Disclaimer: all chara based on Glee, Fox, Ryan Murphy Production, I have no right to claim

Rating: T+

Type: Romance/Humor

Warning: Yaoi, BL content

This story is based on Glee season 3 episode 17: Dance with Somebody.

Well, ini fanfic pertama dan bener2 merupakan pelebaran dari episode 17 dan hanya fokus pada Klaine. storyline sama cuma ada beberapa improvisasi. Semoga ga ada yang bashing ya...amiin. Minta reviewnya ya...^^


Ruang Paduan Suara-Latihan Klub Glee

Minggu ini, Klub Glee melakukan tribute week untuk mengenang Almarhumah Whitney Houston dan tugas minggu itu adalah menyanyi lagu-lagu Whitney Houston yang sedang mencerminkan keadaan mereka saat itu. Karena beberapa dari mereka sebentar lagi akan lulus jadi lagu itu harus bisa jadi lagu kenangan untuk para Glee Clubbers lainnya selain itu karena Whitney juga merupakan salah satu diva serta tidak melupakan fakta bahwa anggota Glee merasa terhormat membawakan lagu beliau. Meski Sam sedikit bermasalah karena Whitney ditemukan meninggal akibat pengaruh obat tidur, bukan kematian yang diharapkan banyak orang, dan sebenarnya karena Sam sedikit trauma dengan lagu yang pernah dinyanyikan Mercedes-saat dia memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan spesial mereka beberapa minggu lalu-bertema Whitney juga.

Buzz.

Di bangku pojok, Kurt melihat lagi layar i-phonenya yang hampir bergetar semenit sekali karena pesan yang masuk. Chandler. Siapa lagi?

Hey Kurt, ayah kamu menang jadi congressman ya?

Yeah, kayanya kamu dan seluruh Ohio udah tau deh, emang kenapa?

Soalnya kamu udah menangin hati aku. LOL J

"ahahhahah", Kurt tertawa centil saat Mr. Schue baru masuk ruangan.

"Kurt?", bertanya heran, "Ada yang lucu?"

"Ah, Ehm, aku cuma…err…ngecek video Brittany kok, hehe..", dalih Kurt dengan wajah tanpa dosa. Semua orang sontak melirik Kurt dengan tatapan heran, termasuk Blaine. Sungguh alasan yang tidak bijak. Kita tahu Brit itu…

"Fine. Ga apa-apa aku tau kalo video Lord Tubbington yang nolak dikasih rokok dan malah milih makan cheesecake itu bener-bener lucu dan menggemaskan. Fondue For Two kan, Kurt?", yah, Brit itu sedikit bermasalah dengan apa yang dia pikirkan.

"Yeah,,,haha…lucu banget Brit", sesaat kemudian tatapan tajam Santana membuatnya seperti patung –Medusa itu tahu bahwa pacarnya sedang senang dan ia tak ingin membuatnya murung maka ia mengirimkan pesan: Beruntung Brit lagi seneng, gue akan tau kenapa lo ketawa2 sendiri, Muka Keramik. Awas aja kalo di history lo ga ada nama blognya Brit, yang langsung bikin dia browse Fondue For Two.

"Well, jadi siapa yang tampil duluan?", tanya meluruskan keadaan sebelum jauh lebih panas. Brittany langsung maju ke tengah ruangan secara sukarela.

"Oke deh, aku tampil pertama, soalnya aku lagi seneng dan karena hari ini aku harus nari, tolong diingat kalo di peraturan yang aku bikin di Council kemarin tentang Hari Menari Indah McKinley itu disahkan hari ini, jadi Finn kamu akan dihukum kalo kamu ketahuan nari kaya zombie belajar nari poco-poco.."

"Go ahead, Brit..", kata Mr. Schue tenang sebelum Finn mengatakan sesuatu yang mungkin akan membuat pembicaraan di ruang itu semakin tidak efisien.

"Yaaay…", Santana tepuk tangan mengikuti ritme musik saat Brit mulai menyanyi I wanna dance with somebody. Semua orang di ruangan itu pun mulai tertawa dan memusatkan perhatian pada tingkah sensasional Brit saat dia mulai berbaring di atas piano. Tapi Kurt, sekali lagi i-phonenya bergetar karena sekali lagi Chandler mengiriminya pesan:

Tau ga, bedanya kamu sama kamu sama burung?

Hmmm…suara aku lebih bagus dari burung?

Bukan. Kalau burung menclok di jendela, kalau kamu menclok di hati aku. Hehehe. 2-0.

"ahaha—ppft", Kurt menutup mulutnya, mencoba menahan tawa. Ia melirik Mike yang ditarik Brit ikut menari, lalu Blaine. Untung dia lagi fokus sama Brit, kayaknya aku harus berhenti sms-an dulu dan ikut nari, ia membatin. Kurt lalu mendorong paksa Sam dan ikut menari di tengah ruangan dengan cowok-cowok lain tanpa merasa bersalah sedikit pun pada Blaine, yang diam-diam melirik aneh pada Kurt.


Semuanya berawal dari 2 hari yang lalu saat Kurt mengajak Blaine menemaninya ke Between The Sheet untuk mencari lagu Whitney yang akan dia bawakan dan bisa jadi lagu itu akan ia gunakan untuk audisi NYADA beberapa minggu lagi. Kurt sedang benar-benar semangat apalagi ia tahu ia memiliki Blaine yang akan selalu menemaninya meraih sukses itu bersama. Tapi semua berubah saat negara api menyerang…Eh, maksudnya saat beberapa hari ini Blaine tampak menghindar darinya. Dan jelas bahwa dia menyembunyikan sesuatu dari Kurt karena dia tak pernah bermanis-manis lagi padanya. Dia malah bilang: "SMS aku aja ya kalo udah beres, dah!" Yeah, dadah! Hari itu Kurt berjanji tidak akan mengirim SMS atau menelponnya, meski ia juga tidak yakin.

Namun, ternyata ia terkejut dengan kehadiran Chandler Kiehl yang tiba-tiba memuji bros kepala kuda nilnya dengan sangat, sangat antusias. Sebenarnya bros itu ia dapatkan dari sale di Wild but Mild, toko yang menjual aksesoris dengan tema binatang. Cuci gudang itu cukup seru karena banyak sekali nenek-nenek yang berebut ikat pinggang ular atau kaos loreng macan ketat yang terkesan sangat bitchy. Kurt menemukannya terjatuh di dekat kakinya saat mengantar Tina dan Brittany mencari kalung panda untuk jimat tolak-bala. Tapi ternyata bros itu lumayan berkelas seperti pajangan kepala binatang di rumah pemburu, yang ia pikir cocok dengan blazer army miliknya, terkesan liar dan tangguh dan berkelas. Akhirnya ia beli bros itu dengan diskon 50% dan ternyata banyak yang mem-bash twiternya karena tidak suka dengan gayanya yang terlalu beyond normal. Dan ia cukup senang karena ada orang yang memujinya dengan yah, lumayan berlebihan.

Bahkan saat ia bilang akan menyanyikan One Momet In Time untuk audisinya, ia langsung melonjak dan bicara panjang lebar tentang legenda Whitney yang berhasil menjadi pemilik seutuhnya lagu itu pada Grammy ke 89 karena tidak ada yang bisa mengalahkan performanya saat itu. Kurt merasa respon dari Chandler yang meletup-letup itu adalah representasi apresiasi Chandler terhadap apa yang ia telah lakukan. Dan hal itu yang ia butuhkan, seorang teman yang menghargai karyanya, hasil imajinasinya, idenya. Bukan pacar yang tiba-tiba menjadi sangat dingin. Pertemuan itu diakhiri dengan bertukar nomor HP.

Ah, Blaine! Aku harus bilang aku udah beres belanja, pikirnya sesaat setelah keluar dari toko itu namun, hmmm…lebih baik nggak usah, lagipula mungkin dia nggak akan tertarik sama ceritaku ini, dan mungkin bahkan marah…nggak usah!. Dan saat itulah pertama kalinya ia menepati janjinya sendiri untuk tidak menghubungi Blaine dan pertama kalinya ia sangat senang dan antusias ber-sms-ria dengan lelaki selain Blaine dan Burt, Ayahnya.


"Gitu loh Rachel…dia cuma teman sms, bukan siapa-siapa", jelas Kurt saat Rachel menanyakan i-phone Kurt yang terus-menerus bergetar seperti batang getar untuk "pijat refleksi".

"Oke, tapi SMSnya ini loh, kamu astronot ya? Kok senyum kamu lebih indah dari bintang jatuh. Iuuh, alay tau. Tau ga sih, Finn aja sering ngirim SMS gombal tapi ga gini-gini juga, biasanya sih tentang buah dada aku yang menurut dia kaya Jell-O dan bikin ketagihan dan…"

"Oke Rachel, aku gak tertarik sama SMS cabul Finn yang bisa-bisanya ditanggepin biasa aja sama kamu, dan balikin i-phone aku, kayanya dia SMS lagi", Kurt langsung merampas i-phone miliknya dari tangan Rachel,"lebih baik kamu urusin deh lagu Star Spangled Banner versi Whitney, belum berhasil mirip kan?"

"Kurt, aku bukan lagi ngebahas tugas minggu ini dan lagipula masih banyak lagu Whitney lain yang bisa aku nyanyiin dan lebih keren dari Whitney kaya So Emotional-"

"-Eits, itu lagu yang bakal aku nyanyiin. Jangan berani-berani-"

"-Kamu aja berani selingkuh sama si Chandler. Blaine kurang apa sih sama kamu? Perasaan dia selalu so sweet sama kamu dan bahkan dia aja rela pindah sekolah dan bahkan ngelakuin pengalaman pertamanya sama kamu, masa' kamu gak terkesan sih?"

"Satu: aku ga selingkuh sama Chandler, dia cuma temen SMS. Dua: Blaine udah beberapa hari ini gak SMS-an sama aku, berusaha menghindari aku dan aku berasa gak dipeduliin sama dia. Dia cowo aku loh, dan dia bahkan gak mau nemenin aku belanja buat persiapan audisi NYADA dan malah si Chandler. Lagian SMS-an doang mah gak ada salahnya kan? Toh aku juga cintanya sama Blaine."

"Apa kamu udah tanya kenapa dia gak SMS kamu?'

"Nggak. Pasti jawabnya sama: Lagi sibuk ngerjain tugas atau lagi sibuk latihan buat tugas Glee minggu ini."

"Nah!", Rachel mendadak berdiri di depan muka Kurt –membuat Kurt kaget dan hampir menamparnya kalau mereka tak sengaja berciuman-,"Apa kamu bakalan kasih tau Blaine kalau kamu ketemu dan sering SMS-an sama Chandler?"

"Ya nggak lah, itu kan-"

"NAH!", seru Rachel seperti Archimedes yang berteriak EUREKA! karena telah memecahkan misteri hukum Fisika yang rumit dan sulit dipikirkan,"Berarti ada salahnya kamu SMS-an sama Chandler. Bukannya kalau kamu takut bilang sesuatu artinya ada sesuatu yang salah, ya kan?"

Kurt termangu. Speechless.

"Dan lagi, lagu So Emotional itu ga cocok sama kondisi kamu sekarang, dan artinya gak sesuai sama tugas mengungkapkan perasaan sesungguhnya minggu ini. Oke? Jangan lupa SMS Blaine, aku mau ke toilet dulu kayanya aku bocor, Holy Crap…kenapa gak pake yang wings ya?" kata Rachel sambil berlalu.

Kurt menatap malas ke arah Rachel, Harusnya dia konsultasi sama aku harus pake pembalut model apa.

Buzzz.

Kurt, aku lagi makan buah peach ni…dan ternyata wajah kamu yang keluar dari buah peach ini saat aku belah. Hehe.

Dasar…emangnya aku Momotaro apa?

Kurt terdiam sejenak dan memutuskan meng-SMS Blaine.

Blaine Sayang, semir sepatu aku yang warna peach ada di kamu ya? Mau aku pake niih.


Whew...pasti jayus...ahahhaah...
sudahlah, namanya juga usaha,,,
mohon review dan masukannya ya...
kedepannya storyline bakal tetep kaya epi 17 cuma dengan beberapa perubahan...
dan semoga bisa punya ending yang berbeda...^^