melihat namja yang bernama Cho Kyuhyun itu.."
"daannn….. kau menyukainya?" tanya Kibum memotong ucapan Sungmin.
"jujur, aku..." Sungmin terlihat berfikir.
"kau menyukainy-"
"ani! Aku tak menyukainya sama sekali. Hanya saja.. aku seperti pernah melihat 3 namja itu.." terang Sungmin memotong ucapan Kibum.
"Mwo?! Kau tak menyukainya? Ck ck ck.. hebat sekali kau, Minnie-ya" tanggap Kibum.
"hm.. sepertinya Kyuhyun itu dingin, ne?" tanya Sungmin tak menanggapi tanggapan Kibum tentangnya.
"ne. setau ku…. Kyuhyun itu namja yang sangat jarang berbicara kecuali kepada Donghae oppa dan Siwon oppa. Mereka bertiga sudah dekat sejak elementary school… Kata Eunhyuk, yang notabene yeojachingu nya Donghae oppa, sifat asli Kyuhyun itu benar-benar jail, mudah marah dan sedikit kurang sopan. Tapi di depan semua orang, Kyuhyun sangat dingin, tidak peduli siapapun. Sebuah mukjizat jika Kyuhyun berbicara lebih dari 5 kata kepada namja / yeoja yang kurang dekat dengannya" jelas Kibum.
"wahh, apa dia sariawan, ne? berbicara bisa sehemat itu.. ternyata kau tau banyak tentangnya. Kau menyukainya, ne?" tanya Sungmin. Kibum senyum-senyum dulu sebelum menjawab.
"emm… sedikit. Geundae, aku lebih suka temannya, Siwon oppa… Siwon oppa tampan, ne?" semburat pink menghiasi kedua pipi Kibum.`
Sungmin hanya mengedikkan bahu, bingung harus menjawab apa.
"hyung-hyungnya Kyuhyun… apa mereka senior kita?" tanya Sungmin.
"hyung-hyungnya Kyuhyun? Maksudmu Donghae oppa dan Siwon oppa?" Sungmin mengangguk sebagai jawaban.
"anieyo..! mereka hanya lebih tua(gomen kalau bahasa Ayako kasar.. Ayako gak tau kata yang lebih halus dari 'tua'.. gomennasai~ *bow) beberapa bulan dariku, jadi aku memanggil mereka 'oppa'. Jika kau ingin memanggil mereka dengan nama saja juga tak apa.. geundae, kau harus memanggil Jungmo oppa dengan embel-embel 'oppa'! karena dia itu lebih tua(gomen..) setahun dari kita. Katanya, ayahnya yang menyuruhnya mengulang, entah gara-gara apa.. yang jelas, dia mengulang bukan karena bodoh!" jelas Kibum panjang lebar. Sungmin hanya manggut-manggut lucu seperti patung selamat datangnya Hoka-Hoka Bento.
"jika kau sudah selesai bertanya, aku pergi ke kantin dulu, ne?" pamit Kibum sambil bangkit dari duduknya.
"ne.. ittabwayo" senyum Sungmin. Kibum membalas senyumnya lalu keluar kelas menuju kantin.
.
.
.
Skip Time
Lee Sungmin POV
KRIING… KRIING…
Bel sekolah yang nyaring itu membangunkanku. Aku membuka mata dan langsung melihat jam putih yang melingkar di tangan kiri ku.
02:10 PM. Hmm.. sudah istirahat kedua ternyata.
Dengan malas, aku segera memasukkan buku-buku ke dalam tasku. Kalian tau kenapa aku tidur? Ani, anieyo.. bukan karena aku malas mendengar penjelasan Lim seosaengnim (walaupun harus kuakui, cara mengajarnya bahkan dapat membuat lalat yang lewatpun mengantuk), tapi karena dia ada workshop di Myeongdong. Jadi aku memutuskan untuk tidur tadi..
Nah, sudah selesai! Lebih baik aku buru-buru ke kantin karena perutku sudah-
"AIGOO!" jeritku kaget saat melihat Sonyeoui Gu Sedae sunbae tiba-tiba sudah ada di samping mejaku tepat ketika aku mendongakkan kepala. Ommona.. kenapa mereka selalu datang seperti hantu? Datang tak dijemput, pulang tak diantar. Tidak ada yang mengundang, tiba-tiba datang. Aigoo.. -_-
"ppalli!" perintah Yoona sunbae sambil memberi sinyal agar mengikutinya lalu segera berjalan lebih dulu.
"odiega?" tanyaku. Hyoyeon sunbae menoleh dan hanya mendecih sebagai jawaban.
.
.
.
Aku berjalan setengah berlari mengikuti Sonyeoui Gu Sedae sunbae yang membawaku ke Auditorium sekolah.
"baca puisimu disana!" tunjuk Jessica sunbae ke arah panggung yang ada di dalam Auditorium. Kudengar dari beberapa murid, Auditorium ini biasa digunakan untuk showcase dan acara-acara musik lainnya.
Aku menurut dan menaiki panggung besar itu. Taeyeon sunbae memberikanku mik.
"chakkammanyo, sunbae.." ujarku. Taeyeon sunbae menoleh dan menatapku seolah berkata 'wae?'
"umm… aku hanya membaca puisi karena tugas, kan?"
"menurutmu?"
"keureom… aku hanya membaca di hadapan Kyuhyun saja, kan?"
Taeyeon sunbae tampak tersenyum licik sebelum menjawab,
"memang apa bedanya membaca hanya di hadapan Kyuhyun dengan di hadapan banyak orang? Pada intinya pun puisi yang kau baca hanya untuk Kyuhyun.." jawabnya santai.
"tentu saja berbeda. Aku akan benar-benar malu jika di hadapan banyak orang. Dan lagi, akan sangat terkesan aku menyatakan cinta padanya, juga akan menimbulkan kesalahpahaman banyak orang.." jelasku.
"maja,kau benar-benar pintar. Tenang, kau hanya akan membacanya di depan 'sedikit' orang saja" ucapnya sambil menekan kata 'sedikit', lalu pergi entah kemana.
Sedkit? Fiuuh… untunglah..
KRIEET…
Tak lama, 3 prince charming itu benar-benar datang. Aku sedikit membungkuk dan tersenyum sopan, lalu mulai membaca lembaran puisi cinta yang telah kupegang dari tadi.
"karenamu, ja-"
TINGTONGTENG~
Terdengar nada dari speaker yang dipasang diseantro sekolah itu. Biasanya speaker di nyalakan untuk siaran radio. Tapi setahuku, hari ini penyiar yang biasa bercuap-cuap ria di studio itu (biasanya sih Yang Yoseob sunbae) sedang sakit.
#"bagi seluruh murid Jaeneung Senior High School, diharapkan berkumpul di ruang Auditorium sekarang..! karena akan ada pertunjukkan yang sangat seru dari murid baru kita, Lee Sungmin.."#
Aku yakin ini suara Tiffany sunbae! Menyadari hal itu, aku membeku seketika.
Ini… bohong, kan?
"pertunjukkan? Memangnya kita sirkus?" gumam Siwon sunbae kesal.
"bukan kita sirkusnya! Tapi dia" tunjuk Donghae sunbae padaku.
"bisakah kalian diam, hyung?" tanya Kyuhyun dingin ke arah Siwon sunbae dan Donghae sunbae.
"aku mendengarkanmu, Lee Sungmin-ssi.." ucap Kyuhyun dengan senyum sinis dan tatapan meremehkan. 4 kata.. oke, itu terlalu hemat. mungkin memang dia sedang sariawan.
"ppalli! Kau ingin membicarakan apa dengan Kyuhyun?!" bentak Siwon tak sabar.
"ka.. karenamu, jantungk-"
Drap.. drap.. drap..
Aku menelan saliva ku susah payah, seperti ada bola basket dalam mulutku..
"sunbaenimdeul... jinjja!" gumaman pelan penuh kekesalan itu keluar dari bibirku.
KRIEET…
Masuklah berpuluh-puluh, ani! Mungkin beratus-ratus murid masuk ke ruangan ini. Menatapku meremehkan dan penasaran.
Maldo andwae!
Wae irae?! Kenapa Sonyeoui Gu Sedae sunbae menipuku?! Aiish! Seharusnya dari awal aku tak pernah mendengar mereka! Bahkan aku ragu, apakah mereka pantas dipanggil 'sunbaenim'?
"YA! Apa kami disini hanya untuk melihatmu diam?! baboya?!" teriak seorang namja yang mendapat dukungan dari teman-temannya. Ruangan ini menjadi penuh dengan sorakan dan yang jelas bukan sorakan positif.
"nae.. naega.." aku tak dapat berkata.
Siapa saja…. Jebal… bakar aku hidup-hidup detik ini juga..!
"Turun! Turun! Turun!" paduan suara tak enak didengar itu, makin gencar menyuruhku turun.
Aku tetap terdiam. Aku menggigit bibir bawahku, berusaha menahan mati-matian air mata yang sudah berkumpul di pelupuk mataku.
Sungguh…. Aku malu..
"Ka.. karenamu.. jantungku berdetak
Ja.. jantungku tak be.. rdetak untuk yang la..in
Sama dengan air untuk bunga. cintamu.. me.. mengizinkanku hi.. hidup
Karenamu, Aku.. aku bisa terse.. nyum
Tidak.. mung.. kin aku bis..a tersenyum karena orang la..in
Seperti cahaya dalam.. dalam badai, ka..mu adalah keajaiban bagi..ku
Walau aku-"
TES..
Air mata yang ku tahan dari tadi pun menetes perlahan.
"Walau.. a..ku telah mencintaimu seribu kali, aku.. hiks ingin mengatakannya la.. lagi
Ka.. kata yang membu.. at jantungku.. hiks berdetak
Satu-satunya.. satu-satunya o.. rang untukku
Orang itu a.. adalah ka.. mu
Kamu, o.. hiks rang yang berdiri te.. pat di depan.. ku
A.. aku akan melindungimu, Aku mem.. mempercayaimu .. Aku men.. hiks men.. hiks mencintaimu
Cintaku, tak.. dirku, aku tidak da.. hiks dapat kehilangan.. mu"
Air mataku mengalir makin banyak tanpa bisa ku bendung. Murid-murid hanya diam dengan pandangan sulit diartikan.
"PST!" aku menoleh mendengar sinyal dari belakang panggung. Ternyata orang yang telah membuatku malu setengah mati dihadapan murid-murid itu yang memanggilku.
'katakan : saranghae, ke Kyuhyun!' gerak bibir Hyoyeon sunbae dapat tertangkap jelas di mataku. Aku menggeleng sebagai jawaban.
'SHIRHEO! Naega wae?! Aku bahkan tak menyukainya!' aku membalas dengan gerak bibir juga.
'ppalli! Kalau tidak, kau akan kami bully hingga kau mati!' ancam Hyoyeon sunbae. Aku diam tak membalas lalu kembali mengahadap murid-murid.
"Kyuhyun-ssi… sa.. sa.." aku menelan saliva ku dengan susah payah dan menghapus kasar jejak air mataku. Aku benar-benar merasa harga diriku terinjak-injak! Menyatakan cinta di depan seluruh murid sekolah kepada namja yang tak ku sukai dan bahkan aku tak mengenalnya. Aiish!
"sa.. sa.. Aiish!"
BRAK! NGIIIIING~
Buru-buru aku membanting mik dan lembaran puisiku serta melompat pergi dari sana. Aku tak peduli Sonyeoui Gu Sedae sunbae mem-bully ku (atau bahkan membunuhku). Yang jelas, menurutku harga diri jauh lebih penting dari itu semua!
"YA! LEE SUNG MIN! MICHEOSSEO?!" teriak Hyoyeon sunbae sambil mengejarku, diikuti kawanannya.
Aku terus berlari tanpa berani melihat ke belakang.
Lee Sungmin POV End
..
"ck, apa-apaan dia itu? Sebenarnya dia ingin bicara apa sih denganmu, Kyu?" tanya Donghae. Lebih tepatnya menggerutu daripada bertanya.
"mungkin dia ingin menyatakan cinta, tapi malu" tanggap Siwon. Karena Kyuhyun tak merespon, Donghae dan Siwon menoleh ke arah Kyuhyun. Dan, apa itu…. Kyuhyun tersenyum simpul!
"kau menyukainya, Kyu?" tanya Donghae. Segera, senyum Kyuhyun luntur dan wajah dinginnya kembali.
"ani. Dia bukan tipe ku" jawab Kyuhyun datar.
"ah, keurae? Padahal dia sangat manis.."
"Hae-ya! Ingat yeojachingumu, babo..!" Siwon mengingatkan.
"ne~ lagipula aku tak bilang menyukainya, kan? Sudahlah. Kajja, kita kembali ke kelas!" ajak Donghae kemudian.
"hm.." setuju Kyuhyun. Sebelum Kyuhyun sempat berbalik, dia melihat ada lembaran kertas yang jatuh tepat di depan sepatunya. Kyuhyun membungkuk untuk mengambilnya lalu membaca sekilas. Bibir seorang Cho Kyuhyun kembali terangkat membentuk senyum samar ketika membacanya.
"Kyu, ppalli..!" panggil Siwon. Kyuhyun segera melipat kertas itu, memasukkan ke kantung blazernya dan menyusul Siwon serta Donghae.
TBC
Ayo, ayo! chap. 2 nya udah selasai! baru keluar dari oven, masih anget *aakhiiiiirnnyaaaaaa~ ^^
Ayako ngebut lanjutin ini. Gomen, kalau ceritanya masih hambar atau gimana~ gitu. Tenang, chap. 3 (kayaknya) bakalan lebih seru! karna konflik dimulai pas chap. 3.. YIPPIEEE ^^ *loncat-loncat
Dannn.. chap ini Ayako ngebut karena inget dukungan (tepatnya review) para reader.. Arigatou untuk yang udah komen (dan udah baca) *deep bow. Semoga cerita ini makin reader sukai en(?) semoga Ayako makin bagus dalam buat ff. baik cara tulisnya yang salah atau kurang nyambung, semoga Ayako bisa perbaiki itu semua.. :-)
Oh iya, Ayako harap, yang udah baca supaya review.. Ayako kan udah bilang, komen pedes, manis, asem, asin, rame rasanya, Ayako bakal terima.. :-) Ayako minta review, supaya Ayako tau kalo ff Ayako ini pantes dilanjut atau remove aja? abisnya, Ayako gak bakal lanjut ff ini dulu untuk beberapa bulan kedepan, abisnya bentar lagi UN. kalo review ningkat, (mungkin) Ayako juga makin cepet lanjutnya (karna review itu dorongan besar bagi Ayako..) atau di remove dan ganti ff baru aja? mohon pendapatnya.. *bow
