SWEET MOMENTS WITH YOU
Naruto © Masashi Kishimoto.
Rated: T.
Warning:
OOC, AU, flat, typo yang berserakan di mana-mana, dan semua kekurangan lain.
Anw, don't like, don't read. :)
"Kaa-chan!" kubuka pintu kamarku lalu kulihat Kaa-chan yang sedang menonton tivi dengan Tou-chan menoleh ke arahku, "Oh, Chiko-chan. Sudah selesai belajarnya?" tanyanya sambil tersenyum. Aah, aku suka sekali senyum Kaa-chan, selalu membuat hatiku lebih hangat dan nyaman.
"Ingin Kaa-chan ambilkan biskuit?" tawar Kaa-chan dengan senyum manis yang masih mengembang di wajahnya. Aku pun tersenyum riang lalu mengangguk. Saat Kaa-chan beranjak, kulihat Tou-chan menatapnya dengan tatapan… um, apa ya? Apakah itu ekspresi marah? Kehilangan? Atau… kecewa? Ah, aku tidak tahu.
.:::.
'Sweeper, kamu dimana? Teman-teman, bantu Dora temukan Sweeper ya! Sweeper… Sweeper… dimana kamu? Sweeper…'
Kukunyah biskuit coklat kesukaanku sambil menggerutu. Heran, rubah itu 'kan, tepat ada di belakangnya. Kenapa gadis berambut coklat pendek itu tidak melihatnya? Bodoh sekali.
"Kenapa wajahmu cemberut begitu, Sayang?" tanya Kaa-chan lembut. Aku pun menoleh.
"Habis, gadis itu bodoh sekali. Sudah tahu rubah itu ada di belakangnya, tapi, dia tidak bisa menemukannya sejak tadi."
Aku pun kembali melanjutkan acara mengunyah sambil menggerutu-ku yang tertunda sampai mendengar Kaa-chan tertawa. Aku menatap tivi di depanku dengan bingung. Kenapa Kaa-chan tertawa? Apakah Gadis Bodoh itu lucu? Mendengar tawa Kaa-chan yang tak kunjung berhenti, aku pun menyeletuk, "Kenapa Kaa-chan tertawa?"
"Karena kamu lucu, Sayang. Hahaha putri Kaa-chan pintar sekali ya."
Jawab Kaa-chan sambil mengacak pelan rambut hitamku. Aku hanya mengembungkan pipi dan menyipitkan mataku, berpura-pura marah. Um, tunggu, aku baru sadar kalau daritadi aku tidak melihat Tou-chan. Kemana ya dia?
"Kaa-chan, Tou-chan mana?"
"Sasuke-kun? Oh, dia ada di kamar. Mungkin sedang tidur."
Tepat setelah itu, Tou-chan membuka pintu kamar dan berjalan ke arah kami. Dia lalu mengangkat tubuhku dan duduk di sofa dengan aku di pangkuannya. Aku pun tersenyum lebar.
"Tou-chan!" sapaku riang. Tou-chan membalas senyumku dengan senyuman tipisnya lalu berkata,
"Tidurlah, sudah hampir larut."
Aku memanyunkan bibirku setelah mendengar kata Tou-chan. Padahal, aku masih ingin menonton si Gadis Bodoh itu dengan Kaa-chan. Lagipula, biskuit coklatku belum habis. Aku pun menggelengkan kepalaku.
"Ayo tidur. Jangan jadi anak nakal. Tou-san antar ke kamar, ya."
Tou-chan langsung beranjak dan menggendongku ke kamar sebelum aku sempat merengek lagi. Hari ini kok, Tou-chan aneh sekali, ya?
.:::.
"Selamat tidur, Sayang."
Ucap Tou-chan sambil menarik selimut sampai ke dadaku. Aku hanya mengangguk lalu menutup mataku, berpura-pura tidur. Setelah mengecup keningku, Tou-chan mematikan lampu lalu keluar kamar. Tak lama, aku kembali membuka mataku, menarik selimut lalu beranjak dari tempat tidur. Kubuka pelan pintu kamarku lalu berjalan ke ruang tamu di mana Tou-chan dan Kaa-chan berada.
Aku menghentikan langkahku ketika melihat Tou-chan dan Kaa-chan sedang berpelukan di sofa. Oh, aku ingat! Tou-chan dan Kaa-chan seperti Lala dan Poo. Berpelukaaan, hihihi. Tunggu, Tou-chan melepaskan pelukannya lalu mendekatkan wajahnya pada Kaa-chan perlahan. Bibir mereka saling bersentuhan. Hmm, itu namanya apa ya? Aku pun kembali menghampiri mereka.
"Kaa-chan!" sahutku riang.
Tou-chan langsung menarik diri dari Kaa-chan sambil menggaruk kepalanya yang kelihatan tidak gatal dengan gelagapan. Sedangkan Kaa-chan hanya merapikan poninya sambil menunduk. Namun, wajah mereka sama-sama memerah seperti kepiting rebus yang kumakan semalam. Aku bingung melihat tingkah aneh mereka. Sebenarnya mereka kenapa, sih?
"Kalian sedang apa? Sepertinya asik sekali. Aku boleh ikutan?" tanyaku dengan mata berbinar.
"Uhm, i-itu…"
Lho? Kenapa Kaa-chan jadi gugup begitu? Apa yang Tou-chan lakukan sehingga membuat Kaa-chan seperti itu? Atau, apakah Kaa-chan sakit? Aku terus menatap mereka berdua. Tidak Tou-chan maupun Kaa-chan, hanya diam sambil memalingkan wajah satu sama lain.
"Kalian kenapa, sih? Kenapa hari ini semua orang bertingkah aneh? Tidak Yukito-kun, Tou-chan, Kaa-chan, bahkan si Gadis Bodoh itu pun juga."
Kaa-chan menatapku sambil tersenyum aneh lalu memegang kedua bahuku. Tuh kan, ada apa dengan mereka? Apa hari ini peringatan sebagai Hari Aneh Sedunia? Mengapa aku tidak tahu?
"Sayang, kenapa kamu ke sini lagi? Bukankah Tou-chan sudah menyuruhmu untuk tidur, hm?" tanya Kaa-chan lembut.
"Aku tidak bisa tidur," jawabku lesu.
"Hm.. baiklah, Kaa-chan temani tidurnya. Tapi Chiko-chan harus tidur kali ini. Janji ya?"
"Janji!"
.:::.
Kubuka kembali kedua bola mataku. Ngg? Pukul berapa ini? Haa, aku tetap tidak bisa tidur. Apakah aku sudah tertular virus penyakit aneh itu sehingga aku tidak bisa tidur? Hm… bisa jadi. Aku melihat sekeliling kamarku. Oh? Dimana Kaa-chan? Bukankah ia berjanji akan menemaniku tidur? Hmm, bagaimana kalau malam ini aku tidur bersama mereka? Bukankah itu akan menyenangkan?
Kubuka pelan pintu kamar Tou-chan dan Kaa-chan, lalu aku mengintip lewat celahnya. Hm… mana ya mereka? Mm… oh! Itu dia mereka. Kubuka lebar pintu kamar lalu berjalan masuk. Baru beberapa melangkah, aku sudah terkejut. Tou-chan sedang menindih tubuh Kaa-chan! Tou-chan ini bagaimana sih? Kalau nanti tubuh Kaa-chan kesakitan gimana? Tunggu, Yukito-kun pernah berkata padaku kalau ada dua orang saling tindih-menindih itu namanya mereka sedang bergulat seperti yang ada di tivi-tivi.
Apa yang mereka pikirkan sih, bergulat tengah malam begini? Aneh sekali. Haaah, daripada nanti aku semakin tertular virus penyakit aneh yang sudah menimpa Tou-chan dan Kaa-chan, lebih baik aku pergi saja dan kembali ke kamarku. Besok akan kutanya Yukito-kun obat apa yang dapat menyembuhkan penyakit itu. Kan, kasihan Tou-chan dan Kaa-chan, bagaimana kalau nanti penyakitnya semakin parah? Tunggulah sebentar lagi, Kaa-chan, Tou-chan! Aku akan membelikan obat untuk kalian besok. Hahaha, kamu memang jenius, Ichiko!
.
.
.
End.
A/N: Haloh... saya datang untuk melunasi utang fict ini yang dari dulu gak selesai2. Huah, jadi juga. Maaf, jadinya gaje begini. Hontou ni gomenasai, semoga kalian terhibur sama fiksi gajelas ini ya *bow
Cukup deh cuap2nya. Oh, review pasti kubalas. Via PM tapi. Jadi yang PM nya disable, di-enable-in ya! :D
Btw, SELAMAT TAHUN BARUUU! *tebar confetti*
A new year,
A new life,
A new beginning! *dance*
Last, feedback please? :)
