Title: I can't live without you.
Genre: Romance,Hurt,drama,tragedy,YAOI
Cast: Xiao Lu aka Xi Luhan, Oh Sehun, Wu Yifan aka Kris, Huang Zi Tao , Byun Baekyun, Do Kyung soo and other.
Desclaime: Cerita ini adalah fiktif belaka, Hunhan hanyalah milik Tuhan yang maha Esa.
Happy reading my sisters and my brothers
Summary: hubungan awal Oh Sehun dan Xi Luhan di mulai dari saling kenal dari sebuah jejaring sosial, sehingga mereka memutuskan bertemu yang mengagetkan adalah Luhan telah membuat Oh Sehun jantungan karena meminta ciuman di hari pertama mereka bertemu –setelah mengetahui fakta bahwa Luhan adalah seorang bocah sekolah dasar tingkat empat./Yaoi/Hunhan Couple.
~Love~
.
"Oh sial!." Sehun terus saja mengumpat di balik helmnya, kalau bukan karena jam tambahan dadakan yang dilakukan oleh guru sejarahnya pasti ia sudah berada di seoul broadway, dan yang paling parah ia terlambat 15 menit dari waktu yang dijanjikannya, oh jangan sampai kekasihnya mengecap bahwa ia adalah namja yang suka membual.
"Kita ubah tempat, Museoum ini panas aku menunggumu di tamannya saja dan tuan Oh kau perlu tahu bahwa 15 menit bukan waktu yang singkat-Luhan" Sehun mendesah itu bagai pukulan telak di kepala saat terakhir ia mengecek skypenya.
Sehun menyampirkan almaternya di pundak ia buat langkah panjangnya sesantai mungkin, wajah pucatnya yang berpeluh semakin menambah kadar ketampanannya sehingga tak pelak menarik perhatian orang di sekitar taman ditambah seragam elit yang kini melekat pada tubuhnya, sungguh Oh Sehun terlihat bagai pangeran.
"Xi Luhan di mana kau?" Gumamnya kembali berkutat pada gadgednya, namun suara manis terlebih dahulu menegurnya.
"Khm, sedang mencari seseorang ." Sehun melongo ia baru menyadari bahwa ada seorang bocah yang sangat cantik duduk manis di bangku taman 2 meter dari tempatnya berdiri, Sehun sempat terpanah dengan keimutannya matanya yang bulat bagai rusa, hidungnya yang kecil dan bangir, serta bibir pink tipis menggoda, Sehun tidak dapat menjabarkannya lebih jauh namja di dapannya- bocah itu seperti boneka porselen.
"Tuan?." Bocah mungil itu mengangkat sebelah alisnya tinggi-tinggi,tatapan namja SHS di depannya seperti ingin memakannya hidup-hidup walau tatapan seperti itu sering Luhan temukan di semua orang yang berada di sekitarnya.
Mata Sehun masih saja berpedar dan memandang lurus penampilan bocah cilik tersebut sehingga ia manyadari bahwa seragam yang dipakai bocah tersebut berasa dari Malborough street Haskell-Dean School for boys sekolah yang menaungi XoXo,-sekolah khusus laki-laki, sedangkan XoXo sekolah umum namja dan yeoja, dan juga 4 garis putih yang berada di lengan almamaternya menunjukkan bahwa bocah boneka di hadapannya berada di tingkat 4 sekolah dasar.
Karena jengah dengan tatapan tajam Sehun, Luhan memilih turun dan menghampiri namja tampan yang mampu menawan hatinya dalam waktu sekejap.
Tinggi Luhan yang tak lebih dari pinggang Sehun membuat namja cantik itu mendongak.
"Mana ciumanku?." Tanya Luhan merengut-sangat manis.
"Hah?." Sehun kebingungan, apakah dia tidak salah dengar?.
"Kau Oh Sehun bukan?, maaf aku membaca dari name tag mu jadi kau ku persilahkan membaca name tag ku." Tunjuk bocah kecil itu pada benda persegi panjang yang melekat di jas sekolahnya.
Xi Luhan.
Sehun merasa jantungnya memompa dengan cepat, jangan-jangan bocah kecil ini adalah kekasih dunia mayanya?. Bocah tingkat empat sekolah dasar?. Dan sekarang dengan tampang polosnya menagih ciumannya?. Baiklah siapa yang bersedia untuk menjawab pertanyaan milik Sehun, fakta gila ini benar-benar telah menampar wajah tampannya.
"Aku memberimu waktu sepuluh detik untuk mendekatkan wajah tampanmu itu padaku Tuan Oh."Ucap Luhan memerintah, bocah cantik itu terlihat tak sabaran untuk mendapatkan ciuman pertamanya dari Sehun-kekasih dunia mayanya.
Sehun memang tak keberatan dengan gelar yang di berikan oleh semua orang yang mengaguminya seperti si pangeran tampan, si cerdas, Duo namja keren dan Kaya-gelar yang ia sandang bersama Kris hyungnya namun ia akan sangat keberatan jika gelar pedophilia juga masuk dalam daftar memorinya.
"Lima."Sehun mendelik mendengar suara imut Luhan yang telah menghitung setengah jalan.
Tubuh mungil Luhan semakin merapat pada tubuh Sehun, dengan mamasang ekspresi polos namja cantik itu mendongak lebih tinggi , hingga mata tajam Sehun tak pelak memandang bibir pink mungil milik Luhan, Sehun merutuki kebodohannya karena sadar ia baru saja membasahi bibirnya.
"Delapan."
"Sembilan."
"Sepu...
DEGH
OH MY!
Siapapun tolong Sehun karena namja tampan itu baru saja terkena Heart attack dadakan.
.
.
Tbc
.
.
Ini saya Publish dalam waktu yang singkat, walau sedikit namun dapat memperjelas cerita ini
Gomawo review, follow, dan favoritenya
Salam cinta Ellfa
.
.
Mind To Review?.
